2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS TEMPURUNG KELAPA TIPE SEMI MEKANIS Nanggi L. Alosius* Bunga Habba, J. F** Dethan, J.J.S** Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Penelitian ini telah di laksanakan di laboratirum mekanisasi pertanian, Univesitas Kristen Artha Wacana . Pada awal teknik pengupasan tempurung kelapa yang sering digunakan petani kelapa adalah menggunakan parang. Pengupasan tempurung kelapa menggunakan parang pun terbilang belum efektif apabila digunakan untuk mengupas tempurung kelapa dalam jumlah sedikit. Penggunaan parang membutuhkan tenaga dan waktu yang besar. Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang rancang bangun alat pengupas tempurumg kelapa semi mekanis, agar dapat menghemat tenaga dan waktu pengupasan kelapa yang mengakibatkan kesulitan bagi petani kelapa dalam hal pengupasan tempurung kelapa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan rancang bangun dan kapasitas kerja alat pengupas tempurung kelapa tipe semi mekanis. Rancang bangun alat pengupas tempurung menggunakan metode trial and error dimana setelah alat dirancang atau di desain di lakukan uji coba dan bila di temukan komponen komponen yang belum berfungsi dengan baik maka di lakukan perbaikan terhadap komponen tersebut sampai komponen tersebut berfungsi dengan baik,penelitian di lanjutkan dengan menghitung kinerja alat pengupas tempurung kelapa dengan jumlah ulangan tiga kali.kinerja alat pengupas tempurung kelapa di hitung dengan rerata ulangan tersebut uji kinerja(jam/buah)hasil penelitian terhadap kinerja alat pengupas tempurung kelapa semi mekanis menunjukan bahwa cukup maksimal baik, dari hasil uji kinerja mesin pengupas tempurung kelapa semi mekanis menunjukan bahwa kapasitas kerja mesin pengupas trmpurung semi mekanis sebanyak 9 buah dengan waktu rata – rata 0,20 detik dengan menghasilkan pengupasan 137 buah/jam.dalam rancngan alat pengupas tempurung kelapa semi mekanis ini mengunakan tenaga penggerak yaitu motor listrik(Dinamo penggerak) dan bahan utama adalah buah kelapa kering. Kata kunci :Kelapa,pengupas,tempurung,semi,mekanis *peneliti **pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implemetasi irigasi tetes pada berbagai tekstur tanah. kelembapan tanah adalah air yang tahan pada ruang atau pori diantara partikel tanah. Tingkat suhu dan kelembapan tanah bervariasi sejalan dengan perubahan proses energi matahari yang melalaui permukaan tanah. Penelitian pengukuran kelembapan tanah dilakukan secara langsung mengunakan soil moisture. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kelembapan tanah dari keempat tekstur ( tekstur liat,tekstur pasir, tekstur debu, dan tekstur lempung berliat) menggunakan irigasi tetes dan di pilih tanaman sawi sebagai bahan penelitian karena tanaman sawi merupakan salah satu tanaman yang toleran terhadap kondisi kelembapan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode percobaan langsung. Parameter pengamatan berupa mengukur kelembapan tanah, berat tanaman sawi, dan tinggi tanaman sawi. Dari keempat tekstur tanah yang berbeda menggunakan irigasi tetes yang menghasilkan tanaman sawi yang baik terdapat pada perlakuan (D Tekstur Lempung Berliat) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk kelembapan tanah berjumlah 41,600%, berat tanaman berjumlah 103,600g dan tinggi tanaman berjumlah 28,800cm
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Suatu penelitian telah dilakukan untuk mempelajari pengaruh suhu penyulingan terhadap rendemen minyak kayu putih. Penelitian ini berlangsung selama 1 minggu untuk pengambilan data. Materi yang digunakan adalah daun minyak kayu putih. Rancangan yang digunakan adalah metode rancangan percobaan acak lengkap (RAL) dengan 5 kali ulanganPerlakuan yang dicobakan adalah A.90oC, B. 93oC, C.95oC, D.98oC.Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh suhu penyulingan terhadap rendemen minyak kayu putih berpengaruh nyata (P0.05) terhadap volume minyak,rendemen, dan berat jenis. Kesimpulan hasilpenelitian ini bahwa pengaruh suhu penyulingan terhadap rendemen minyak kayu putih 90 oC, 93 oC, 95 oC, 98 oC memberikan pengaruh yang nyata terhadap volume minyak,rendemen, dan berat jenis
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Penilaian Tingkat Kesehatan Bumn Pada PT. Pelni Tahun 2017- 2020”. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan “Bagaimana penilaian tingkat kesehatan BUMN pada PT. PELNI Tahun 2017-2020?. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan BUMN pada PT. PELNI Tahun 2017-2020 dilihat dari Aspek Keuangan. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan PT Pelni tahun 2017-2020, dengan sampel penelitian adalah laporan keuangan PT Pelni tahun 2017-2020. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, dengan teknik tersebut data yang dibutuhkan diunduh dari wensite resmi perusahaan. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan dua cara analisis yakni analisi pendahuluan dan analisis lanjutan. Dalam analisis pendahuluan, akan didiskripsikan konsep berdasarkan indikator empirik dari konsep. Sedangkan dalam analisis lanjutan, akan dianalisis data laporan keuangan dan menghitung rasio=rasio keuangan penting sesuai ketentuan Peraturan Menteri BUMN No. PER- 10/MBU/2014. Berdasarkan hasil analisis pendahuluan,bahwa kinerja keuangan PT. Adhi Karya (Persero) Tbk periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat Sehat kategori pada tahun 2010-2012 PT. Adhi Karya (Persero) Tbk, selalu stabil mendapat akumulasi bobot penilaian sebesar 52,5 dengan total skor 75, sedangkan pada tahun 2013 mengalami kenaikan akumulasi bobot penilaian yaitu menjadi 55 dengan skor 78,57. Hasil untuk PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk pada periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat sehat kategori AA.pada tahun 2013 akumulasi bobot penilaian yaitu menjadi sebesar 57,75 dengan total skor 82,5. Hasil Analisis kinerja keuangan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk periode 2010-2013 menunjukkan bahwa perusahaan selalu mendapatkan predikat Sehat kategori pada tahun 2013 PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk akumulasi bobot penilaian sebesar 55 dengan total skor 78,57. Secara akumulasi bobot penilaian menunjukkan kinerja yang cenderung mengalami peningkatan.Perbedaan dalam penelitian ini adalah objek yang diteliti, bidang usaha yang diteliti, periode waktu dan adanya analisis trend di penelitian ini.Persamaan dalam penelitian ini adalah penilaian kesehatan BUMN. Berdasarkan hasil analisis lanjutan Tahun 2017 total 44, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat, tahun 2018 masih sama total 44, Tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat sedangkan tahun 2019 total meningkat 48, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat dan dittahun 2020 total kembali menurun 45, tingkat kesehatan BB kategorinya kurang sehat.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionaliasme, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap tingkat materialitas. Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kabupaten Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1) profesionalisme, (X2) etika profesi, dan (X3) pengalaman auditor. Variabel dependen yaitu tingkat materialitas (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. popolasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Sampling, yakni penentuan sampel berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu. Dengan demikian, sampel dalam penelitian ini adalah 44 auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi profesionalisme auditor di Kabupaten Kupang dikategorikan sangat tinggi, yang dibuktikan dengan persentase sebesar 93%; etika profesi auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 28%; dan pengalaman auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 43%. (2) Tingkat Materialitas Auditor di Kabupaten Kupang dipengaruhi oleh profesionalisme dan etika proesi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 123.77 lebih besar dari nilai F tabel pada tingkat kepercayaan 99 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.914 ini berarti bahwa 91,40 % keragaman variabel tingkat materialitas auditor dapat dijelaskan oleh keragaman variabel profesionalisme, etika proesi dan pengalaman auditor. Sedangkan 8,60 % diterangkan oleh variabel lain diluar model atau variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini; dan (3) tingkat materialitas auditor kabupaten Kupang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengalaman auditor. Kata Kunci: Materialitas, Profesionalisme, Etika Profesi, dan Pengalaman Auditor. ABSTRACT Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. This study aims to determine the effect of professionalism, professional ethics, and auditor experience on the level of materiality. This research was conducted at the Inspectorate of Kupang Regency. The independent variables in this study are independence (X1) professionalism, (X2) professional ethics, and (X3) auditor experience. The dependent variable is the level of materiality (Y). The data used is primary data. The population in this study are auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. Sampling using purposive sampling technique, namely determining the sample based on certain objectives or considerations. Thus, the sample in this study is 44 auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. The method of data collection is by using a questionnaire distributed to respondents. Data measurement scale with ordinal scale. The data were analyzed using multiple regression analysis with the help of the SPSS program. The results showed that (1) the description of the professionalism of auditors in Kupang Regency was categorized as very high, as evidenced by the percentage of 93%; the professional ethics of auditors is categorized as quite high, at 28%; and the experience of auditors is categorized as quite high, which is 43%. (2) Auditor Materiality Level in Kupang Regency is influenced by professionalism and professional ethics. This is evidenced by the calculated F value of 123.77 which is greater than the table F value at the 99% confidence level. The results of the analysis show that the coefficient of determination (R2) of 0.914 means that 91.40% of the diversity of auditor materiality variables can be explained by the diversity of variables of professionalism, professional ethics and auditor experience. While 8.60 % is explained by other variables outside the model or variables not examined in this study; and (3) the level of materiality of the Kupang district auditors has no significant effect on the auditor's experience. Kata Kunci: Materiality, Professionalism, Professional ethics, dan Auditor Experience.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pengelolaan dana desa di desa Kotabiru dan bagaimana mekanisme pengelolaan dana desa yang dilakukan oleh pemerintah desa Kotabiru kabupaten malaka.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam hubungan kerja sama antara Pusat Pelatihan Misi Terpadu (PPMT) dan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), dilakukan sebuah pelatihan Pengembangan Swadaya Masyarakat (PSM). Dari pelatihan ini, penulis mencoba untuk memberi perhatian kepada upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh PPMT dengan melihat dampaknya dalam wilayah pelayanan GMIT. PPMT dibangun dengan berlatar belakang kehidupan jemaat dalam menghadapi masalah-masalah seperti kemiskinan, rendahnya pendidikan, tingkat kesehatan yang buruk dan masalah lainnya. Dalam menyatakan visi dan misi mereka, maka PPMT membangun kerja sama dengan GMIT.
Tulisan ini melihat hubungan kerja sama antara PPMT dan GMIT dalam upaya pemberdayaan yang dilakukan. Penulis menggunakan metode deskriptif, analitis hingga reflektif. Metode deskriptif digunakan untuk melihat kehadiran PPMT di wilayah pelayanan GMIT. Kemudian, penulis menggunakan metode analitis guna menganalisis faktor-faktor dan dampak dilakukan pemberdayaan. Metode yang digunakan penulis dalam analisis adalah metode analisis SWOT. Metode ini melihat bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari sebuah program yang dilakukan. Lalu, penulis meninjau secara teologis upaya pemberdayaan ini menggunakan tinjauan teologi praktika yaitu pembangunan jemaat.
Penulis menemukan bahwa upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh PPMT dalam kerja sama bersama GMIT memberikan hasil meskipun dalam keberhasilan itu, belum sempurna. Dampak dari pemberdayaan ini turut dirasakan oleh GMIT. Dengan keberhasilan inilah, visi dan misi yang dijalankan oleh PPMT berhasil tetapi dalam upaya perkembangan hasil yang lebih baik, perlu pengawasan dan tindak lanjut yang lebih baik tentang upaya pemberdayaan ini.
Gereja hadir di dunia guna menyatakan visi dan misi Allah termasuk GMIT yang juga berperan menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah dalam panca pelayanannya. Bekerja sama dengan PPMT, GMIT berusaha untuk belajar mengembangkan potensi yang dimiliki jemaat guna memberi kesejahteraan bagi mereka. Dalam proses pemberdayaan ini, kehadiran Allah menjadi nyata melalui orang yang dipanggil dan diutus-Nya. Dengan kehadiran dan peran para pelayan, PPMT berhasil menyatakan visi dan misinya bukan saja tentang pelayanan “altar” melainkan tentang peran pelayan di “latar”.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Minyak atsiri adalah salah satu hasil biosintesis lanjutan (metabolisme) terhadap hasil utama proses fotosintesis daun. Salah satu jenis minyak atsiri yang paling banyak dikonsumsi dalam negeri dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi adalah minyak kayu putih. Minyak kayu putih memiliki banyak manfaat, diantaranya sebagai obat gatal, pusing, mual, serta sebagai penghangat badan. Bagian pohon yang paling berpotensi menghasilkan minyak kayu putih adalah daun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik daun dan rendemen minyak atsiri pada berbagai jenis tanaman kayu putih. Pengambilan sampel daun kayu putih dilakukan selama 2 kali, yang berlokasi di Pariti dan Kupang Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Analisis untuk mengetahui rendemen daun kayu putih adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (Anova RAL) dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perlakuan terbaik dan Perhitungan kandungan minyak atsiri kayu putih (rendemen). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Penyulingan yang dilakukan pada musim hujan memberikan nilai kadar minyak yang sangat sedikit dikarenakan pengambilan bahan penelitian di area persawahan oleh karena itu nilai kadar minyak yang dihasilkan sangat sedikit yang diperoleh pada saat penyulingan. Penyulingan yang dilakukan selama tiga (3) jam akan menurunnya nilai kadar minyak.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis karakteristik curah hujan di kabupaten kupang yang telah melakukan hal yang penting untuk dilakukan . Hal ini di karenakan agar seluruh masyarakat dapat mengetahui keadaan iklim di daerah tersebut , selain itu dengan menganalisis curah hujan di kabupaten kupang maka hal tersebut dapat di jadikan sebagai satu pengetahuan untuk di teliti di kemudian hari . Banyak cara yang biasa di lakukan agar dapat mengetahui jenis dan tipe dan iklim apa yang ada di kabupaten kupang tersebut. cara yang pertama bisa juga dengan menggunakan metode Arimatika/R ata – Rata Aljabar .dan untuk curah hujan rata – rata dan dapat di tentukan dengan menunjukan curah hujan di semua tempat . untuk mengukur suatu priode tertentu dan membagi banyaknya stasium pengukur curah hujan . yang kedua adalah metode poligon Thiesssen ,yang di mana curah hujan rata – rata didapatkan dengan membuat poligon yang membuat tegak lurus pada tengah – tengah garis penghubung antara 1 stasium pengamat curah hujan. Dari hasil penelitian juga menunjukan bahwa tipe iklim pada 5 tahun yang di mulai dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 telah di nyatakan bahwa dikabupaten kupang juga termasuk tipe iklim yang cukup rendah pada tahun tersebut .
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
iii RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS BAWANG MERAH DENGAN MENGGUNAKAN DINAMO LISTRIK Mali Gerardus *) Haba Bunga F.J. **) Dethan J.J.S **) ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan di Balai Pelatihan teknologi tepat guna noelbaki. Bertujuan untuk menghasilkan proto tipe alat pengupas bawang merah yang dapat digunakan untuk proses pengupasan bawang merah. Alat pengupas ini terdiri dari beberapa komponen yaitu : hopper, karet plucker, as, bearing, rangka, Vbelt, pullay, kran air, dinamo penggerak, saluran pengeluaran. Perancangan diawali dengan membuat gambar desain alat, dilanjutkan dengan menyiapkan peralatan dan bahan yang digunakan dalam proses pengerjaan alat. Bahan-bahan dipotong sesuai ukuran dan dirakit menjadi alat pengupas dengan melakukan pengelasan. Kemudian dilakukan uji fungsiaonal alat untuk menguji fungsi dari setiap komponen yang telah dirakit. Hasil pengujian menunjukan bahwa semua komponen berfungsi dengan baik. Kapasitas kerja alat pengupas bawang merah dengan menggunakan dynamo listrik adalah sebesar 3,58 gr/detik. persentasi bawang merah yang terkupas 60%, dan persentasi bawang merah yang tidak terkupas 40%, dari hasil pengujian menggunakan 300gram bawang merah. Kata kunci : alat, mekanis, karet plucker, pengupas, bawang merah Keterangan *) Peneliti *)) Pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penilitian telah dilakukan dengan tujuan mengetahui efisiensi boiler mesin destilasi pada penyulingan minyak kayu putih. Bahan yang di gunakan yaitu daun kayu putih diolah menjadi minyak kayu putih. Penilitian dilakukan dengan 3 perlakuan yaitu destilasi penyulingan selama 30, 60, dan 90 menit. Rancangan yang di gunakan adalah rancangan acak lengkap dan di lanjutkan dengan uji Unova dan Duncan. Setiap perlakuan mengalami 3 pengulangan setiap perlakuan di buat dengan bahan dasar 2500 gr. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan efesiensi boiler memberikan pengaruh pada pengamatan laju destilasi dan efesiensi destilasi. Perlakuan A. (30 menit) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai laju destilasi 0,155555556 ml/menit, efisiensi destilasi 1,866667 ml/gr
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK RANCANG BANGUN ALAT PENGIRIS DAUN TEMBAKAU TIPE MANUAL Manek Adrianus*), Hababunga.F.J.**), Lano L. Marthen**) Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan oktober 2021 di laboratorium keteknikan pertanian FTP-UKAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun alat pengiris daun tembakau tipe manual. Kegunaan dari penelitian ini adalah sebagai referensi dan informasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Dari hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa secara struktural dan kinerja alat menunjukan bahwa kapasitas kerja alat perajang daun tembakau tipe manual. Dengan kapasitas kerja alat sebesar 4.748 gram/detik, atau sebesar 17.09 Kg/Jam. Persentasi tembakau tidak teriris 4.98%. dan persentasi berat setelah dirajang 95.25%. Dalam rancang alat ini menggunakan pisau pengiris yang berfungsi untuk pemotongdaun tembakau, panjang pisau pemotong 40cm. dan bahan daun tembakau yang diperam selama 2 hari. Kata kunci : Rancang bangun, pengiris daun tembakau tipe manual Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ekosistem laut adalah kompleks kehidupan di laut yang diciptakan Tuhan dan mencakup unsur biotik (hidup) dan unsur abiotik (tidak hidup). Unsur biotik ekosistem laut seperti ikan, kerang, ganggang, dan anemon. Sementara unsur abiotik meliputi air, oksigen, cahaya matahari, garam, pasir, dan batu. Ekosistem ini seringkali disebut sebagai penyuplai sumber hidup manusia, karena memiliki fungsi yang sangat penting, seperti menyediakan oksigen untuk bernafas, pengatur cuaca dan iklim dunia dan berbagai fungsi penting lainnya.
Saat ini, kerusakan ekosistem laut sedang terjadi di area desa Bolok, dipicu oleh pembangunan sektor industri dan PLTU Bolok, sehingga ciptaan yang Tuhan kasihi seakan-akan telah rusak. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis dalam membuat kajian ini, untuk membantu masyarakat Bolok dan Jemaat Elim Bolok dalam mengenali faktor-faktor kerusakan lingkungan, khususnya ekosistem laut dan memberikan solusi bagi kerusakan ekosistem laut yang sedang terjadi.
Dalam bingkai ekoteologi, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif dan metode pendekatan yang penulis lakukan dalam penelitian adalah pendekatan fenomenologis. Setelah melakukan field research dan analisis, penulis menemukan bahwa kerusakan ekosistem laut yang terjadi di area sekitar desa Bolok disebabkan oleh kurangnya perhatian dari pihak yang bertanggungjawab atas dampak dari kehadiran sektor industri dan PLTU di desa Bolok dan juga karena kurangnya kesadaran masyarakat serta jemaat GMIT Elim Bolok terhadap dampak kehadiran sektor industri dan PLTU di desa Bolok terhadap kestabilan ekosistem laut.
Penulis mengharapkan agar sebagai manusia yang bergantung pada manfaat dari ekosistem laut, pemerintah, pihak industri, gereja dan masyarakat saling membantu dalam bertanggungjawab untuk memperbaiki lingkungan yang sudah rusak oleh pembangunan industri, khususnya PLTU Bolok. Penulis juga dalam tulisan ini mendorong agar jemaat berefleksi dari Alkitab mengenai “laut sebagai ciptaan”, sehingga mengarahkan Jemaat Elim Bolok dan masyarakat desa Bolok pada sikap hidup yang menghormati dan menghargai alam semesta sebagai bentuk penyembahan kepada Allah, sang pencipta bumi dan segala isinya.
Kata Kunci: Ekosistem laut, Dampak Limbah Industri, Ciptaan Tuhan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kasus kekerasan pada perempuan, anak, dan perdagangan orang di Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan persoalan sosial yang sudah ada pada tingkat darurat. Akibatnya banyak masyarakat dan jemaat yang sudah menjadi korban. Hal ini membuat banyak lembaga-lembaga masyarakat dan keagamaan terlibat dalam upaya pemberantasan. Rumah Harapan GMIT, yang merupakan shelter atau rumah aman bagi para korban, adalah salah satu lembaga gerejawi yang didirikan GMIT dalam menggumuli ketiga kasus di atas. Kehadiran shelter ini bertujuan untuk membebaskan mereka yang menjadi korban. Apa yang melatar-belakangi terbentuknya pelayanan sosial Rumah Harapan GMIT? Apa yang membedakan Rumah Harapan GMIT dan instansi lain dalam pelayanan sosial? Secara teologis, refleksi apa yang bisa dikembangkan terhadap keterlibatan sosial Rumah Harapan GMIT?
Dalam tulisan ini, penulis pertama-tama mendeskripsikan tentang latar belakang dan sejarah berdirinya Rumah Harapan GMIT. Setelah itu, penulis juga melihat Teori Teologi Sosial Gustavo Gutierrez yang berjuang bagi kesejahteraan kaum miskin dengan menghasilkan sebuah teologi pembebasan (Theology of Liberation) bagi kaum miskin di Amerika Latin. Teologi yang dikembangkan Gutierrez ini menjadi sebuah landasan teori bagi penulis untuk melihat konteks sebagai sumber berteologi, kemudian penulis menggunakan 4 aspek Teologi sosial dari J.B Banawiratma untuk menganalisa konteks dan menemukan tema yang dapat dikembangkan sebagai refleksi kritis terhadap pelayanan sosial yang dilakukan Rumah Harapan GMIT.
Tema yang dimaksud adalah pembebasan. Alkitab mencatat berbagai karya pembebasan, terutama yang dilakukan Allah dalam Perjanjian Lama, yaitu: Pembebasan Allah melalui tradisi Tahun Yobel dan Tahun Sabat, Pembebasan Allah pada masa Pembuangan di Babel, sementara dalam Perjanjian Baru pembebasan itu terjadi melalui karya pelayanan Yesus, para Rasul dan Jemaat Mula-mula. Kepedulian dan keberpihakan kepada kaum yang tertindas dan para korban menjadi pergumulan bersama yang dihadapi dalam konteks Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, Amerika Latin dan konteks pelayanan GMIT.
Dalam konteks GMIT pada masa kini, idealnya karya pembebasan Allah hadir melalui Pelayanan Rumah Harapan GMIT. Karya pembebasan Allah bagi bangsa Israel dan umat Perjanjian Baru dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi tindakan pembebasan yang sedang dilakukan oleh GMIT melalui Rumah Harapan GMIT. Sebagaimana karya Allah tersebut sungguh-sungguh membebaskan, demikian juga GMIT dalam pelayanan sosialnya lewat Rumah Harapan harus menunjukan kehadiran dan penyertaan Allah bagi para korban karena ketidakadilan yang dihadapi. Upaya pembebasan seperti yang dilakukan Allah adalah standard dalam pelayanan sosial, sehingga kesaksian GMIT menjadi bukti nyata bahwa Allah selalu ada bagi orang-orang yang membutuhkan keadilan untuk menolong mereka tetap melanjutkan kehidupan.
Kata-kata Kunci : Peran Sosial, Teologi Pembebasan, Rumah Harapan GMIT, keadilan, Pembebasan Allah
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
GMIT Kalvari Fenun merupakan salah satu gereja mandiri yang berada di Klasis Kupang Tengah. Jemaat ini mandiri dari GMIT Imanuel Baumata sejak 1 Maret 2015 dengan berbagai tantangan dan penolakan terkhususnya dari pendeta. Hal ini melatarbelakangi penulis untuk membahas konsep berteologi dari Ebenhaizer I. Nuban Timo yakni kaum awam merupakan ujung tombak pelayanan gereja. Tujuan penulisan ini untuk melihat peranan kaum awam berkaitan dengan pertumbuhan gereja.
Metode yang dipakai dalam penulisan karya ilmiah ini terbagi atas dua yaitu metode penelitian baik penelitian pustaka maupun penelitian lapangan yang berlokasi di Jemaat GMIT Kalvari Fenun. Populasi dalam penelitian ini adalah tokoh jemaat dengan jumlah sampel 15 orang dari 50 orang. Sedangkan untuk metode penulisan memakai metode kualitatif. Artinya metode yang dipakai ini bertujuan untuk mengungkap fenomena yang ada serta memahami makna di balik fenomena tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, penulis menemukan bahwa kaum awam memiliki peranan yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan gereja. Kaum awam menunjukkan bahwa gereja tidak hanya terbatas pada organisasi melainkan gereja merupakan tempat bertumbuhnya iman yang didasari oleh semangat pelayanan kaum awam sebagai pencetus berdirinya sebuah komunitas iman.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berkarakter. Pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Namun kenyataannya ialah siswa memiliki karakter yang kurang baik sehingga membutuhkan guru untuk membentuk karakter siswa. Guru sebagai pendidik harus secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga profesional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang. Dalam hal ini guru tidak semata-mata mengajar, melaksanakan transfer nilai-nilai sekaligus sebagai pembimbing yang memberikan pengarahan dan menuntun siswa dalam belajar. Maka dari itu guru harus memenuhi standar profesional atau dengan kata lain guru harus memiliki kemampuan sebagai seorang pendidik, pembimbing, pengajar, dan lain sebagainya. Ada 4 standar kompetensi yang harus dikuasai oleh guru. 2 di antara nya adalah kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian. Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian penulis untuk melakukan penelitian ini. Penalittian ini dilakukan di SMK Negeri 4 Kota Kupang, pada guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebanyak 3 orang dan siswa kelas XI TKJ 1 sebanyak 20 orang. Metode penelitian yang digunakan ialah pengisian angket/kuesioner yang berisi pernyataan-pernyataan yang kemudian dianalisis. Kuesioner/angket diberikan kepada 3 guru dan 20 orang siswa untuk diisi sesuai dengan apa yang dialami atau berdasarkan kenyataan-kenyataan yang terjadi pada masing-masing siswa tersebut. Hasil penelitian r hitung 0,5890, r table 0,9072, t hitung 2,099, t table 1,734, kontribusi 34,96%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa terdapat hubungan kompetensi kepribadian dengan kompetensi social guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) terhadap perkembangan karakter siswa di SMK N 4 Kota Kupang
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSITEPUNG UBI KELADI (COLOCASIA ESCULENTA) PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ROTI TAWAR (Moron V.K.*) (Medah I. A.**) (Malelak Zet**) ABSTRAK Roti tawarmerupakanolahanpangan yang berasaldaritepungterigu yang diberi ragi dan bahantambahanlainnyadenganmelaluipengadonan, fermentasi (pengembangan) dan proses pemanggangan. Konsumsitepungteriguuntukolahanpangan di Indonesia semakinmeningkat dan sebagianbesartepungterigudiperolehsecaraimpordari negara lain, sehinggaperlualternatifpenggantitepungterigudenganmenggunakantepungumbilokal. Penelitihaninibertujuanuntukmengetahuipengaruhsubstitusitepungkeladi (colocasia esculenta) pada tepungteriguterhadapkarakteristikorganoleptik roti tawar. Penelitihaninidilaksanakan di laboratoriumprochesingpertanian, universitas kristenarthawacanakupang. Metode yang digunakan pada penelitihaniniadalahmenggunakanrancanganacaklengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangansehinggamenghasilkan12 unitpercobaan,denganpresentase 0%, 5%, 10%, dan 15%. Variabel yang diamatiadalahorganoleptikyaituwarna, aroma, rasa, tekstur. Hasil penelitihanmenunjukanbahwasubstitusitepung ubi keladi pada tepungteriguberpengaruhterhadapkarakteristikorganoleptik roti tawar. Perlakuanterbaikyaitusubstitusitepung ubi keladisebanyak 5%. Denganinimenunjukanbahwa uji analisisorganoleptikyakni: skorwarna 3,688 dengankategori (sangat suka), skor aroma 3,711 dengankategori (sangat suka), skor rasa 3,844 dengankategori (sangat suka), skortekstur 3,777 dengankategori (sangat Suka). Kata Kunci: Tepungterigu, tepung talas, dan roti tawar
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Keanekaragaman Gastropoda Pada Daerah Intertidal Pantai Oebon Kecamatan Tuapakas Kabupaten Kualin Timor Tengah Selatan Tualaka, I, U)* Bullu, I,N )** Rafael, A)** Gastropoda merupakan hewan bercangkang yang berjalan dengan perut, (gastro: perut, podos: kaki). Hewan ini memiliki alat gerak menggunakan perut sebagai kakinya, kelas gastropoda umumnya dikenal dengan keong atau siput. Secara morfologi gastropoda memiliki cangkang yang berbentuk tabung melingkar-lingkar seperti spiral. Struktur umum cangkangkang gastropoda terdiri atas apex (puncak atau ujung cangkang), aperture (lubang tempat keluar masuknya kepala dan kaki), opeculum (penutup cangkang), whori (satu payaran cangkang, cangkang terakir disebut bodywhorl), spire (susunan whorl sebelum bodywhorl), suture (garis yang terbentuk oleh perlekatan antara spire), umbilicus (lubang yang terdapat diujung kolumela (pusat putaran cangkang gastropoda terdiri atas tiga lapisan yaitu lapisan pertama disebut poriostrakum, terbuat dari bahan tanduk yang disebut konkiolin, lapisan kedua disebut prismatik, terbuat dari klasit atau arogonit, dan lapisan ketiga adalah mutiara yang terdiri dari CaCO3 jernih dan mengkilap.Tujuan ini adalah: untuk mengetahuikeanekaragaman dan kelimpahan jenis-jenis gastropoda yang terdapat pada daerah intertidal PantaiOebonDesa TuapakasKecamatan KualinKabupaten Timor Tengah Selatan.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahPurposive sampling. Bedasarkan hasil penelitian pada tiga transek ditemukan 6 jenis yaitu Cipraeanullus, Melanoides tuberculate,Terebralia. sulcate,Gafrium pektinatu, Conus nobilis, Canariuamlabiatum, kelimpahan jenis-jenisgastropoda tertinggiadalahjenis cipraeannalusmemilikinilai kelimpahan tertinggi yaitu 1,27 sedangkan jenis yang memiliki nilai kelimpahan terendah adalah Melenoides. tuberculatadengan nilai kelimpahan 0,63, keanekaragaman jenis-jenis gastropoda yang berada dipantai Oebon termasuk dalam tingkat sedang (H = 1,91), kondisi lingkungan yang berada dipantai Oebon menunjukan bahwa suhu 30 C, salinitas 26-31‰ . Kata kunci : Keanekaragaman jenis Gastropoda Ciprae anullus, Melenoides tuberculate,Terebralia sulcate,Gafriumpektinatum,Conus nobilis, Canariuamlabiatum Keterangan: *) :Peneliti **) :Pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi adalah “Kajian Yuridis Tentang Penyebab Terjadinya Sengketa Kepemilikan Tanah Warisan Dalam Keluarga Konay”. Rumusan Masalah penelitian penulis, adalah Apa dasar pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan dan gugatan tidak diterima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar pertimbanga hakim sehingga menolak gugatan dan gugatan tidak diterima.
Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, dan jenis penelitian adalah penelitian hukum normative.Teknik pengumpulan data studi dokumen.
Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Dasar Pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan penggugat dan gugatan tidak diterima, adalah:
1. Dasar Pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan penggugat
a. Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 20/Pdt.G/2015/PN. Kpg.
1). Alat-alat bukti yang diajukan Para Penggugat dan Tergugat sebagaimana diuraikan dalam duduk perkara dan dalam hubungannya satu sama lain, ternyata bahwa Para Penggugat tidak berhasil membuktikan dalil-dalil gugatannya sedangkan Tergugat berhasil membuktikan bahwa sebagian objek sengketa telah dijual oleh Penggugat I dan Penggugat II sehingga Para Penggugat tidak patut lagi menuntut objek sengketa yang masih dikuasai oleh Tergugat tersebut, dengan demikian majelis hakim menyatakan bahwa gugatan Para Penggugat pada petitum ke- 4 tidak beralasan hukum sehingga patut ditolak.
2). Gugatan Para Penggugat merupakan inti dari keseluruhan petitum gugatan Para Penggugat sehingga tidak ada urgensinya lagi dalam hal menuntut pembagian harta warisan berupa tanah.
b. Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 78/Pdt.G/2018/PN.Kpg yang dikuatkan oleh Putusan Nomor 70/PDT/2019/PT.Kpg dan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1505 K/Pdt/2020.
Pertimbangan hakim menolak gugatan penggugat karena berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan, Majelis Hakim menilai bahwa bukti P-24, T.I.VIII-1 dan 2, T.III,VI, XI-1, T.VII-9 berupa Putusan No : 8/1951 tanggal: 25 Mei 1951 yang Disyahkan Pengadilan Tinggi/Banding Gubernur Sunda Kecil Putusan No: 19/1952 tanggal: 28 Agustus 1952, lalu dikuatkan dalam tingkat kasasi melalui Putusan Mahkamah Agung RI Reg No : 63/K/Pdt/1953 tanggal : 31 Agustus 1955, yang menjadi asal muasal putusan yang dieksekusi, pada pokoknya telah dipertimbangkan, diputuskan dan dinyatakan bahwa Penuntut (Victoria Anin) berhak tetap atas milik-milik yang tersebut pada tuduhan sedangkan Bertholomeus/ Bartolomeos Konay tidak berhak atas tanah objek sengketa yang merupakan milik Johannis Konay, yang dalam Putusan No : 19/1952 tanggal: 28-8-1952, dirubah diktum Kwalifikasinya sehingga berbunyi Meluluskan tuntutan dan penuntut berhak atas milik seperti tersebut dalam tuntutannya.
2. Dasar Pertimbangan Hakim gugatan penggugat tidak diterima.
Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 157/Pdt.G/2015/PN.Kpg gugatan penggugat tidak diterima, karena:
a. Majelis hakim menilai obyek maupun subyek dalam perkara ini yakni perkara No.157/Pdt.G/2015/PN.KPG Tgl 04 September 2015 pada intinya sama dengan obyek maupun subyek dalam perkara No.20/PDT/G/2015/ PN.KPG Tgl 03 Pebruari 2015 yang telah diputus Tgl 04 Agustus 2015 yang menolak gugatan para penggugat untuk seluruhnya, dimana putusan tersebut juga telah diperkuat oleh Putusan Pengadilan Tinggi Kupang No.160/PDT/2015/ PT-KPG dan terhadap putusan yudex factie Pengadilan Tinggi Kupang tersebut para penggugat dalam perkara ini telah mengajukan permohonan pada tingkat kasasi.
b. Obyek Tanah Pagar Panjang yang merupakan salah satu obyek tuntutan dalam perkara ini masih bergantung dalam perkara lain yakni Perkara Perdata No.35/PDT/G/2012/PN-KPG jo Perkara Perdata No.36/PDT/G/ 2013/PT.K yang saat ini masih dalam pemeriksaan pada tingkat kasasi
c. Majelis hakim menyatakan pembuktian serta fakta yang terungkap di persidangan dalam Perkara Perdata No.20/PDT/G/2015/PN-KPG Tgl 04 Agustus 2015; telah ternyata obyek-obyek tuntutan sebagian besar telah dikuasai oleh pihak lain baik yang mendapat hak dari para penggugat maupun dari tergugat II dan Tergugat III dan tidak diikutsertakan pihak-pihak yang menguasai obyek-obyek tuntutan sebagai turut tergugat dalam perkara ini, maka gugatan para penggugat kurang pihak sehingga dinyatakan tidak dapat diterima
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
“Analisis Yuridis Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik Polri tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat bagi anggota Polri, dengan rumusan masalah Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara. Adapun gugatan yang dikabulkan dan gugatan yang ditolak terhadap surat putusan Komisi Kode Etik Polri tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat bagi Anggota Polri.
Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui Putsan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara terhadap surat putusan Komisi Kode Etik Polri tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat bagi Anggota Polri ada yang dikabulkan dan ada juga yang ditolak.
Varibel yang digunakan ada 2 (dua) variabel yaitu Variabel bebas dan Variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor- faktor Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara ada yang dikabulkan dan ada yang menolak gugatan terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi anggota Polri, dan Variabel terikat adalah Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara ada yang mengabulkan dan ada yang menolak gugatan terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi anggota Polri.
Penelitian ini bersifat Deskriptif artinya menggambarkan atau menguraikan secara rinci tentang faktor penyebab Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat bagi Anggota Polri. Sedangkan jenis penelitian adalah normatif dengan mengkaji bahan-bahan pustaka sebagai bahan hukum sekunder meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier.
Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara mengabulkan gugatan penggugat terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi anggota Polri karena dalam pembentukan sidang komisi kode etik di lingkungan sekolah polisi Negara Polda Nusa Tenggara Timur tidak sesui dengan perundang-undangan yang berlaku, dan tidak memenuhi unsur-unsur dalam pembentukan sidang komisi kode etik Polri.
Faktor penyebab Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara yang menolak gugatan penggugat terhadap Surat Putusan Komisi Kode Etik tentang pemberhentian tidak dengan hormat bagi anggota Polri karena pembentukan komisi kode etik Polri telah sesuai dengan perundang-undang yang berlaku dan telah memenuhi unsur-unsur dalam pembentukan Komisi Kode Etik Polri