2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai selesai di Laboraturium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bolu kukus dengan tekstur yang lembut, tingkat pengembangan terbaik dan paling disukai konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangansehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan persentase dosis baking powder 0%, 1%, 2%, dan 3%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah uji daya pengembangan, tekstur, warna, rasa, dan aroma. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosis baking powder 3% menghasilkan daya pengembangan tertinggi yaitu 78,910% tekstur 380,333 gram (sangat lembut) rasa 3,700 (sangat suka,) Aroma 3,63 (sangat suka) dan, Warna 3,667 (sangat suka)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSI PASTA TAPE SINGKONG (Manihot utilissima)PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK DONAT Alfons U. Rewa *), Ir. M. Nuhamara, MP **), Ir. I.D.A.A.R.R.Adi, MP **) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Donat merupakan panganan yang digoreng berbentuk cincin dan berlubang ditengahnya, donat biasanya terbuat dari tepung terigu dan campuran bahan lainnya yaitu gula, telur, mentega, ragi, susu, air. Tepung terigu juga dapat disubstitusi dengan tape singkong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi pasta tape singkong pada tepung terigu terhadap karakteristik kimia dan organoleptik donat. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai selesai di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Total tepung terigu dan pasta tape singkong yang digunakan sebanyak 400 gram dengan presentase perlakuan 0% tanpa penambahan pasta tape singkong, 10% pasta tape singkong, 20% pasta tape singkong, 30% pasta tape singkong. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kadar air, volume pengembangan, tekstur, warna, rasa, dan aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa donat dengan substitusi pasta tape singkong 10% atau 40 gram, memiliki kualitas paling baik dengan nilai rata - rata yaitu volume pengembangan 67,282%, tekstur 181,333gr, warna 4,767 (sangat suka), rasa 4,867 (sangat suka), aroma 4,667 (sangat suka) serta menghasilkan kadar air 22,147%. Kata Kunci : Donat, Tepung Terigu, Pasta Tape Singkong *) Peneliti **) Pembimbing
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
In learning process at the level of Senior High school specially of English subject, it’s difficult for students in learning if the teacher apply the learning method is not effective, specially in speaking English. To overcome this problem, the writer interested to do research about An Analysis on Role Play Method Applied By Teacher In Teaching English.Therefore the problem formulated is what are the steps of role play method applied by teacher in teaching English. The aims of this study is to find out what are the steps of role play method applied by teacher in teaching English. Based on the results of research obtained from both of video, shows there is a difference on steps which is use by teacher in applied role play method. On the first video, the teacher applied the procedure of role play method consist of : (1) preparation and instrution consist of : warm up,explaining the participant role and explaing the audience role (2) Dramatic action and Discussion (3) and the last evaluation but the teacher does not explaining general situation. While on the second video, there are steps that are not done by the teacher that is : explaing audience roles and discussion. Based on analysis data, it can be concluded that role playing method which has been applied by the teacher in teaching English. Role play method can increase students interest and attention, so students activities in the learning process are more active. Therefore, the role playing method is appropriate for a teacher to use in teaching English. From this study the writer recommends the steps that must be applied by teacher in teaching English that is : (1) preparation and instrution consist of : warm up, explaining the general situation,explaining the participant role and explaing the audience role (2) Dramatic action and Discussion (3) and evaluation.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG BIJI NANGKA DAN TEPUNG TERIGU TERHADAP SIFAT SENSORIK KUE KERING Trisna Susanti. Tnunay*), Ir.A. I. Medah.,Mp**), Ir. I. D. A. A. R. R. Adi,Mp**) ABSTRAK Biji nangka merupakan bahan yang terbuang setelah dikonsumsi walaupun ada sebagain kecil masyarakat yang mengolahnya untuk dijadikan makanan misalnya dilolah menjadi kolak. Kue kering merupakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat. Menurut SNI 01-2973-1992, kue kering merupakan salah satu jenis biskuit yang terbuat dari adonan lunak, berkadar lemak tinggi, relatif renyah bila dipatahkan dan bertekstur padat. Menurut O’brien lemak dalam kue kering berfungsi sebagai shortening dan akan mempengaruhi tekstur, flavor, kelembutan, dan mouthfeel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung biji nangka dalam pembuatan kue kering terhadap organoleptik ( rasa, warna, aroma dan tekstur) dan untuk mendapatkan salah satu tingkat kesukaan dalam menghasilkan kue kering yang baik. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan masing-masing diulangi sebanyak 3 kali dengan presentase ) 0%, 10%, 20%, 30% dan 40% substitusi tepung biji nangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan substitusi 10% terhadap rarsa kue kering yang tertinggi yaitu dengan skor 4,800 (sangat suka), Warna kue kering yang paling tinggi yaitu pada perlakuan substitusi 10% dengan skor 4,667 (sangat suka), aroma kue kering yang paling tinggi yaitu pada perlakuan substitusi 10% dengan skor 4,711 (sangat suka), dan tekstur kue kering yang paling tinggi yaitu pada perlakuan substitusi 10% dengan skor 403,667 (sangat suka).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUHU PADA PROSES CATALYTIK CRACKING DALAM PEMBUATAN BIOFUEL DARI MINYAK GORENG BEKAS ABSTRAK Benu J.C Makaborang. M** Lano L. M** Penelitian ini tentang pengaruh suhu pada proses catalytik cracking dalam pembuatan biofuel dari minyak goreng bekas. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pada proses catalytik terhadap biofuel dan mengetahui suhu yang tepat pada proses catalytik cracing terhadap kualitas biofuel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan eksprimen lapangan dalam bentuk pola Rancang Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulang sehingga menghasilkan 20 percobaan. Perlakuan yang dimaksud yaitu : P1 = pemanasan 40 0C, P2 = pemanasan 50 0C, P3 = pemanasan 60 0C, P4 = pemanasan 70 0C. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Perlakuan suhu terhadap proses minyak jelantah menjadi biofuel menunjukan bahwa tidak berpengaruh pada uji taraf 1% tetapi pada uji taraf 5% memberi pengaruh nyata terhadap produksi biofuel Perlakuan terbaik terdapat pada suhu 700C dengan jumlah produksi biofuel sebesar 482 ml.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Konservasi tanah merupakan penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukakannya dengan syarat-syarat yang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah. Penelitian ini dilakukan di desa Oben yang dilaksanakn pada tanggal 19 Desember 2020 sampai tanggal 19 Januari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengamatan langsung dan teknik wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah desa Oben. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perlakuan teknik konservasi dan dampak dari upaya penerapan teknik konservasi tanah dan air di lahan petani desa Oben. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa teknik konservasi tanah dan air (KTA) di desa Oben. Didominasi oleh teknik vegetatif dimana kebun campuran, Pekarangan dan penghutanan kembali adalah metode yang paling banyak diterapkan masyartakat setempat. Selebihnya dari sisi mekanik, masyarakat belum begitu banyak menerapkannya walaupun ada beberapa orang yang menggunakan teras batu dan teras kayu sebagai upaya konservasi tanah dan air.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
OPERASI DAN PEMELIHARAAN PADA DAERAH IRIGASI WAIHAROBU DI DESA ANAPALU KECAMATAN UMBU RATUNGGAI BARAT KABUPATEN SUMBA TENGAH ABSTRAK Prengu.Y.J**) Makaborang.M**) Lano.M.L**) Penelitian tentang Operasi dan Pemeliharaan Pada Daerah Irigasi Waiharobu Di Desa Anapalu Kecamatan Umbu ratuggai barat Kabupaten Sumba Tengah,penelitian ini telah di laksanakan pada bulan September 2020, adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Di Desa Anapalu. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawanncara di mana penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Di Desa Anapalu secara baik.Kemudian di observasi untuk pengamatan secara lansung proses Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Di Desa Anapalu Dari observasi dan wawancara di ketahui bahwa pengelolaan jaringan irigasi tersier di Daerah irigasi Waiharobu,dalam hal ini meliputi pengelolaan,operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi tersier, perbaikan saluran,IPAIR (Iuran pelayanan irigasi) dengan rehabilatasi jaringan irigasi tersier,kelembagaan P3A Waiharobu sudah mulai berjalan dengan baik. Kondisi fisik jaringan irigasi tersier pada saluran dan bangunan pada Jaringan irigasi waiharobu masih mengalami kerusakan pada saluran dan bangunan tersier yang retak-retak akibat akar pohon yang menembus dipinggiran jaringan irigasi,sehingga menyebabkan timbulnya suatu masalah dalam operasi dan pengelolaan jaringan irigasi. Kata Kunci : Pengoperasian, Pemeliharaan, Jaringan,Irigasi Keterangan: * )Peneliti **) Pembimbing
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK EFISIENSIJARINGAN SEKUNDER RUAS BAKIRUK BBKi 2 SAMPAI BBKi 4 PADA DAEARAH IRIGASI BENANAIN Seran. Y. T*) Lano M.L**) Nainiti. N. P. P. E **) Efisiensi Jaringan Sekunder Ruas BBKi 2 Sampai BBKi 4 pada Daerah Irigasi Benanain Bendung Benenain Bakiruk terletak Di Dusun boni Desa Kakaniuk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka merupakan bendung yang memiliki jaringan primer dan sekunder. Daerah irigasi Benanain. Penelitian ini dilakukan Pada BULAN NOVEMBER – DESEMBER 2020 Pada saluran sekunder ruas BBKi 1-2 terdapat efisiensi pada air yang masuk pada BBKi 2 sebesar 2,74 sedangkan air yang keluar dari BBKi 2 sebesar 2,26 dengan nilai efisiensi sebesar82,40%, maka dengan kehilangan air sebesar 0,48 m3/detik. Untuk BBKi 2-3 terdapat efisiensi air yang masuk ke BBKi 3 sebesar 2,36 sedangkang air yang keluar dari BBKi 3 trdapat 1,96 maka terdapat nilai efisiensi sebesar 83,05% dengan kehilangan air sebesar 0,40m3/detik. Untuk BBKi3-4 terdapat air yang masuk ke BBki 4 sebesar 2,20,sedangkan air keluar dari BBKi 4 terdapat 1,75 maka terdapat nilai efisiensi sebesar 79,55% dengan kehilangan air sebesar 0,45m3/detik. efisiensi rata-rata sebesar302,98%. Menujukkan adanya kehilangan air sepanjang perjalanannya di saluaran secara umum kehilangan air terjadi inflitari,evaporasi, rembesan atau bocoran dan mengambil untuk keperluan lain.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK OPERASI DAN PEMELIHARAAN PADA DAERAH IRIGASI MAUTENDA DESA WELAMOSA KECAMATAN WEWARIA KABUPATEN ENDE Ndinga,E* Makaborang,M** Lano,L.M** Penelitian ini tentang Operasi dan Pemelihraan Daerah Irigasi Mautenda Desa Welamosa Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende di laksanakan pada bulan juni 2020 dengan tujuan untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Mautenda. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer yaitu 25 orang sampel yang di analisis menggunakan metode pelitian deskriptif kualitatif dimana penelitian melakukan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan jaringan irigasi Mautenda hasil penelitian menunjukan bahwa Luas areal persawahan irigasi Mautenda yaitu 4.374 ha,namunbaru di kelolah 1.724 ha.hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Mautenda Desa Welamosa di lakukan dengan baik oleh Masyarakat Desa Welamosa Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende,kuhsusnya petani pemakai Air(P3A).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marine biota has many benefits for human life. Sponges are a species of marine biota that can be used as a producer of antimicrobial compounds. The bacteria found in sponges have an important role in the continuity of life in the sea. This lifestyle between sponges and bacteria forms a symbiosis that forms secondary metabolite compounds and enzymes, especially extracellular enzymes (amylase, protease, cellulase and lipase). This study aims to determine how to isolate sponge symbiotic bacteria and identify spongy symbiotic bacteria. The method used is purposive to take sponges. Characterization of bacteria was carried out based on morphology and gram staining. Enzymatic bacterial selection was carried out by testing the activity of the amylase enzyme (soluble starch), lipase enzyme (Tween 80), protease enzyme (skim milk) and cellulose enzyme (carboxyl methyl cellulose). Data analysis was performed in a qualitative descriptive manner by measuring the clear zone in the extracellular enzyme test results. Meanwhile, other research parameters measured in this study were temperature, salinity and pH. The results showed that out of 47 isolated bacteria and 33 of them had extracellular enzymes with 10 bacteria had amylase enzymes, 27 bacteria had lipase enzymes, 2 bacteria had protease enzymes and 1 isolate had cellulose enzymes.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMPK Sulama Kada, permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya aktivitas belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan aktivitas belajar siswa rendah adalah model pembelajaran yang dipakai masih sangat terbatas sehingga membuat siswa cepat bosan dan kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap Aktivitas belajar siswa, metode yang digunakan adalah eksperimen.dengan nonequivalent control group design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah siswa 67 siswa dengan sampel kelas VIIID dan kelas VIIIE berjumlah siswa 67 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Yang dengan menggunakan rubric aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan aktivitas belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu kegiatan visual 83% kegiatan lisan 75%, kegiatan mendengar 83%. Dibandingkan dengan aktivitas belajar pada kelas kontrol, Adanya pengaruh kemampuan aktivitas belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena kelas eksperimen menggunakan metode bermain peran disertai media gambar sedangkan kelas kontrol menggunakan metode cerama, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh metode bermain peran terhadap aktivitas belajar siswa di SMPK Sulama Kada Tahun Ajaran 2020/2021.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Weran.K.A *) Nainiti, N.P.P.E.**) Dethan.J.J.S. **) Tujuan Optimalisasisi polah tanam daeraIrigasi Waikelak di Desa Bendona yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Air IrigasiWaikelak terhadap usaha tani serta menghitung keuntungan maksimum musim tanam I dan II pada tanaman Padi di Desa Bendona Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Floress Timur. Dari hasi penelitian dapat di simpulkan bahwa manfaat dari air Irigasi Waikelak untuk pertanian sangatlah menguntungkan karena para petani dapat melakukan 2 kali musim tanam dengan musim tanam pertama di mulai dari bulan Desember – Februari pada bulan – bulan ini persediaan air meningkat, sedangkan pada musim tanam dua yakni bulan April – Juni dimana ketersediaan air semakin berkurang. Rancangan penelitian ini menggunakan Model matematika dalam program linier dengan Persamaan fungsi tujuan yang ingin dicapai dengan rumus Musim Tanam I : Z = C1,X1a. Musim Tanam II : Z = C2,X2a dengan membatasi membatasi kegunaan utama sebagai fungsi kendala pada kebutuhan air tiap luas lahan tanaman Padi. Hasil penelitian menunjukan pada musim tanam I terhitung dari bulan Desember hingga bulan Februari luas areal tanaman padi sebesar 15 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp19,885,000) danjagung dengan luas arel tanam 10 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar ( Rp13,795,000). Musim tanam II terhitung bulan April hingga bulan Juni, luas area tanaman padisebesar 9 ha dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp 9,885,000dan jagung dengan luas arel tanam 12 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp29,740,000). Untuk fungsi kendala pada musim tanam I dan musim tanam II luas areal tanaman padi sebesar 22 ha dengan dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp . 29.770.000 Danjagung dengan luas arel tanam 22 hadengan menghasilkan kentungan sebesar (Rp31.590.000.)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pohon Lontar (Borassus flabellifer L.) adalah pohon yang memiliki banyak manfaat mulai dari daun, batang, bunga, dan buahnya. Pemanfaatan tempurung saboak masih terbatas. Salah satu cara untuk memanfaatkan tempurung sabok adalah dengan membuat tempurung saboak menjadi arang aktif agar aplikasinya bisa lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi H3PO4 sebagai aktivator arang aktif tempurung saboak dan konstentrasi optimum aktivator H3PO4 dalam pembuatan arang aktif tempurung saboak yang ditinjau dari kadar air, kadar abu dan daya serap terhadap iodin. Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan yaitu 0,1 M, 0,5 M, 1 M konsentrasi larutan H3PO4 yang diulang sebanyak 3 kali. Parameter yang diukur meliputi penentuan kadar air, kadar abu dan bilangan iodin. Dibandingkan dengan SNI 06-3730-1995 tentang arang aktif teknis. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivasi dengan berbagai konsentrasi H3PO4 menghasilkan arang aktif dengan karakteristik yaitu kadar air tertinggi terdapat pada konsentrasi 0,1M H3PO4 dengan nilai sebesar 3,80% dan kadar abu dan bilangan iodin tertinggi terdapat pada konsentrasi 1 M H3PO4 dengan nilai kadar abu 5,75 % dan bilangan iodin 229,479 mg/g. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa jika menggunakan aktivator H3PO4 dapat menghasilkan arang aktif dengan kualitas yang baik. Sehingga aplikasinya bisa digunakan untuk mengadsorpsi limbah cair organik maupun anorganik.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Beili A. S. E ) Nainiti N. P. P. E *) Lano M. L *)
Suatu penelitian telah dilakukan di Daerah Irigasi Mareda Kadingo pada: Bulan September sampai November 2020 di Daerah Irigasi Mareda Kadingo bertujuan untuk mengetahui operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi pada daerah irigasi Mareda Kadingo yang di lakukan oleh P3A dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Irigasi merupakan sektor utama dalam mendukung usaha-usaha pertanian, oleh karena itu keberadaanya sangat di perluh oleh petani kondisi dari irigasi itu sendiri di harapkan dapat berfungsi sebagian mungkin sehingga dapat menjamin para petani dalam melakukan kegiatannya di bidang pertanian. Data yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk data primer dan sekunder. Data primer di peroleh lansung dari responden yang menjadi anggota P3A pada daerah irigasi Mareda Kadingo melelui wawancara berpedoman pada quisioner yang telah disiapkan. Sedangkan data sekunder adalah data yang di peroleh dari dokumen yang tersedia pada Lembaga atau instansi yang terkait. Dalam hal ini, instansi atau Lembaga pemerintah desa dan Lembaga anggota P3A di desa ubu raya kecamatan loli kabupaten sumba barat yang berkaitan dengan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriftif, yang artinya penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi untuk mempertahankan fungsi jaringan irigasi pada daerah irigasi Mareda Kadingo secara baik.
Kata kunci : kajian Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fermentasi merupakan salah satu cara pengawetan dan pengolahan ikan segar secara tradisional menjadi produk dengan rasa yang khas dan disukai oleh masyarakat, untuk dijadikan bahan tambahan dalam penyajian makanan. Pengawetan ikan dengan cara fermentasi bertujuan mengawetkan dan mengubah tekstur. Peda merupakan salah satu produk hasil fermentasi oleh mikroorganisme melalui penambahan garam dengan kadar tertentu. Pembuatan peda merupakan teknik pengawetan ikan secara tradisional, mudah dilakukan dan tidak memerlukan peralatan khusus yang canggih. Tujuan Peenelitian adalah untuk untuk mengetahui ALT bakteri dan mengidentifikasi bakteri halofilik pada produk peda ikan tembang yang diproses dengan lama penyimpanan yang berbeda pada suhu ruang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September - Oktober 2019 bertempat di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana untuk pembuatan produk dan Laboratorium Stasiun Balai Karantina Ikan, Kupang untuk pengujian bakteri halofilik pada peda ikan tembang. Metode penelitian yang digunakan bersifat eksperimen atau percobaan langsung di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 2 kali ulangan dengan analisis data menggunakan Anova, dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Sedangkan untuk identifikasi menggunakan deskripsi kualitatif Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. Hasil penelitian produk peda ikan tembang selama penyimpanan suhu ruang untuk pengujian Angka Lempeng Total berkisar antara 1700-91000 koloni/gram dan bakteri halofilik untuk pengamatan morfologi koloni yaitu menghasilkan warna koloni yang berbeda, uji gram menghasilkan reaksi negatif, uji oksidase pada perlakuan A I dan A II yaitu reaksi positif sedangkan perlakuan B I, B II, C I dan C II yaitu reaksi negatif, uji katalase menghasilkan reaksi positif, uji motility menghasilkan reaksi positif, uji citrate menghasilkan reaksi negatif, uji methyl red pada hari ke 7 reaksi negatif sedangkan hari ke 14 dan 21 reaksi positif, uji Voges Paskuer pada hari ke 7 reaksi negatif sedangkan hari ke 14 dan 21 reaksi positif, uji Produksi H2S menghasilkan reaksi negatif, uji karbohidrat menghasilkan reaksi perubahan warna kuning menjadi merah, uji indol media tidak mampu mendegradasi asam amino dan bakteri halofilik yang teridentifikasi tergolong dalam genus Chromobacterium sp. Berdasarkan hasil penelitian produk peda ikan tembang selama penyimpanan suhu ruang dapat disimpulkan produk peda ikan tembang selama penyimpanan selama 7, 14, dan 21 hari memiliki nilai ALT 1,7 x 103 koloni/gram, 8,7 x 103 koloni/gram, dan 8,3 x 104 koloni/gram. Sedangkan bakteri halofilik yang teridentifikasi tergolong dalam genus Chromobacterium sp.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nugget adalah jenis makanan cepat saji yang biasanya berasal dari olahan daging dan tepung terigu yang dipadatkan kemudian disajikan dengan cara digoreng. Menurut Ginting (2006). Nugget adalah hasil olahan daging hewan berupa campuran daging dan bahan-bahan lain seperti rempah-rempah sebagai bumbu kemudian dibuat adonan dan diletakan pada loyang setelah diratakan dengan ketebalan 1 cm. Fish nugget adalah salah satu bentuk produk olahan dari daging ikan yang digiling halus dan diberi bumbu-bumbu serta dicampur dengan bahan pengikat dan bahan pengisi, kemudian dicetak menjadi bentuk tertentu setelah itu dikukus, dipotong, dicelupkan kedalam batterbreading,disimpan terlebih dahulu dalam ruang pendingin atau lemari pendingin kemudian digoreng (Rumaniah, 2002). Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2020, di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk pembuatan produk nugget ikan kembung, pengujian perubahan fisik, susut berat, kadar air dan organoleptik (kenampakan, bau, rasa, tekstur). Pada hasil penelitian produk nugget ikan kembung pada penyimpanan hari ke 28 sudah tidak diterima lagi oleh panelis karena produk sudah ditumbuhi jamur dengan kemasan non vakum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Segi organoleptik dengan kemasan vakum dan non vakum penyimpanan 0 sampai 28 hari masih di sukai oleh panelis, penyimpanna hari ke 28 kemasan non vakum sudah tidak diterima lagi oleh panelis karena produk sudah di tumbuhi jamur. Terjadinya penurunan susut berat penyimpanan nol hari sampai 28 hari dengan kemasan vakum maupun non vakum. Perubahan fisik dengan kemasan vakum dan non vakum yang disimpan pada suhu dingin masih disukai panelis hingga hari ke 21 sedangkan pada hari ke 28 tidak disukai panelis karena produk sudah ditumbuhi jamur dengan kemasan non vakum.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BONY UMBU IMANUEL TSE (15390065). Analisis Kualitas Pada Garam Masak Tradisional Di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Di bawah bimbingan : UMBU P.L. DAWA. S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU. S.Si. M.Si sebagai pembimbing II, Progranm Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang.
Garam memiliki peran strategis yaitu sebagai bahan pokok bagi kebutuhan konsumsi dan juga merupakan bahan baku berbagai industri. Sistem pengolahan garam yang masih kasar (krosok atau belum bersih) dilarutkan dengan air tawar, setelah air sudah tercampur dengan garam selanjutnya air tersebut di filter (disaring) agar air menjadi jernih dan setelah melalui proses penyaringan air tersebut di rebus pada meja masak garam menggunakan api selama 7-8 jam, hingga membentuk kristal-kristal garam. Setelah itu jadilah garam masak, kemudian dikeringkan dan siap untuk dijual. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui teknik pembuatan garam masak tradisional di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang dan untuk mengetahui kandungan Organoleptik, Rendemen, Kadar Air, Kadar NaCl, Iodium, Mineral (Mg dan Ca) pada garam masak tradisional di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan Juni-Juli 2020 di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang untuk Obserfasi dan perhitungan rendemen untuk pengambilan sampel serta Laboratorium Ekasakta UKAW, untuk pengujian organoleptik sedangkan di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor untuk pengujian kadar air, NaCl, iodium, dan mineral (magnesium dan kalsium). Metode penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif komparatif.
Hasil penelitian garam masak di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang untuk pengujian organoleptik parameter warna garam yaitu warna putih normal, parameter bau garam yaitu bau normal, rendemen larutan berkisar antara 93,30-93,75%, rendemen garam berkisar antara 182,37-185,01%, kadar air berkisar antara 5,71-6,77%, NaCl : 86,77%, Iodium : 4,62, Magnesium : 182,00 mg/100 g, Kalsium : 136,64 mg/100 g.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu Proses pembuatan garam di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang meliputi bahan baku garam krosok sebanyak 50 kg dan air tawar sebanyak 200 liter, penyaringan, air hasil penyaringan dibiarkan selama 30 menit, pemasakan selama 7-8 jam, penirisan selama 5 jam, packing menggunakan karung plastic berukuran 50 kg dan distribusi. Nilai pengujian organoleptik parameter warna normal dan parameter bau normal, rendemen garam berkisar antara 133,20%-135,00%, kadar air berkisar antara 5,72%-6,77%, kadar NaCl 86,77%, iodium 4,62 kg/mg dan mineral (magnesium 182,00 mg/100 g dan kalsium 136,64 mg/100 g).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tuna se’i adalah salah satu produk hasil perikanan yang diolah mengunakan metode pengasapan tradisional mengunakan tempurung kelapa sebagai bahan utama penghasil asap dan daun kesambi sebagai penutup saat proses pengasapan. Ciri khas produk tuna se’i yang membedakan dengan produk pengasapan yang lain yaitu bentuk potongan daging yang memanjang dan ciri khas organoleptik yang dipengaruhi oleh daun kesambi. Produk tuna se’i yang di olah dengan metode pengasapan tradisional sering menghasilkan kualitas produk yang berfariasi disebabkan karena belum adanya standar pengolahan untuk menghasilkan produk yang kualitas. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu memodifikasi suhu pengasapan yang ideal untuk menghasilkan prodak yang dapat diterima oleh konsumen baik secara kimiawi maupun organoleptik. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan (Maret–April 2020) bertempat di Unit Pengolahan Ikan Batu Kapala (UPI) di Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak Kota Kupang sebagai tempat pengasapan tuna se’i dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur) dilakukan di Laboratorium Eksata Universitas Kristen Artha Wacana Kupang sedangkan uji total fenol di Laboratorium Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor dan pengujian kadar air pH di PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor. Hasil penelitian tuna se’i asap yang diproses dengan suhu yang berbeda menghasilkan rata-rata kadar air produk tuna se’i berkisar antara 25,23% sampai 61,79%, rata-rata nilai pH berkisar antara 6,1-7,3, total fenol berkisar antara52,20-951,43 mg/g dan nilai organoleptik berkisar pada taraf aga suka sampe suka. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan untuk menghasilkan produk tuna se’i dengan niai rerata kadar air produk tuna se’i berkisar antara 25,23% sampai 61,79%, rata-rata nilai pH berkisar antara 6,1-7,3, total fenol berkisar antara522,20-951,43 mg/g. Nilai organoleptik dengan daun kesambi pada parameter warna 7,5 (suka) dan parameter rasa 7,4 (suka). Sementara pengasapan tanpa daun kesambi nilai organoleptik tekstur mengalami penurunan dengan taraf 6,3 (aga suka). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disarankan untuk menghasilkan produk tuna se’i dengan nilai organoleptik yang paling tinggi yaitu tuna se’i di proses pada suhu pengasapan 70-750C mengunakan penutup daun kesambi yang diasa selama 6 jam.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SUMMARY Yulius Umbu Hiwa Wunu (15390054). Study of Fropyl Tuna Se'i Processed With Different Temperatures. Under the guidance of: Dr. Ir. Ayub U.I. Meko, M.Si as supervisor I and Mada M. Lakapu, S.Si, M.Si as supervisor II. Fishery Product Technology Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University, Kupang. Study of the amino acid profile that was processed using different temperatures of smoking which could be observed based on parameters of moisture content, pH, and amino acids. In the suction process with different temperatures, it is done well in order to produce quality tuna se'i products. This study aims to determine the effect of different temperature treatments on the amino acid profile. The research was conducted in November - December 2020 at the Fish Processing Unit on a micro-small / household scale, which is a fumigation house for the se'i tuna production process in Nunhila Village, Alak District, Kupang City. Analysis of chemical composition (moisture content and amino acids) tested at the laboratory of PT. Saraswati Indo Genetech Bogor. The results of this research on tuna se'i smoking with different temperature treatments resulted in a significant effect on water content, pH, and amino acid content. Based on the results of the study, it can be suggested: In this study the best results were obtained at 70-750C treatment resulting in the highest total amino acids. It is necessary to research the shelf life of se'i tuna products related to the microbiology contained in se'i tuna products.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANSGERIUS OULOBANG (15390036). Pengaruh jenis Kemasan dan Lama Penyimpanan yang Berbeda Terhadap Krakteristik Sambal Juling Julung Asap Yang simpan Pada Temperatur Dingin: Dr.Ir. Ayub U.I. Meko,M. Si Pembimbing I dan Yunialdi H. Teffu, S. Pi, M. Si Pembimbing II). Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Sambal julung-julung asap merupakan produk olahan siap saji yang terbuat dari ikan julung-julung asap dan dimasak menggunakan bumbu dan minyak. Pengasapan ikan merupakan teknik pengawetan ikan yang dilakukan dengan memberikan senyawa asap ke dalam daging ikan melalui proses pembakaran bahan bakar kayu sehingga dihasilkan produk ikan asap dengan rasa dan aroma yang khas. Sambal julung-julung asap juga merupakan produk semi basa dan memiliki keterbatasan dalam masa simpannya dan menjadi media yang cocok untuk pertumbuhan mikroba sehingga dibutuhkan upaya untuk memperhambat terjadinya kerusakan produk olahan selama penyimpanan pada temperatur dingin yaitu dengan dua cara pengemasan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui pH dan tingkat penerimaan panelis terhadap sambal julung-julung asap yang dikemas dengan kemasan yang berbeda dan disimpan pada temperatur dingin. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang-Nusa Tenggara Timur pada bulan Februari sampai Juli 2020. Metode yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial, dengan perlakuan kemasan dan lama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH ikan julung-julung asap dengan kombinasi perlakuan jenis kemasan dan lama penyimpanan yang berbeda berkisar antara 5,35-5,80, hasil uji organoleptik menunjukan perlakuan kemasan polyethlene dan botol kaca dengan lama penyimpanan 9 hari, 12 hari dan 15 hari mempengaruhi nilai organoleptik sambal ikan julung-julung asap.