2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK EFISIENSIJARINGAN SEKUNDER RUAS BAKIRUK BBKi 2 SAMPAI BBKi 4 PADA DAEARAH IRIGASI BENANAIN Seran. Y. T*) Lano M.L**) Nainiti. N. P. P. E **) Efisiensi Jaringan Sekunder Ruas BBKi 2 Sampai BBKi 4 pada Daerah Irigasi Benanain Bendung Benenain Bakiruk terletak Di Dusun boni Desa Kakaniuk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka merupakan bendung yang memiliki jaringan primer dan sekunder. Daerah irigasi Benanain. Penelitian ini dilakukan Pada BULAN NOVEMBER – DESEMBER 2020 Pada saluran sekunder ruas BBKi 1-2 terdapat efisiensi pada air yang masuk pada BBKi 2 sebesar 2,74 sedangkan air yang keluar dari BBKi 2 sebesar 2,26 dengan nilai efisiensi sebesar82,40%, maka dengan kehilangan air sebesar 0,48 m3/detik. Untuk BBKi 2-3 terdapat efisiensi air yang masuk ke BBKi 3 sebesar 2,36 sedangkang air yang keluar dari BBKi 3 trdapat 1,96 maka terdapat nilai efisiensi sebesar 83,05% dengan kehilangan air sebesar 0,40m3/detik. Untuk BBKi3-4 terdapat air yang masuk ke BBki 4 sebesar 2,20,sedangkan air keluar dari BBKi 4 terdapat 1,75 maka terdapat nilai efisiensi sebesar 79,55% dengan kehilangan air sebesar 0,45m3/detik. efisiensi rata-rata sebesar302,98%. Menujukkan adanya kehilangan air sepanjang perjalanannya di saluaran secara umum kehilangan air terjadi inflitari,evaporasi, rembesan atau bocoran dan mengambil untuk keperluan lain.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Weran.K.A *) Nainiti, N.P.P.E.**) Dethan.J.J.S. **) Tujuan Optimalisasisi polah tanam daeraIrigasi Waikelak di Desa Bendona yaitu untuk mengetahui pemanfaatan Air IrigasiWaikelak terhadap usaha tani serta menghitung keuntungan maksimum musim tanam I dan II pada tanaman Padi di Desa Bendona Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Floress Timur. Dari hasi penelitian dapat di simpulkan bahwa manfaat dari air Irigasi Waikelak untuk pertanian sangatlah menguntungkan karena para petani dapat melakukan 2 kali musim tanam dengan musim tanam pertama di mulai dari bulan Desember – Februari pada bulan – bulan ini persediaan air meningkat, sedangkan pada musim tanam dua yakni bulan April – Juni dimana ketersediaan air semakin berkurang. Rancangan penelitian ini menggunakan Model matematika dalam program linier dengan Persamaan fungsi tujuan yang ingin dicapai dengan rumus Musim Tanam I : Z = C1,X1a. Musim Tanam II : Z = C2,X2a dengan membatasi membatasi kegunaan utama sebagai fungsi kendala pada kebutuhan air tiap luas lahan tanaman Padi. Hasil penelitian menunjukan pada musim tanam I terhitung dari bulan Desember hingga bulan Februari luas areal tanaman padi sebesar 15 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp19,885,000) danjagung dengan luas arel tanam 10 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar ( Rp13,795,000). Musim tanam II terhitung bulan April hingga bulan Juni, luas area tanaman padisebesar 9 ha dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp 9,885,000dan jagung dengan luas arel tanam 12 ha dengan menghasilkan keuntungan sebesar (Rp29,740,000). Untuk fungsi kendala pada musim tanam I dan musim tanam II luas areal tanaman padi sebesar 22 ha dengan dan menghasilkan keuntungan sebesar Rp . 29.770.000 Danjagung dengan luas arel tanam 22 hadengan menghasilkan kentungan sebesar (Rp31.590.000.)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Beili A. S. E ) Nainiti N. P. P. E *) Lano M. L *)
Suatu penelitian telah dilakukan di Daerah Irigasi Mareda Kadingo pada: Bulan September sampai November 2020 di Daerah Irigasi Mareda Kadingo bertujuan untuk mengetahui operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi pada daerah irigasi Mareda Kadingo yang di lakukan oleh P3A dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Irigasi merupakan sektor utama dalam mendukung usaha-usaha pertanian, oleh karena itu keberadaanya sangat di perluh oleh petani kondisi dari irigasi itu sendiri di harapkan dapat berfungsi sebagian mungkin sehingga dapat menjamin para petani dalam melakukan kegiatannya di bidang pertanian. Data yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk data primer dan sekunder. Data primer di peroleh lansung dari responden yang menjadi anggota P3A pada daerah irigasi Mareda Kadingo melelui wawancara berpedoman pada quisioner yang telah disiapkan. Sedangkan data sekunder adalah data yang di peroleh dari dokumen yang tersedia pada Lembaga atau instansi yang terkait. Dalam hal ini, instansi atau Lembaga pemerintah desa dan Lembaga anggota P3A di desa ubu raya kecamatan loli kabupaten sumba barat yang berkaitan dengan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriftif, yang artinya penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi untuk mempertahankan fungsi jaringan irigasi pada daerah irigasi Mareda Kadingo secara baik.
Kata kunci : kajian Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BENI HIWA WUNU (15390020). Anlysis and Identification on the Physical Changed and Organoleptic Tuna Se’i which is Proccesed with Hot Fumigation and Vacuum Packed During Room Temperature Storage: UMBU P. L. DAWA, S.Pi, M.Sc, as the DEWI S. GADI, S.Pi, M.Si supervisor I and II. Marine science and Fisheries Technology Study Program, Artha Wacana Christian University, Kupang. Smoking fish using kesambi fire wood is one of the way to extend the shelf life of fish from the process of decaying microorganisms, so it can be saved for along time to be used as consumtion materials. Tuna se’i product is a product that rapidly undergoes phisical changed during the storange in the size from, surface area, color and texture as well as other attribute like the aroma and taste that is caused by temperature and microorganisms wich can effect since the room temperature storage. Tuna se’i which is processed with hot fumigation has the low durable capacity because of the water degree that effect on the physical changed of product, therefore it is needed to look on how the physical is changed, is the fumigation on tuna se’i wich vacum orderly and room temperature storage term effect towards physical changed pH and organoleptic. This research is aimed to know the physical changed, pH and organoleptic from tuna se’i product that’s processed with hot fumigation and vackum packed. This study had been implemented on May-June 2020 in Exact Laboratory Artha Wacana Christian University Kupang for making product, weight decrease, pH, and organoleptic. Tuna se’i product has average of weight decrease % with the storage of loin value is 3 days 3,11% (1,9 gram), in storage of 9 days 7,51% (4,05 gram). In loin storage of 3 days 3,01% (1,64 gram), in storage of 9 days 7,22% (39,94 gram). pH 5,3-5,9 value testing of organeleptic acquire level of panelist for parameters of color, aroma, taste, and exture with neutral value on to very fond. Keywords : Fumigation, Tuna Se’i, Vacum Packing and Storage Time.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BONY UMBU IMANUEL TSE (15390065). Analisis Kualitas Pada Garam Masak Tradisional Di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Di bawah bimbingan : UMBU P.L. DAWA. S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU. S.Si. M.Si sebagai pembimbing II, Progranm Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang.
Garam memiliki peran strategis yaitu sebagai bahan pokok bagi kebutuhan konsumsi dan juga merupakan bahan baku berbagai industri. Sistem pengolahan garam yang masih kasar (krosok atau belum bersih) dilarutkan dengan air tawar, setelah air sudah tercampur dengan garam selanjutnya air tersebut di filter (disaring) agar air menjadi jernih dan setelah melalui proses penyaringan air tersebut di rebus pada meja masak garam menggunakan api selama 7-8 jam, hingga membentuk kristal-kristal garam. Setelah itu jadilah garam masak, kemudian dikeringkan dan siap untuk dijual. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui teknik pembuatan garam masak tradisional di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang dan untuk mengetahui kandungan Organoleptik, Rendemen, Kadar Air, Kadar NaCl, Iodium, Mineral (Mg dan Ca) pada garam masak tradisional di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan Juni-Juli 2020 di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang untuk Obserfasi dan perhitungan rendemen untuk pengambilan sampel serta Laboratorium Ekasakta UKAW, untuk pengujian organoleptik sedangkan di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor untuk pengujian kadar air, NaCl, iodium, dan mineral (magnesium dan kalsium). Metode penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif komparatif.
Hasil penelitian garam masak di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang untuk pengujian organoleptik parameter warna garam yaitu warna putih normal, parameter bau garam yaitu bau normal, rendemen larutan berkisar antara 93,30-93,75%, rendemen garam berkisar antara 182,37-185,01%, kadar air berkisar antara 5,71-6,77%, NaCl : 86,77%, Iodium : 4,62, Magnesium : 182,00 mg/100 g, Kalsium : 136,64 mg/100 g.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu Proses pembuatan garam di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang meliputi bahan baku garam krosok sebanyak 50 kg dan air tawar sebanyak 200 liter, penyaringan, air hasil penyaringan dibiarkan selama 30 menit, pemasakan selama 7-8 jam, penirisan selama 5 jam, packing menggunakan karung plastic berukuran 50 kg dan distribusi. Nilai pengujian organoleptik parameter warna normal dan parameter bau normal, rendemen garam berkisar antara 133,20%-135,00%, kadar air berkisar antara 5,72%-6,77%, kadar NaCl 86,77%, iodium 4,62 kg/mg dan mineral (magnesium 182,00 mg/100 g dan kalsium 136,64 mg/100 g).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SUMMARY Yulius Umbu Hiwa Wunu (15390054). Study of Fropyl Tuna Se'i Processed With Different Temperatures. Under the guidance of: Dr. Ir. Ayub U.I. Meko, M.Si as supervisor I and Mada M. Lakapu, S.Si, M.Si as supervisor II. Fishery Product Technology Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University, Kupang. Study of the amino acid profile that was processed using different temperatures of smoking which could be observed based on parameters of moisture content, pH, and amino acids. In the suction process with different temperatures, it is done well in order to produce quality tuna se'i products. This study aims to determine the effect of different temperature treatments on the amino acid profile. The research was conducted in November - December 2020 at the Fish Processing Unit on a micro-small / household scale, which is a fumigation house for the se'i tuna production process in Nunhila Village, Alak District, Kupang City. Analysis of chemical composition (moisture content and amino acids) tested at the laboratory of PT. Saraswati Indo Genetech Bogor. The results of this research on tuna se'i smoking with different temperature treatments resulted in a significant effect on water content, pH, and amino acid content. Based on the results of the study, it can be suggested: In this study the best results were obtained at 70-750C treatment resulting in the highest total amino acids. It is necessary to research the shelf life of se'i tuna products related to the microbiology contained in se'i tuna products.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KETERSEDIAAN AIR DAN KEBUTUHAN PADA DAERAH IRIGASI ATIBAI UNTUK KEBUTUHAN TANAMAN PADI SAWAH DI KELURAHAN KELAISI TIMUR APUI KECAMATAAN ALOR SELATAN KABUPATEN ALOR Maifa Oktofianaus* Dethan J.J.S** Makaborang Marthen** Mahasiswa Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Penelitian ini dilaksanakan di Daerah Irigasi Atibai Kec. Alor Selatan Kab. Alor pada bulan Desembar 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Ketersediaan Air dan Kebutuhan Irigasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan metode pengapung dengan bola pimpong dan stopwacht, dengan langkah menentukan laju aliran air irigasi. Sepanjang 5 meter, kemudian mengunakan bola pimpong untuk mengukur kecepatan aliran, dengan mengunakan stopwacht untuk mengetahui kecepatan yang terjadi pada aliran air irigasi 5m/detik.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pantai merupakan daerah terjadinya interaksi antara tiga unsur alam utama yaitu, daratan, perairan, dan udara. Pada pesisir pantai ditandai dengan kelandaian perubahan ekologi yang tajam. Zona intertidal adalah daerah yang terletak diantara pasang tertinggi dan surut terendah. Daerah ini merupakan daerah peralihan dari kondisi lautan ke kondisi daratan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Keanekaragaman dan Kelimpahan Teripang pada Zona Intertidal Pantai Landu di Desa Landu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Transek Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan Teripang yang ditemukan di perairan Pantai Landu dikategorikan dalam 2 famili yaitu Aspidochirota dan Holothuriidae dengan 4 spesies yang tersebar di 5 transek pengamatan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan komposisi jenis Teripang yang dinyatakan berdasarkan observasi serta melakukan pengukuran dan perhitungan indeks keanekaragaman dan kelimpahan . Berdasarkan hasil perhitungan indeks keanekaragaman spesies Teripang yang terdapat pada transek I 1,32, transek II 1,29, transek III 1,37, transek IV 1,30 dan transek V 1,35, nilai indeks keanekaragaman tersebut berada pada kateogori sedang. Kelimpahan jenis teripang yang ditemukan pada lokasi penelitian transek I memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 7,4 ind/m3 dengan diikuti transek III memiliki kelimpahan 7 ind/m3. Teripang jenis H. scabra memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 3 ind/m3 dengan kepadatan relatif 29,7%, Teripang jenis H. leucospilota memiliki kelimpahan terendah yaitu 0,6 ind/m3 dengan kelimpahan relatif 20,48%. perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengenai keanekaragaman Teripang pada Zona Subtidal pada musim kemarau.
KATA KUNCI: Keanekaragaman, Kelimpahan, Spesies Teripang
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT A DESCRIPTIVE STUDY ON COMPOUND WORDS IN THE MATTHEW GOSPEL OF PA LI HAWU This thesis entitled ‘’ A descriptive study on compound words in the Matthew Gospel of pa li Hawu’’. It aims to find out the types and meaning of compound words that found in the Matthew Gospel of pa li Hawu. The data collected from 28 chapters of Matthew Gospel. The method used is descriptive qualitative. The result shows that types of compound word is divide into three, they are compound noun or commonly said as noun head word, compound verb or commonly said as verb head word, and compound adjective or commonly said as adjective head word. From the three types of compound words, they are has sub-types as follow: Noun plus noun compound for example Ama ‘father’+ appu ‘Grandfather’= Ancestor, Adjective plus Noun for example Dhara ‘deep’ + lua ‘edge’ = condition, Verb plus Noun for example wie ‘give’ + hu ‘point’ = spoilt, Noun plus Verb for example kolo ‘crown’ + loro ‘carry’ = descendent, Adjective plus Verb for example Potte ‘turning’ + appi ‘weave’ = Impostor, Verb plus Verb for example peloko ‘prepare’ + Nga’a ‘eat’ = marriage, Noun plus Adjective for example koro ‘pock’ + djawa ‘foreign’ = pigeon, Adjective plus Adjective for example Mekae ‘shy’ + Dhara ‘deep’ = shy, and last is Verb plus Adjective for example kebbhala ‘fall’ + ae ‘much’ = moorland. Each of the word in Sabu language above carry its own meaning. But when they are combined together, they formed a new one nominal category of word and new meaning. Keywords: Compound types, Compound meaning, Sabu language
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
VRENGKI ALVANUS FRARE (14390055). Pengaruh Penggunaan Konsentrasi Gula Merah dan Air Jeruk Nipis yang Berbeda Terhadap Karakteristik Petis Ikan Tongkol. Di bawah bimbingan : UMBU P.L. DAWA, S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan DEWI S. GADI, S.Pi.M.Si sebagai pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Limbah perikanan, khususnya limbah cair, biasanya langsung dibuang ke lingkungan yang dapat menyebabkan pencemaran serta menimbulkan bau yang mengganggu estetika lingkungan.Petis merupakan produk olahan yang termasuk dalam kelompok saus yang menyerupai bubur kental, liat dan elastis, berwarna hitamatau cokelat tergantung pada jenis bahan yang digunakan serta merupakan produk pangan yang mempunyai tekstur setengah padat (Intermediate Moistured Food).Kandungan unsur gizi dalam petis per 100 g yaitu energi 151,0 kkal, air 56,0%, protein 20%, lemak 0,2%, karbohidrat 24%, kalsium 37(mg), fosfor 36(mg), besi 2,8(mg). Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh presentase gula merah dan air jeruk nipis yang berbeda terhadap karakteristik organoleptik petis ikan tongkol dan untuk mengetahui pengaruh gula merah dan air jeruk nipis terhadap karakteristik kimiawi asam amino dan kadar air petis ikan tongkol.
Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu bulan Pebruari-Maret 2020 yang bertempat di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pembuatan petis, pengujian organoleptik (penampakan, bau, rasa dan tekstur) dan pengujian kadar air, serta Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech, Bogor untuk pengujian asam amino. Metode penelitian adalah metode eksperimen yaitu membuat petis dengan faktor yang dicobakan yaitu gula merah dan air jeruk nipis dengan menggunakan Analisis Kovarians (Anova), dan diuji lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) menurut Gasperz (1991).
Hasil penelitian untuk paramter kenampakan berkisar antara 6,80-7,80, parameter aroma berkisar antara 6,35-7,70, parameter rasa berkisar antara 6,25-7,70, parameter tekstur berkisar antara 6,70,7,80, kadar air berkisar antara 24,00-30,00%, asam amino berkisar antara 647,77 mg/kg-4205,29 mg/kg
Berdasarkan hasil penelitian terhadap produk petis ikan dari limbah perebusan ikan tongkol yang diproses dengan persentase gula merah dan air jeruk nipis yang berbeda nilai organoleptik parameter kenampakan tertinggi pada perlakuan 60% gula merah dan 8 ml air jeruk nipis dengan kriteria cokelat agak kehitaman, menarik, dan sedikit kotoran. parameter aroma tertinggi pada persentase gula merah 60% dan 8 ml air jeruk nipis dengan kriteria harum, aroma ikan tongkol sedang tanpa bau tambahan dan enak, parameter rasa tertinggi pada persetase60% gula merah dan 8 ml air jeruk nipis kriteria cukup enak, rasa ikan tongkol sedang, tidak amis dan rasa manis cukup. Sedangkan untuk parameter tekstur tertinggi pada persentase60% gula merah dan 8 ml air jeruk nipis.dengan kriteria agak kental, homogen dan sedikit kental. Kadar rata-rata kadar air 24%-29%. Nilai asam amino antara 647,77 kg/mg - 4205,29 kg/mg
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media alat peraga dari bahan bekasterhadap sikap ilmiah siswa di SMP Negeri Satap Letenaek tahun ajaran 2020/2021.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan metode designquasi eksperimen yang menggunakan rancangan penelitian post-test only control design, dengan jumlah populasi sebanyak 67 orang dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri dari 22 siswa kelas VIII C (kelas eksperimen) dan 22 siswa kelas VIIIB (kelas kontrol). Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling. Pengumpulan data menggunakan angkettertutup dengan skala likert. Data dianalisis menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media alat peraga dari bahan bekasterhadap sikap ilmiah siswa dengan perolehan nilai t sebesar 12, 623 dengan sig. 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Hal ini dikarenakan media alat peraga dari bahan bekasmemiliki beberapa kelebihan, yakni di buat dari bahan-bahan sederhana dan didesain dengan bentuk dan tampilan yang menarik, isi materi disajikan dalam bentuk gambar pada media alat peraga dan diilustrasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mendorong keingintahuan siswa dan menarik perhatian siswa untuk aktif dan bersemangat dalam belajar serta membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran secara verbal dan visual berdasarkan hal-hal kongkrit yang sering siswa temui. Berdasarkan hal ini, maka dapat disimpulkan bawha ada pengaruh penggunaan media alat peraga dari bahan bekasterhadap sikap ilmiah siswa di SMP Negeri Satap Letenaek.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini telah dilaksanakan selama dua bulan yaitu Maret- April 2020
bertempat di Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende untuk
lokasi survei dan pengambilan sampel produk ikan Sui dan untuk pengujian kadar
air, pH dan ALT produk ikan Sui di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen
Artha Wacana, Kupang sedangkan pengujian mikrobiologis Total Koloni Kapang
(TKK) di Laboratorium Politani Negeri Kupang. Metode penelitian yaitu metode
deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif
komparatif.
Hasil penelitian produk tradisional ikan sui dari ketiga Suku untuk
pengujian kadar air yaitu Suku Ende : 20,79%, Suku Lio : 21,83% dan Suku Bajo
: 22,28%; pH yaitu Suku Ende : 5,7, Suku Lio : 5,8 dan Suku Bajo : 5,9; ALT
yaitu Suku Ende : 963,33 koloni/gram, Suku Lio : 2010,00 koloni/gram dan Suku
Bajo : 3296,67 koloni/gram; Total Koloni Kapang yaitu Suku Ende : 110,00
koloni/gram, Suku Lio : 130,00 koloni/gram dan Suku Bajo : 146,67 koloni/gram.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan produk
ikan sui yang diolah secara tradisional di Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro,
Kabupaten Ende meliputi bahan baku ikan segar, penyiangan, pemberian garam,
penyusunan, pengasapan, pengemasan dan penyimpanan sedangkan untuk kadar
air, pH, angka lempeng total (ALT) masih memenuhi standar mutu ikan asap dan
untuk total koloni kapang mendapatkan nilai lebih tinggi dari standar mutu ikan
asap.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah disparitas putusan pemidanaan oleh hakim pengadilan militer dalam tindak pidana penganiayaan oleh atasan anggota TNI- AD terhadap bawahan, Masalah penelitian adalah mengapa terjadi disparitas putusan hakim militer terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang dilakukan olehatasan anggota TNI- AD terhadap bawahan berdasarkanpasal 131 ayat (1) joayat (2) KUHPM, Tujuan penelitan yaitu untuk mengetahui alas an terjadinya disparitas putusan hakim militer terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh atasan anggota TNI- AD terhadap bawahan berdasarkan pasal 131 ayat (1) joayat (2) KUHPM, Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah normatif (normative law research) studi kasus normative berupa produk perilaku hukum, misalnya mengkaji Undang- Undang. Pokok kajiannya adalah hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat dan menjadi acuan perilaku setiap orang. Sehingga penelitian hokum normative berfokus pada inventarisasi hokum positif, asas-asas dan doktrin hukum, penemuan hokum dalam perkara in concreto, sistematik hukum, tarafsinkronisasi, perbandingan hokum dan sejarah hukum.Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data studi kepustakaan, yaitu mengumpul dan mempelajari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan maupun literature-literatur yang mendukung dalam penelitian ini. Kesimpulan tuntutan penuntut umum pada dasarnya sudah berbeda – beda. Nilai objek tindak pidana penganiayaan, Kualitas perbuatanpara Terdakwa, Alat bukti yang di hadirkan di persidangan jenisnya berbeda- beda, Hakim yang mengadili perkara tersebut berbeda- beda. Perbuatan tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan bertantangan dengan hokum pada putusan pengadilan militer: 03-K/PM.III 15/AD/I/2015 57-K/PM.II-10/AD/VI/2010 09-K/PM.I-05/AD/I/2016 13-K/PM.III-16/AD/I/2015 153-K/PM.III-19/AD/XIII/2015 Saran perlu diharapkan agar hakim sebelum menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana penganiayaan tersebut harus melihat rasa keadilan bagi masyarakat, diharapkan hakim secara proporsional melihat hal yang meringankan dan memberatkan dalam menjatuhkan pidana terhadap kasus tindak pidana penganiayaan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Biologi Reproduksi Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Yang Didaratkan Di Pasar Ikan Oesapa Kota Kupang
)*Mehiwarleky, I, F )**Sabuna, A, Ch )**Kase, A, G, O
ABSTRAK
Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) adalah satu di-antara beberapa ikan pelagis yang hidup di perairan pantai dan suka bergerombol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aspek biologi berkaitan erat dengan hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad (TKG) indeks kematangan gonad (IKG), rasio kelamin, faktor kondisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif, dengan pengambilan sampel ikan di TPI Oesapa Kota Kupang. Pengamatan aspek biologi ini telah dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Juni-Juli di Laboratorium Eksakta Pendidikan Biologi UKAW. Hasil penelitian menunjukan bahwa Analisis hubungan panjang berat ikan Tembang (Sardinella fimbriata), dan pola pertumbuhan ikan jantan dan betina di bulan Juni bersifat isometric dan allometrik positif. Tingkat kematangan gonad yang diperoleh pada bulan Juni dan Juli terdiri dati TKG I dan II. Rasio kelamin ikan Tembang (Sardinella fimbriata) jantan dan betina adalah 1:1,5 atau jantan 38% dan betian 68%. Nilai faktor kondisi ikan Tembang (Sardinella fimbriata) tertitnggi pada bulan Juli yaitu 3,43 dan berada pada kisaran 2-4, maka bentuk ikan agak pipih.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marine algae macro is a biological resource that has been utilized by Indonesian people as a livelihood, and several areas make it their main livelihood. Many developed countries use macro marine algae as raw material for their production, one of which is the raw material for cosmetics. Ice-ice is a disease that attacks seaweed a lot. This disease is characterized by the appearance of red spots / patches on part of the thallus which gradually turn pale yellow and eventually turn white. The thallus becomes brittle and breaks easily. This study aims to determine the rate of attack of ice-ice in seaweed cultivation using the off-bottom method in Hundihuk Village, Rote Northwest District. Observations of seaweed recession to the invention of ice-ice were carried out every week for 49 days and also measured water parameters including temperature, salinity, pH, DO, brightness, and current velocity. The results of the research obtained show that ice-ice disease in the waters of Hundihuk Village still occurs by attacks of ice-ice disease. This can be seen from the incidence rate of incidence rate and intensity rate with the highest incidence rate of 34.0%, intensity value 2.3%, incidence rate 3.64% and intensity rate of 9.21%. Symptoms of ice-ice that arise include: rough surface of the thallus, white spots appear on the surface of the thallus, the thalus becomes slimy and white, which eventually crumbles. Changes in environmental parameters temperature, salinity, DO, brightness and current velocity also affect the rate of spread of ice-ice disease.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Marianus Kefi.Nim. 16323212dengan judul: “Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: David Loba, S,Pd., M.Pd dan Pembimbing II: Yahya J. Palinata, S.Pd., M. Or. Kata Kunci :Komunikasi Interpersonal, Atlet, Pelatih. Komunikasi interpersonal atau komunikasi antar pribadi merupakan suatu bentuk hubungan timbal balikantara individu secara tatap muka maupun melalui media komunikasi.Terjalinya keakraban antar sesama dan terbentuknya suatu kelompok awal mulanya adanya suatau interaksi komunikasi.Berkomunikasi dengan atlet seharusnya merupakan bagian dari tanggung jawab pelatih karena itu berkomunikasi secara formal dengan atlet harus dilakukan secara teratur.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang.Jenis penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara dan Dokumentasi, dengan teknik analisis adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian tentang Hubungan Komunikasi Interpersonal Antara Atlet dan Pelatih pada Tim Bola Voli UKAW Kupang sebagai berikut: (1). Tim Bola Voli UKAW Kupang, terbentuk dari inisiatif para mahasiswa. Para mahasiswa yang terlibat dalam tim bola voli ini dari berbagai fakultas dan program studi, Fakultas Theologia, Hukum, dan FKIP (Progdi PJKR dan Bahasa Inggris). Para mahasiswa yang terlibat dalam Tim ini, sangatlah antosias untuk mengikuti latihan maupun pertandingan. (2). Sumber (Komunikator) menunjukan bahwa Pemberi informasi (pelatih/offisal) sangatlah penting, sehingga kedudukan seorang pelatih atau offisal yang menjadi sumber informasi yang akurat haruslah dapat memberikan perubahan dari pesan yang tersampaikan ke atlet. (3). Pesan mengandung materi yang ditujukan untuk mempengaruhi atau mengubah komunikan. Pesan yang diberikan oleh pelatih haruslah memberikan keterangan fakta yang menuntun komunikan untuk mengambil keputusan, dan berisikan bujukan yang bertujuan untuk memberikan perubahan sikap atlet.(4). Saluran Pemelihan media ini sebagai saluran komunikasi dikarenakan lebih efektif dan efisien. Pemelihan akan media sangatlah mempengaruhi informasi yang akan diperoleh oleh atlet. Ketepatan menentukan media sebagai saluran informasi akan memberikan dampak perubahan bagi setiap orang yang menerima informasi tersebut. (5). Penerima pesan mempunyai tanggung jawab untuk dapat memahami apa yang disampaikan komunikator, untuk itu seorang Tujuan informasi ataupun pesan yang diberikan haruslah dapat dimengerti oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan tipe kepribadiannya. (6). Efek dari pesan atau informasi sangatlah berpengaruh pada perubahan sikap dan perubahan kepribadian dari setiap atlet yang menerima pesan atau informasi tersebut. Efek dari pesan atau informasi yang diberikan haruslah menimbulkan suatu perubahan bagi seorang atlet.Oleh sebab itu, isi dari pesan atau informasi haruslah akurat sehingga efek yang dihasilkan dapat dirasakan oleh pemberi pesan dan yang menerima pesan atau informasi.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN ARYANTO Y. BENU (15390063). Studi Profil Asam Amino dan Asam Lemak pada Bahan Baku Produk Pampis Se’i Cakalang Yang Di Proses Dengan Asap Cair: Dr. Ir. AYUB U. I. MEKO M. Si dan MADA M. LAKAPU. S.Si. M.Si sebagai Pembimbing I dan Pembimbing II. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pengasapan tradisional dengan asap cair adalah salah satu metode pengawetan menghasilkan produk yang seragam. Ikan Se’i menjadi bahan baku untuk pembuatan produk-produk turunan, salah satunya Pampis Se’i Cakalang. Pada umumnya setelah proses pengolahan dengan suhu tinggi bahan pangan, akan terjadi kerusakan lemak pada ikan dan mengurangi jumlah protein dengan merusak asam amino. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis dan jumlah asam amino serta asam lemak produk Pampis Se’i Cakalang yang diproses dengan asap cair. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Desember 2019 dalam tiga tahap pelaksanaan yaitu yang pertama pembuatan se’i cakalang, yang kedua pembuatan Pampis Se’i Cakalang bertempat di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dan yang ketiga pengujian asam amino menggunakan metode HPLC dan asam lemak berdasarkan prosedur kromatografi gas (GC-MS) di Laboratorium Institut Pertanian Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Pampis Se’i Cakalang yang diproses dengan asap cair memiliki nilai kadar air berkisar antara 19,6% sampai 78,8%, sedangkan nilai 15 jenis asam amino yaitu 8 asam amino esensial dan 7 asam amino non esensial berkisar antara 17544,89 sampai 86774,15 serta nilai yang ditemukan 38 jenis asam lemak yaitu 17 asam lemak jenuh dan 21 asam lemak tak jenuh berkisar 0,0032% sampai 8,07145%.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan wujud akhir dari rangkaian proses yang diawali oleh kegiatan seminar. Seminar dengan tajuk “Pemulihan Ekonomi Jawa Barat” telah dilaksanakan pada tanggal 14 September 2002 yang membahas sebagian makalah-makalah yang kami sajikan ke dalam bagian pertama dan kedua yaitu ekonomi makro dan sektoral Jawa Barat. Sedangkan makalah-makalah yang terhimpun pada bagian ketiga memfokuskan pembahasan tentang kewirausahaan dan KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengah). Tulisan-tulisan pada bagian ini telah pula dipresentasikan pada seminar yang kedua dengan tema “Prospek Perekonomian dan Kewirausahaan Jawa Barat” pada tanggal 20 Februari 2003. Buku ini diharapkan dapat memberikan dorongan pemikiran lebih lanjut dan luas bagi mahasiswa, dosen, masyarakat dan penentu kebijakan pembangunan ekonomi Jawa Barat di masa yang akan datang.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Analysis of agricultural economy in Indonesia.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Papers presented at the Regional Workshop on Participatory Forest Management: Implications for Policy and Human Resources' Development in the Hindu Kush Himalayas, held during 7-12 May, 1998, at Kunming, China.