DINA ORA
2021 · Thesis · Open Access
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIIIK SMP Negeri 10 Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan penerapan model LAPS (Logan Avennue Problem Solving)- Heuristik pada siswa SMP Negeri 10 Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIK yang berjumlah 21 orang siswa dan objek dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model LAPS– Heuristik dengan 4 langkah yaitu : 1) rencana, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Pengumpulan datanya dilakukan dengan pemberian tes yang dianalisis menggunakan rubric. Teknik analisis data yang menggunakan persentase. Data hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa setelah menggunakan model pembelajaran LAPS-Heuristik. Hal ini dikarenakan model pembelajaran LAPS-Heuristik memberikan kesan kuat dan tahan lama terhadap peserta didik sehingga, membangkitkan semangat dalam diri peserta didik serta menumbuhkan kerja sama yang baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan. Terbukti dari hasil perolehan nilai kemampuan pemecahan masalah siswa pada siklus I pertemuan ke II mencapai 90,95 %. Dari hasil analisis ini ada peningkatan antara pertemuan pertama dan pertemuan kedua. Pada siklus I pertemuan pertama dijumpai beberapa kekurangan dalam kegiatan belajar mengajar, hal tersebut dibuktikan dari hasil tes pemecahan masalah siswa yang kurang memuaskan atau tidak mencapai KKM yang telah ditetapkan. Maka dilanjutkan ke siklus I pertemuan ke II. Pada pertemuan ke II kemampuan pemecahan masalah siswa telah memenuhi kriteria ketuntasan yang telah ditentukan dengan persentase 90,95 % sehingga siklus II tidak dlaksanakan sebagaimana yang dijelaskan pada rancangan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran IPA dengan materi “Sistem Eksresi Pada Manusia“dikelas VIIIK SMP Negeri 10 Kupang dengan menggunakan model pembelajaran LAPA (Logan Avenue Problem Solving )-Heuristik dapat menigkatakan kemampuan pemecahan masalah siswa
MARTHA BETSEBA KLAKIK
2021 · Thesis · Open Access
Alang - alang merupakan tumbuhan pesaing bagi tanaman lain yang memiliki khasiat farmakologi sebagai antidiuretik, antiinflamasi, neuroprotektif, antifungi dan antibakteri. Di Nusa Tenggara Timur alang-alang hanya dijadikan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak rimpang alang-alang sebagai bahan alternatif alami untuk mengurangi tingkat resistensi bakteri. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dan kuantitatif Data berupa senyawa bioaktif alang-alang diuji secara kualitatif menggunakan metode KLT dan secara kuantitatif yaitu uji kemampuan antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli. Data dianalisis menggunakan analisis nilai Rf untuk menganalisis kandungan besar kandungan senyawa bioaktif sampel dan zona hambat untuk menganalisis pengaruh kekuatan senyawa biokatif terhadap bakteri. Hasil analisis menunjukkan bahwa kandungan senyawa bioaktif yang terdapat dalam ekstrak rimpang alang-alang yang berpotensi sebagai antibakteri berupa senyawa Flavonoid dengan nilai Rf 0,47, senyawa Steroid dengan nilai Rf 0,62 dan Saponin dengan nilai Rf 0.82. Konsentrasi ekstrak terendah yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri E.coli adalah konsentrasi 7% dan konsentrasi tertinggi 10%. Konsentrasi ekstrak terendah yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri S.aureus adalah konsentrasi 7% dan konsentrasi tertinggi 10%.
None
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Kemajuan suatu organisasi tidak terlepas dari sumber daya manusia yang dimiliki. Sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam suatu organisasi karena selalu berperan aktif dan dominan dalam setiap kegiatan organisasi. Permasalahan akan sering muncul ketika organisasi tidak dapat mengidentifikasi kebutuhan dan menciptakan suasana kerja yang nyaman, mengingat bahwa setiap individu dalam perusahaan berasal dari latar belakang yang berbeda. Setiap organisasi selalu berupaya mengelola manajemen sumber daya manusia dengan cara-cara profesional untuk meningkatkan kinerja pegawai. Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kinerja memiliki peranan penting bagi peningkatan kemajuan atau perubahan ke arah yang lebih baik untuk pencapaian tujuan organisasi.
Keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan tugas individu dalam suatu organisasi ditentukan oleh kinerja yang dicapainya selama kurun waktu tertentu. Dalam upaya meningkatkan kinerja, organisasi membutuhkan gaya kepemimpinan dan manajemen yang kuat serta hubungan kerja yang baik antar pegawai. Konflik atau permasalahan yang terjadi dalam suatu organisasi tidak menandakan bahwa organisasi tersebut gagal dalam mengimplementasikan sistem manajemennya.Untuk menjamin bahwa organisasi dapat tetap berjalan dengan efektif danefisien, maka setiap permasalahan yang muncul perlu diselesaikan dan dicari solusinya.
Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan Kabupaten Malaka. Secara terperinci yang menjadi persoalan penelitian adalah : Bagaimana Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan Kebupaten Malaka.
Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai yang ada di Dinas Kependudukkan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malaka. Sampel pada penelitian ini yaitu 45 pegagawai. Teknik pengumpulan data yaitu dengan membagikan angket/kuesioner kepada setiap pegawai yang bekerja pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten malaka.
Dari hasil analisis ini dengan judul, pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten malaka dapat dimabil kesimpulan sebagai berikut:
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pegawai pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malaka dipengaruhi oleh variabel kinerja pegawai dan kepemimpinan yang mendominasi model penelitian ini. Variabel tersebut menunjukkan hasil signifikan, sehingga dapat dikatakan bahwa kinerja pegawai memiliki pengaruh yang besar terhadap kepemimpinan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malaka.
Variabel kepemimpinan yang tidak memberikan pengaruh terhadap kinerja pegawai. Variabel kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Sehingga dapat diartikan bahwa lamanya pengangkatan karir yang dirasakan pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malaka tidak memberikan dampak bagi pegawai terhadap kinerjanya.
Kata Kunci : Kepemimpinan, Kinerja Pegawai
LAURENSIUS TUGA MEKA
2021 · Thesis · Open Access
Latar belakang: Untuk menciptakan sebuah metode latihan meningkatkan tinggi loncatan yang sesuai tentunya seorang pelatih harus memperhatikan dari berbagai aspek, dari pemilihan model atau jenis latihan, penentuan volume, intensitas, durasi, recovery, set dan repetisi harus tepat dan sesuai dengan komponen latihan Salah satu latihan yang di gunakan untuk meningkatkan kemampuan kekuatan adalah latihan skipping Tujuan penelitian: untuk mengetahui kontribusi latihan tali skiping terhadap tingginya lompatan smash pada permainan bola voli studi pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota-Kupang. Metode penelitian adalah suatu cara yang di tempuh dalam usaha untuk menentukan dan menguji suatu kebenaran ilmu Metode penelitian: Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Lompatan awal memperoleh lompatan dengan jarak 5,631cm lompatan yang ditotalkan secara keseluruhan, 2). Lompatan skipping memperoleh 2,531, 3) lompatan akhir mendapatkan lompatan 3.30251. Simpulan: Simpulan dan analisis data tersebut pengujiaan hasil peneliti dan perbandingan kontribusi latihan tali skiping terhadap tingginya lompatan smash pada permainan bola voli studi pada kegiatan ekstrakurikuler siswa kelas X SMA Negeri 7 Kota-Kupang berada kategori baik
MEGGI KORNELIS ATAKARI
2021 · Thesis · Open Access
Latar belakang : Lempar lembing merupakan salah satu bagian dari atletik yang harus di ajarkan di dalam pembelajaran pendidikan jasmanidimana dalam pembelajarannya guru harus mampu memberikan atau menyampaikan banyak variasi gerak didalam pembelajaran lempar lembing agar tujuan dari pendidikan jasmani dapat tercapai.
Tujuan penelitian : Penelitian ini memiliki untuk mengetahui efektivitas pembelajaran lempar lembing melalui modifikasi media permainan pesawat kertas
Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan informan kepala sekolah ,guru pjok,guru non pjok,siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi dan selanjutnya dianalisis menggunakan metode deskriptif
Hasil dan pembahasan : Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan kepala sekolh,guru pjok,guru non pjok,siswa. Teknik pengumpulan data melalui obsevasi,wawancara dan dokomentasi.proses pembelajaran di SMP Negeri Fanating peneliti suda melakukan penelitian sebagai berikut: 1) Lempar lembing, 2) Modifikasi media, 3) Pesawat kertas.
Simpulan : Pembelajaran lempar lembing menggunakan modifikasi media sederhana pesawat kertas di SMP Negeri Fanating sangat efektif untuk dapat digunakan dalam proses pembelajaran
None
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH KEMAMPUAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SWASTISARI KUPANG
Penelitian berjudul “Pengaruh kempuan dan motivasi terhadap kinerja karyawan koperasi swastisari kupang.Untuk mengetahui apakah kemampuan berpengaruh terhadap kinerja karyawan Koperasi Swasti Sari Kupang dan untuk mengetahui apakan motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan Koperasi Swasti Sari Kupang. Kemampuan merupakan potensi yang ada dalam diri seseorang untuk berbuat sehingga memungkinkan seseorang untuk dapat melakukan pekerjaan ataupun tidak dapat melakukan pekerjaan tersebut.Kemapuan kerja dalam penelitian ini adalah kapasitas yang dimiliki oleh karywan untuk melakukan tindakan sesuai dengan tingkat pengetahuan, penalaran, dan maknisme lainnya yang berkaiatn dengan kehidupan masyarakat.Motivasi adalah sesuatu yang menimbulkan dorongan atau semangat kerja atau dengan kata lain pendorong semangat kerja.Motivasi dalam penelitian ini adalah suatu kondisi yang mendorong atau menjadi sebab seseorang melakukan suatu perbuatan atau kegiatan.Kinerja sebagai hasil usaha seseorang yang memiliki kemampuan dan perbuatan dalam situasi tertentu.Kinerja karyawan dalam penelitian ini dilihat dari penilaian kinerja (performance appraisal) adalah proses melalui mana organisasi mengevaluasi atau menilai kinerja karyawan.Oleh karena itu ditinjau dari jenis hubungan variabel, maka disini termasuk hubungan sebab akibat yaitu suatu variabel dapat mempengaruhi variabel yang lain, sehingga variabel bebas (independen variable) adalah motivasi kerja (X1) serta kemampuan kerja (X2) Sedangkan variabel terikat (dependen variabel) adalah kinerja karyawan (Y).Jadi yang dimaksud populasi adalah individu yang memiliki sifat yang sama walaupun presentase kesamaan itu sedikit, atau dengan kata lain seluruh individu yang akan dijadikan sebagai obyek penelitian.Peneliti menetapkan populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Kantor Koperasi Swasti Sari Kupang sejumlah 40 orang.Apa bila jumlah responden kurang dari 100, sampel diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Sedangkan apabila reponden lebih dari 100, maka penfgambilan sampel 10% - 15% atau 15% - 25% atau lebih.Hasil perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa Kemampuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Koperasi Swastisari Kupang.Hasil perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa Motivasi berpengaruh negarif signifikan terhadap Kinerja Koperasi Swastisari Kupang.Variabel kempuan berpengaruh positif terhadap kinerja koperasi swastisari kupang. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti Pratama Mahyudin (2016) ditemukan bahwa kemapuan berpengaruh positif terhadap kinerja. Artinya apabila kemampuan semakin baik, maka kinerja meningkat.Variabel motivasi berpengaruh terhadap kinerja koperasi kupang. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti Pratama Mahyudin (2016) ditemukan bahwa motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja. Semakin baik motivasi, maka kinerja akan meningkat.Data yang dikumpulkan menggunakan metode observasi, kuesioner kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Kantor Koperasi Swasti Sari Kupang sejumlah 40 orang. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan regresi berganda diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,885 atau 88,5 % hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen (X1, X2) terhadap variabel dependen (Y) sebesar 0,885 atau 8085%.
Demikian dapat disimpulkan variasi variabel independen yang digunakan dalam model mampu menjelaskan sebesar berpengaruh parsial terhadapa kinerja karyawan koperasi
JACOBUS MARTY GIDEON SANU
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk menegetahui Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang, dan Untuk Mengetahui Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalah PT Bank NTT adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Jasa seperti perbankan dengan ukran yang besar tentunya memrlukan karyawan yang cukup banyak. Dengan demikian faktro sumber daya manusia yang ada harus dapat di kelolah dan dipeliharadengan sebaik baiknya oleh perusahaan agar dapat bekerja secara optimal tanpa adanya masalah yang berarti serta karyawan tersebut diharapkan memiliki loyalitas kerja yang tinggi terhadap perusahaan, sehingga tujuan perusahaan dapat terwujut. Pesaingan perbankan di Indonesia dewasa ini baik perbankan konvensional dan syariah sangat intens dan ketat. Berdasarkan data situs Bank NTT terdapat 22 kantor cabang di Propinsi Nusa Tenggara Timur dan PT bank NTT cabang Oelamasi merupakan salah satu cabang dari 22 jaringan kator cabang PT Bank NTT. Salah satu faktor yang menentukan tercapainya tujuan dari suatu organisasi adalah loyalitas para pegawainya. Dengan adanya loyalitas dan sikap kerja yang positif, pegawai tersebut akan selalu melaksanakan pekerjaan dengan baik, sehingga pegawai merasakan adanya kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan. Selama ini manajemen PT. Bank NTT Cabang Oelmasi selalu melakukan sistem training atau pelatihan untuk karyawan baru. Sistem training tersebut dilaksanakan selama tiga bulan 16 yang bertujuan untuk mengenalkan karyawan baru dengan pekerjaannya agar ia lebih cekatan dan terampil dalam menghadapi pekerjaan tersebut, selain itu training juga dilaksanakan agar karyawan memahami sasaran apa yang ingin dicapai oleh perusahaan dan training juga dilaksanakan selama tiga bulan dan dalam pelakasanaan training dilksanakan dengan baik maka perusahaan akan menberikan SK 80 % kepada yang bersangkutan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Seberapa besar peranan budaya organisasi terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dan Seberapa besar peranan pengembangan karir terhadap loyalitas pada PT. Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang dapat di buat kesimpulan sebagai berikut : Responden yang merupakan karyawan–karyawati di Bank NTT Cabang Oelamasi menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel Budaya Organisasi (X1) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,369, hasil ini menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi sehingga Hasil dari penelitian H1 menunjukan bahwa peranan budaya oraganisasi sangat kuat sehingga dapat meningkatakan loyalitas kerja karyawan Bank NTT cabang Oelamasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Pengembangan Karir (X2) terhadap variabel Loyalitas (Y) sebesar 0,386. Hasil ini menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.Sehingga Hasil dari penelitian H2 menunjukan bahwa Pengembangan Karir memiliki korelasi terhadap Loyalitas kerja Karyawan Bank NTT Cabang Oelamasi.
ELISABETH LEDE BUNGA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul “Analisis Cash Flow Pada BLUD RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang“. Persoalan dalam penelitian ini adalah (1). Seberapa besar pendapatan dan pengeluaran dari Kantor BLUD RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang tahun anggaran tahun 2018 dan tahun 2019.?
Penelitian ini meliputi: (1) Pergerakan uang yang masuk maupun yang keluar dalam periode tertentu (cash flow). (2) Aktivitas penghasil utama pendapatan Kantor BLUD RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang (aktivitas operasi). (3) aktivitas yang mengakibatkan perubahan dalam jumlah atau komposisi modal dan pinjaman perusahaan.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis tentang analisis cash flow pada BLUD RSUD Prof. Dr. W.Z.Johannes Kupang berdasarkan hasil perhitungan rasio arus kas di sebelumnya maka ditarik kesimpulan bahwa Aktivitas investasi RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang untuk arus kas Aktivitas Operasi sebesar Rp 226,016,663,555.00,- dan pada tahun 2019 sebesar Rp 438,264,893,201.00,- atau mengalami kenaikan sebesar Rp 212.248.229.646,- atau sebesar 0.94%.s masuk nilainya nol (0) karena tidak ada aktivitas investasi sedangkan untuk aktivitas arus kas keluar sebesar Rp 2,487,088,600.00,- untuk tahun 2018 dan Rp 2,968,260,836.00,- atau mengalami peningkatan sebesar Rp 481.172.236,- atau sebesar 0,19%. Aktivitas Pendanaan pada RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang pada tahun 2018 dan 2019 untuk arus kas masuk sebesar Rp 14,207,769
LUDGARDIS SAJA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul ”Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melakukan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (Roda 2) Di Kantor Bersama Kota Kupang”. Persoalan dalam penelitian ini adalah:1) Bagaimakah kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2)?2). Bagaimakah kualitas pelayanan pajak?, 3) Bagaimakah kepuasan wajib pajak?, 4) Apakah kualitas pelayanan berpengarhu signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak?, 5) Apakah kepuasan wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak?Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2).2) Kualitas pelayanan pajak, 3) Kepuasan wajib pajak, 4) Signfikansi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak, 5) Signfikansi pengaruh kepuasan wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak.
Konsep-konsep penelitian ini meliputi:1) Kepatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (roda 2), dengan indikator empirik yang terdiri atas: ketepatan waktu mendaftarkan diri ke kantor pelayanan pajak, ketepatan dalam menghitung pajak sendiri, ketepatan waktu melakukan pelaporan pajak, ketepatan waktu melakukan pembayaran pajak. 2) Konsep kualitas pelayanan dengan indikator empirik yang terdiri atas: keyaman tempat pelayanan, kemdahan proses pelayanan, kedisplinan petugs dalammemberikan pelayanan, kecermatan petugas dalam memberikan pelayanan, standard pelayanan yang jelas, mersepon setiap wajib pajak, memberikan repson secara tepat, memberikan respon paa waktu yang tepat, ketepatan waktu dalam memulai pelayanan, jaminan biaya pelayanan, jeminan legalitas pelayanan, pelayanan dengan sikap yang ramah, sopan santun dalam pelayanan, pelayanan yang tidak dsikriminatif dan sikap mengahrgai wajib pajak.3)Konsep kepuasan wajib pajak dengan indikator empirik yang terdiri dari kesesuaian antara kemampuan pelayanan yang ditunjukkan petugas dengan harapan, kesesuaian antara kemampuan komunikasi petugas dengan harapan, kesesuaian antara keterampilan petugas dalam menyelesaikan masalah dengan harapan, kesesuaian antara rasa aman dalam pelayanan dengan harapan dan kesesuaian antara keterjaminan dalam pelayanan dengan harapan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : 1) Wajib pajak cenderung menunjukkan ketidakpatuhan dalam melakukanpembayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2). 2) Pelayanan pajak cenderung belum dilakukan sesuai standard kualitas, 3) Wajib pajak cenderung menunjukkan ketidakpuasan terhadap pelayanan pajak, 4) Kualitas pelayanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya kualitas pelayanan pada Kantor Bersama SAMSAT Kupang, mempengaruhi secara signifikan terhadap keptahuan wajib pajak dalam melakukan pemayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2), dan 5) Kepuasan wajib pajak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Hal ini menunjukkan bahwa rendahnya tingkat kepuasan wajib pajak terhadap xvii pelayanan yang dilakukan di Kantor Bersama SAMSAT Kupang, mempengaruhi secara signifikan terhadap keptahuan wajib pajak dalam melakukan pemayaran pajak kendaraan bermotor (roda 2).
ANDERIAS LAU JELLA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal di Pemerintahan Kota Kupang. 2) Pengaruh pendapatan Asli Daerah terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal di Pemerintahan Kota Kupang. 3) Pengaruh Dana Alokasi Umum terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal di Pemerintahan Kota Kupang. 4) Pengaruh Dana Alokasi Khusus terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal di Pemerintahan Kota Kupang dan Pengaruh Pertembuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan, 5) Dana Alokasi Khusus secara bersama-sama terhadap Pengalokasian Anggaran Belanja Modal di Pemerintahan Kota Kupang. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah laporan realisasi angggaran daerah Pemerintah Kota Kupang Tahun 2015-2019. Teknik pengumpulan data adalah observasi non partisan. analisis data menggunakan uji asumsi klasik, yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hipotesis Pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus berpengaruh positif dan signifikan pada pengalokasian anggaran belanja modal di kota kupang; Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan pada pengalokasian anggaran belanja modal; Pendapatan asli daerah berpengaruh positif dan signifikan pada pengalokasian anggaran belanja modal, hasilnya menunjukan bahwa PAD sangat berpengaruh pada alokasi belanja modal; Variabel dana alokasi umum berpengaruh potisif dan signifikan terhadap pengalokasian anggaran belanja modal; Dana alokasi khusus berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalokasian anggaran belanja modal.
VEBRI NONI MARIANA UN
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar instrument penilaian teknik peer assessment sebagai perangkat pembelajaran yang layak digunakan di dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model FOUR-D (define, design, development, disseminate) dimodifikasi menjadi THREE-D. Subjek uji dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIC di SMP Negeri 2 Kota Kupang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi instrument untuk mengukur kevalidan dan reliabilitas penilaian serta lembar angket respon guru dan angket respon peserta didik untuk mengukur kepraktisan produk yang dikembangkan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data deskriptif-kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan uji coba kevalidan, penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan perhitungan keseluruhan nilai yang diperoleh dalam penilaian kelayakan lembar instrument penilaian teknik peer assessment yakni validator isi, hasil validator konstruk, hasil validator bahasa, hasil validator angket rerspon guru dan respon siswa, hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar didapatkan skor keseluruhan adalah 89,30% berdasarkan syarat apabila mencapai skor minimal 61%. Reliabilitas dengan internal consistency cara Spearman Brown yaitu 0.76 menandakan bahwa penilaian kinerja teknik peer assessment yang dikembangkan memiliki tingkat konsistensi yang sangat tinggi. Sedangkan untuk hasil responden diperoleh nilai persentase sebesar 85.6% yang memberikan pernyataan positif sehingga dapat dikatakan memenuhi kategori praktis. Berdasarkan perhitungan persentase skor keseluruhan bahwa lembar penilaian, angket respon siswa dan angket respon guru dikatakan layak dan tidak perlu direvisi. Produk yang dikembangkan mudah dimengerti oleh siswa dan guru sehingga proses penilaian berlangsung lebih efektif. Dari hasil penilitian tersebut disimpulkan bahwa penilaian teknik peer assessment yang dikembangkan dengan menggunakan model 3-D memenuhi kategori valid, reliable dan praktis
DINA MARIYANA TAFULI
2021 · Thesis · Open Access
Berdasarkan hasil observasi yang di lakukan di SMP Negeri 1 Atap Fotilo permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya minat belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan minat belajar siswa rendah adalah model pembelajaran yang dipakai masih sangat terbatas sehingga membuat siswa cepat bosan dan kurang bersemangat dalam proses pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing terhadap minat belajar siswa, Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Posttest-Only Control Desigen. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 54 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIBberjumlah 54 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi yang dianalisis dengan menggunakan rubrik minat belajar.Teknik analisis data menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 20.532 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh minat belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari minat belajar siswa pada kelas eksperimen mengalami pengaruh setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Dikarenakan model pembelajaran Active Knowledge Sharing memiliki kelebihan yaitu model yang dapat menekankan pada keaktifan siswa dalam mencari dan berbagi pengetahuan melalui adanya kerja sama untuk saling membantu dalam menyelesaikan tugas atau pertanyaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan minat belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu perasaan senang 95%,keterlibatan 88%, ketertarikan 90%, dan perhatian 93% dibandingkan dengan minat belajar pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh model pembelajaran Active Knowledge Sharing Terhadap Minat Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Atap Fotilo Tahun Pembelajaran 2020/2021
MAMI HERLINI SEKO
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK EKSTRAK ETANOL DAUN AJERAN (Bidens pilosa L) SEBAGAI ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus Seko MH)* SabunaCh)** NgginakJ)** Tumbuhanajeranmemiliki kandungan senyawa kimia sepertiflavanoid, saponindan fenol yang berpotensi sebagaiantibakteri.Antibakteriadalahzat yang dapatmembunuhataumenekanpertumbuhanataureproduksibakteri. Tujuan penelitian ini untukmengetahuiekstraketanoldaunajeran (BidenspilosaL) sebagaipenghambatantibakeriStaphylococcus aureus. Metode yang digunakanadalahmetodekuantitatifmenggunakanRancanganAcakLengkap, dengan 5 perlakuandan 3 ulangan. AnalisismenggunakanujiAnovasatujalur (One Way Anova). Jikaadapengaruh yang signifikanmakadilanjutkandenganuji DMRT. Hasil uji daya hambat ekstrak etanol daun ajeran menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Nilai rata-rata zona hambat ekstrak daun ajeran terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureusyang memiliki daya hambat terbaik terdapat pada perlakuan 4 yaitu 6,83 mm. Nilai rata-rata koloni bakteri ekstrak daun ajeran terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureusyang memiliki daya hambat terbaik 4 yaitu 2,00 CFU/mL.Dalam penelitian ini perlakuanekstraketanoldaunajeranmemilikipengaruhdayaantibakteri yang signifikanterhadappertumbuhanbakteriStaphylococcus aureus.Uji lanjut DMRT menunjukan bahwa (perlakuan P1 10,67 CFU/mL) memiliki nilai yang berbeda nyata. Kata kunci: Tumbuhan ajeran, Staphylococcus aureus, Zona hambat, koloni bakteri
LILO OKTOFIANA ONARIA HAMAP
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMP NEGERI 7 AMABI OEFETO TIMUR TAHUN AJARAN 2019 / 2020 Hamap, L)* Tnunay, P)** Nomleni, F. Th)** Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh alat peraga terhadap keterampilan proses sains di SMP Negeri 7 Amabi Oefeto Timur Tahun Ajaran 2019 / 2020. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Amabi Oefeto Timur yang berjumlah 57 orang yang terbagi dalam 3 (tiga) kelas, dan sampelnya kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 11 orang dan siswa kelas VIIIC sebagai kelas kontrol sebanyak 11 orang. Teknik pengambilan sampelnya adalah simple random sampling. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan rubrik dan analisis menggunakan Uji t menggunakan bantuan softwere SPSS tipe 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis yang disajikan pada Tabel 4.3.4 diketahui pada tabel tersebut menunjukan bahwa kedua varians adalah sama, maka penggunaan varians untuk membandingkan nilai rata-rata dalam pengujian t tes harus dengan dasar Levene's Test for Equality of Variances memiliki nilai signifikan 0,229(p>0,05). Pada Equal variances not assumed diperoleh nilai t sebesar 9.610 dan t taraf signifikan p=0,000 atau kurang dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh keterampilan proses sains dikelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan alat peraga. Fakta tersebut menunjukan bahwa alat peraga memiliki potensi yang sangat besar.Selain itu juga pada kelas kontrol proses pembelajarannya membuat siswa kurang aktif di kelas, hal ini dikarenakan pembelajaran berpusat pada guru sebagai pemberi informasi pengetahuan sehingga pembelajaran terkesan membosankan akibatnya kemampuan mengingat, memahami, menerapkan dan mengaplikasikan di kelas kontrol rendah. Kata Kuci : Alat Peraga, Keterampilan proses sains )* Peneliti )** Pembimbing I )**Pembimbing I
WILBERTA NAJA
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini telah dilaksanakan di UPT Laboratorium Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang dari bulan September-November. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan gula reduksi dalam gula semut dari nira aren yang dipengruhi pH dan kadar air. Sampel yang digunakan adalah nira aren dan gula semut hasil dari pengolahan nira aren. Adapun alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah neraca analitik, beaker glass, pipet tetes, corong glass, kertas saring, labu ukur 100 mL, pipet volumetri 25mL, erlenmeyer, cawan porselin, mortar, hot plate, gelas ukur, buret, kertas lakmus biru, wajan, sendok, kompor, toples, jerigen sedangkan bahan yang digunakan adalah nira 2 L sebagai sampel untuk analisis gula reduksi, aquades, Na2S2O3 0,1 N, K1(kaliun iodat) 15%, Na3PO4 10%, timbal asetat, Na2HPO4 10%, pereaksi luff schoorl, H2SO4 25%, indikator amilum 1 %, Hcl 30%, NaOH 20%, pb asetat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Variabel yang diukur adalah kadar gula reduksi sebelum inversi dan sesudah inversi serta pH dan kadar air. Hasil analisis menunjukkan kandungan gula reduksi sebelum inversi yakni 5,18% dan analisis kandungan gula reduksi setelah inversi yakni 10,31%. Sedangkan kadar air nira sebelum inversi adalah 76,44% dan setelah inversi yakni 2,8%, kemudian untuk pH sebelum inversi yakni 6 dan setelah inversi 8. Oleh karena itu disarankan untuk melaksanakan penelitian lanjutan untuk melihat pengaruh populasi mikroba maupun khamir terhadap kadungan gula reduksi dalam nira aren
ELISABET MAU
2021 · Thesis · Open Access
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP NegeriMatap. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIIA dan kelas VIIIB berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan tes berpikir kritis.Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu memberi penjelasan sederhana 93,5%, membangun keterampilan dasar 91%, menyimpulkan 80%, memberi penjelasan lanjutan 73 % dan mengatur srategi dan taktik 69% dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas Kontrol. Dimana indikator memberi penjelasan sederhana memiliki persentase sebesar 81%, membangun keterampilan dasar memiliki persentase sebesar 75,5%, menyimpulkan memiliki persentase sebesar 58%,memberi penjelasan lebih lenjut memiliki persentase 52,5% dan mengatur strategi dan taktik memiliki persentase sebesar 43,5%Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai nilai sig. (2-Tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh model AIR berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga sedangkan kelas control menggunakan metode ceramah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition berbantuan media ular tangga terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
THERESIA AFLIANI
2021 · Thesis · Open Access
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kupang Tengah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching berbantuan media kartu bergambar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 10 rombongan belajar yaitu VIIIA-VIIIJ dengan jumlah kelas VIII seluruhnya 320 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling sehingga didapatkan subjek penelitian yaitu kelas VIIID dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIF dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental Design dengan jenis Posttest Only Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan tes. Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen tinggi yaitu memberi penjelasan sederhana memiliki persentase sebesar 98%, indikator membangun keterampilan dasar memiliki persentase sebesar 92%, menyimpulkan memiliki persentase sebesar 62%, memberi penjelasan lanjutan memiliki persentase sebesar 76,66%. Dan indikator yang terakhir adalah mengatur strategi dan taktik memiliki persentase sebesar 65,66%, dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis pada kelas Kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 4.827 > 2.00172 pada taraf signifikansi 5%. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen dan kelas kontrol, Karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching sedangkan kelas kontrol menggunakan metode diskusi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran reciprocal teaching berbantuan media kartu bergambar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
DESILIANA MENE
2021 · Thesis · Open Access
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri Bitefa. Salah satu faktor yang menyebabkan kurangnya kemampuan hasil belajar kognitif siswa adalah metode mengajar ceramah yang selama ini digunakan cenderung membuat kurangnya aktifitas belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR) Disertai media ular tangga terhadap hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 40 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIB berjumlah 40 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes kemampuan kognitif siswa. Data kemampuan kognitif siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25.Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig. (2-Tailed) sebesar 0,000 karena nilai sig. (2-tailed) 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki perbedaan. Hal ini dapat dilihat dari persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 96,86 %, C2 94% dan C3 91,80% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif dan antusias saat mengikuti proses pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Disertai media ular tangga terhadap hasil belajar siswa
DAMARIS DJARA HADJO
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Analisis Penerapan Kurikulum 2013 di Tinjau dari Standar Proses Dalam Pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah (Hadjo D. D )* (Meha A.M)** (Manu, T. S. N)** Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi standar proses kurikulum 2013 pada pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah. Metode penelitian ini adalah Kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data bahwa penerapan standar proses dalam pembelajaran di SMP Negeri 3 Sabu Tengah untuk penyususnan RPP telah memenuhi kriteria untuk kelas VII 42% sedangkan untuk kelas VIII memenuhi kriteria 83% sesuai dengan permendikbud nomor 22 tahun 2016. Maka dapat disimpulkan bahwa implementasi standar proses kurikulum 2013 dalam pembelajaran Biologi di SMP Negeri 3 Sabu Tengah berjalan dengan kriteria yang kurang, Baik dari segi kesiapan guru dalam merancang pembelajaran maupun dari segi penunjang belajar yang tersedia. Guru Biologi SMP Negeri 3 Sabu Tengah telah mempersiapkan RPP sesuai kurikulum 2013 namun dalam pelaksanaan pembelajaran RPP tersebut tidak digunakan sebagai pedoman sehingga pembelajaran yang terjadi tidak sesuai dengan RPP yang dilampirkan Kata kunci: Pembelajaran ,Kurikulum 2013,standar proses
MERSIANA YASINTA HALE
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul : “Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecamatan Weliman KabupatenMalaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pemahaman Pengrajin rotan di UMKM Desa Wederok tentang SAK-ETAP Bagaimana pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang dilakukan Pengrajin rotan, dan untuk mengetahui apakah pencatatan dan penyusunan laporan keuangan sudah mengacu pada SAK-ETAP atau belum, Kendala-kendala yang dihadapi Pengrajin rotan dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan yang mengacu pada SAK-ETAP. Adapun masalah yang di ambil pada penelitian ini adalah “Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK- ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecematan Weliman KabupatenMalaka.” Sementara persoalan pada penelitian ini adalah “Untuk mengetahui penerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) pada UMKM pengrajin rotan di Desa Wederok Kecematan Weliman Kabupaten Malaka dan tujuan penelitian ini untuk mengetahuiPenerapan Standar Akuntansi Keuangan Untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK- ETAP) Pada UMKM Pengrajin Rotan Di Desa Wederok Kecematan Weliman KabupatenMalaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: Pemahaman pengrajin rotan tentang Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) masih rendah Pencatatan keuangan yang dilakukan pengrajin rotan hanya sebatas laporan bisnis yang dibuat sesuai dengan pemahaman dan kebutuhan masing-masing pengrajin rotan. Pengrajin rotan tidak menerapkan SAK-ETAP dalam menyusun laporan keuangan, karena pengrajin rotan kurang memahami SAK-ETAP. Kendala-kendala pengrajin rotan dalam menerapkan SAK-ETAP, sebagai berikut: kurangnya pengetahuan pengrajin rotan tentang SAK-ETAP, belum adanya tenaga akuntansi yang profesional pada pengrajin rotan, pengrajin rotan kurang memahami pentingnya pencatatan dan penyusunan laporan keuangan, dan kurang efektifnya sosialisasi dari pihak yang berkompeten tentang SAK-ETAP. Kata Kunci : Akuntansi Keuangan SAK-ETAPpada UMKM Pengrajin Rotan, Laporan Neraca Dan Laba Rugi