2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pajak adalah pungutan terhadap masyarakat oleh negara berdasarkan undang-undang yang bersifat memaksa, dan terutang yang wajib dibayar dengan tidak mendapat imbalan secara langsung, yang hasilnya digunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Salah satu sumber penghasilan pajak daerah yaitu Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu penerimaan pajak yang mempengaruhi tingginya pendapatan daerah. Oleh karena itu, perlu adanya optimalisasi dari penerimaan PKB melalui berbagai upaya yang mampu meningkatkan jumlah pendapatan dari sektor ini, salah satunya adalah dengan cara meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Pajak Dan Pemahaman Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Pada Kantor Samsat Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan data primer sebanyak 96 sampel dengan metode penentuan sampel accidental sampling.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda meliputi Uji t dan Uji F dan uji R diolah dengan menggunakan program SPSS 16,0. 2021.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengetahuan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor karena pengetahuan pajak memiliki nilai koefisien sebesar 0,21 dan nilai signifikansi sebesar 0,907. Dan pada variabel pemahaman pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, karena memiliki nilai koefisien 0,281 dan nilai signifikansi sebesar 0,006
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Dilihat dari fenomena saat ini, organisasi sektor public dituntut untuk dapat memper tanggung jawabkan dana yang digunakan dengan transparan dan akuntabilitas, sehingga pemerintah Kabupaten Kupang membutuhkan pengukuran kinerja untuk menilai akuntabilitas organisasi dalam menghasilkan pelayanan public yang lebih baik dan tepat sasaran. Berdasarkan uraian diatas, maka penelitian ini berjudul: “Analisis Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2017-2019”. Adapun masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2017-2019. Sementara persoalan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pada Pemerintahan Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2017-2019 dilihat dari varians belanja, keserasian belanja dan effisiensi belanja? dan tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja Belanja Dalam Laporan Realisasi Anggaran Pada Pemerintahan Daerah Kabupaten Kupang Tahun 2017-2019 dilihat dari varians belanja, keserasian belanja dan effisiensi belanja. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penelitian dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu analisis pendahuluan, pada tahapan ini menggunakan teknik analisis dengan mendeskripsikan variabel dan indikator penelitian serta konsep-konsep dari sisi varians belanja, keserasian belanja dan effisiensi belanja. Untuk analisis lanjutan dilakukan perhitungan dengan menggunkan rasio untuk mengukur tingkat varians belanja, keserasian belanja, dan effisiensi belanja. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja belanja pada pemerintah daerah Kabupaten Kupang dilihat dari analisis varians belanja pada tahun 2017-2019 dinilai baik karena realisasi belanja tidak melebihi anggaran belanja. Kinerja belanja pemerintah daerah Kabupaten Kupang dilihat dari analisis keserasian belanja tahun 2017-2019 bahwa total belanja dari Laporan Realisasi Anggaran pemerintah daerah Kabupaten Kupang yang dialokasikan untuk belanja operasi dan belanja modal sesuai dengan proporsi atau dikatakan seimbang. Kinerja belanja pada pemerintah daerah Kabupaten Kupang dilihat dari Analisis Rasio Effisiensi Belanja pada tahun 2017-2019 dinilai effisien karena tidak terdapat presentase yang melebihi 100%. Diharapkan Kabupaten Kupang dapat mempertahankan kinerjanya karena sudah ekonomis, effisen dan efektivitas. Untuk peneltian selanjutnya selain rasio ekonomi, rasio efisiensi, dan rasio efektivitas yang dijadikan patokan penilaian kinerja dalam penelitian ini, peneliti menyarankan rasio lain sebagai pendukung ketiga rasio tersebut seperti rasio kemandirian dan rasio keadilan.
Kata Kunci: Varians Belanja, Keserasian Belanja dan Effeiensi Belanja.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul: Analisis Kinerja Keuangan Sebagai Dasar Investor Dalam Menanamkan Modal Pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. Perusahaan merupakan organisasi yang mencari keuntungan sebagai tujuan utamanya walaupun tidak menutup kemungkinan mengharapkan kemakmuran sebagai tujuan lainnya. Di samping itu ada pula tujuan lain yang tidak kalah penting yaitu dapat terus bertahan dalam persaingan, berkembang, serta dapat melaksanakan fungsi-fungsi sosial lainnya di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. apakah analisis rasio likuiditas, solvabilitas, akyivitas, dan profitabilitas dapat digunakan sebagai alat ukur kinerja keuangan perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Selama periode 2018 – 2020. Manfaat pada penelitian ini yaitu diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan masukan bagi Civitas Akademik Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dan dapat dijadikan bahan referensi dalam pengajian masalah penerapan standar kinerja keuangan bagi penelitian ini dan penelitian ini juga diharapkan agar dapat mendorong dan memberikan masukan bagi berbagai pihak khususnya bagi Kinerja Keuangan Menanamkan Modal Pada PT. Telekomunikasi Indonesia. Variabel dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan, dengan populasi seluruh data laporan keuangan sedangkan sampelnya yaitu laporan neraca dan laba rugi selama periode 2018 – 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik dokumentasi yangdigunakan adalah analisis rasio berdasarkan kinerja keuangan yang meliputi rasio Likuiditas, (Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio), Rasio Solvabilitas, (Total Asset to Debt), Rasio Rentabilitas dan Rasio Aktiva. Berdasarkan hasil penelitian kinerja keuangan pada PT. Telekomunikasi indonesia, Tbk. Selama periode 2018 – 2020 dari sisi Likuiditas yaitu Curent Ratio berada dalam kinerja yang sangat baik karena proporsi Hutang Lancarnya lebih besar dibandingkan dengan proporsi kenaikan Aktiva lancar, selanjutnya Quick Ratio berada dalam kriteria buruk karena proporsi kenaikan Aktiva Lancar tanpa menghitung sediaan masih lebih besar dibandingkan dengan proporsi Hutang Lancar, sedangkan Cash Ratio juga berada dalam kriteria yang buruk karena proporsi nominal kas ditambah bank relatif kecil untuk membayar hutang yang jatuh tempoh. Kinerja keuangan dari sisi solvabilitas yaitu total Asset to Debt Ratio berada dalam kondisi yang baik karena total aktiva mampu menjamin hutang jangka pendek maupun jangka panjang, sedangkan Total Equity to Debt Ratio berada dalam kondisi buruk karena modal sendiri tidak mampu menjamin hutang jangka panjang dan jangka pendek. Kinerja keuang dari sisi Rentabilitas yaitu Return On Investment berada dalam kondisi yang sangat baik karena total aktiva mampu digunakan dengan baik sehingga dapat menghasilkan laba. Sedangkan, Return On Equity berada dalam kriteria yang sangat baik karena dapat menghasilkan keuntungan dengan menggunakan modal sendiri. Secara keseluruhan kinerja keuangan PT. Telekomunikasiindonesia, Tbk. Untuk jangka pendek belum optimal disebabkan banyaknya dana yang menganggur sedangkan pengelolaan dana untuk jangka panjang sudah teroptimalkan dengan baik.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan SiLPA pada Seluruh Desa di Kecamatan Ilebura dan faktor-faktor yang menyebabkan adanya SiLPA pada Seluruh Desa di Kecamatan Ilebura. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Camat Ile Bura Kabupaten Flores Timur. Data yang digunakan daalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran dengan jumlah populasi seluruh Desa di Kecamatan Ile Bura Kabupaten Flores Timur (7 Desa). Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan sesi wawancara dan sesi dokumentasi. Skala pengukuran data dengan skala Rasio. Data analisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan bantuan Microsoft Exel. Hasil penelitian ini adalah Pola Pertumbuhan SiLPA APBDes tahun 2018-2020 menunjukan fluktuatif, dikarenakan pertumbuhan pada seluruh Desa di Kecamatan Ile Bura selama 3 tahun anggaran terjadi kenaikan dan penurunan dan Faktor-faktor yang menyebabkan adanya SiLPA Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa yaitu adanya penghematan belanja atau efisiensi belanja ,Pada beberapa desa terjadi realisasi belanja desa yang lebih kecil dari penerimaan pendapatan desa, SiLPA terjadi karena pada beberapa desa adanya program atau kegiatan yang tidak terealisasi, SiLPA terjadi karena adanya penerimaan pembiayaan dari tahun sebelumnya yang tidak habis dipakai bahkan tidak digunakan sama sekali pada tahun berjalan, Pada seluruh Desa di Kecamatan Ilebura untuk tahun anggaran 2020 belanja desa mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya karena adanya penanganan bencana covid-19 yang merupakan bencana nasional.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian Ini Berjudul : Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Sumba Barat. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu daerah karena memberikan kebebasan kepada pemerintah daerah untuk membuat rencana keuangannya sendiri dan membuat kebijakan-kebijakan yang dapat berpengaruh pada kemajuan daerahnya. Serta yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana pengaruh langsung Kinerja Keuangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah? 2. Bagaimana pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Modal?. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan : 1. Bagaimana pengaruh Kinerja Keuangan Dan Alokasi Belanja Moda pada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, 2. Mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan alokasi belanja modal di Kabupaten Sumba Barat. Adapun konsep dalam penelitian yaitu:(a) Kinerja keuangan adalah suatu ukuran kinerja yang menggunakan indikator keuangan. Analisis kinerja keuangan pada dasarnya dilakukan untuk menilai kinerja di masa lalu dengan melakukan berbagai analisis sehingga diperoleh posisi keuangan yang mewakili realitas entitas dan potensi- potensi kinerja yang akan berlanjut. Menurut Ayu,L.A dan Rahayu,S.Junaidin (2019) berpengaruh langsung terhadap alokasi belanja modal.Selain itu, hanya variabel pertumbuhan PAD, efektivitas PAD, efisiensi keuangan dan alokasi belanja modal yang berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.Variabel alokasi belanja modal hanya memediasi secara parsial pengaruh variabel derajat desentralisasi fiskal, efektivitas PAD dan efisiensi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi.(b) mempengaruhi alokasi belanja modal. Alokasi belanja modal memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Belanja modal daerah tidak memiliki efek memediasi atas hubungan rasio derajat desentralisasi fiskal, efektivitas pendapatan asli daerah (PAD), dan tingkat kontribusi BUMD terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun alokasi belanja modal dapat memediasi hubungan antara ketergantungan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi regional. Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi , Alokasi Belanja Modal Di Kabupaten Sumba Barat
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah Analiisis Yuridis Terjadinya Tindak Pidana Illegal Fishing Oleh Kapal Berbendera Asing Di Wilayah Zee Indonesia Rumusan masalah di dalam penulisan ini adalah: Bagaimana modus operandi terjadinya tindak pidana Ilegal Fishing oleh kapal berbendera asing di wilayah ZEE Indonesia? Tujuan dari penelitian yang penulis lakukan ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang ntuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana Ilegal Fishing oleh kapal berbendera asing di wilayah ZEE Indonesia. Untuk memperlancar proses analisis, maka metode penelitian yang dipakai penulis adalah. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus operandi terjadinya tindak pidana Ilegal Fishing oleh kapal berbendera asing di wilayah ZEE Indonesia, sedangkan variabel terikatnya adalah tindak pidana illegal fishing di ZEE Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian terhadap5 (lima) putusan Pengadlan negeri, terkait dengan tindak pidana Illegal fishing di wilayah ZEE Indonesia, didapati modus operandi pelaku melakukan tindak pidana illegal fishing adalah dengan cara : 1. Terdakwa membawaKapal tersebut memasukai Wilayah Zona ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. 2. Masuk dan menangkap ikan di wilayah ZEE Indonesia tanpa memiliki SIUP dan SIPI 3. Membawa serta alat penangkap ikan. 4. Melakukan penangkapan ikan di wilayah Zona Ekonomi, Eksklusif (ZEE)Indonesia. `Rekomendasi akademis yang dapat penulis berikan berkaitan dengan penulisan skripsi ini salah dalam bentuk saran disinai adalah : 1. Kapal berbendera asing yang melakukan illegal fishing, adalah sebuah tindak pidana, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 jo. Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan member ancaman pemidanaan 6 tahun penjara. Pertimbagan pemidanaan ini perlu dipertimbangkan untuk diterapkan terhadap pelsku illegal fishing. 2. Benar ZEEI bukan merupakan wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, akan ia merupakan hak berdaulat Indonesia. Yakni hak mengelola keayaan laut/perikanan yang berada di wilayah tersebut. 3. Perlu memperketat ,penegakan pidana terhadap tindakan nyata pelaku illegal fishing yang menggunakan jarring harimau, karena bukan saja keberlangsungan hidup ikn-ikan keil dan habitatnya , tetapi telah menganggu ekosistem laut, karena itu sanksi pidana perlu dirapkan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study is “A descriptive study on reduplication in Kotagana Dialect of Nagekeo Language”. The aims of the study are: (1) To find out the types on reduplication in Kotagana Dialect of Nagekeo language, and (2) To find out the meaning on reduplication in Kotagana dialect of Nagekeolanguage. The writer took five folklore, they were; Keli Nata folklore, Ana susa folklore, Kutu neé wawi yui folklore, Yoá neé pake folkore and Tiwu Kuyu folklore.The data were taken from Folklore of Nagekeo Regency which is told directly by 5 native speakers.The method of this study was descriptive qualitative method. The data collection technique used was interview.In analyzing the data, the writer used the theory about reduplication by Ramlan (1983).The result of this study showed that there were two types of reduplication in folklore of Nagekeo Regency; full reduplication and reduplication with phoneme changes. While the meaning of reduplication found four meanings, namely: express multiple meaning, a repetition process does not change the meaning of basic form, states the action is basically done with pleasure or casually and stated that is manufacture in the basic form it is done by two parties regarding each other.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research entitles A semantic analysis on associtive meaning of traditional poetries in Tetun language at Malaka regency. The purpose of this research is to find out the types of associative meaning, and the function of each types of associative meaning of traditional poetry in Tetun language at Malaka regency. The method used in this research was descriptive qualitative method. The theory used in the research was the theory of associative meaning by Leech in semantic study of meaning. The result five types of associative meaning, there are 1. connocative meaning, Silu nola lain ida nodi namina ama wehali nain wehali nodimina ina wehali, 2. Social meaning, Ami ata fafudi ne kwer e lale ,3. Affective meaning, neon fo ba malu , 4. Rerflective meaning, Len nu loro foin taba and 5. Collocative meaning, lia diak. The function of connocative The word means is because they are usually defined conceptually which have features in real world. The word here show the real word of king. The function of social meaning is to show the new sense of one expressions. In the example show the difference dialect beetwen a normal human and human in kingdom. The function of affective meaning is in this phrase show the emosion of poet who asking for his parent to teach him to always love each other. The function of reflected meaning is show the feeling of poet’s feture life who light like sunshine. The function of collocative meaning is was used with another adjective to express an emotion as in sentence above. So, the phrase “good voice” is more suitable for this context
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik,ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Adapun konsep dari penelitian ini adalah struktur kepemilikan Manajerial, struktur kepemilikan intitusional, struktur kepemilikan publik, ukuran perusahaan, leverage terhadap penerapan konservatisme dalam akuntansi. Konservatisme adalah sebuah prinsip perusahaan yang berhati-hati dalam menentukan setiap nilai yang ada di laporan keuangan. Kepemilikan manajerial adalah suatu kondisi di mana manajer mengambil bagian dalam struktur modal perusahaan atau dengan katalain manajer berperan ganda sebagai manajer sekaligus pemegangsaham di perusahaan. Kepemilikan institusional adalah kepemilikan saham perusahaan yang dimiliki oleh institusi atau lembaga seperti perusahaan asuransi, bank, perusahaan investasi dan kepemilikan institusi lain. Struktur kepemilikan publik merupakan persentase jumlah saham yang dimiliki oleh publik dibandingkan dari seluruh saham yang beredar. Pengendalian akan cenderung rendah apabila kepemilikan publik menyebar.Ukuran perusahaan merupakan ukuran yang digunakan untuk mengukur perusahaan dari seberapa luas pengungkapan informasi. Menurut Helfret (2001:128) rasio laverage adalah rasio yang menggambarkan proporsi “dana pihak lain” atas kepemilikan aktiva perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2016-2019. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2019 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai nilai R Square sebesar 0,688, hal ini berarti 68,8% konservatisme akuntansi dapat dijelaskan oleh variabel SKM, SKI, SKP, UP, dan LEV. Sisanya 31,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Struktur kepemilikan manajerial memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Struktur kepemilikan publik tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, Leverage tidak memiliki pengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA OPD KABUPATEN MALAKA) NAMA : YOSEFINA SEUK NAHAK NIM : 117191285 PROGRAM STUD : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Studi Pada OPD Kabupaten Malaka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi, Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Pada OPD Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian ini adalah seluruh OPD Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan kepada pegawai bagian pengawasan dan keuangan pada OPD Kabupaten Malaka diantar langsung oleh peneliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu untuk mengisi kuesioner tersebut. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah diuji menggunakan pengujian Hipotesis yaitu Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (Uji t), dan Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Pada pengujian hipotesis pertama H1 pengaruh antara variabel X1 (Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi) terhadap variabel Y (Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0, 038 > 0,05 (0,000 lebih besar dari 0,05), dan nilai thitung 2,163 > t tabel = 2,039 (nilai thitung 2,163 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh pemanfaatan teknologi informasi akuntansi (X1) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y) pada OPD kabupaten malaka. Pada pengujian hipotesis kedua H2 pengaruh antara variabel X2 (Pengawasan Keuangan Daerah) terhadap variabel Y Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0,000 0,05 (2,349 lebih kecil dari 0,039), dan nilai thitung 2,349 > ttabel = 2,039 (thitung 2,349 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh pengawasan keuangan daerah (X2) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y). pada OPD kabupaten malaka.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Walburga Saria Jelita; 17192171 “Determinan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Pada Sektor Kesehatan, pada UPTD Puskesmas Borong, Manggarai Timur”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Penelitian ini terdiri dari satu variabel terikat (Y), dan dua variabel bebas (X). Persoalan dalam penelitian ini dijelaskan secara empiris apakah variabel Sumber Daya Manusia (X1) dan Pemanfaatan Teknologi Infomasi (X2) berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Infomasi Akuntansi (Y) pada UPTD Puskesmas Borong. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai UPTD Puskesmas Borong, sedangkan Sampel yang diambil adalah pegawai pada bagian sekretariat dan keuangan yang berjumlah 34 responden, dengan metode pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Teknik analisis data terdiri dari Analisis Pendahuluan dan Analisis Lanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Pengujian hipotesis dengan menggunakan alat regresi linear berganda dan menggunakan alat statistika SPSS 2020. Kualitas sistem informasi akuntansi adalah kualitas keluaran (output) informasi yang memiliki karakteristik relevan, terpercaya, lengkap dan tepat waktu guna untuk digunakan pada saat pengambilan keputusan dan mengukur kinerja suatu organisasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sistem informasi akuntansi yaitu Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Teknologi Informasi. Menurut Sayuti Hasibuan (2000: 3) sumber daya manusia adalah semua manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya tujuan organisasi tersebut. Menurut Nurhaliza (2014) dengan adanya teknologi informasi membantu pengguna dalam memudahkan pekerjaannya dan dibutuhkan penggunaan teknologi informasi yang memadai, seperti tersediannya perangkat komputer baik hardware maupun software yang mampu menghasilkan informasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Sumber Daya Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong. (2) Pemanfaatan Teknologi Informasi Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kulitas Sistem Informasi Akuntansi pada UPTD Puskesmas Borong.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 di JHON’S HOTEL KOTA KUPANG Latar belakang dalam penelitian ini bahwa daftar kepuasan pelanggan pada Jhon’s Hotel di Kota Kupang dari tahun 2018-2020 mengalami penurunan dan berdasarkan hasil penelitian terdahulu dari Nadapdap Kristanty tahun 2015 dan penelitian berikut yang dilakukan oleh Usulu Dwicahya Ichtiar, Tumbel Altje tahun 2019, hasil analisis menunjukan secara serempak dalam hal ini Uji F, factor Produk, Harga, Promisi, Distribusi, Orang, Proses dan Customer service berpengaruh terhadap jumlah pelanggan. Bauran pemasaran merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel yang dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi reaksi pembeli atau konsumen atau bauran pemasaran atau disebut dengan istilah bauran pemasaran adalah bagian penting yang berpengaruh langsung dalam aktifitas pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bauran pemasaran dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada masa pandemi covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah strategi yang digunakan di Jhon’s Hotel Kota Kupang yang terpilih sebagai responden dalam penelitian ini. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang yang terpilih sebagai responden.dalam penelitia ini digunakan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sedangkan teknik analisis data mengunakan analisis yang bersifat deskripsi. Dalam pembahasan peneliti mengunakan Regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Produk terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid- 19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 2. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel harga tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 3. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel tempat tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 4. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Promosi tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 5. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel orang tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 6. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel Proses tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang. 7. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel bukti fisik tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada masa Pandemi Covid-19 di Jhon’s Hotel Kota Kupang.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Penelitian ini berjudul,” Analisis Pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian Produk Artaboga DiPT.Linka Jaya Sentosa Lasiana Kupang,” Masalah Yang Akan Dibahas Pengaruh Citra Merek dan promosi penjualan adalah: Persoalan penelitian yaitu apakah citra merek dan promosi penjualan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Produk Artaboga Pada PT. Linka Jaya Sentosa Kupang?. Yang menjadi menfaat dalam penelitian ini adalah sebagian bahan informasi dan pendoma bagi pembaca atau penelitian yang ini melakukan penelitian pada bidang yang sama dan dapat bermanfaat bagi mahasiswa fakultas ekeonomi, sedangkan menfaat praktis yaitu sebagia masukan dan saran bagi perusahan sebagia informasi akan Analisis pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPT.linka jaya sentosa lasiana kupang.
Yang menjadi konsep dalam penelitian ini yakni menurut kotler dan Keller (2019), mengungkapkan bahwa citra merek adalah sebuah keyakinan dan persepsi yang dipegang oleh konsumen, untuk mempengaruh para konsumen mengenal baik suatu asosiasi, Menurut Keller (2016:622) Promosi Penjualan merupakan kunci utama dalam kampanye pemasaran untuk merangsang keputusan pembelian produk atau layanan tertentu dengan lebih cepat atau lebih kepada konsumen atau perdagangan dan model kerangka pemikiran merupakan gambaran sistematik tentang hubungan dari masing-masing konsep dan penjelasan yang telah diuraikan dalam landasan teori serta pengertian konsep diatas. Hipotesis dan kerangka dasar berpikir dalam penelitian ini yaitu Diduga citra merek berpengaruh positif dan segnifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga
Hasil penelitian data dalam penelitian ini mendasari mengambilan kesimpulan dalam penelitian terkait Analisis pengaruh citra merek dan promosi penjualan terhadap keputusan pembelian produk artaboga lasiana kupang.
Y = 34.475 + -0.009X1+ -0.023X2 + e.
Nilai konstanta = 34,475 artinya apabila nilai variabel citra merek (X1), promosi penjualan (X2), sama dengan nol maka variabel keputusan pembelian (Y) = 34,475 poin.
Nilai koefisien citra merek (X1) = -0,009 artinya jika variabel citra merek (X1) mengalami pengurangan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan berkurang sebesar -0,009.
Nilai koefisien promosi penjualan (X2) = -0.023 artinya jika variabel promosi penjualan konsumen (X2) mengalami kenaikan 1 poin maka variabel keputusan pembelian (Y) akan berkurang-0,023.
Diketahui nilai signifikan untuk pengaruh variabel citra merek(X1) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,973 > 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; -3-1) = ( 0,025;50 ) =1,676. Berarti nilai t hitung <t tabel ( -0,79< 1,676 ), maka Ha ditolak dan Ho diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa citra merek (X1) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) pada produk Artaboga diPt. Linka jaya sentosa lasiana Kupang.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan maka penulis menyimpulkan yaitu:bahwa citra merek berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPt. Linka jaya sentosa lasiana kupang dan Promosi penjualan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian produk artaboga diPt. Linka jaya sentosa kupang.Disarankan Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat meneliti lebih lanjut tentang variabel citra merek, penelitian ini dapat di jadikan sebagai refrensi untuk penelitian mengenai analisis pengaruh citra merek dan promosi penjulan terhadap keputusan pembelian konsumen.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS SEGMENTASI DEMOGRAFIS DALAM MENGKONSUMSI PRODUK AIR MINERAL PADA PERUSAHAAN AQUAFIT KABUPATEN KUPANG Bisnis Air minum dalam kemasan semakin menggiurkan, karena kebutuhan air minum terus meningkat sering dengan pertumbuhan produk. Perusahan yang mengarap bisnis Air Minum Dalam Kemasan semakin banyak dan terus melakukan ekspensi untuk memperluas jaringan pasar produk- produknya.Air minum dalam kemasan yang terkenal di Nusa Tenggara Timur sadalah Aquavit yang merupakan produksi dari Pt. Aquavit yang beralamt di jl.Raya Taebenu, Desa Baumata Timur, Pt Aquavit merupakan anak perusahan Pt. Timor Sejahtera. Yang merupakan perusahan manukfaktur air minum dalam kemasan. Analisis segmentasi demografis usia,jenis kelamin, penghasilan, ukuran keluarga, pendidikan dan pekerjaan tproduk air mineral perusahan aquafit kabupaten kupang. Berdasarkan analisis deskriptif maka segmentasi demografis usia, jenis kelamin, pekerjaan dan pendidikan yang berpengaruh terhadap produk air mineral perusahan aquafit kabupaten kupang, usia menjadikan segmentasi demografis produk air minum pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang karena memiliki nilai rata-rata sebesar 4,32, usia, jenis kelamin dan pendidikan menjadi pilihhan pasar produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang sehingga dapat memasuki penentuan sasaran / target pasar dan usia menjadi penentuan segmentasi demografis dan Memilih segmentasi produk perusahan air mineral pada Perusahan Aquafit Kabupaten Kupang. Usia konsumen dalam mengkonsumsi produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang dihitung dalam kurung waktu 1 bulan segemntasi demografis usia yang mengkonsumsi produk air mineral perusahan Aquafit yang berusia 24-30 lebih banyak mengkonsumsi produk air mineral Aquafit kemasan gelas dan usia 31-37 lebih banyak mengkonsumsi produk air mineral Aquafit kemasan galon. Jenis kelamin konsumen dalam mengkonsumsi produk air mineral pada perusahan Aquafit Kabupaten Kupang yang dihitung dalam waktu 1 bulan yang mengkonsumsi kemasan gelas berjenis kelemin perempuan sebanyak 51 orang dan mengkonsumsi kemasan galon berjenis kelamin laki-laki sebanyak 52 orang.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA TAHUN ANGGARAN 2020 (StudikasuspadaDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang) RIAN RINI DEBORA TAIMENAS 17413548 FakultasEkonomi Universitas Kristen ArthaWacana Kupang Jln. Adisuciptotelp (0380) 881313 Oesapa-Kupang DesaBaumataTimurmerupakandesa yang terletak di KecamatanTaebenu, KabupatenKupang.Permasalahanumum yang terjadiadalahrealokasipenggunaan Dana Desa di tahun 2020 menyebabkanbanyakkegiatanatau program dihapuskan.Hal initerjadikarenaadanyapandemi COVID-19 yang mengharuskanPemerintahDesamengalokasikan Dana Desauntukbidangpenanggulanganbencana, daruratdanmendesakdesayaituuntukmenanganidanmenanggulangidampakdaripandemi COVID-19, Pencegahan COVID-19, BantuanLangsungTunaiDesa (BLT-Desa).Berdasarkanuraian di atasmakapenulistertarikuntukmelakukanpenelitianlebihdalamtentangPengelolaan Dana DesaTahunAnggaran 2020 (StudikasusDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang).Rumusanmasalahdalampenelitianiniadalahbagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa. Tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuipemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa di DesaBaumataTimur. RuanglingkuppenelitianiniadalahPerencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, PelaporandanPertanggungjawaban.Berdasarkanhasilpenelitiandananalisis data, makapenulisdapatmengambilempatkesimpulanyaitu: Pertama proses Perencanaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, PadatKaryaTunaidan BLT-Desapenyusunan RAB, keduadalampelaksanaan Dana Desauntukpencegahan Covid-19 dilaksanakanpenyemprotandisinfektapadatempat-tempatumumsepertigereja, sekolah, danrumah-rumahwarga, pembagian masker, untukPadatKaryaTunaiterlaksananyaGedungpaud, Jalan Rabat Beton, Pembangunan Bak Air danJaringanPerpipaandan Pembangunan Bengkel Las, untuk BLT-Desaterdapat 74 kriteriamiskin yang digunakanolehPemerintahDesaBaumataTimur. ketigadalammelakukanpenatausahaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-desaPemdesBaumataTimurmenggunakanSistemKeuanganDesadan yang keempatdalampelaporandanpertanggungjawabanPemdesBaumataTimurmenyusun LPJ yang berisitentangpelaksanaanpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-Desa di DesaBaumataTimur. Kata kunci: pengelolaandanadesa.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KESESUAIAN BELANJA DESA DENGAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DI DESA MATA AIR KABUPATEN KUPANG Belanja Desa merupakan salah satu komponen penting yang tidak terpisahkan dari APBDes. Belanja Desa adalah semua pengeluaran yang merupakan kewajiban Desa dalam satu tahun anggaran yang tidak akan diterima kembali oleh desa. Belanja Desa ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pasal 100, menjelaskan bahwa Belanja Desa 70% dari jumlah anggaran Belanja Desa digunakan untuk mendanai penyelenggaraan Pemerintah Desa, pelaksanaan pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa. sedangkan 30% anggaran Belanja Desa digunakan untuk penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa, operasional Pemerintah Desa, tunjangan dan operasional BPD, insentif RT dan RW yang dibiayai dengan menggunakan sumber dana dari Alokasi Dana Desa. sedangkan penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) musyawarah adalah pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atau penyelesaian masalah, perembukan, atau perundingan. Dalam musyawarah juga terdapat istilah mufakatyang artinya sepakat, persetujuan atau kata sepakat. Mufakat adalah output dari sebuah musyawarah. Dalam musyawarah di rundingkan solusi atas setiap permasalahan hingga tercipta persetujuan. Musyawarah Desa dilaksanakan paling kurang sekali dalam 1 (satu) tahun.Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas pembangunan di Desa Mata Air Kabupaten Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Desa Mata Air tahun 2015-2020 dihitung sejak berlakunya belanja pembangunan di Desa Mata Air. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas pembangunan Desa di Desa Mata Air tahun 2017-2019. Dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data dengan mengunakan Dokumentasi dan wawancara. Dalam hal ini bahwa studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode abservasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis yang bersifat deskriptif kualitatif. Dengan cara mengumpulkan, menyajikan data menyimpulkan hingga menarik kesimpulan yang didalamnya akan mendeskripsikan secara lengkap, konsep variabel atau variabel yang akan diuji yakni Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas Pembangunan Desa. Hasil penelitian menunjukan Analisis Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas Pembangunan Desa di Desa Mata Air sudah sesuai dan sangat efektif, Kesapakatan Musyawarah Desa di Desa Mata Air membahas tentang prioritas pembangunan desa yang akan dilaksanakan yang kemudian dituangkan dalam RPJM Desa sebagai landasan penyusunan RPJM Desa, RKP Desa di Desa Mata Air membahas secara detail mengenai biaya yang diperlukan dengan mencermati skala prioritas usulan rencana kegiatan pembangunan Desa untuk 1 (satu) tahun anggaran sebagaimana teercantum dalam dokumen RPJM Desa, Penyusunan APB Desa di Desa Mata Air berawal dengan Pelaksana Kegiatan menyampaikan usulan anggaran kegiatan kepada Sekretaris Desa berdasarkan RKP Desa yang telah ditetapkan kemudian Sekretaris Desa menyusun rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa dan menyampaikan kepada Kepala Desa.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI CU SERVIAM CABANG PENFUI KOTA KUPANG Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan pada KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dokumen keuangan koperasi. Analisis Berdasarkan Peraturan Kementerian Koperasi No.06/Per/Dep.6/IV/2016 memiliki 7 aspek yaitu: (1). Aspek Permodalan menggunakan rasio modal sendiri terhadap total asset, rasio modal sendiri terhadap pinjaman berisiko, dan rasio kecukupan modal sendiri, (2). Aspek Kualitas Aktiva Produktif menggunakan rasio volume pinjaman pada anggota terhadap volume pinjaman diberikan, rasio resiko pinjaman bermasalah terhadap pinjaman yang diberikan, rasio cadangan risiko terhadap pinjaman bermasalah, dan rasio pinjaman berisiko terhadap pinjaman yang diberikan, (3). Aspek Manajemen meliputi manajemen umum, kelembagaan, permodalan aktiva dan likuiditas, (4). Aspek Efisiensi menggunakan rasio beban operasi annggota terhadap partisipasi bruto, beban rasio usaha terhadap sisa hasil usaha kotor, dan rasio efisiensi pelayanan, (5). Aspek Likuiditas menggunakan rasio kas dan bank terhadap kewajiban lancar, dan rasio pinjaman diberikan terhadap rasio pinjaman diberikan terhadap dana diterima, (6). Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan menggunakan rasio rentabilitas asset, rentabilitas rasio madal sendiri dan rasio kemandirian operasional pelayanan, (7). Aspek Jatidiri Koperasi menggunakan rasio partisipasi bruto dan rasio promosi ekonomi anngota (PEA). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, KSP CU Serviam Cabang Penfui Kupang pada tahun 2016 dikategorikan dalam pengawasan dengan nilai 64,05, pada tahun 2017 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,65, pada tahun 2018 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 69,75, pada tahun 2019 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 70,25, dan pada tahun 2020 dikategorikan cukup sehat dengan nilai 68,15 . Kata Kunci: Kinerja Koperasi, Rasio Keuangan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH HARGA DAN MEREK TERHADAP VOLUME PENJUALAN MASKER SELAMA MASA COVID-19 PADA APOTIK KIMIA FARMA OESAPA KOTA KUPANG Theresia Afila Taung 17412800 Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2022 Tingkat persaingan dunia usaha diindonesia sangat ketat,karena setiap perusahaan senantiasa berusaha untuk dapat memberikan yang terbaik pada konsumennya.masker senatiasa berusaha memberikan keunggulan tersendiri kepada konsumennya,baik dari segi harga maupun merek masker yang dipasarkan cukup sesuai dengan permintaan konsumen sehingga dapat dapat mempengaruhi volume penjualan.Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1)apakah harga berpengaruh terhadap volume penjualan pada apotik kimia farma oesapa kota kupang (2)apakah merek berpengaruh terhadap volume penjualan pada apotik kimia farma oesapa kota kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah wilaya generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai karakteristik tertentu yang ditetepkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulanya.Sampel yang diambil sejumlah 97 responden variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ,harga,merek dan volume penjualan.Metode pengumpulan data berupa metode kuesioner dengan mengunakan kriteria tiga kotak(three-box method).Adapun data yang diperoleh dianalisis mengunakan analisis regresi berganda hasil penelitian mengunakan variaber harga(X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y)pada masker pada Apotik Kimia Farma Oesapa Kota Kupang dalam penelitian ini dimana nilai t hitung 4,399>t table 1,984 dengan taraf signifikanya 0,000 yang mengandung makna t hitung >t table(4,399>1,984).Variabel merek(X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan (Y) pada masker pada Apotik Kimia Farma Oesapa Kota Kupang .Dalam penelitian ini dimana nilai t hitung 2,415>t table 1,984 dengan taraf signifikan 0,018 yang mengandung makna t hitung >t table 2,415>1,984). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh harga ,merek,yang positif dan signifikan terhadap volume penjulan.Saran dalam penelitian ini adalah produsen diharapkan untuk meyediakan produk masker yang dibutukan masyarakat luas. Kata Kunci: Harga, Merek, Volume Penjualan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian Reward dan Punishment terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka. KSP Kopdit Pintu Air merupakan salah satu koperasi simpan pinjam yang ada di Indonesia.Memiliki lebih dari 200.000 anggota dan 50 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia salah satunya adalah KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka dengan memiliki anggota sebanyak 3.330/Maret 2021.Dimana jumlah anggota ini tidak terlepas dari kerja para karyawan untuk mendapatkannya.Target anggota per bulan adalah 54 anggota.Karena jumlah karyawan adalah 38 orang maka masing-masing karyawan minimal harus mendapatkan 2 anggota dalam satu bulan. Karna memiliki banyak anggota koperasi juga tentunya memiliki karyawan yang juga harus mempunyai kinerjakerja yang baik untuk melayani para anggotanya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Untuk mengontrol kinerja kerja karyawannya KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka juga menerapkan sistem reward dan punishmnet kepada karyawannya.Reward diberikan apabila karyawan yang bersangkutan memiliki kinerja kerja yang baik atau mampu menembus target perusahaan.Sedangkan punishment atau sanksi diberikan oleh KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka kepada karyawan yang belum bisah memenuhi atau pencapaiannya masih dibawa target yang telah direncanakan. Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas maka persoalan dalam penelitian ini adalah: Apakah pemberian reward berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka.Apakah pemberian punishmnet berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada KSP Kopdit Pintu Air cabang Larantuka. Permasalahan yang ditemukan pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka adalah masalah pemberian reward yang masih terbatas dan kurang adil,serta pemberian punishment yang kurang tegas kepada karyawan yang menyebabkan kinerja karyawan menjadi kurang baik dalam mencapai tujuan perusahaan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka yakni berjumlah 38 orang responden.Teknik pengmupulan data menggunakan Kuesioner yang diberikan kepada 38 responden yaitu karuyawan KSP Kopdit Pintu Air Cabang Larantuka dengan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah-masalah dalam teknik regresi linear berganda digunakan juga Uji T,Uji F,Uji R2. Berdasarkan uji regresi linear berganda Nilai konstan adalah 1,362, artinya apabila nilai reward dan punishment sama dengan nol maka kinerja karyawan akan meningkat sebesar 1,362. Nilai koefisiensi (b1) atau variabel reward sebesar 0,520 yang artinya jika rata-rata skor variabel reward meningkat sebesar satu maka rata-rata skor variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,520 dengan asumsi variabel lainnya konstan. Nilai koefisiensi (b2) atau variabel punishment sebesar 0,355 yang artinya jika rata-rata skor variabel punishment meningkat sebesar satu maka rata-rata variabel kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,355 dengan asumsi variabel lainnya konstan.Berdasarkan hasil uji hipotesis uji parsial atau uji T dapat diketahi bahwa variabel reward dan punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan hasil perhitungan variabel reward denga nilai signifikan sebesar 0.000 0,05 dan nilai Thitung > Ttabel yaitu dengan nilai 4,229 > 1,686. Dan hasil perhitungan variabel punishment dengan niali signifikan 0,029 0,05 dan nilai Thitung> T tabel yaitu dengan niali 2,278 > 1,686.Dilihat dari hasil uji hipotesi secara serempak (F) atau uji simultan yang menunjukan bahwa nilai Fhitung pada kolom F adalah sebesar 17,899 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,26. Nilai signifikan Fhitungpada kolom (sig.) adalah 0,000,nilai ini lebih kecil dari tingkat kesalahan (α) 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari reward danpunishment secara simultan berpengaruh positif dan signifikat terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan.Berdasarkan uji koefisien determinasi (R2) maka disimpulkan bahwa reward dan punishment secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikat terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang menyatakan reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan atau H1 diterima. Dengan hasil uji koefisien determinasi (R2) , yaitu sebesar 50,6% dan sisanya sebesar 49,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian. Implikasi Teoritis dalam penelitian pada umumnya dalam teori-teori tentang pengaruh pemberian reward dan punishment berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan Implikasi terapan pada penelitian ini adalah perusahaan harus menambah reward yang harus diterima karyawan sebagai bentuk apresia dan pemberian reward tersebut harus adil. Sedangkan pemberian punishment yang diberikan kepada karyawan harus tegas namun tidak terlalu keras sehingga tidak menimbulkan tekan pada karyawan sehingga karyawan dapat menunjukan kinerja yang lebih baik dalam mencapai tujuan perusahaan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul : Deskripsi Tentang Penolakan Permohonan Kasasi Oleh Mahkamah Agung Dalam Sengketa Tanah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apa dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dalam sengketa tanah ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dalam sengketa tanah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohnan kasasi. sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusna pengadilan terhadap sengketa tanah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, adapun yang menjadi dasar pertimbangan hakim dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menolak permohnan kasasi dalam sengketa tanah antara lain : 1. Judex Facti telah memberikan pertimbangan yang cukup, di mana Penggugat adalah ahli waris dari pemilik objek sengketa berdasarkan putusan perkara terdahulu yang putusannya telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht vangewisjde). 2. Judex facti tidak salah dalam menerapkan hukum karena objek sengketa merupakan harta bawaan dari penggugat sebelum menikah dengan tergugat. 3. Putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang karena objek sengketa merupakan harta warisan 4. Putusan Judex Facti sudah tepat dan benar, karena Judex Factit telah melaksanakan hukum acara dengan benar dalam memutus perkara ini serta putusan Judex Facti tidak bertentangan dengan hukum dan/atau undang-undang. 5. Judex Facti tidak salah menerapkan hukum dengan alasan karena objek sengketa milik Para Tergugat didapat dari warisan ibu Para Tergugat.