Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

3.593 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 492025: 742024: 402023: 4412022: 5322021: 13072020: 2412019: 32018: 772017: 12016: 42015: 12014: 22013: 22010: 12009: 21989: 1

PERAN GEREJA DALAM MENCEGAH MINUMAN KERAS DI KALANGAN PEMUDA JEMAAT EBENHAEZER OEFAU KLASIS MOLLO BARAT TAHUN 2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN GEREJA DALAM MENCEGAH MINUMAN KERAS DIKALANGAN PEMUDA JEMAAT EBENHAEZER OEFAU KLASIS MOLLO BARAT Tein, M,S)* Metboki, M)** Natonis, D)** Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah factor-faktor apakah yang menyebabkan minimnya peran gereja daam mencegah minuman keras di kalangan pemuda Ebenhaezer oefau Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan peran gereja dalam mencegah penyalgunaan minuman keras pada pemuda Ebenhaezer oefau. Yang merupakan populasi dalam penelitian ini adaah badan pengururs gereja Ebenhaezer Oefau, dan Tokoh masyarakat. Berdasarkan hal tersebut maka sampel dalam penelitian ini yakni Ketua majeis, UPP dan BPP pemuda, Tua Adat. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk mengumpulkan informasi mengenai status gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian di lakukan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran gereja sangatlah penting dalam mencegah pemuda yang mengonsumsi minuman keras kerena gereja memiliki tanggung jawab yang etis untuk memberikan nasehat atau arahan pada pemuda agar tidak di perbudak oleh minuman keras yang pada akhirnya merugikan diri sendiri. kesimpulannya adalah Faktor utama yang menyebabkan minimnya peran gereja dalam mencegah penyalah gunaan minuman keras adalah pendampingan atau bimbingan dari gereja dan orang sekitar. Dalam hal ini Peran gereja merujuk pada peran pendeta,UPP dan BPP pemuda serta tokoh adat. Pendeta sebagai ketua majelis pada gereja yang berperan mencegah penyalah gunaan minuman keras pada kalangan pemuda sangatlah penting, dalam hal ini Pendeta sebagai penasehat dan pembimbing yang mengarahkan atau mencegah pemuda agar tidak terlibat dalam praktek minuman keras. Maka penulis memberi saran kepada : Pendeta harus mengadakan PA setiap minggu untuk membimbing pemuda agar terhindar dari penyalah gunaan minuman keras, ketua UPP dan BPP harus mengumpulkan pemuda atau menyusun jadwal PA bagi pemuda setiap minggu agar dapat dibimbing untuk menjauhi penyalah gunaan minuman keras, dan tokoh adat perlu mengadakan pertemuan khusus dengan Pendeta, UPP dan BPP serta orang tua dalam mencari solusi untuk mengatasi pemuda dalam penyalah gunan minuman keras.

TINJAUAN PEMBELAJARAN PJOK MASA NEW NORMAL DI SMP NEGERI 8 KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Learning Review of Pjok New Normal Period at SMP Negeri 8 Kupang Kris S. Mone Lobo1* , Agustinus J. Nafie2 , Isak Riwu Rohi3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Educational background is an effort made by humans with the aim of growing and developing the potentials they have with a good physical and spiritual nature and in accordance with the values that exist in their environment. Research objective: The purpose of this study is to find out how to learn the PJOK gymnastics floor roll in front of the New Normal Period at SMP Negeri 8 Kupang. Research method: The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques used in research are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is a qualitative descriptive analysis technique to find out the learning of PJOK floor roll gymnastics in the new normal period at SMP Negeri 8 Kupang. Results and discussion The results obtained: The research results obtained are online learning activities carried out through the WhatsApp application. Physical education learning activities are carried out according to the learning stages, namely: 1) initial stage, 2) core stage, 3) closing stage. Conclusion: Physical education and physical education learning at SMP Negeri 8 Kupang is going well like learning at school. By participating students in online learning so that the learning process continues to run well. Keywords: Penjasorkes Learning Roll Ahead, In the New Normal Era

PERAN GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PENJASORKES MELALUI PERMAINAN ROUNDERS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Tinjauan proses pembelajaran penjasorkes terhadap peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di terapkan namun masih ada beberapa siswa yang belum mampu menerapkannya secara baik dan benar, di karenakan usia yang masih sangat mudah sehingga mereka kurang memahaminya. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran penjas orkes melalui permainan rounders di SD Inpres Rondowoing. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah guru Penjasorkes, dan siswa kelas IV SD Inpres Rondowoing. Hasil dan pembahasan: permainan rounders di sekolah merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakan dan memberdayakan para guru dan siswa untuk permainan rounders. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permainan rounders dalam pendidikan karakter sudah di terapkan di SD Inpres Rondowoing dan siswa/siswi sudah dapat menyikapinya namun masih ada beberapa siswa yang menerapkannya secara tidak baik dan benar, di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah. Kesimpulan: Tinjaun proses pembeljaran penjasorkes terhadap permainan rounders di SD Inpres Rondowoing sudah di jalankan dengan baik. Namun dalam mengimplementasikan permainan rounders masih ada siswa yang menerapkannya tidak secara benar. Hal ini di karenakan usia mereka yang masih sangat mudah.

TINJAUAN MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK SILA PADA PERMAINAN SEPAK TAKRAW

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, tinjau model pembelajaran teknik dasar sepak silah pada permainan sepak takraw pada siswa di SMP Swasta Swadaya Tarus. Siswa harus banyak belajar, berlatih sampai lincah dan selalu memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiman siswa dalam pembelajaran penjas khususnya pada saat melakukan teknik dasar sepak sila pada permaianan sepak takraw. Metode penelitian: metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan dengan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah guru PJOK, siswa kelas VIII di SMP Swasta Swasta Swadaya Tarus Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menujukan bahwa dalam tinjau model pembelajaran teknik dasar sepak sila pada permainan sepak takraw berjalan dengan baik. Dalam pembelajaran, seluruh rangkaian penyajian materi ajar yang meliputi segala aspek sebelum, sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru serta segala fasilitas yang terkait secara langsung dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan belajar. Simpulan: Pada pembelajaran penjas tentang teknik dasar sepak sila pada permainan sepak takraw di SMP Swasta Swadaya Tarus berjalan dengan baik. Dan selalu memberi pemahaman bagi siswa yang masih memiliki kekurangan dalam melakakukan teknik dasar sepak sila.

Manajemen pelati pada klub sepak bola barbor di kabupaten ende

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MANAJEMEN PELATIH PADA KLUB SEPAK BOLA BARBOR DI KABUPATEN ENDE Oktavianus Wasa Banda1*, David Loba2 , Andry Sinlaeloe3 1 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hal tersebut maka akan dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui”Manajemen Pelatih Pada klub SepakBola BarborDi Kabupaten Ende”yang diharapkan dapat memberikan masukan bagi organisasi atau klub Sepakbola pada umumnya dan klub Barbor Kabupaten Ende. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pelatih pada klub Barbor di kabupaten Ende. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknikanalisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala desa Barai boro kanda 1, pelatih klub barbor , atlet klub barbor, . Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Klub Barbor merupakan salah satu Klub sepak bola yang sudah diakui oleh Kabupaten Ende tahun 2002 berada di Kabupaten Ende yang bertempat di desa boro kanda alamat jln. Imam Bonjol Kecamatan Ende Utara. Tahun didirikan pada tahun 2002 tempat lapangan Nanga Keo.Klub Barbor sudah berusia kurang lebih 20 tahun sampai saat ini dan di ketuai oleh Bapak Muhemad Safrudin.yang memiliki visi “Unggul, Sportif, Dan Berprestasi Dalam Sepakbola”. Jadwal Latihan Klub sepakbola barbor Jadwal latihan yang ada di klub sepakbola barbor (Hasil Wawancara dengan Bapak Muhemad Safrudin) ini dilaksanakan sebagai berikut, antara lain: 1) Hari selasa 15.00 WIB, sampai selesai. 2) Hari Jum’at pukul 15.00 WIB, sampai selesai.3) Hari Minggu pukul 15.00 WIB, sampai selesai.Semua latihan dilaksanakan di lapangan Nanga Keo Kecamatan Ende Kabupaten Ende. Selain jadwal yang telah di tentukan oleh Klub barbor ini juga rutin. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:1Manajemen Klub Barbor Kabupaten masuk dalam katagorisedang.2 Pola pembinaan yng dilaksanakan pada kKlub Barbor Kabupaten Ende nmasuk dalam katagori sedang.Prestasi Klub Barbor Kabupaten Ende masuk dalam kategori sedang, pada kompotetisi-kompotisi yang selenggarakan oleh Kabupaten Ende. Kata kunci:Manajemen pelatih pada klub sepak bola barbor di kabupaten Ende.

HAKIKAT MANUSIA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hakikat adalah kenyataan yang sebenarnya (sesungguhnya). Hakikat berhubungan dengan makna atau arti sesungguhnya dari sesuatu hal. Di era perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, kehadiran berbagai macam perangkat teknologi yang superjenius mampu mengalahkan kehebatan manusia sebagai penciptanya dari sudut pandang kemampuan bekerja dan daya inteligensi (AI). Contohnya seperti munculnya robot/humanoid Sophia dan Erika, manusia sudah tidak lagi memberdayakan potensi-potensi dan akal budi yang ada padanya. Akal budi yang merupakan anugerah bagi manusia sekarang dapat diduplikasikan bagi teknologi-teknologi yang ada. Hal ini membuat kita bertanya-tanya tentang bagaimana hakikat manusia. Apakah manusia itu, di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini? Bagaimana manusia memahami dirinya dan sesama? Pertanyaan mengenai hakikat manusia juga muncul dalam Mazmur 8, di mana pemazmur membahas tentang manusia. Akan tetapi, dalam teks ini pemazmur tidak berangkat dari suatu defenisi pasti tentang manusia melainkan dia berangkat dari pertanyaan tentang manusia itu sendiri. Penulis melihat bahwa pemazmur di sini memiliki suatu cara pandang yang berbeda atau semacam perhatian khusus dan unik terhadap manusia dari pada teks-teks lain yang mungkin juga berbicara mengenai manusia. Hal inilah yang menjadi titik kegelisahan sekaligus pemicu bagi penulis untuk mengkaji kembali teks Mazmur 8 dalam kaitannya dengan identitas/hakikat manusia menurut kitabMazmur. Hasil penafsiran menunjukkan bahwa siapa manusia tidak dapat terpisahkan dari siapa Tuhan. Artinya bahwa berbicara mengenai manusia sebagai ciptaan tidak dapat terlepas dari Tuhan sebagai penciptanya. Sekalipun manusia adalah ciptaan yang lemah dan rapuh, serta berdosa, manusia tetaplah makhluk yang diciptakan oleh Allah menurut gambar dan rupa-Nya. Dalam kelemahan dan kerapuhan manusia yang hanyalah ciptaan, nyata kemuliaan dan keagungan Allah melalui gambar diri manusia yang tidak dapat tergantikan ataupun di geser oleh apapun itu. Tuhan membuat manusia menjadi kepala atas ciptaan-ciptaan, memerintah dan berkuasa sebagai wakil Tuhan di bumi.

“PERSEKUTUAN SISWA SEBAGAI SARANA PENDAMPINGAN PASTORAL” “Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Terhadap Peran Pendampingan Pastoral oleh Komunitas Persekutuan Siswa Kristen di SMAN 1 Kupang bagi Siswa Korban Kekerasan Verbal”

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kekerasan verbal adalah penganiayaan emosi maupun perilaku menyakiti emosional siswa yang dilakukan secara terus-menerus hingga menyebabkan pengaruh buruk terhadap perkembangan mental siswa. Persekutuan Siswa Kristen menjadi tempat bagi siswa/i untuk berbagi cerita tentang masalah yang mereka alami dalam keluarga maupun di lingkungan sekolah. Masalah yang penulis kaji ialah mengenai kekerasan verbal yang dialami oleh siswa/i di SMAN 1 Kupang. Oleh karena itu, Persekutuan hadir sebagai media pemulihan. Untuk mencapai tujuan penulisan, penulis ingin melakukan penelitian dengan metode penelitian kualitatif yaitu lapangan dan penelitian kepustakaan dimana dengan menggunakan metode ini penulis dapat dengan mudah memperoleh data secara langsung dan lebih akurat. Metode kepustakaan juga penulis dapat mendukung hasil penelitian dengan teori-teori ilmiah. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa kekerasan verbal masih sangat sering terjadi di dalam keluarga, baik dari seorang ayah, ibu maupun dari saudara. Hal ini dipandang bahwa masih ada keluarga yang tidak harmonis dikarenakan masih terjadi gesekan-gesekan yang bisa membuat sakit hati maupun terjadi hal-hal yang tidak di inginkan terjadi dalam keluarga. Akibat dari kekerasan verbal yang dilakukan terhadap siswa, mereka merasa sakit hati, rasa ingin bunuh diri, menyalahkan diri, benci kepada pelaku kekerasan verbal, depresi dan trauma. Siswa lebih menutup diri, tidak mau mengembangkan bakat, dan tidak mau bersosialisasi. Oleh karena itu, Persisten hadir untuk memulihkan dan menyembuhkan yang terluka. Pemulihan dan penyembuhan yang terjadi terhadap korban kekerasan verbal semata karena kasih Tuhan. Tuhan memakai anak-anakNya untuk menjadi alat memulihkan yang terluka. Dalam upaya menolong korban kekerasan verbal, maka Persisten menerapkan pola pendampingan pastoral yang memuat 5 fungsi, yaitu Membimbing, Menopang, Menyembuhkan, Memulihkan, Memelihara

“YANG BESAR BAGI ALLAH DARI YANG TERKECIL DI ANTARA MANUSIA” Suatu Kajian Naratif Terhadap Injil Lukas 21:1-4 Dan Implikasinya Bagi Pemberdayaan Janda Di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK YANG BESAR BAGI ALLAH DARI YANG TERKCEIL DI ANTARA MANUSIA Suatu Kajian Naratif Terhadap Injil Lukas 21:1-4 dan Implikasinya Bagi Pmberdayaan Janda di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat Morionis Alfred Penu Program Studi Teologi Agama Kristen, Fakultas Teologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang email:[email protected] Injil Lukas memuat banyak catatan tentang perhatian Yesus bagi kaum marjinal seperti para janda. Meskipun dalam kehidupan sosial dipandang sebagai bagian yang lemah dan rendah, namun bagi Yesus para janda adalah manusia yang berharga. Bahkan dalam Injil Lukas 21:1-4, Lukas mencatat bahwa Yesus mengangkat kehidupan seorang janda dalam hal memberikan persembahan untuk dijadikan pengajaran kepada murid-murid dan orang-orang kaya. Dalam konteks pelayanan yang berlangsung di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat, penulis menemukan suatu indikasi bahwa para janda belum secara baik dilibatkan dalam pelayanan gereja. Dalam pelayanannya, gereja cenderung masih memandang kehadiran janda hanya sebatas sebagai anggota jemaat yang lemah dan perlu dikasihani. Dengan demikian para janda selalu hanya hadir sebagai obyek dalam pelayanan dan sulit diberikan posisi sebagai subyek pelayanan. Berangkat dari dua latar belakang itu, maka penulis telah melakukan suatu kajian terhadap Injil Lukas 21:1-4 dengan metode kajian pustaka, secara khusus menggunakan kajian naratif dan menemukan kerygma teologis bahwa Allah memiliki kehendak bebas untuk memakai siapa saja menjadi alat untuk menyatakan kebenaran serta sikap ketulusan dalam melayani merupakan bukti syukur terbesar. Poin implikasi teologis juga penulis kemukakan bagi pemberdayaan janda dalam pelayanan di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat, bahwa para janda di Jemaat GMIT Alfa Omega Labat perlu menyadari kehadiran mereka dalam persekutuan gereja sebagai bagian penting yang dapat memberi sumbangsi bagi pelayanan. Sebaliknya gereja harus menyediakan ruang bagi para janda untuk dapat terlibat dalam pelayanan gereja. Kata Kunci: Janda, Gereja, Pelayanan.

PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM (Studi Kasus Pada Pelaku UMKM di Pantai Warna Oesapa)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM (Studi kasus Pada Pelaku UMKM Di Pantai Warna Oesapa) Nama :Hendrikus T. Nainaif Nim :18410043 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak dari perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki atau menjadi bagian langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar (UU RI No.20/2008). UMKM adalah wujud kehidupan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia sehingga dapat dikatakan sebagai bagian utama dari dunia usaha nasional yang mempunyai kedudukan, potensi, dan peranan sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya pembangunan ekonomi yang berperan sebagai penyediaan barang dan jasa, penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan nilai tambah bagi produk daerah dan peningkatan taraf hidup (Mulyati, 2016). Literasi keuangan merupakan salah satu essentiallifeskill yang sangat wajib dimiliki oleh seluruh masyarakat. Hal ini dikarenakan literasi keuangan adalah elemen yang penting dalam memupuk kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas ekonomi yang nantinya akan memberikan benefit bagi bagi dirinya sendiri maupun keluarga (OJK, 2018). Menurut Risnaningsih (2017:42) mengatakan bahwa pengelolaan keuangan menjadi salah atu masalah yang seringkali terabaikan oleh para pelaku bisnis Usaha Mikro, khususnya berkaitan dengan penerapan kaidah kaidah pengelolaan keuangan dan akuntansi yang benar. Permasalahan tentang pengelolaan keuangan diyakini sebagai faktor kunci yang memicu kegagalan UMKM. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dari sebagian pelaku UMKM yang berlokasi di sekitaran pantai warna Oesapa, bahwa rendahnya literasi atau pemahaman keuangan serta kesadaran pelaku UMKM tentang pentingnya melakukan kegiatan pencatatan dalam pengelolaan keuangan usahanya. Beberapa dari pelaku UMKM juga mengatakan bahwa usaha mereka berjalan dengan normal tanpah menerapkan kaidah-kaidah akuntansi dengan baik, dengan memiliki catatan dan perhitungan keuangan seadanya maupun tidak memiliki catatan dalam usahanya. Mereka hanya melakukan pencatatan keuangan yang sederhana berupa pemasukan dan pengeluaran hanya dari bukti-bukti transaksi penjualan dan pembelian. Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,013 0,001 dan nilai t hitung 2.663 > 2.048 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan variable independen X1 (Literasi Keuangan) terhadap variable dependen Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM). Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,028 0,001 dan nilai t hitung 2.324>2.048 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan variable independen X2 (Tingkat Pendidikan) terhadap varibel Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM). Diketahui nilai pada Fhitung sebesar 9.249 sedangkan untuk nilai Ftabel dengan tingkat signifikan a = 0,05 (5%) dan dihitung dengan rumus df 1 (k=2) dan df 2 (n-k = 30-2 =28) dapat nilai F tabel sebesar 3.34. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (9.249>3.34). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen Literasi Keuangan dan Tingkat Pendidikan berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM. Diketahui besarnya koefisien determinasi atau angka R Square adalah sebesar 0,407. Hal ini menunjukan bahwa variabel X1 (Literasi Keuangan) dan X2 (Tingkat Pendidikan) dapat menjelaskan sebesar 40,7% berpengaruh terhadap variabel Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM) di Pantai Warna Oesapa dan sisanya sebesar 59,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Literasi Keuangan, Tingkat Pendidikan, Dan Perilaku Pengelolaan keuangan

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMA NEGERI 1 AMFOANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMA NEGERI 1 AMFOANG TIMUR. Peneltitian ini bertujuan mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pelaporan. Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020. Kendala yang dihadapi dalam Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020 dan upaya yang dilakukan mengatasi kendala itu. Pendekatan yang digunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan. Pengelolaan Dana BOS Di SMA Negeri 1 Amfoang Timur Tahun 2020 telah berjalan dengan baik sesuai dengan petunjuk teknis peraturan mentri pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahu 2020 Kendala pengelolaan dana BOS di SMA Negeri 1 Amfoang Timur yaitu waktu pencairan dana sering mengalami keterlambatan dana juga terdapat perubahan peraturan pengelolaan dana BOS. Upaya mengatasi kendala dilakukan melalui Tim pengelolaan BOS SMA Negeri 1 Amfoang Timur yaitu dilakukan bon ditempat rekanan yang sudah diajak kerja sama dan terkait perubahan aturan pemerintah,Tim pengelolaan dana BOS melakukan penyusunan laporan pertanggung jawaban (LPJ) ulang sesuai dengan petunjuk teknis permendikbud yang baru. Kata Kunci: Perencanan,Pelaksaan, Pengawasan, Pelaporan

MODEL KEPEMIMPINAN DEBORA “Suatu Kajian Naratif Terhadap Kitab Hakim-hakim 4:4-16 dan Implikasinya bagi Warga GMIT”

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penulisan ini adalah untuk menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi untuk menjadi seorang pemimpin dan bisa menempati posisi strategis. Debora adalah seorang perempuan pada masa Israel Kuno yang dikenal sebagai pemimpin di Israel yang mana narasi ini terdapat dalam kitab Hakim-hakim 4:4- 16. Guna mencapai tujuan ini, penulis melakukan penafsiran menggunakan metode kritik naratif. Sebelum masuk dalam penafsiran teks, penulis mengkaji kitab Hakim-hakim secara umum dengan menekankan teori sumber Deuteronomi (DH) yang mana pengaruhnya sangat dominan dalam kitab ini. Hasil penafsiran dengan metode tersebut, menunjukkan bahwa perempuan juga berkompeten dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin. Debora meskipun hidup di tengah masyarakat dengan pengaruh budaya patriarki yang kuat, namun ia diberi ruang dan kepercayaan dari orang-orang di sekitarnya untuk menjadi pemimpin. Debora juga memberi sebuah model kepemimpinan yang khas yaitu kepemimpinan yang bersifat partnership. Beberapa hal penting penulis temukan dalam kisah ini. Pertama, Debora telah dipersiapkan oleh Allah menjadi pemimpin. Kedua, Debora diberi ruang dan kepercayaan dari orang-orang di sekitarnya, dalam hal ini dari Barak dan orang-orang Israel. Akhirnya, penulis menyajikan kontribusi dari kisah ini bagi warga GMIT, secara khusus kaum perempuan. Gereja dan pemerintah saat ini perlu mempersiapkan ruang dan kesempatan serta menaruh kepercayaan terhadap perempuan untuk berkembang. Perempuan sendiri juga harus mengambil kesempatan yang ada untuk terus berani meningkatkan kualitas dirinya. Warga GMIT sebagai umat Allah harus lebih menghargai kaum perempuan sebagai insan yang memiliki martabat, kemampuan dalam memimpin dan dapat menjadi mitra yang sejajar dengan laki-laki. Kata kunci: Kitab Hakim-hakim, Deuteronomi, Perempuan, Debora, Kepemimpinan, partnership.

PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (KIOS) DI KELURAHAN OESAPA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP KINERJA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (KIOS) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Seperti halnya Keputusan Presiden RI nomor 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil. Adanya Gerakan dukung UMKM di Indonesia disambut baik oleh pelaku bisnis khususnya bagi para wirausaha muda atau indutri perumahan (home industry) yang terus tumbuh berkembang pesat dan berdikari. Model regresi tersebut dapat diinterpretasikan bahwa koefisien regresi variabel X (Literasi Keuangan) diperoleh sebesar 1,460. Tabel diatas menunjukan bahwa pengaruh Literasi Keuangan, memiliki tingkat signifikan 0,005 (dibawah α = 0,1). Dengan membandingkan t-tabel pada α = 0,1 dengan memakai rumus degree of freedom (df = n-k) dari total responden nilai df = 34-2 =32 dengan pengujian satu arah (one-tailed) di dapat nilai t- tabel sebesar 2,069. Maka dilihat dari (nilai t-tabel) dan t- hitung variabel X pada α = 0,1 yaitu sebesar 1693 yang berarti bahwa t- hitung lebih besar dari t-tabel, dengan melihat nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel dan angka koefisien regresi dalam arah positif, maka ini berarti terdapat pengaruh positif literasi keuangan terhadap kinerja pada pelaku UMKM (Kios) di Kelurahan Oesapa. Berdasarkan tabel 4.9 diatas dapat diketahui bahwa F-hitung memiliki nilai 1222.770 lebih besar dari F-tabel yaitu 4,301 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p 0,1). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Literasi keuangan secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Pelaku UMKM (Kios) di Kelurahan Oesapa. Pada Tabel 4.10 diatas menunjukan bahwa besarnya koefisien determinasi atau angka R Square adalah sebesar 0,974 Hal ini menunjukan bahwa variabel X (Literasi Keuangan) dapat menjelaskan sebesar 0,974% berpengaruh terhadap variabel Y (Kinerja UMKM) di Kelurahan Oesapa dan sisanya sebesar 0 % Literasi keuangan (X),berpengaruh positif dan signifikansi terhadap kinerja UMKM (Kios) di Kelurahan Oesapa. Hasil tersebut memiliki mkna bahwa kinerja UMKM (Kios) akan meningkat apabila literasi keuangan pada kalangan pelaku Usaha Mikro ditingkatkan. Semakin tinggi literasi keuangan, maka akan semakin tinggi pula kinerja UMKM (Kios) di Kelurahan Oesapa. Maka dapat disampulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti pengaruh yang positif dan signifikan variabel literasi keuangan terhadap kinerja UMKM (Kios) di Kelurahan Oesapa. Hasil penelitian ini mendukung teori dari hasil penelitian sebelumnya diantaranya dari (Aribawa,2016) yang mengungkapkan bahwa jika pelaku usaha disektor usaha mikro memiliki kemampuan literasi keuangan yang memadai, maka keputusan bisnis dan keuangan yang diciptakan akan menuju kearah pengembangan yang membaik dari waktu ke waktu, meningkatkan kemampuan usaha untuk bertahan di tengah krisis, dan pada akhirnya akan membuat bisnis tersebut memiliki keberlanjutan jangka panjang. Kata Kunci : Literasi Keuangan Dan Kinerja Usaha Mikro Kecil Dan Menengah.

TANGGUNG JAWAB GURU PELAYANAN ANAK REMAJA DALAM MENINGKATKAN MORAL REMAJA (USIA 12-15 TAHUN) DI JEMAAT GMIT EBENHAIZER MOSU NEFONEUT KLASIS AMFOANG SELATAN TAHUN 2020/2021

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TANGGUNG JAWAB GURU PELAYANAN ANAK REMAJA DALAM MENINGKATKAN MORAL REMAJA (USIA 12-15 TAHUN) DI JEMAAT GMIT EBENHAIZER MOSU NEFONEUT KLASIS AMFOANG SELATAN TAHUN 2020/2021 Utan S. E(*) Manu L(**) Pellu H.L(**) Masalah dalam penelitian ini adalah Tanggung Jawab Guru Pelayanan anak Remaja Dalam Meningkatkan Moral Remaja Usia 12 15 Tahun. Di Jemaat GMIT EBENHAIZER MOSU NEFONEUT KLASIS AMFOANG SELATAN TAHUN 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggung jawab guru pelayanan anak remaja PAR dalam meningkatkan moral remaja (usia 12 15 tahun) Di Jemaat GMIT Ebenhaizer Mosu Nefoneut Klasis Amfoang Selatan Tahun 2020/2021. Metode yang di gunakan adalah metode Kualitatif. Penelitian ini dilakukan 1 bulan terhitung dari tanggal 22 April 29 Mei 2022, bertempat di Jemaat Ebenhaizer Mosu Nefoneut.Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini merujuk pada. Tanggung Jawab Guru Pelayanan Anak Remaja terhadap beberapa masalah yang sudah teliti antara lain. Persiapan Mengajar, Kedisiplin guru dalam melaksanakan tanggung jawabnya, Pelaksanaan Mengajar, Pandangan guru PAR terhadap tugas dan tanggung jawab, Moral Berdasarkan Hasil Penelitian, dapat disimpulkan 5 poin. Tanggung Jawab Guru PAR. Masalah yang dominan adalah kesulitan anak remaja dalam mengikuti Ibadah dan moral remaja . Saran : Upaya bapak-ibu guru pelayanan anak remaja PAR, pendeta dan orang tua agar saling memotivasi, mendorong, memperhatikan anak-anak, mendidik anak-anak dengan baik dan benar. Kata Kunci : Tanggung Jawab, Guru Pelayanan Anak dan Remaja,Moral Anak Remaja. Penulis (*) Pembimbing (**)

MAKNA ANGKAT BANTAL GULUNG TIKAR ( DADANG NULANG LUNUNG TAPU ) DALAM BUDAYA MASYARAKAT DI DESA UMBU JODU KECAMATAN UMBU RATU NGGAY BARAT KABUPATEN SUMBA TENGAH 2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MAKNA ANGKAT BANTAL GULUNG TIKAR (DADANG NULANG LUNUNG TAPU) DALAM BUDAYA MASYARAKAT DESA UMBU JODU,KEC AMATAN UMBU RATU NGGAY BARAT KABUPATEN SUMBA TENGAH 2022 ASTI H)* LINTJE, P)* MANGGOA, M)** Budaya dan adat-istiadat di asyarakat pada mumnya berbeda. Budaya dan adat-istiadat ini mengacu kepada masyarakat pada umumnya dan cara menjalankannya yang berbeda, seperti: upacara perkawinan, upacara kematian, upacara pernikahan dan lain-lain. Dalam Penelitian ini Tujuan untuk mengetahui Makna Angkat Bantal Gulung Tikar (Dadang Nulang Lunung Tapu ) Dalam budaya masyarakat Di Desa Umbu Jodu,Kecamatan Umbu Ratu Nggay Kabupaten Sumba Tengah dalam tradisi adat sumba Tengah ada tiga tahap dalam proses adat, yaitu 1) Masuk minta, 2) Membawa sirih pinang, 3) Bungkus sirih pinang dengan tahapan di atas harus di selesaikan agar proses adat dapat berjalan dengan lancar. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian Deskriftif kualitatif .Teknik. Pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik Dokumentasi, dan wawancara . Hasil yang diperoleh dalam menganalisis makna angkat bantal (Dadang nulang lunung tapu ) pada masyarakat desa umbu jodu,kecamatan umbu ratu nggay barat kabupaten sumba tengah yakni fungsi dari makna yang ditemukan adalah makna bertanggung jawab, makna memberi perlindungan, makna kebersamaan, makna sosial, dan makna Religius. Kata kunci : Makna Angkat Bantal Gulung Tikar (Dadang Nulang Lunung Tapu). Keterangan : Mahasiswa : ** Dosen pembimbing

PERSEPSI ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN FORMAL BAGI ANAK PEREMPUAN Di Desa Mauta Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor Tahun 2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desa Mauta Kecamatan Pantar Tengah, masih bertahan dengan adat istiadat dimana pada umumnya Orang Tua selalu mempekerjakan anak perempuan dalam usia sekolah untuk bekerja di kebun atau di ladang serta tugas dalam rumah tangga dari pada menyekolahkannya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : untuk mengetahui persepsi OrangTua Desa Mauta di Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor tentang pendidikan bagi anak perempuan. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 6 responden. Pengambilan data menggunakan teknik Observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu data reduction, data display, dan conclution/ verification. Hasil penelitian ini menunjukan Persepsi Orang Tua Desa Mauta dalam pendidikan Formal Anak Perempuan yaitu masi terdapat perbedaan perhatian antara anak perempuan dan anak laki-laki, Ekonomi Orang tua yang minim menghambat kebutuhan pendidikan tinggi bagi anak perempuan, Hilangnya rasa kepercayaan orang Tua terhadap Anak Perempuan dikarenakan sebagian anak perempuan tidak serius dan tidak dapat menuntaskan pendidikan yang diberikan orang tua dengan baik. Sebagian orang tua memilih akan melanjutkan pendidikan anak perempuannya ke jenjang Paket B dan Paket C. Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut: Aparat Desa Mauta seharusnya dapat memberikan penyuluhan, edukasi dan kesadaran dalam masyarakat tentang pentingnya pendidikan Formal bagi anak perempuan, bagi Orang Tua harus memiliki pemikiran yang maju dan terbuka agar anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak sebagai bekal mereka bertumbuh dan berkembang

Teori Keadilan “Studi Tentang Pemikiran John Rawls dan Implikasinya Bagi Pelayanan Diakonia di GMIT.”

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TEORI KEADILAN Studi tentang Pemikiran John Rawls dan Implikasinya Bagi Pelayanan Diakonia Di GMIT Marthorika Novelawasty Lilinsa Asbanu Email penulis: [email protected] John Rawls adalah filsuf dari Amerika Serikat yang terkenal pada abad ke-20 di dalam bidang filsafat politik. Hampir sebagian besar filsuf dari seluruh dunia menyepakati bahwa karya-karya ilmiah dari Rawls telah memberikan kontribusi pemikiran yang akan terus diperbincangkan di ranah filsafat. Salah satu karya besar yang menjadikan Rawls terkenal adalah Theory of Justice (Teori Keadilan). Gagasan Rawls dalam teori keadilan memicu perhatian serius dari berbagai kalangan, mulai dari para praktisi ekonomi, pakar hukum, ahli politik, pengamat sosiologi, hingga penggiat teologi. Melalui tulisan ini, akan dibahas secara positif tetapi juga kritis terhadap nilai yang dapat digalih dari pokok pikiran Rawls mengenai teori keadilan. Secara ringkas, Rawls mengatakan bahwa keadilan adalah keutamaan pertama dalam institusi sosial, sebagaimana kebenaran pada sistem pemikiran. Karena itu, prinsip-prinsip keadilan berfungsi sebagai petunjuk dan pengarah untuk menguji dan mengukur bagaimana masyarakat dikelola dan dijalankan. Dalam kerangka pemahaman tersebut maka ketika berbicara tentang keadilan, seseorang pertama-tama harus terlebih dahulu memiliki pemahaman yang jernih tentang syarat-syarat utama terciptanya keadilan; tentang aturan main atau prosedur dan karena terkait erat dengan aturan main. Konsep keadilan ini menjadi relevan dalam konteks pelayanan diakonia di GMIT. Dalam arti lain, pelayanan diakonia sering dinilai tidak tepat sasaran. Karena itu, pemikiran Rawls yang dibahas dalam tulisan ini diharapkan memberi tawaran bagi GMIT untuk menata pelayanan diakonia yang lebih berkeadilan. Memang, sangat disadari dalam tulisan ini bahwa bahwa konteks Rawls berbeda dengan konteks GMIT. Tetapi, perlu juga ditegaskan di sini kalau yang dilihat di sini adalah sistem nilai positif dari pemikiran Rawls yang tentunya tidak bertentangan dengan teologi yang dianut GMIT.

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, PENGALAMAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI ( Studi Kasus Kantor Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur )

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk bisa mengetahui tentang pengaruh penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan berjumlah 34 pegawai. Semua populasi ini dijadikan unit pengamatan, sehingga penelitian ini termasuk penelitian populasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial(T), Uji Simultan (F), dan Uji Koefisien Determinasi(R2).Oleh karena itu maka dapat dibuktikan hasil perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linear berganda dangan nilai konstanta a sebesar 7,168. Sedangkan untuk koefisien regresi b1 = 0,022, b2 = 0,333, b3 = 0,790. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh penempatan kerja (X1), pengalaman kerja (X2) dan lingkungan kerja (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y=7,168+0,022X1+ 0,333X2+ 0,790X3 +e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh penempatan kerja (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Ditemukan nilai signifikan 0,854 >0,05 dan nilai t hitung 0,186 t tabel 2,04227, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak berarti penempatan kerja (X1) tidak memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai(Y). berikut hasil uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh pengalaman kerja (X2) terhadap kinerja pegawai, diketahui bahwa untuk variabel pengalaman kerja (Y). t hitung = 1,684 t tabel 2,04227 dan nilai signifikan = 0,103 oleh karena itu nilai sig0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu pengalaman kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berikut ini hasil uji hipotesis ketiga yaitu dengan nilai signifikan sebesar 0,0010,05 dan nilai t hitung 3,699>2,04227 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima berarti lingkungan kerja(X3)berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai(Y). sedangkan untuk hasil pengujian Uji F Diketahui bahwa sig, untuk pengaruh (simultan) X1,X2 dan X3 terhadap Y adalag sebesar 0,0000,05 dan nilai Fhitung 22,120>Ftabel 2,91, maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Kota Kupang. Dan untuk hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat diketahui hasil uji koefisien determinasi R2 dengan nilai R Square sebesar 0,689 hal ini mengandung arti bahwa besar pengaruh variabel X1,X2 dan X3 secara simultan terhadap variabel Y adalah sebesar 68,9% dengan sisanya 31,1% disebabkan oleh faktor lain. Hasil ini menunjukkan bahwa seluruh variabel baik itu penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kesimpulan penelitian ini adalah setiap variabel bebas baik itu penempatan kerja, pengalaman kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.

PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN TUNJANGAN KESEJAHTERAAN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA UPTD SARANA PRASARANA OLAHRAGA DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA NUSA TENGGARA TIMUR

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dunia kerja merupakan suatu persaingan yang sangat ketat saat ini dimana sekumpulan individu melakukan suatu aktifitas kerja dan harus dibarengi dengan pemikiran yang maju, cerdas serta memiliki kemampuan kerja dan semangat yang tinggi dalam menghadapi suatu pekerjaan. Di sisi lain mengingatkan bahwa persaingan dalam dunia kerja akan semakin meningkat di karenakan perekonomian yang begitu memadai sehingga setiap pegawai harus mampu bersaing dalam memaksimalkan laba yang ada dalam sebuah pekerjaan untuk membantu perkembangan kinerja perusahaan. Dalam era globalisasi sekarang ini akan memasuki persaingan yang begitu ketat di segala bidang pekerjaan yang memungkinkan setiap kantor akan mempertahankan kinerja kedinasannya yang sudah menjadi kesepakatan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai. Kemampuan yang dimiliki oleh seorang pegawai akan menjadi hal yang sangat penting bagi setiap pegawai, dalam hal ini pegawai harus mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi di lingkungan kerjanya. Kemampuan kerja para pegawai dianggap penting karena setiap pemimpin perlu memahami sifat yang dimiliki oleh pegawai, melalui usaha tersebut dapatlah suasana kerja yang lebih tepat bagi usaha kinerja pegawai. Kemampuan yang dimiliki oleh pegawai akan diberikan dukungan oleh perusahaan. Supaya perusahaan dapat mencapai tujuannya. Dengan demikian terdapat keterkaitan yang erat antara kemampuan dengan usaha pencapaian yang akan dicapai. Menurut Handoko (1984) Tunjangan kesejahteraan adalah merupakan suatu kompensasi tambahaan yang bertujuan untuk mengikat pegawai agar tetap bekerja pada perusahaan tersebut. Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang sudah dicapai seseorang dalam menjalankan tugas-tugas yang sudah dibebankan kepadanya atas dasar kecakapan, pengalam serta dalam menghargai waktu dalam bekerja. Tanggung jawab yang di peroleh itu meripakan suatu nilai yang baik dalam menentukan prestasi kerja yang dihasilkan. Adapun indikator dalam mencapai prestasi kerja yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, hubungan kerja, serta penyesuaian lingkungan kerja dalam dinas. Sehingga kesamaan persepsi terhadap penyesuaian perilaku dan sikap, kemampuan kerja serta tunjangan kesejahteraan sebagai suatu kepuasan sendiri dalam kedinasan. Sehingga tinggi rendahnya prestasi seorang pegawai tidak dapat di perolah begitu saja, tetapi melalui proses yang sangat panjang dalam proses prestasi kerja itu sendiri .Jadi setiap pegawai yang ada dalam kantor tersebut memiliki perbedaan terhadap kemampuan kerja, tunjangan keejahteraan dan prestasi kerja yang dimilikinya. Dalam hal ini kantor UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga NTT adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang olahraga dalam memimpin serta memajukan generasi muda yang ada di NTT. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian inipeneliti akan membahas kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur berjumlah 42 orang dan dilakukan penentuan sampel pada penelitian ini diprioritaskan pegawai yang berjumlah 42 orang dan dilakukan penentuan sampel menggunakan rumus slovin maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan terhadap prestasi kerja pegawai, peneliti menggunakan uji analisis Regresi Linier Berganda, uji parsial (Uji T), dan uji stimultan atau uji koefisien determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Sedangkan secara stimultan kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai pada UPTD Sarana Prasarana Olahraga Dinas Pemudah dan Olahraga Nusa Tenggara Timur. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengijikan yang didapati dari hasil analisis regeresi linier berganda dengan konstantan a sebesar 6,430 sedangkat koefisien b1 = 0,679 dan b2 = 0,445. Dengan demikian persamaan regresi linier berganda memperlihatkan pengaruh kemampuan kerja (X1) dan tunjangan kesejahteraan (X2) terhadap prestasi kerja (Y) adalah sebagai berikut : Y = 6.430 + 0,679 + 0,445 + e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama adalah pengaruh variabel kemampuan kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kemampuan kerja (X1) ditentukan t hitung=3,561 lebih besar dari t tabel =2,05183 dan tingkat signifikan=0,001. Oleh karena itu nilai sig>0,05 maka Ho (bl=0) diterima Ha(b1) ditolak yaitu variabel kemampuan kerja (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap varibel prestasi kerja (Y). Berikut ini hasil uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kemampuan kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y). Diketahui bahwa variabel kemampuan kerja (X2) ditemukan t hitung=1,949 lebih besar dari t tabel=2,05183 dan tingkat sig=0,05 maka Ho (b1=0) ditolah Ha (b=0) diterima yaitu variabel kemampuan kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel prestasi kerja (Y). Untuk hasil uji F didapati F hitung=11,178 lebih besar dari F tabel=3,35 dan tingkat sig=0,000 oleh karena itu nilai sig0,05 maka Ho (bl=0 maka Ho (b1=0) ditolak dan Ha (b1=0) diterima. Artinya variabel kemampuan kerja (X1) dan variabel tunjangan kesejahteraan (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap prestasi kerja (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) adalah 45,3 atau 45,3%. Hal ini berarti besar pengaruh kemampuan kerja dan tunjangan kesejahteraan terhadap prestasi kerja adalah 45,3% sedangkan pengaruh sebesar 54,7% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

“HOSPITALITAS GEREJA” “Suatu Kajian Naratif Terhadap Injil Lukas 10:25-37 dan Implikasinya Bagi Pelayanan Gereja Masehi Injili Di Timor dalam Mengatasi Masalah Kemiskinan”

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemiskinan adalah masalah klasik, karena itu banyak orang, organisasi atau negara, berusaha untuk mengatasi persoalan kemiskinan, tetapi kemiskinan tidak pernah berakhir dan masih menjadi kenyataan dunia. Kemiskinan disebabkan dan telah menyebabkan banyak hal. Dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan dibutuhkan hospitalitas. Penulis tertarik untuk mengkaji permasalahan tersebut secara lebih mendalam melalui karya ilmiah dengan menggunakan metode kritik naratif dari teks Injil Lukas 10:25-37. Injil Lukas mencatat kepedulian Yesus terhadap orang-orang miskin, kaum perempuan, anak-anak, orang Samaria dan orang-orang yang paling berdosa. Tulisan ini berupaya memaknai hospitalitas dan makna tanggung jawab sosial yang penulis dapat dari penafsiran teks Injil Lukas 10:25-37. Kerygma teologis yang penulis temukan menunjukkan karakteristik dari orang Samaria dan pemilik penginapan yang berhospitalitas terhadap orang yang terluka, dapat dibawa dalam konteks GMIT. Sikap hospitalitas inilah yang kemudian penulis kaitkan dengan bagaimana pelayanan GMIT dalam mengatasi masalah kemiskinan di NTT dan bagaimana GMIT berkerja sama dengan denominasi lain maupun agama lain dalam pengentasan kemiskinan di NTT. Dalam upaya gereja dalam mengatasi masalah kemiskinan di NTT, maka gereja perlu berkolaborasi dengan denominasi lain maupun agama lain. Cara pandang gereja terhadap sang liyan (yang lain) harus dipandang sebagai sahabat, agar hospitalitas dari gereja dan sang liyan dapat menjadi kepedulian yang utuh dalam mengatasi masalah sosial kemiskinan di NTT. Pada akhirnya, tulisan ini mengajak Gereja Masehi Injili di Timor menghidupi hospitalitas dalam kehidupan bergereja

PERGANTIAN ANTAR WAKTU ANGGOTA DPRD DAN PENYELESAINNYA MELALUI PENGADILAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul: Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD dan Penyelesainnya Melalui Pengadilan. Adapun yang menjadi permasalahan adalah: 1) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya pergantian antar waktu anggota DPRD? 2) Mengapa penyelesaian Sengketa Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD ada yang diajukan ke PTUN dan PN? Dan 3) Bagaimanakah penyelesaian sengketa Pergantian Antar Waktu oleh Pengadilan?, Tujuan Penelitian adalah 1) Mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pergantian antar waktu anggota DPRD. 2) Mengetahui Alasan-alasan penyelesaian sengketa pergantian antar waktu angota DPRD di PTUN dan PN. 3) Mengetahui penyelesaian sengketa pergantian antar waktu oleh Pengadilan Negeri. Metode penelitian normatif, Sifat Penelitian adalah Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu untuk menggambarkan tentang faktor-faktor penyebab Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD, Alasan penyelesaian melalui PN dan PTUN dan Hasil penyelesaiannya, Jenis penelitian adalah penelitian hukum Normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder sebagai dasar untuk diteliti dengan cara mengadakan penelusuran terhadap peraturan-peraturan dan literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti, Variabel bebas Variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi penyebab terjadinya perubahan atau timbulnya variabel terikat. Dalam penelitian ini variabel bebasnya adalah Faktor penyebab, alasan dan hasil penyelesaian pergantian antar waktu, Variabel terikat Variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Pada penelitian ini yang menjadi variabel terikat adalah Putusan Pengadilan tentang Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD. Hasil penelitian, Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pergantian antar waktu anggota DPRD, Faktor Pergantian Antar Waktu tentu berbeda-beda antar anggota dewan, mulai dari perpecahan kepengurusan partai politik, tindakan pidana anggota dewan, dan perbedaan pandangan terkait orientasi kepentingan partai politik yang didasarkan pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai, Penyelesaian Sengketa Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD ada yang diajukan ke PTUN dan PN. Meskipun Undang-Undang Partai Politik telah mengatur mekanisme penyelesaian perselisihan Partai Politik, namun pengaturan mengenai penyelesaian perselisihan parpol tersebut mengandung kontradiksi. Hal itu ditunjukkan meskipun di dalam Pasal 32 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik disebutkan putusan Mahkamah Parpol bersifat final dan mengikat secara internal namun masih membuka kemungkinan upaya hukum ke Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung. Kesimpulan: Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pergantian antar waktu anggota DPRD yaitu Anggota DPRD melanggar AD/ ART Partai Politik, Penyelesaian Sengketa Pergantian Antar Waktu Anggota DPRD ada yang diajukan ke PTUN dan PN, Penyelesaian sengketa Pergantian Antar Waktu oleh Pengadilan.