2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ranting kesambi (Schleichera oleosa) memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan briket. Namun, dalam proses pembuatan briket, ukuran serbuk ranting kesambi juga memegang peran penting dalam menentukan kualitas briket yang dihasilkan. kadar air briket 20 mesh diperoleh 2,83% lebih tinggi dibandingkan dengan briket 40 mesh 1,84%. Rata-rata kadar air briket paling tinggi pada briket 20 mesh sebesar 5,03%.kadar abu briket 40 mesh diperoleh 9,81% lebih tinggi dibandingkan briket 20 mesh 9,60%. Rata-rata kadar abu briket terendah pada penilitian ini sebesar 7,94% pada jenis briket 60 mesh.kadar zat menguap yang tertinggi adalah jenis briket 20 mesh memiliki kadar zat menguap sebesar 9,70%. Sedangkan briket 40 mesh 9,47% dan zat menguap terendah adalah jenis briket 60 mesh 9,22%. kadar karbon terikat pada perlakuan 20 mesh yaitu 95.00%. Sedangkan perlakuan 40 mesh 93,00%. Dan kadar karbon terikat terendah pada perlakuan 60 mesh 83,67%. Hasil uji duncan menunjukan bawah lama pembakaran briket 20 mesh berbeda nyata dengan 40 mesh dan 60 mesh. Lama pembakaran briket 40 mesh berbeda nyata dengan 20 mesh dan 60 mesh. Lama pembakaran briket 60 mesh berbeda nyata dengan 20 dan 40 mesh.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepemimpinan adalah proses untuk mempengaruhi orang lain, baik dalam organisasi maupun di luar organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam situasi dan kondisi tertentu. Istilah teologi kepemimpinan merupakan sebuah konsep kepemimpinan yang digunakan oleh agama Kristen sejak zaman dahulu untuk memberikan pengetahuan bagi seorang pemimpin di mana pengertian kepemimpinan Kristen ialah sebuah proses terencana dan dinamis dalam konteks pelayanan Kristen yang di dalamnya terdapat campur tangan Allah
Tulisan ini dikaji dengan metode deksriptif-analisis-refleksif, untuk mendeksripsikan apa yang akan dikaji, menganalisis dan merefleksikannya dalam konteks yang dihadapi. Berdasarkan hasil analisa, GMIT sedang menghadapi krisis kepemimpinan yang membuat kepemimpinan tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan berbagai macam masalah bagi seorang pemimpin. Semakin berkembangnya zaman, kepemimpinan mulai merosot dan mengalami krisis. Krisis kepemimpinan ini pun juga tidak terlepas dari lingkungan gereja, menghubungkan realitas dan harapan GMIT mengenai krisis yang sedang terjadi, maka pentingnya komitmen pelayanan sebagai bentuk upaya dalam menghadapi tantangan-tantangan yang sedang dialami.
Model kepemimpinan Yosua ini dapat menjadi acuan bagi seorang pemimpin dalam menghadapi krisis yang terjadi. Proses yang dilewati membuat Yosua memiliki karakter yang kuat dan siap dalam mengambil keputusan ketika ada permasalahan dalam kehidupannya sehubungan dengan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Setiap keputusan yang diambil Yosua pada saat menghadapi tantangan merupakan model kepemimpinan Yosua yang dapat diterapkan oleh pemimpin masa kini dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi. Yosua berani mengambil keputusan yang merupakan hasil pemecahan dalam suatu masalah yang harus dihadapi dengan tegas.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Daun Kesambi
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam beberapa tahun terakhir kegiatan usaha tani telah berkembang pesat di beberapa kota termasuk di kabupaten kupang. semakin berkembang pesatnya usaha tani ini, membuat saya tertarik untuk meneliti sebagai pengaruh pemupukan bokashi terhadap tanaman tomat di daerah kabupaten kupang khususnya didesa oematnunu.dimana banyak masyarakat lebih menggunakan pupuk-pupuk lainya. Produksi tomat dipengaruhi berbagai factor antara lain teknik budidaya yang meliputi pengolahan lahan, persiapan bibit, pemeliharaan tanaman dan pemanenan. Pemeliharaan tanaman meliputi penyulaman, penyiangan, perempelan dan pemupukan.Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tomat adalah dengan pemupukan. Untuk mendapatkan hasil dan kualitas tomat yang tinggi selain pemberian pupuk anorganik juga diperlukan tambahan pupuk organik Berdasarkan latar belakang diatas, maka saya tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Pemupukan Bokashi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum Iycopersicum) di Desa Oematnunu Kecamatan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sistem akuntansi keuangan daerah penerimaan san pengeluaran kas di BPMPD serta dalam hal pengakuan, pengukuran dan pencatatan belanja dan beban di BPMPD Kabupaten Rote Ndao. Sejalan dengan tujuan penelitian tersebut maka dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, kualitatif yaitu data yang di peroleh dari hasil wawancara akan dianalisis dengan membandingkan penerimaan dan pengeluaran kas serta pengakuan, pengukuran dan pencatatan belanja dan beban di BPMPD Kabupaten Rote Ndao dengan peraturan daerah Nomor 09 Tahun 2011. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan kas dan pengeluaran kas sudah sesuai dengan peraturan daerah Nomor 09 Tahun 2011, pengakuan belanja dan beban pada BPMPD Kabupaten Rote Ndao sudah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2011
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT TINJAUAN PELAKSANAAN TEKNIK KETERAMPILAN SHOOTING DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMA NEGERI 2 ENDE Eustakius Erland Rhande1*, Ramona M. Mae 2, Jimmy Charter Atty 3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Physical education has a very important role in the implementation of education as a process of human development that lasts a lifetime. Physical education provides opportunities for students to be directly involved in learning experiences through physical activity. Basketball is a game that is played on a rectangular, flat court, either in an open (outdoor) or closed (indoor) area. One of the ways to develop basketball can be carried out in schools through non-formal (extracurricular) activities. Extracurricular activities are directed at fostering and enhancing talents, interests and abilities. This activity is expected to trigger student achievement, because achievement is not created in a short time. To be able to play basketball proficiently, it is required to have the ability to master the basic techniques first, without mastering the basic techniques you will definitely not be able to play basketball well. Research objective: The purpose of this study was to determine the technique of shooting skills in basketball games for students of SMA Negeri 2 Ende. Research method:Handled with the method of approach and type of descriptive research. The research was conducted on Physical Education teachers and class XI students at SMA Negeri 2 Ende. Data collection techniques are by observation, interviews, documentation. Result and discussion: The results of the study indicate that there are several things that become obstacles in carrying out the learning process. Overview of the Application of Shooting Skills Techniques is a lack of preparation between teachers and students. The following will explain to achieve a better learning process in learning Shooting Skills Techniques students must really prepare themselves and master the basic techniques of shooting, especially basketball Conclusion: Based on the results and discussion, it was concluded that the learning process of throwing and catching small balls for class XI at SMA Negeri 2 Ende was very interesting, so that students were very happy and excited while participating in the learning process of shooting skill techniques. Keyword: Learning and throwing (shooting).
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Sepak bola merupakan olahraga yang dinamis dan menuntut kesiapan fisik yang prima dengan dukungan teknik, taktik dan mental yang baik dari seluruh pemainnya. Oleh karena itu, maka pelatih harus memperhatikan keempat komponen tersebut dalam program latihannya sehari-hari. Tujuan penelitian: (1) Untuk mendeskripsikan model latihan fisik pada pesepakbola U-16,(2) Untuk mendeskripsikan model latihan teknik pada pesepakbola U-16, (3) Untuk mendeskripsikan model latihan taktik pada pesepakbola U-16, (4) Untuk mendeskripsikan model latihan mental pada pesepakbola U-16, (5) Untuk mengidentifikasi hambatan dan solusinya dalam penerapan model latihan bagi pesepakbola U-16. Metode penelitian: Penelitian kualitatif ini menggunakan rancangan studi kasus yang melibatkan staf pelatih U-16 dari klub Bali United Kristal Kupang sebagai informan. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya meliputi ialah wawancara, observasi, dan dokmentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil dan pembahasan: Hasil wawancara dengan seluruh informan dan hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa pelatih telah menerapkan model-model latihan fisik meliputi latihan fisik dengan dan tanpa bola, model latihan teknik yang berfokus pada teknik passing dan dribbling, model latihan taktik bermain menyerang dan bertahan dengan formasi utama yaitu 4-3-3, serta model latihan mental kepada para pemain U-16 dari klub Bali United Kristal Kupang. Hasil wawancara dengan seluruh informan diketahui ada dua hambatan yang dialami dalam latihan yakni hambatan teknis dan non teknis. Simpulan: (1) Model latihan fisik telah diterapkan meliputi latihan fisik dengan bola yakni dribbling dengan variasi lintasan dan latihan fisik tanpa bola (jogging, push-up, sit-up, zigzagrun, shuttle-run),(2) Model latihan teknik ditekankan pada penguasaan teknik passing dan dribbling, (3) Model latihan taktik bermain yang diterapkan adalah taknik menyerang dan bertahan dengan formasi utama 4-3-3, (4) Model latihan mental ditekankan pada aspek kepercayaan diri, kontrol emosi, berpikir positif, dan sportivitas melalui pemberian nasehat-nasehat dan contoh-contoh perilaku, (5) Hambatan yang dialami pelatih dalam latihan meliputi hambatan teknis (pemain masih kurang menguasai teknik passing dan dribbling) dan hambatan non teknis (pelatih tidak bisa mengontrol aktivitas dan pola hidup sehat pemain ketika di rumah atau di luar jadwal latihan). Solusinya adalah pelatih terus memberi himbauan kepada pemain agar tetap berolahraga dan menjaga pola hidup sehatnya saat di rumah.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK TINJAUAN METODE GAYA MENGAJAR TERHADAP GERAK DASAR PASSING ATAS DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DI SD GMIT KUANINO 1 Olimpusam D Nggedhu1* , Dr. Lukas M. Boleng2 , Jimmy Charter Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Permainan bola voli merupakan aktivitas kelompok, kemampuan suatu regu bola voli ditentukan oleh ketrampilan teknik dasar yang dimiliki oleh setiap anggota siswa dalam regu melakukan fungsinya masing-masing.Kemampuan adalah kecepatan atau potensi seorang siswa yangmelakukan secara individu untuk menguasai teknik dasar passing atas dalam permainan bola voli, sehingga siswa memahami dan melakukan teknik dasar passing atas dalam permainan bola voli yang lebih akurat.Kompetensi yang harus dikuasai siswa perlu dinyatakan sedemikian rupa agar dapat dinilai sebagai wujud hasil belajar siswa yang mengacu pada pengalaman langsung. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode gaya mengajar terhadap gerak dasar pasing atas dalam permainan bola voli siswa kelas Vdi SD GMIT Kuanino Satu (1). Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Melalui pendekatan penelitian, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Penelitian dilakikan pada 1 guru penjasorkes dan Siswa-Siswi kelas VSD GMIT Kuanino Satu (1) Hasil dan pembahasan:Dari hasil yang didapatkan adalah Hasil enelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran gaya mengajar guru dalam motivasi siswa pada pembelajaran Penjas itu berjalan dengan baik seperti biasanya walaupaun masih ada hambatan ataupun kekurangan yang dialami pada SD GMIT Kuanino1, dengan adanya kekurangan itu guru olahraga harus mengambil tindakan yang terbaik sehingga pembelajaran tetap berjalan lancar. Dalam proses pembelajaran seorang guru harus bekerja sama dengan kepala sekolah, rekan guru lainya sehingga mencapai tujuan bersama. Simpulan:Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan Pada proses pembelajaran Penjas pada siswa SD GMIT Kuanino Saatun (1) mereka lebih senang dengan pembelajaran bola besar yaitu sepak bola bagi laki-laki dan bola voli bagi perempuan karena dianggap hobi mereka sejak kecil. Kata kunci: Gaya mengajar. Gerak, dasar, Pasing atas. bola voli
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini tentang Pengaruh Kualitas Auditor Terhadap Manajemen Laba (Studi Empirik Pada Perusahaan Manufaktur Sub-Sektor Rokok yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021). Manajemen laba (earnings management) dapat digambarkan sebagai suatu kondisi dimana manajemen melakukan intervensi dalam proses penyusunan laporan keuangan bagi pihak eksternal sehingga dapat meratakan, menaikkan, dan menurunkan. Manajemen laba timbul karena adanya kesenjangan informasi yang dimiliki manajemen dengan pihak eksternal. Manajemen dianggap lebih banyak memiliki informasi mengenai perusahaan dibandingkan dengan pihak eksternal. Kesenjangan informasi yang dimilki manajemen dengan pihak eksternal dikenal dengan asimetri informasi (information asymmetry). Kesenjangan informasi ini dimanfaatkan oleh pihak manajemen untuk bertindak sesuai dengan kepentingannya. Laporan keuangan perusahaan yang diaudit oleh auditor yang berkualitas akan menghasilkan informasi yang lebih berkualitas dibandingkan dengan informasi yang dihasilkan oleh auditor yang tidak berkualitas. Oleh sebab itu, penulis akan menguji pengaruhnya terhadap perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yaitu PT. Gudang Garam Tbk, PT. HM Sampoerna Tbk, PT. Indonesia Tabacco Tbk, PT. Bentoel Internasional Investama Tbk, PT. Wismilak Inti Makmur Tbk. Rumusan masalah pada penelitian tersebut yaitu Pengaruh Kualitas Auditor Terhadap Manajemen Laba. Sehingga Persoalan penelitian ini adalah Apakah pengaruh kualitas auditor terhadap manajemen laba? Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas auditor terhadap manajemen laba. Konsep penelitian ini adalah kualitas auditor adalah pertimbangan penting bagi investor untuk menilai kewajaran suatu laporan keuangan. Dan manajemen laba yaitu sebagai pemilihan kebijakan akuntantasi oleh manejer. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur sub sektor tembakau dibursa efek Indonesia selama periode 2017-2021. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan pengumpulan data sekunder. Analisis pendahuluan akan dideskripsikan konsep berdasarkan indicator-indkator empiric masing-masing konsep. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda untuk menganalisis pengaruh variable independen terhadap variable dependen. Regresi yang dimaksudkan dalam penelitin ini adalah pengujian determinasi dan pengujian hipotesis. Kesimpulan dalam penelitian ini, dimana dari hasil penelitian tersebut telah diketahui bahwa dari hasil uji determinasi dan uji hipotesis menyetakan bahwa Kualitas auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sehingga dengan tidak berpengaruhnya kualitas auditor terhadap manajemen laba itu, kemungkinan besar akan tetap terjadinya praktek manajemen laba pada perusahaan tersebut.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. PNM Persero merupakan satu wujud kepeduliaan pemerintah yang dibentuk dengan tujuan pemberdayaan UMKM. Koperasi tidak hanya melakukan penyaluran kredit sebagai modal bagi usaha kecil, namun PT. PNM persero juga menyelenggarakan jasa pembinaan dan jasa manajamen, sebagai bagian penerapan strategis pemerintah untuk mengajukan usaha-usaha mikro kecil. Tugas utama PT. PNM persero adalah memberikan solusi pembiayaan pada Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) dengan kemampuan yang ada berdasarkan kelayakan usaha serta prinsip ekonomi pasar. PNM Mekaar merupakan layanan pinjaman modal untuk perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera. PNM Mekaar dikuatkan dengan aktivitas pendampingan usaha dan dilakukan secara berkelompok (Billah dan Maulidiyah, 2020). Pinjaman ini tanpa jaminan sehingga para kaum perempuan bisa mengembangkan kehidupannya secara mandiri. Program simpan pinjam PNM Mekaar memberikan pinjaman dana kepada masyarakat dengan tujuan untuk membangun serta meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Program PNM Mekaar juga menumbuhkan rasa solidaritas yang tinggi antara kaum perempuan. Sebab dalam program PNM Mekaar, masing-masing anggota diberikan tanggung jawab untuk mengontrol penggantian dana pinjaman anggota lainnya. Jadi dapat menumbuhkan rasa solidaritas dan kepedulian yang tinggi antara kaum perempuan karena mereka saling mengingatkan. Para wanita prasejahtera secara berkelompok mendapat modal serta binaan untuk membuka usaha dan mengembangkan usaha mereka. Nasabah yang tergabung tak hanya nasabah yang sudah memiliki usaha, namun bagi nasabah yang ingin memulai usahanya kembali setelah mengalami kegagalan juga akan dibantu. Yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana peran PNM Mekaar dalam pemanfaatan modal yang diberikan kepada kaum perempuan pelaku usaha mikro. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu menggambarkan keadaan objek penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi yang diambil adalah seluruh anggota nasabah PNM Mekaar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Diperoleh suatu kesimpulan bahwa peran PNM Mekaar dalam meningkatakan pendapatan kaum perempuan pelaku usaha mikro desa fatukanutu banyak membantu dikarenakan dapat menambah modal usaha sehingga usaha mereka bisa berjalan dengan baik dan dapat memperluas usahanya. Dengan adanya modal yang diberikan oleh PNM Mekaar dapat menghasilkan keuntungan yang sudah dapat memenuhi kebutuhan individu maupun keluarga. Hal ini diukur dari banyaknya nasabah yang sudah tidak bergantung lagi memanfaatkan kredit bantuan permodalan karena sudah mampu mengelolah sendiri dan mendapatkan pengahasilan dari usaha yang dijalankan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KINERJA WASIT FUTSAL PADA TURNAMEN IMPS (IKATAN MAHASIWA PELAJAR SATARMESE) CUP KOTA KUPANG Handri Suprapto Awo1* , Anderias J.F Lumba2 , Julian J. Leko3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Kinerja pada wasit merupakan satu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam suatu pertandingan cabang olahraga futsal yang berlangsung, oleh sebab itu seorang wasit juga harus mampu menguasai peraturan permainan dan peraturan pertandingan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui kinerja wasit futsal dalam turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese) cup Kota Kupang. Metode penelitian: Pendekatan dan jenis dalam penelitian ini menggunakan deskrptif kuantititif dengan teknik analisis data menggunakan Model Penilian Acuan Patokan (PAP). Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian tentang Kinerja Wasit Futsal Dalam Turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese Cup Kota Kupang pada unsur Kelengkapan dengan sub indikator lapangan, bola, jumlah pemain dan perlengkapan maka diperoleh 78,4% dengan karakteria Sedang. Pada unsur utama Wasit dengan sub indikator Wasit utama dan Asisten Wasit maka diperoleh 81,3% dengan karakteria Baik. Pada unsur utama Peraturan Pertandingan dengan sub indicator Lamanya pertandingan, Memulai pertandingan, Bola di dalam dan di luar pertandingan, Cara mencetak gol, Tendangan bebas, Tendangan pinalti, Tendangan ke dalam, Tendangan sudut amaka diperoleh 74,3% Simpulan: Kinerja Wasit Futsal Dalam Turnamen IMPS (Ikatan Mahasiswa Pelajar Satarmese) Cup Kota Kupang 76,5% dengan berkriteria Sedang. Kata kunci: Kinerja; Wasit futsal
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Berbagai permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dalam memanfaatkan penggunaan informasi akuntansi. Ketidakmampuan dalam praktik akuntansi merupakan faktor utama yang menimbulkan permasalahan dan memicu kegagalan UMKM dalam pengembangan usahanya. UMKM di Indonesia di atur dalam Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM pada pasal 1 dari UU tersebut menyatakan bahwa usaha mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan atau badan usaha perorangan yang memiliki kriteria usaha mikro sebagaiman diatur dalam UU tersebut. Berbagai permasalahan yang masih dihadapi oleh pelaku UMKM adalah dalam memanfaatkan penggunaan informasi akuntansi. Ketidakmampuan dalam praktik akuntansi merupakan faktor utama yang menimbulkan permasalahan dan memicu kegagalan UMKM dalam pengembangan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh persepsi akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi, (2) pengaruh pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi, (3) pengaruh skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi, (4) pengaruh persepsi akuntansi, pengetahuan akuntansi, dan skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yang di sebarkan kepada para pelaku UMKM di Kelurahan Oesapa. Indikator dalam penelitian ini adalah : Persepsi Akuntansi, Pengetahuan Akuntansi, Skala Usaha dan Penggunaan Informasi Akuntansi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu dengan uji statistik yaitu program SPSS versi 26 dan Ms. Excel 2007. Populasi yang dipakai pada penelitian ini adalah para pelaku UMKM di Kelurahan Oesapa.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 pelaku UMKM pada uasaha perdagangan yang lama usahanya lebih dari 2 tahun. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan Porposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif persespi akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,099 dengan t hitung > t tabel (5,605 > 1,666) dan sig. 0,000 (0,000 0,05), (2) tidak terdapat pengaruh positif pengetahuan akuntansi terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,082 dengan t hitung > t tabel (0,726 > 1,666) dan sig. 0,470 (0,470 > 0,05), (3) tidak terdapat pengaruh positif skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan nilai koefisien 0,323 dengan t hitung dari t tabel (0,434 1,666) dan sig. 0,665 (0,665 > 0,05), (4) terdapat pengaruh positif persepsi akuntansi, pengetahuan akuntansi dan skala usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel (15,374 > 2,73 ) dengan nilai sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000 0,05). Kata kunci : Persepsi Akuntansi, Pengetahuan Akuntansi, Skala Usaha, Penggunaan Informasi Akuntansi.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pajak adalah iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang-undang, sehingga dapat dipaksakan dengan tiada mendapat balasan jasa secara langsung. Pajak adalah pungutan terhadap masyarakat oleh negara berdasarkan undang-undang yang bersifat memaksa dan terutang yang wajib dibayar dengan tidak mendapat imbalan secara langsung, yang hasilnya digunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan ekonomi (Siahaan, 2004 dalam Ummah, 2015). Berdasarkan pemungutannya, pajak dibagi menjadi 2 yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Pemungutan pajak di Indonesia mengalami banyak permasalahan, antara lain disebabkan: Kelemahan regulasi dibidang perpajakan itu sendiri, kurangnya sosialisasi, tingkat kesadaran, pengetahuan dan tingkat ekonomi yang rendah, database yang belum lengkap dan akurat, lemahnya penegakan hukum berupa pengawasan dan pemberian sanksi yang belum konsisten dan tegas. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Kendaraan Bermotor yang ada di kantor SAMSAT ATAMBUA.Sampel dalam penelitian ini adalah Pembagian kuesioner kepada 50 responden Wajib Pajak kendaraan bermotor yang berada di Kantor SAMSAT Atambua.Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah jawaban responden berdasarkan indikator variabel dependen yaitu : kepatuhan wajib pajak (y) dan empat variabel independen yaitu : Tingkat Pendapatan (x1), Kesadaran Wajib Pajak (x2), Sosialisasi Perpajakan (x3), Sanksi Pajak (x4). Teknik pengumpulan data primer dalam penelitian ini diperoleh langsung dari wajib pajak kendaraan bermotor yang ada di SAMSAT ATAMBUA, melalui pembagian kuesioner. Dengan melakukan penyebaran kuesioner untuk mengukur persepsi responden menggunakan 5 angka penelitian, yaitu : (1) sangat tidak setuju, (2)tidak setuju, (3) Netral, (4) setuju, (5) sangat setuju. Nilai sig.tingkat pendnapatan sebesar 0,001 0,05 maka H0 ditolak (H1 diterima) sehingga menunjukan terdapat pengaruh pemahaman terhadap pajak dalam kepatuhan wajib pajak. Faktor Tingkat Pendapatan mempengaruhi kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Studi Kasus pada kantor Samsat Atambua. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t nilai sig.tingkat penghasilan 0,004 0,05 sehingga H0 ditolak (H3 diterima). Hasil ini menggambarkan bahwa variabel tingkat pendapatan secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Hal ini berarti kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor terkait erat dengan besarnya pendapatan wajib pajak sehingga wajib pajak dapat memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan bermotornya. Nilai sig. Kesadaran wajib pajak 0,179 0,05 sehingga H0 diterima (H2 ditolak). Artinya tidak terdapat pengaruh kesadaran wajib pajak dalam kepatuhan wajib pajak . Nilai sig.sosialisasi pajak 0,0040,05 sehingga H0 ditolak (H3 diterima). Artinya terdapat pengaruh sosialisasi pajak dalam kepatuhan wajib. Nilai sig sanksi pajak 0,561 0,05 sehingga H04 diterima (H4 ditolak). Artinya tidak terdapat pengaruh presepsi sanski pajak dalam kepatuhan wajib pajak. Faktor Sanksi Pajak tidak mempengaruhi kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) studi kasus pada Kantor Samsat Atambua. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t nilai sig.persepsi sanksi pajak 0,561 0,05 sehingga H0 diterima (H4 ditolak). Artinya bahwa sanksi pajak secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor pada kantor Samsat Atambua. Hal ini menunjukkan bahwa sanksi pajak tidak memiliki peran penting dalam mempengaruhi kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Kepatuhan dalam membayar pajak kendaraaan bermotor tidak tergantung pada sanksi pajak yang berlaku. Kesimpulan dari hasil penelitian yang berjudul ”Faktor faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Studi Kasus Kantor Samsat Atambua adalah sebagai berikut: Variabel tingkat pendapatan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor pada kantor samsat Atambua. Variabel kesadaran wajib pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor pada kantor Samsat Atambua. Variabel sosialisasi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Atambua. Variabel sanksi pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Atambua Variabel tingkat pendapatan, kesadaran wajib pajak, sosialisasi pajak, dan sanksi pajak secara simultan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Atambua.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembayaran pajak merupakan perwujudan dari kewajiban kenegaraan dan peran serta wajib pajak untuk secara langsung dan bersama-sama melaksanakan kewajiban perpajakan untuk pembiayaan negara dan pembangunan nasional. Sesuai dengan Undang-Undang perpajakan, membayar pajak bukan hanya merupakan kewajiban, tetapi merupakan hak dari setiap warga negara untuk ikut berpartisipasi dalam bentuk peran serta terhadap pembiayaan negara dan pembangunan nasional. Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar besarnya kemakmuran rakyat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah tingkat pendidikan. Wajib pajak yang berpendidikan dan memperoleh pengetahuan pajak, akan lebih patuh dalam memenuhi kewajiban pajaknya dari pada yang kurang memperoleh informasi. Penelitian Ikhsan (2007) tentang kajian faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan Wajib Pajak menyimpulkan bahwa tingkat pendidikan Wajib Pajak secara statistik berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Faktor kedua yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah Penghasilan atau pendapatan. Faktor penghasilan dapat dijadikan salah satu alasan wajib pajak pajak tidak patuh membayar pajak. Masyarakat yang miskin akan kesulitan dalam membayar pajak, oleh karena itu masyarakat lebih cenderung untuk memenuhi kebutuhan pokoknya terlebih dahulu. Penelitian yang dilakukan oleh Chaerunnisa (2010) menunjukkan bahwa tingkat penghasilan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam menyampaikan SPT tahunan. Faktor ketiga yang mempengaruhi kepatuhan pajak adalah kesadaran wajib pajak. Tingkat kesadaran wajib pajak dapat dicerminkan dari bagaimana kesungguhan dan keinginan wajib pajak dalam mentaati ketentuan perpajakan yang berlaku. Kepatuhan pajak identik dengan kesediaan seorang wajib pajak dalam memenuhi peraturan perpajakannya. Dalam bentuk yang paling sederhana, kepatuhan dianggap sebagai istilah yang menggambarkan kesediaan wajib pajak untuk membayar pajak (Kirchler, 2010). Penelitian yang dilakukan oleh Kundalini (2016) menemukan bahwa faktor kesadaran wajib pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak Faktor keempat yang menjadi pengaruh kepatuhan pajak adalah pelayanan pajak. Karena bentuk pelayanan yang baik dapat menarik perhatian dari masyarakat. Pelayanan yang dikelola dengan baik diharapkan dapat memenuhi harapan masyarakat, karena masyarakat memiliki peran besar untuk perbandingan standar evaluasi tingkat motivasi (Afrial 2009). Lena Elitan 2007:46 memaparkan bahwasannya pelayanan merupakan produk yang faktor utamanya perlengkapan yang tidak ada wujudnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear berganda menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 8.626 dengan sampel sebanyak 100 wajib pajak bumi dan bangunan. Dalam menentukan jumlah sampel dari populasi penulis menggunakan metode pengambilan sampel Purposive sampling. Purposive sampling dimana merupakan metode penetapan responden untuk dijadikan sampel berdasarkan pada kriteria tertentu. Dari hasil uji regresi linear sederhana menggunakan spss versi 25, variabel tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 2.202 > t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,0300,05 , sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, variabel tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 1.218 t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,226> 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa HO diterima dan H2 ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, variabel kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.412 > t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,0010,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan, dan variabel pelayanan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar -621 t-tabel 1.985, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,536> 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa HO diterima dan H4 ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa pelayanan pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. Hasil output SPSS untuk uji Determinasi / Squared (R2) diketahui nilai R Squard sebesar 0,313 (31,3%). Hal tersebut memilki arti bahwa kemampuan variabel independen dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 31,3%, sedangkan sisanya sebesar 0,687 (68,7%) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu bahwa hipotesis pertama tingkat pendidikan berpengaruh pada kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. Dengan memiliki tingkat pendidikan yang tinggi akan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk memahami suatu hal atau keadaan. Hipotesis kedua tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. dapat diartikan bahwa semakin tinggi tingkat pendapatan belum tentu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Hipotesis ketiga tingkat kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak bumi dan bangunan. diartikan semakin tingginya kesadaran wajib pajak menandakan pelaksanaan serta pemahaman kewajiban perpajakan semakin baik serta wajib pajak akan makin termotivasi. Hipotesis keempat kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. diartikan Walaupun kualitas pelayanan yang dilakukan aparat pajak sudah sangat optimal, namun wajib pajak menganggap bahwa kualitas pelayanan tersebut merupakan standar yang harus dilakukan oleh aparat otoritas pajak.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENGGIRING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KULI Rofli Naldi Paulus Nappu1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hasil pengamatan peneliti selama mengajar di kelas IV SD Negeri Kuli ditemukan beberapa permasalahan dalam pembelajaran. Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut (1) kurangnya motivasi siswa dalam belajar penjasorkes dengan materi sepak bola, (2) metode pembelajaran yang diterapkan guru masih kurang efektif untuk memotivasi siswa, (3) rendahnya siswa dalam melakukan teknik menggiring sepak bola. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui. Proses pembelajaran teknik dasar menggiring sdalam permainan sepak bola pada siswa kelas IV SD Negeri Kuli. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil wawancara dan hasil penelitian tentang Pembelajaran menggiring sepak bola seperti yang dikemukan oleh guru penjasorkes bahwa dalam proses pembelajaran guru melakukan refleksi, benahi dan mempunyai rencana supaya peserta didik aktif dalam pembelajaran, agar kelas tetap kondusif saat pembelajaran berlangsung, guru juga harus tegas dalam pembinaan pada saat mengajar. Jika peserta didik kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru, maka tugas guru adalah untuk membimbing, memberi motivasi dan memberi dorongan. Apabila pada awal pembelajaran siswa tidak dapat melakukan menggiring bola dengan baik maka harus dilakukan gerakan atau praktek secara berulang-ulang kali sehingga mereka paham dan mengerti dalam melakukan menggiring bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran teknik dasar menggiring dalam permainan sepak bola pada siswa SD NEGERI Kuli berlangsung dengan baik dan siswa menjadi aktif dan kreatif. Simpulan: Peneliti disimpulkan bahwa Data hasil Proses pembelajaran teknik dasar menggiring dalam permainan sepak bola pada siswa kelas IV SD NEGERI Kuli selalu mengalami peningkatan. Persentase ketuntasan belajar juga telah memenuhi target dari yang direncanakan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance yang mencakup Kepemilikan Institusional dan Leverageterhadap Kinerja Keuangan pada perusahaan Healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2022. Kepemilikan Institusional adalah kepemilikan saham yang menjadi milik institusi ataupun lembaga. Makin tinggi kepemilikan institusional mengakibatkan makin kecil utang yang dibuat untuk mendanai perusahaan Wiranata dan Nugrahati (2013). Kepemilikan Institusional adalah kepemilikan saham yang menjadi milik institusi ataupun lembaga. Makin tinggi kepemilikan institusional mengakibatkan makin kecil utang yang dibuat untuk mendanai perusahaan. Kepemilikan istitusional memiliki arti penting dalam memonitoring manajemen karena dengan adanya kepemilikan oleh institusional akan mendorong peningkatan pengawasan yang lebih optimal investor institusional sehingga dapat menghalangi perilaku opportunistic manajer. Leverage ialah ratio keuangan yang dipakai perusahaan guna melihat kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban dalam membayar hutang jangka panjang (Lastri dkk, 2018). Leverage merupakan Rasio Keuangan yang digunakan perusahaan untuk mengukur kewajiban jangka panjang perusahaan, untuk melihat mampu tidaknya perusahaan tersebut memenuhi kewajiban dalam membayar hutang. Dalam penelitian ini asumsi yang digunakan adalah perusahaan akan menjadi semakin baik apa bila menggunakan utang semakin besar. Dengan nilai utang yang semakin besar, nilai aktiva perusahaan akan mengalami peningkatan profitabilitas perusahaan. Dengan sumber dana yang lebih besar, besar kemungkinan keuntungan meningkat namun di ikuti pula dengan peningkatan rasio. Kinerja keuangan merupakan hasil kerja dari beberapa bagian suatu perusahaan yang dapat dilihat pada posisi keuangan perusahaan selama periode waktu tertentu dalam hal pembiayaan, distribusi dana, kecukupan modal, likuiditas, dan profitabilitas perusahaan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan yang diperoleh dari www.idx.co.id dan situs resmi perusahaan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Good Corporate Governance yang difokuskan pada aspek Kepemilikan Institusional dan Leverage yang menggunakan Debt to Equity Ratio (DER). Variabel Dependen yang digunakan adalah Kinerja Keuangan perusahaan Healthcare yang menggunakan Return On Asset (ROA). Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan Healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022 yaitu sebanyak 30 Perusahaan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu(Sugiyono, 2010). Berdasarkan kriteria-kriteria pemilihan sampel yang telah ditentukan maka terdapat 13 perusahaan yang akan digunakan sebagi sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis Statistik deskriptif dengan pengujian hipotesis menggunakan SPSS versi 25 . Hasil Penelitian menunjukan bahwa Kepemilikan Institusional dengan t hitung bernilai -4.086 dengan nilai signifikasi senilai 0.0000,05. Artinya secara parsial Kepemilkan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Variabel Leverage t hitung bernilai 3.049 dengan nilai signifikan senilai 0,0040,05 artinya secara parsial Leverage mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan Healthcare di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Maka Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kepemilikan dan Leverage berpengaruh terhadap kinerja keuangan pada perusahaan Healthcare di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Koperasi Serviam Kefamenanu”. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Rasio Keuangan Koperasi Serviam Kefamenanu. Dengan persoalan penelitian adalah Bagaimana kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas dan rasio profitabilitas tahun 2019-2022. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas dan rasio profitabilitas selama empat tahun. Penelitian ini dilaksanakan di koperasi Serviam Kefamenanu. Konsep yang diangkat dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas diukur dengan current ratio. Rasio solvabilitas diukur dengan debt ratio debt to equity. Dan Rasio Profitabilitas diukur dengan return on asset, return on equity dan net profit margin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan tehnik dukumentasi yaitu mengumpulkan data-data laporan keuangan berupa neraca dan laba rugi ( SHU ) tahun 2019-2022. Analisis datanya menggunakan analisis rasio, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan Hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti di Koperasi Serviam Kefamenanu : 1. Kinerja keuangan Koperasi Serviam Kefamenanu selama periode pengamatan tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 berdasarkan rasio likuiditas dalam kategori “baik”. Hal ini menunjukkan bahwa Koperasi Serviam Kefamenanu memiliki kemampuan untuk menutupi hutang jangka pendeknya dengan aktiva lancer yang dimiliki 2. Kinerja keuangan Koperasi Serviam Kefamenanu selama periode pengamatan tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 berdasarkan rasio solvabilitas dalam kategori “tidak baik”. Hal ini menunjukkan bahwa aset yang digunakan Koperasi Serviam Kefamenanu dalam menjalankan usahanya sebagian besar diperoleh dari hutang. 3. Kinerja keuangan Koperasi Seviam Kefamenanu selama periode pengamatan tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 berdasarkan rasio profibilitas dalam kategori “baik” pada tahun 2020 dan tahun 2021. Sementara pada tahun 2019 dan tahun 2022 rentabilitas berada dalam kategori “tidak baik”. Hal ini terjadi karena pada tahun 2019 terjadi peningkatan modal tapi pada saat bersamaan perolehan SHU Koperasi mengalami penurunan sehingga dapat dikatakan pada tahun tersebut pengurus Koperasi tidak mampu memanfaatkan modal yang besar untuk memperoleh Sisa Hasil Usaha yang optimal. Sementara pada tahun 2020 dan 2021 pengurus Koperasi mampu memanfaatkan peningkatan modal koperasi untuk memaksimalkan sisa hasil usaha.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KINERJA GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PJOK DI SMA SWASTA KRISTEN TARUS TENGAH Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email : [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, proses pembelajaran PJOK di SMAS Kristen Tarus Tengah berjalan dengan lancar tetapi terkadang siswa yang malas mengikuti pembelajaran dikarenakan minimnya jumlah siswa sehingga membuat siswa cepat bosan untuk belajar. Maka seorang guru yang harus memberikan serta selalu memotivasi siswa semangat dalam belajar Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK di SMA Swasta Kristen Tarus Tengah”. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan dua orang siswa satu laki-laki dan satu perempuan di SMAS Kristen Tarus Tengah. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan, bahwa kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK tetap berjalan dengan baik seperti biasanya. Materi yang diajarkan sesuai dengan kondisi lapangan serta peralatan olaraga yang kurang lengkap, tetapi pembelajaran tetap berjalan dengan yaitu guru PJOK menggunakan halaman sekolah sebagai lapangan dan memodifikasi bola besar dengan bola plastik. Dalam hal ini, kaitan dengan materi siswa-siswi SMAS Tarus Tengah lebih suka dengan pembelajaran bola besar yaitu sepak bola untuk laki-laki dan bola voli untuk perempuan. Simpulan: Berdasarkan uraian di atas maka disimpulkan kinerja guru dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PJOK di SMAS Kristean Tarus Tengah sangat baik karena siswa sekarang ini semangat dalam belajar. Kata kunci: kinerja Guru; motivasi belajar; PJOK ABSTRACT TEACHER PERFORMANCE IN MOTIVING STUDENTS IN PJOK LEARNING AT TARUS TENGAH CHRISTIAN PRIVATE HIGH SCHOOL 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia Email : [email protected] Background: Based on the background of the problem, the PJOK learning process at Tarus Tengah Christian High School runs smoothly but sometimes students are lazy to take part in learning due to the lack of students so that students get bored quickly while studying. So a teacher’s must provide and always motivate students so that students are enthusiastic in learning. Research objective: the purpose of this study was to determine teacher performance in motivating students in PJOK learning at Tarus Tengah Christian private Research method: the method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques used throught observation, interviews and documentation as well as analysis techniques in this study, namely data reduction, data Presentation and conclusions or verification. The sample in this study was the principal, PJOK teachers, and two students, one male and one female at SMAS Kristen tarus tengah Result and discussion: the results of this study indicate that the performance of the gun in motivating students in PJOK learning continues to run well as usual. The material taught is in accordance with held conditions and sports equipment that is incomplete, but learning continues with PJOK teacher using the school yard as a field and modifying large balls with plasticballs. In this case, with regard to the material, Tarus Tengah Christian Hight School students prefer big ball learning, namely soccer for boys and volleyball for girls. Conclusion: Bassed on the description above, it can be concluded that the teacher’s performance in motivating students in PJOK learning at SMAS Kristean Tarus Tengah is very good because students are now enthusiastic about learning Keyword: Teacher performance; learning motivation; PJOK.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PJOK MATERI BOLA VOLI DI SMA KRISTEN TARUS TENGAH Sebedeus Padalani1*, Ramona M. Mae, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Sebedeus Padalani (2023). Skripsi. Tinjauan Tentang Proses Pembelajaran PJOK Materi Bola Voli Di SMA Kristen Tarus Tengah. Kabupaten kupang dibawah bimbingan Ramona M. Mae, S.Pd.,M.Or selaku Pembimbing I dan Melvianus Selan, S.Pd., M.Or selaku Pembimbing II. Program studi PJKR Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Jasmani. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Tujuan Penelitian ini untuk. (1) mengetahui sarana dan prasarana pembelajaran Penjasorkes khususnya Bola Voli (2) mengetahui pembelajaran khususnya Bola Voli. metode yang di digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru Penjas, Dan Siswa/Siswi yang berjumlah 4 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik revrensi yang diperoleh selama penelitian ini adalah pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini mendapatkan beberapa penemuan yang pertama, sarana dan prasarana pembelajaran PJOK tidak tersedia. Sehingga peneliti memberikan solusi, tentang Norma Sarana dan Prasarana agar bisa membantu dalam Pembelajaran Penjaskes Kedua, pembelajaran PJOK tidak berjalan efektif dikarenakan tidak tersedianya sarana dan prasarana seperti Lapangan Voli, Bola, Net.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MENINGKATKAN KEAKTIFAN POLA GERAK DASAR SISWA KELAS III MELALUI METODE TEAM GAMES TOURNAMENT DI SDK TUABATAN Marianus Tenis*, David Loba2, Yahya Jecson Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Metode TGT (Team Games Tournament) merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang melibatkan seluruh aktivitas siswa tanpa ada perbedaan status sosial, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur belajar dengan bermain. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui keaktifan pola gerak dasar siswa kelas III melalui metode team games tournament di SDK Tuabatan. Metode penelitian: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan empat komponen pokok yaitu: a) perencanaan atau planning, b) tindakan atau acting, c) pengamatan atau observing, d) refleksi atau reflection. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil dan pembahasan: Hasil rekapitulasi pada siklus I diperoleh 13 orang siswa berkriteria Tidak Tuntas. Hasil pelaksanaan tes pada siklus II, diperoleh aspek lokomotor maka diperoleh 100% (13 orang siswa) yang berkriteria Tuntas, aspek nonlokomotor maka diperoleh 84,6% (11 orang siswa) yang berkriteria Tuntas dan 15, 4% (2 orang siswa) berkriteria Tidak Tuntas dan pada aspek manipulasi maka diperoleh 77% (10 orang siswa) yang berkriteria Tuntas dan 23% (3 orang siswa) berkriteria Tidak Tuntas dengan tidak mencapai 75%. Simpulan: Hasil rekapitulasi pada siklus I diperoleh 13 orang siswa berkriteria Tidak Tuntas. Hasil rekapitulasi pada siklus II diperoleh 84,6% (11 orang siswa) berkriteria Tuntas dan 15, 4% (2 orang berkriteria Tidak Tuntas). Oleh sebab itu, penggunaan metode team games tournament telah berhasil untuk meningkatkan keaktifan pola gerak siswa. Katakunci: Keaktifan pola gerak dasar; metode team games tournament