2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis karakteristik curah hujan di kabupaten kupang yang telah melakukan hal yang penting untuk dilakukan . Hal ini di karenakan agar seluruh masyarakat dapat mengetahui keadaan iklim di daerah tersebut , selain itu dengan menganalisis curah hujan di kabupaten kupang maka hal tersebut dapat di jadikan sebagai satu pengetahuan untuk di teliti di kemudian hari . Banyak cara yang biasa di lakukan agar dapat mengetahui jenis dan tipe dan iklim apa yang ada di kabupaten kupang tersebut. cara yang pertama bisa juga dengan menggunakan metode Arimatika/R ata – Rata Aljabar .dan untuk curah hujan rata – rata dan dapat di tentukan dengan menunjukan curah hujan di semua tempat . untuk mengukur suatu priode tertentu dan membagi banyaknya stasium pengukur curah hujan . yang kedua adalah metode poligon Thiesssen ,yang di mana curah hujan rata – rata didapatkan dengan membuat poligon yang membuat tegak lurus pada tengah – tengah garis penghubung antara 1 stasium pengamat curah hujan. Dari hasil penelitian juga menunjukan bahwa tipe iklim pada 5 tahun yang di mulai dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 telah di nyatakan bahwa dikabupaten kupang juga termasuk tipe iklim yang cukup rendah pada tahun tersebut .
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK RANCANG BANGUN ALAT PENGIRIS DAUN TEMBAKAU TIPE MANUAL Manek Adrianus*), Hababunga.F.J.**), Lano L. Marthen**) Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan oktober 2021 di laboratorium keteknikan pertanian FTP-UKAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun alat pengiris daun tembakau tipe manual. Kegunaan dari penelitian ini adalah sebagai referensi dan informasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Dari hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa secara struktural dan kinerja alat menunjukan bahwa kapasitas kerja alat perajang daun tembakau tipe manual. Dengan kapasitas kerja alat sebesar 4.748 gram/detik, atau sebesar 17.09 Kg/Jam. Persentasi tembakau tidak teriris 4.98%. dan persentasi berat setelah dirajang 95.25%. Dalam rancang alat ini menggunakan pisau pengiris yang berfungsi untuk pemotongdaun tembakau, panjang pisau pemotong 40cm. dan bahan daun tembakau yang diperam selama 2 hari. Kata kunci : Rancang bangun, pengiris daun tembakau tipe manual Keterangan : * Peneliti ** Pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tumbuhan liana merupakan tumbuhan yang pertumbuhannya memerlukan tumbuhan lain yang lebih tinggi agar mendapatkan cahaya matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan liana yang terdapat di kawasan pegunungan Sei Eng Desa Lendola Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jelajah (eruise methods), yang dilakukan dengan cara menjelajahi di kawasan pegunungan yang akan diteliti. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, dengan tujuan utama untuk memberi gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Berdasarkan hasil penelitian di pegunungan Sei Eng Desa Lendola ditemukan 8 jenis tumbuhan liana yaitu, Sirih hutan (Piper aduncum), Vanili (Vanilla planifolia), Rotan (Calamus rotang), Sirih hijau (Piper betle), Kayu kuning (Arcangelisia flava), Tuba (Derris eliptica), Ubi jalar (Ipomoea batatas), Anggur hutan (Vitisvinivera). Suhu di pengunungan Seing Eng berkisar antara 26oC-28oC, kelembaban tanah dengan pH 6-7 dan intensitas cahaya 501 Candela (cd). Dengan suhu seperti ini spesies yang mendominasi di pegunungan Sei Eng yaitu Sirih hutan (Piper aduncum), Sirih hijau (Piper betle), Vanili (Vanilli planifolia), dan Rotan (Calamus rotang). Hal ini dikarenakan faktor lingkungan yang mendukung akan pertumbuhan tumbuhan liana, sedangkan spesies yang paling sedikit ditemukan adalah Akar kuning (Arcangelisia flava), Ubi jalar (Ipomoea batatas), Tuba (Derris eliptica), danAnggur hutan (Vitis vinifera). Hal ini disebabkan oleh campur tangan manusia, yaitu pengambilan secara berlebihan pada beberapa spesies untuk dijadikan sebagai bahan makanan dan obat-obatan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Dalam paradigma organisasi pemerintahan terdapat sejumlah aparatur
yang diangkat dan ditugaskan untuk menjalankan tugas-tugas publik, sehingga
aparatur harus dibina dan dikembangkan serta diatur penempatannya agar dapat
bekerja secara optimal. Pengaturan dan penempatan aparatur tersebut marupakan
bagian dari manajemen sumber daya manusia
Menurut Flippo (2005:28) kualitas kerja adalah suatu hasil yang dapat
diukur dengan efektifitas dan efisiensi suatu pekerjaan yang dilakukan oleh
sumber daya manusia atau sumber daya lainnya dalam pencapaian tujuan atau
sasaran perusahaan denga baik dan berdaya guna. Karena pada dasarnya untuk
melihat sampai sejauh mana peranan sumber daya manusia dalam suatu
perusahaan, maka dapat dilihat dari hasil kerja seorang pegawai yang ada dalam
perusahaan tersebut.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan pegawai pihak
manajemen harus senantiasa memperhatikan faktor-faktor yang mendorong
pegawai bekerja dengan produktif, salah satunya yaitu memperhatikan motivasi
kerja pegawai. Motivasi itu penting karena motivasilah yang menyebabkan,
menyalurkan dan mendukung perilaku manusia supaya mau bekerja giat dan
antusias mencapai hasil yang diinginkan. Hal itu dapat dilihat dari pendapat
Siagian (2003:138) yang menyatakan bahwa motivasi sebagai daya pendorong
yang mengakibatkan seseorang anggota organisasi mau dan rela untuk
mengerahkan kemampuan dalam bentuk keahlian atau keterampilan tenaga dan
waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung
jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dalam rangka pencapaian tujuan dan
berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan sebelumnya.
Menurut Hasibuan (2006) mengemukakan kinerja adalah suatu hasil kerja
yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan
kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta
waktu.
Penelitian terdahulu yang di lakukan oleh Penelitian terdahulu yang di
lakukan oleh Savira Yenni (2020) dalam penelitian yang berjudul Pengaruh
Kualitas Kerja, Pengembangan karir dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja
Pegwai Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat Daya,
Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas kinerja berpengaruh signifikan
terhadap kinerja pegawai Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten
Aceh Barat Daya yang bererti semakin tinggi kualitas kerja maka semakin
meningkat kinerja pegawai. dan Penelitian terdahulu yang di lakukan Lisanapoati
Madoing (2014) dalam penelitiannya yang berjudul Motivasi Kerja Pegawai Pada
Kantor Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Bone Bolango.Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: Motivasi Kerja Di Kantor Dinas Kependudukan
Dan Catatan Sipil masih kurang efektif hal ini disebabkan karena tidak adanya
keterbukaan antara pimpinan dan bawahan, serta adanya kecemburuan sosial
antara pegawai yang satu dengan yang lainnya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Kerja Dan
Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai. Penelitian ini melatar belakang data
pemohon dan percetakan KTP di Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan
Sipil Kabupaten Kupang dari bulan Januarai sampai dengan Bulan Desember
Tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil Pada
Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang sebanyak
27 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sama dengan Populasi yakni
berjumlah 27 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah Kuesiner, kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang
dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan
tertulis kepada responden untuk dijawab. Menyebarkan daftar pertanyaan untuk
diisi oleh Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Dinas Kependudukan Dan
Pencatatan Sipil Kabupaten Kupang sebagai responden pada penelitian ini.
Analisis pendahuluan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara memasukan
hasil pengolahan data dalam angket responden kedalam data distribusi frekuensi.
Dengan menggunakan kriteria tiga kotak (theree box method). Analisi lanjutan
dalam penelitian ini menggunakan persamaan regresi linear berganda, uji koefisien regresi secara parsial (Uji t), uji hipotesis (uji F) dan Koefisien
determinasi (R2)
Hasil penelitian menunjukan teori bahwa secara parsial menununjukkan
Variabel Kualitas Kerja (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap
kinerja pegawai dan Hasil uji regresi secara parsial menunjukkan bahwa variabel
Motivasi kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai.
Kata Kunci : Kualitas Kerja, Motivasi Kerja Dan Kinerja Pegawai
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul ”ANALISIS FUNGSI PRODUKSI Cobb Douglas PADA PABRIK ROTI UD RADJA BAKERY KUPANG”. Yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh tenaga kerja, bahan baku dan peralatan secara bersama-sama terhadap produksi roti pada UD. Radja Bakery di kota Kupang.? tujuan penelitian ini adalah untuk menambah pengetahuan mahasiswa dalam menganalisa faktor penyebab produksi tertentu, dan untuk perusahaan diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mensiasati produksi roti UD Radja Bakery.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis yang digunakan yaitu analisi Cobb-Douglas, karena mempunyai beberapa sifat yang sangat bermanfaat dalam seriap produksi secara empitis. Dari hasil ini penulis kemudian dapat menggambil kesimpulan.
Dari hasil penelitian inidapat disimpulkan bahwa faktor produksi secara bersama-sama berpengaruhi sangat nyata terhadap produksi roti. Nilai return to scale = 1,257 < 1, maka disebut increasing return to scale. Artinya bila semua input ditambah 1% secara bersama-sama maka output akan meningkat sebesesar 1,26%. Jika dilihat dari segi produktifitas faktor maka terdapat variabel yang harus ditambah atau dikurangi jika faktor lain dianggap konstan yaitu:
1. Jam kerja orang menunjukan angka positif yang berarti akan meningkatkan produksi roti. Pengunaan tenaga kerja masih efisien sehingga tidak dibutuhkan tambahan jumlah tenaga kerja.
2. Bahan baku juga bernilai positif, ini berarti ada pengaruh yang nyata antara bahan baku dengan produksi roti. Penambahan atau pengunaan bahan baku harus proporsional sehingga tidak melampaui batas optimal yang akan menurunkan produksi roti.
3. Jam mesin bernilai negatif, berarti jika jam mesin (mixer dan oven) ditambah maka produksi roti akan menurun. Penggunaan jam mesin telah melampaui batas optimal sehingga tidak efisien lagi, sehingga dibutuhan pengurangan jumlah jam penggunaan peralatan (mixer dan oven) yang proporsional untuk meningkatkan produksi roti.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH INSENTIF MATERIAL DAN NON MATERIAL TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PADA DEALER NUSANTAR SAKTI KUPANG Sumber Daya Manusia (SDM) mempunyai peranan penting dalam menjalankan perusahaan di dalam era globalisasi saat ini. Walaupun perusahaan tersebut memiliki sumber daya lain yang melimpah, jika semua itu tidak didukung oleh sumber daya manusia yang memadai maka tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan akan sulit dicapai. Melihat peran SDM sangat penting dalam perusahaan, maka perusahaan perlu memberikan perhatian lebih kepada karyawan melalui kebijakan-kebijakan SDM yang dapat meningkatkan semangat kerja karyawan. insentif material merupakan sarana motivasi, dapat berupa perangsang atau pendorong yang diberikan dengan sengaja kepada para pekerja agar dalam diri mereka timbul semangat kerja yang lebih besar untuk berprestasi dalam berorganisasi. Insentif non material merupakan segala persangsang yang tidak dapat dinilai dengan uang seperti pemberian gelar secara resmi, pemberian tanda jasa atau medali, pemberian piagam penghargaan, pemberian pujian lisan ataupun tulisan dan ucapan trimakasih secara formal ataupun informal. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai pengaruh insentif material dan insentif non material terhadap semangat kerja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi bukan hanya orang, tetapi juga obyek. Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek atau subyek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik atau sifat yang dimiliki oleh obyek atau subyek tersebut. Dalam penelitian ini populasi yang dipilih peneliti adalah karyawan yang ada pada PT. Nusantara sakti Kupang. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi yaitu karyawan bagian marketing pada PT. Nusantara sakti kupang. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi dalam penelitian ini adalah pihak-pihak yang terlibat dalam meningkatkan penjualan sepeda motor data yang diperoleh dari penelitian ini adalah jumlah pegawai yang bekerja pada PT Dealer Nusantara sakti kupang yang menjadi objek penelitian ini adalah karyawan yang bekerja dibagian marketing pada Dealer Nusantara Sakti Kupang sebanyak 38 orang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagi berikut: Diketahui bahwa insentif material berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja pada dealer nusantara sakti kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t. Diketahui bahwa insentif non material berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja pada dealer nusantara sakti kupang dari hasil perhitungan uji hipotesis t, uji f dan uji R2 .
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STUDI ADAT PASOLA DALAM HUBUNGAN DENGAN PENANGKAPAN NYALE (Eunicidae) DI KECAMATAN LAMBOYA KABUPATEN SUMBA BARAT ABTRAKSI Oleh KRISFINUS ANDRI BORA NIM. 18380095 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG 2022 Studi Adat Pasola Dalam Hubungan Dengan Penangkapan Nyale (Eunicidae) Di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. 1. Krisfinus Andri Bora, 2. Donny M. Bessie, 3. Ir. Izaak S. Angwarmasse Program Studi Manajemen Sumber Daya Peraira, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang *Email: [email protected] ABSTRAK Pasola merupakan tradisi perang adat dimana dua kelompok penunggang kuda saling berhadapan, kejar-mengejar seraya melempar lembing kayu kearah lawan. Pasola berasal dari kata sola atau hola yang berarti kayu lembing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tradisi Adat Pasola dalam Hubungan dengan Penangkapan Nyale (Eunicidae) di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. Metode peneltian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan menganalisis data melalui wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Upacara atau ritual adat Pasola dalam hubungan dengan penangakapan Nyale/cacing laut di Kecamtan Lamboya dilakukan pada bulan Februari. Pasola dan penangakapan Nyale/cacing laut dipimpin oleh Rato (Imam) yang telah dianggap dapat mengetahui sejarah dan syair - syair adat Pasola dan penangakapan Nyale/cacing laut. Adat Pasola dalam hubungan dengan penangakapan Nyale/cacing laut bagi masyarakat Lamboya merupakan sebagai tanda keberhasilan panen warga/masyarakat Lamboya yang tergambar pada warna Nyale, yang berbentuk utuh dan gerombolan - gerombolan Nyale yang banyak. Bila Nyale tersebut gemuk, sehat, dan berwarna-warni, pertanda tahun tersebut akan mendapatkan kebaikan dan panen yang berhasil. Sebaliknya, bila Nyale kurus dan rapuh, akan didapatkan malapetaka. Peranan ritual Nyale dalam hubungan dengan adat Pasola di Lamboya dimaknai sebagai alat pemersatu masyarakat berupa persaudaraan dan ungkapan kegembiraan sejati menyambut hasil panen. Prosesi upacara atau ritual Nyale dan Pasola adalah (a) Menghitung dan Menentukan Waktu (b) Penangkapan Nyale/Cacing Laut, (c) Pelaksanaan Pasola. Kata Kunci: Tradisi, Nyale, Pasola, Penangkapan, Kecamatan Lamboya. Study Of Pasola Indigenousness In Relation To Nyale (Eunicidae) Catching In Lamboya District, West Sumba Regency. Krisfinus Andri Bora, Donny M. Bassie, and Izaak S. Angwarmasse Aquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University Kupang *Email: [email protected] ABSTRACT Pasola is a traditional war tradition where two groups of horsemen face each other, chasing each other while throwing a wooden javelin at the opponent. Pasola comes from the word sola or hola which means javelin. The purpose of this study was to determine the Pasola Traditional Tradition in Relation to the catching of Nyale (Eunicidae) in Lamboya District, West Sumba Regency. The research method used was qualitative with an approach to analyzing data through in-depth interviews, observation and documentation. The results showed that Pasola traditional ceremonies or rituals in relation to catching Nyale/sea worms in Lamboya District were carried out in February. Pasola and the capture of Nyale/sea worms were led by Rato (Imam) who was considered to be able to know the history and traditional poetry of Pasola and catching Nyale/sea worms. The Pasola tradition in relation to the catching of Nyale/sea worms for the Lamboya community was a sign of the successful harvest of the Lamboya community/community which was reflected in the color of Nyale, which was intact and in large groups of Nyale. If the Nyale was fat, healthy, and colorful, it was a sign that the year will get good and a successful harvest. On the other hand, if Nyale was thin and fragile, it would be disastrous. The role of the Nyale ritual in relation to the Pasola tradition in Lamboya was interpreted as a unifying tool for the community in the form of brotherhood and an expression of true joy in welcoming the harvest. Nyale and Pasola ceremonial processions or rituals were (a) Counting and Determining Time (b) Catching Nyale/Sea Worms, (c) Implementation of Pasola. Keywords: Tradition, Nyale, Pasola, Catching, Lamboya District.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Perceraian merupakan persoalan yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat modern saat ini, namun ternyata perceraian pun bisa menimpa kehidupan para tokoh agama seprti mereka yang berprofesi sebagai pendeta. Penyebab perceraian yang sering dialami oleh para pendeta ini adalah melalui kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan juga perselingkuhan, dan juga dampak dari perceraian inilah yang juga memiliki pengaruh bagi anak-anak mereka sendiri. Yang diteliti saat ini adalah kehidupan anak-anak pendeta korban perceraian dengan aspek-aspek yang nampak dalam penelitian ini yaitu aspek fisik, menta, sosial, serta spiritualitas. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendetakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan koisioner untuk mengumpulkan data terhadap anak-anak pendeta korban percerain yang memiliki gangguan psikologis dalam situasi perceraian kedua orang tua. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa peristiwa perceraian dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai pendeta memiliki dampak atau pengaruh psikologis bagi anak-anak mereka. Dalam pergumulan yang dirasakan oleh anakanak pendeta korban perceraian, gereja sudah seharusnya hadir bukan hanya untuk mendampingi kedua orang tua anak-anak saja, tetapi juga membantu mendampingi serta membimbing anak-anak pendeta korban percerain ini agar dapat dimampukan dalam membangun iman serta spiritualitas mereka. Anak-anak korban perceraian ini sangat perlu untuk mendapatkan pendampingan yang baik oleh gereja, setelah peristiwa perceraian orang tua yang mereka alami. Maka itu penulis pun menemukan bahwa ada lima pendekatan pastoral yang sangat baik diterapkan untuk membantu gereja dalam pendekatan atau pendampinganya terhadap anak-anak pendeta korban perceraian, sehingga mereka pun dapat merasakan bahwa mereka tidak pernah sendiri dalam menjalani persoalan hidup yang sedang mereka alami. Kata Kunci: Keluarga, Perceraian, Anak-anak Pendeta, Pastoral, Peran Gereja.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Berdasarkan kesaksian Alkitab dan pertolongan Roh Kudus, Gereja mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Pegakuan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan ini selalu diikrarkan oleh jemaat pada setiap kebaktian Minggu. Yesus Kristus adalah Tuhan, artinya Ia mempunyai kuasa baik itu di surga maupun di bumi. Untuk itu ketika seseorang mengaku bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, maka dalam kehidupan sehari-hari hendaknya ia taat dengan sungguh kepada-Nya. Hendaknya ia mengakui kuasa-Nya serta mempercayakan diri kepada-Nya. Namun, dalam realita kehidupan berjemaat, jemaat selalu dihadapkan dengan berbagai penderitaan, salah satunya adalah human trafficking atau perdagangan manusia. Mereka yang menjadi korban human trafficking adalah mereka yang lemah dan rentan untuk dieksploitasi. Orang-orang ini disiksa, ditindas dan bahkan kehilangan nyawa. Dalam realita seperti ini, apakah Yesus Kristus masih bisa diakui sebagai Tuhan? Jika Yesus Kristus adalah Tuhan dan benar bahwa Dia memiliki kuasa di surga maupun di bumi, mengapa orang-orang yang lemah dieksploitasi dan diperdagangkan? Dan apakah manusia masih dapat mempercayakan dirinya serta taat kepada Yesus Kristus yang diakui sebagai Tuhan tersebut? Karena itu melalui tulisan ini, yaitu dengan judul Yesus Kristus adalah Tuhan dan sub judul Suatu Tinjauan Dogmatis Megenai Makna Yesus Kristus adalah Tuhan dalam Pengakuan Iman Rasuli dan Implikasinya Bagi Persoalan Human Trafficking di GMIT. Penulis melihat hubungan antara makna Yesus Kristus adalah Tuhan dengan persoalan yang terjadi di tengah-tengah kehidupan berjemaat. Penulisan ini didasarkan atas kajian pustaka tentang makna Yesus Krisus adalah Tuhan dalam Pengakuan Iman Rasuli. Dari penelitian ini ditemukan bahwa pengakuan akan ke-Tuhan-an Yesus Kristus berkaitan erat dengan siapa Dia sesunguhnya serta apa yang dikerjakan-Nya untuk seluruh manusia dan segenap ciptaan. Bahwa Yesus Kristus adalah Allah yang menjadi manusia, melalui dan di dalam Yesus Kristus Allah menyatakan solidaritas-Nya guna menyelamatkan manusia dari lumpur dosa. Dengan demikian kuasa Allah dipakai untuk menolong mereka yang membutuhkan, bukan untuk menerangkan superioritas Allah sendiri. Menyikapi persoalan human trafficking yang terjadi di tengah kehidupan berjemaat, maka tulisan ini mengarahkan suatu sikap yang didasarkan atas nilai yang terkandung di dalam pengakuan akan ke-Tuhan-an Yesus, yakni solidaritas. Dalam hal ini iman jemaat kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan menjadi dasar bagi jemaat dalam solidaritasnya terhadap sesama yang menderita. Dengan demikian kuasa pembeabasan dari Allah melalui Yesus Kristus dapat dirasakan dalam setiap kehidupan manusia.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pekerjaan diaken pada umumnya disebut sebagai pelayanan dari kasih atau kemurahan kristiani karena memperlihatkan kasih Allah dalam Kristus, mengurus dan membagi-bagikan persembahan jemaat, dan menyadarkan jemaat. Diaken dapat melakukan tugas mulai dari menata bunga, memberi makan orang-orang miskin dan berbagi dalam tanggung jawab pastoral gereja. Diaken dianggap hanya sebatas memungut kolekte dan melayani meja perjamuan. Dari penjelasan di atas, itu semua merupakan realita pemahaman jemaat pada umumnya tentang tugas dan pelayanan seorang diaken. Realita ini terjadi juga di Jemaat GMIT Marturia Oetete Tarus. Kurangnya Pemahaman tentang tugas dan pelayanan diaken menimbulkan masalah yang serius. Masalah ini datang dari kinerja diaken yang tidak maksimal, di mana salah seorang diaken mengantar diakonia kepada jemaat melalui perantaraan tukang ojek. Dari masalah ini timbullah pengeluhan dari jemaat tentang tugas dan pelayanan diaken yang sesungguhnya. Masalah ini telah di keluhkan oleh jemaat namun, tindakan dari pihak gereja pun belum maksimal. J. L. Ch Abineno dalam bukunya “ Diaken, Diakonia dan Diakonat Gereja” menyatakan bahwa tugas diaken yang sesungguhnya adalah memelihara orang miskin dan sakit. Artinya ada diaken yang bertugas memelihara orang-orang miskin dan ada juga diaken yang bertugas dalam pelayanan orang sakit, ini adalah tugas diaken yang sesungguhnya. Untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, maka metode yang di gunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang meneliti berdasarkan metodologi penelitian suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Jenis penelitian kualitatif ini salah satunya yaitu Fenomenologi yang merupakan salah satu metode penelitian dalam studi kualitatif. Dalam menyelesaikan penulisan ini, maka metode penulisan yang dipakai oleh penulis adalah deskriptif-analisis-reflektif. Metode analisis digunakan untuk mengungkapkan faktor-faktor penyebabnya. Sedangkan refleksi teologis dimaksudkan untuk meninjau secara teologis tugas dan pelayanan diaken pada masa kini.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, penulis menemukan bahwa masalah yang terjadi di GMIT Marturia Oetete-Tarus, datang dari berbagai faktor salah satunya adalah untuk menjadi seorang diaken tidak secara keseluruhan semuanya dipilih menjadi calon diaken. Namun ada juga yang memberi diri untuk melayani. faktor lain juga yang mempengaruhi datang dari faktor lingkungan, faktor pekerjaan, faktor kesediaan, faktor kurangnya Penggembalaan dan pemahaman materi tentang tugas dan pelayanan diaken.
Berdasarkan hasil penelitian lapangan dan analisis maka penulis menemukan bahwa masalah tentang pemahaman tugas dan pelayanan diaken yang terjadi di GMIT Marturia Oetete-Tarus sesungguhnya dapat di selesaikan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan beberapa teks alkitab yaitu Kisah Para Rasul 6:1-7 dan 1 Timotius 3:8-13. Penulis juga menggunakan teori pembangunan jemaaat salah satunya yaitu teori yang mengaktifkan gaya kepemimpinan yang terbuka dengan membangun relasi antara individu dan kelompok. Gaya kepemimpinan yang dimaksud ialah kepemimpinan tidak hanya dijalankan oleh orang yang telah diangkat sebagai seorang pemimpin namun kepemimpinan dilakukan secara bersama-sama sehingga anggota merasa berpartisipasi dalam pelayanan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pergumulan hidup tiap-tiap orang, tentunya tidak terlepas dari yang namanya“Doa”. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam Cerita-cerita Teks Alkitab banyak menceritakan tentang cara dan kebiasaan orang Yahudi berdoa sesuai dengan ajaran Taurat. Tentunya Yesus pun sama dalam melakukan hal tersebut. Namun yang menarik ialah, cara dan gaya Yesus dalam cerita teks Markus 11:20-26 menceritakan dengan jelas bagaimana Yesus mengajarkan murid-murid tentang doa dengan suatu pemahaman yang baru tentang cara mereka berdoa. Cerita tentang kutukan Yesus terhadap pohon ara merupakan hal yang mengejutkan bagi para murid. Pohon ara yang tadinya merupakan lambang kejayaan bagi masyarakat Yahudi saat itu, dikutuk Yesus, dan pada akhirnya layu, kering dan mati. Bagaimana tidak, karena pohon ara yang merupakan simbol kehidupan dan jabatan orang Yahudi saat itu dikutuk Yesus begitu saja. Tentunya ada hal penting yang Yesus ingin tunjukan lewat tindakannya dengan menjadikan pohon ara sebagai persamaan dengan kehidupan para Imam dan Ahli Taurat pada saat itu, yang dimana mereka tidak memberi kehidupan bagi banyak orang dengan hanya berdaun lebat namun tidak memiliki buah, dan hal ini tidak jauh berbeda dengan apa yang ditunjukkan oleh para Imam dan Ahli Taurat. Mereka hanya menjalankan tugas dan peran mereka secara formalitas tanpa benar-benar hidup dan berbuah bagi sesame mereka dalam hal pelayanan mereka. Mereka hanya sibuk mengajar dan dengan kesombongan memamerkan kesombongan rohaniah mereka didepan umat. Tentunya ada pelajaran penting yang ingin Yesus berikan kepada para murid dan orang-orang Yahudi saat itu. Pertama, hidup harus bersumber pada akar yang menjadi sumber kehidupan bagi Pohon tersebut, dan tentunya dengan mnejadikan Yesus Kristus sebagai akar/sumber kehidupan, pohon itu akan terus hidup dan bertumbuh. Begitu dengan manusia dalam menjalani kehidupannya. Harus terus bergantung pada Yesus sebagai sumber kehidupan mereka. Yang berikut, ialah hidup menghasilkan buah.bukan hidup seperti kebiasaan para Imam dan Ahli Taurat yang hanya bermegah dalam jabatan mereka tanpa memberikan pengajaran yang baik dan benar bagi umat. Tentunya mereka sama saja dengan pohon ara yang tidak menghasilkan buah. Mereka harusnya ditebang dan dibuang kedalam Api, karena mereka tidak memiliki fungsi apa. Kedua, memanjatkan doa dengan keyakinan iman yang teguh pada Allah, yang di dalamnya percaya sepenuhnya kepada Allah bahwa doa tersebut akan terjawab. Ketiga, berdoa dengan tanpa memiliki rasa bimbang dan ragu dalam hati. Keempat, ketulusan hati dalam hal mengampuni. Mengampuni dengan tanpa terkecuali siapapun orang itu. Kehidupan kekristenan dimasa sekarang yang penuh dengan persoalan, tentunya menjadikan orang Kristen semakin setia membangun relasi mereka dengan Allah. Terbukti dalam kehidupan 2 tahun terakhir di tahun 2020 dan 2021, banyak orang Kristen semakin rajin bergereja karena sebelumnya gereja ditutup dari kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Kebijakan ini dikeluarkan dengan bentuk aturan yang dinamakan pembatasan social berskala besar (PSBB), dan juga Perberlakuan pembatasan kegiatan (PPKM) beberapa waktu akibat situasi pandemic Covid-19 yang terus meningkat. Ditambah dengan bencana Siklon tropis badai Seroja yang memporak-poranda sebagian besar wilayah NTT pada bulan April 2021, tentunya memberikan refleksi tersendiri bagi jemaat dalam bergumul dengan kehidupan mereka yang sejatinya mereka bawa dalam doa-doa mereka. Doa, sejatinya tidak hanya dibutuhkan pada saat-saat krisis seperti sekarang dan nasehat Yesus tentang doa sebagaimana dicatat dalam Markus 11:20-26 menjadi sangat penting. Dalam tulisan ini, penulis berupaya untuk mencari dan menemukan bagaimana seharusnya orang Kristen memahami doa-doa mereka dalam menjalani pergumulan hidup mereka yang penuh dengan tantangan dan persoalan. Dengan bertekun dalam doa, pada akhirnya, orang-orang Kristen akan menemukan harapan dan sukacita dalam segala situasi hidup mereka.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Mengapa Judex Factie Menyatakan Putus Pemidanaan Tetapi Mahkamah Agung Atau Judex Juris Membatalkan Putusan Judex Factie Dengan Membebaskan Terdakwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim mahkamah agung yang membatalkan putusan pengadilan tinggi (Judex Factie) pada tingkat kasasi terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking), dengan putusan yang membebaskan terdakwa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Alasan Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pemidanaan Judex Factie sedangkan, Variabel Terikat dari penelitian ini adalah Putusan Judex Factie dan Judex Juris dalam Tindak Pidana Perdagangan orang (Human Trafficking). Hasil penelitian menunjukan bahwa Alasan Judex Factie Menghukum Terdakwa dikarenakan Terdakwa terbukti sebagai penyelenggara negara, Terdakwa terbukti menyalahgunakan kekuasaan, Terdakwa terbukti membawa warga negara Indonesia ke luar negeri, Terdakwa terbukti membawa warga negara indonesia ke luar negeri untuk tujuan eksploitasi. Sedangkan, Alasan Judex Juris membebaskan terdakwa adalah Terdakwa bukan penyelenggara negara, dan Terdakwa tidak terbukti membawa warga negara Indonesia ke luar negeri untuk tujuan eksploitasi. Saran Diharapkan kepada para majelis hakim yang mengadili setiap perkara terlebih khusus terhadap perkara tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking) supaya dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa harus mempertimbangkan dengan baik agar tidak memiliki putusan yang berbeda terhadap kasus yang sama dan majelis hakim juga harus memperhatikan setiap unsur-unsur yang terkandung dalam pasal yang didakwakan terhadap terdakwa supaya memperoleh putusan yang sama dan kepada pihak pemerintah supaya ada badan pengawas yang mengatur agar tidak terjadi tindak perdagangan orang (Human Trafficking)
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak -Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis struktur komunitas bivalvia yang ditemukandi Pantai Desa Otan, Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2021.Pengambilansampel menggunakan metode Purposive Samplingpada 3 stasiun pengamatan.Sedangkan teknik pengambilan data menggunakan metode trensect kuadrat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang ditemukan di pantai Desa Otan secara keseluruhan terdiri dari 7 famili yaitu Arcidae, Carditida, Cardiidae, Pinnidae, Tallinidae, Tridacnidae dan Veneridae dan 11 spesies. Polah penyeberan bivalviabersifat acak. kelimpahan tertinggi adalah Circe tumefacta sebesar 0,800 ind/m² (stasiun III), Priglypta reticulata sebesar 0,700 ind/m² (stasiun II), Cardites antiquatus, sebesar 0,467 ind/m² (stasiun I). Kelimpahan terendah adalah Barbatia foliate dan Pinna bicolor sebesar 0,100 ind/m². kelimpahan relatif tertinggi Stasiun I adalah Barbatia foliate dan Cardites antiquarus stasiun II ditempati oleh jenis Priglypta reticulata sebesar, sedangkan stasiun III ditempati oleh jenis Circe tumifacta. Keanekaragaman (H’) jenis dari ketiga stasiun tergolong rendah dimana H’ < 1 yaitu keanekaragaman tergolong rendah, nilai keseragaman (E)yang diperoleh tergolong tinggi dimana E > 0,6 termasuk dalam kategori tinggi, dan nilai dominansi mendekati 0 yang berarti bahwa tidak ada jenis yang mendominasi.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KUPANG BERDASARKAN PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI DAN USAHA KICIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 06/Dep/Per/IV/2016 (TANUN 2018-2020)
Frangkie J. Salean; Maromi M. Mbate; Nikarmy Z. Nuban
Fakultasi Ekonomi
Program Studi Manajemen
Universitas Kristen Artha Wacana Kupang
Tujuan penelitian ini adalah unutuk menganalisis kinerja keuangan Koperasi Kredit Swasti Sari Kupang berdasarkan peraturan menteri koperasi untuk menilai kesehatan koperasi. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah koperasi kredit swasti sari kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dokumen laporan keuangan koperasi dan kuesioner yang di isi secara mandiri oleh pimpinan koperasi dengan menggunakan angket tertutup.
Alat analisis yang digunakan adalah analisis rasio berdasarkan peraturan koperasi memiliki 7 aspek yaitu aspek permodalan, aspek aktiva produktif, aspek manajemen, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan dan aspek jati diri koperasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan tahun 2018-2020 dikategorikan “Dalam Pengawasan” ini membuktikan bahwa kinerja keuangan suatu koperasi berpengaruh pada kesehatan koperasi itu sendiri.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENGGUNAAN ENDORSEMENT TERHADAP MINAT PEMBELIAN PADA ONLINE SHOP KECANTIKAN DI KOTA KUPANG (Studi kasus pada Online Shop Your Glow) ABSTRAK Oleh : Ade Nur Holizah Berkembangnya media Informasi di Indonesia menyebabkan banyaknya bentuk iklan dan macam iklan seperti pada media sosial Instagram. Saat ini instagram sudah merambak menjadi suatu lahan bisnis untuk seseorang mempromosikan dan menjual produk, barang atau jasa kepada pengguna instagram lainnya yang dikenal dengan sebutan online shop. Penggunaan Endorsement merupakan salah satu strategi kreatif dalam periklanan yang sering digunakan oleh para pengusaha online shop untuk memperkenalkan dan menyebarkan informasi produk yang dimiliki serta mendongkrak Minat Pembelian secara luas dan cepat. Penelitian ini akan difokuskan pada pengaruh penggunaaan Endorsement terhadap minat pembelian pada usaha Online shop. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Endorsement terhadap Minat Pembelian Pada Online shop di Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen pada online shop Your Glow di Kota Kupang yang menggunakan endorsement. Sampel yang diambil untuk mendukung penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik penarikan sampel yaitu sampling jenuh. Hasil penelitian dengan teknik regresi sederhana menunjukan nilai t hitung = 12,721 Endorsment dengan nilai koefisien 0,000, berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Minat Pembelian Pada Online Shop Kecantikan di Kota Kupang. Nilai t hitung untuk variabel kualitas produk sebesar 12,721 sedangkan nilai t tabel adalah sebesar 1,984. Selain itu nilai signifikannya adalah sebesar 0,000 lebih kecil dari pada Alpha (α) 0,05. Karena nilai t hitung > t tabel atau (12,721 > 1,984) dan nilai signifikan lebih kecil dari pada Alpha (α) 0,05 atau (0,000 0.05), maka H0 di tolak dan Ha diterima atau dapat disimpulkan bahwa variable Endorsement berpengaruh terhadap Minat Pembelian Pada Online Shop Kecantikan di Kota Kupang Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh Endorsement terhadap Minat Pembelian, maka peneliti memberikan saran kepada para pengusaha Online shop agar menggunakan endorsement dengan bijak, tidak berlebihan, dan tetap mengembangkan serta mengutamakan Kualitas Produk / Jasa agar konsumen attracted dengan produk atau jasa yang ditawarkan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YUNUS I. HUE RADJA (16383470). Studi Dinamika Populasi Hasil Tangkapan Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares) di Perairan Alor. ALFRED G.O KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang
Perairan Alor memiliki potensi sumberdaya perikanan yang cukup tinggi dan salah satunya adalah ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang merupakan komoditi ekspor andalan bernilai ekonomis sangat tinggi dari sektor perikanan. Produksi hasil tangkapan ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) terus mengalami penurunan sejak tahun 2018. Hal ini berdampak langsung terhadap kondisi biologi dan dinamika populasi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika populasi ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) meliputi frekuensi ukuran panjang, pendugaan kelompok umur berdasarkan ukuran panjang,parameter pertumbuhan, laju mortalitas dan laju eksploitasidiPerairan Alor.
Penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan yaitu bulan Maret- Mei 2021, bertempat di Perairan Alor dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bersifat studi kasus.Sampel ikan yang dikumpulkan berdasarkan jumlah hasiltangkapan nelayan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran frekuensi ukuran panjang total ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di bulan Maret berkisar antara 113 – 174 cm, di bulan April berkisar antara 113 – 174 cm, dan di bulan Mei sebaran ukuran panjang berkisar antara 122 – 165 cm. Kelompok umur ikan tuna sirip kuning (Thunnus albaceras) bulan Maret terdiri dari 2 kelompok umur, bulan April terdiri dari 2 kelompok umur, dan di bulan Mei hanya terdiri dari satu kelompok umur dengan ukuran panjang. Perkiraan pertumbuhan panjang ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) yang tertangkap di sekitar Perairan Alor paling cepat pada umur muda yaitu t = 2 tahun, semakin melambat seiring bertambah umur sampai panjang maksimum 196,4 cm.Laju mortalitas ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares)di Perairan Alor terjadi akibat penangkapan (F) sebesar 0,73, dan laju eksplotasi (E) sebesar 0,52. Jadi laju mortalitas penangkapan (F) lebih besar dari laju mortlaitas alami (M) atau F > M.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN DALAM PEMBUATAN PERMEN JELLY LONTAR Oktavianus D. D. Putra*) Lesybeth M. Nubatonis**) Zet Malelak***) *Mahasiswa Program Studi Teknolgi HasilPertanian Universitas Kristen Artha Wacana ABSTRAK Penelitian ini di laksanakan di laboratorium Eksata universitas kriten artha wacana kupang pada tanggal 28 juni – 1 juli 2021. Tujuan ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gelatin dalam pembuatan permen jelli lontar. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing – masing diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan presentase 80 gram, 100 gram, 120 gram, dan 140 gram gelatin. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis organoleptik terbaik pada rasa terdapat pada perlakuan A dengan penambahan 80 gram gelatin menghasilkan nilai rata – rata 1,361 (sangat manis). Dan tekstur permen jeli lontar yang paling di sukai terdapat pada perlakuan A dengan nilai rata – rata 1,500 (sangat lunak). Uji tekstur dengan menggunakan alat penetrometer menunjukan bahwa tingkat kekerasan terbaik terdapat pada perlakuan A dengan nilai rata – rata 2 m/s. Kata kunci : permen, suspensi lontar, rasa, dan tekstur. *) peneliti **) pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah “Pengaruh Penerapan Prinsip Akuntansi terhadap Akuntabilitas Laporan Keuangan Gereja (Studi Kasus pada Gereja Katholik Paroki Santu Andreas Ngalu Sumba Timur)”. Persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh penerapan prinsip akuntansi terhadap akuntabilitas laporan keuangan gereja?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan prinsip akuntansi terhadap akuntabilitas laporan keuangan Gereja Katholik Paroki Santu Andreas Ngallu. Populasi dari penelitian ini adalah pengelola keuangan pada Gereja Katholik Paroki Santu Andreas Ngallu yang berjumlah 35 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian adalah 30 orang pengelola keuangan pada Paroki Santu Andreas Ngallu yang terdiri dari 10 stasi. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,025 0,05 dan t hitung 2,360 > 2,042, yang berarti bahwa H1 diterima, artinya terdapat pengaruh X terhadap Y. Berdasarkan hasil penelitian maka, simpulan dari penelitian ini adalah penerapan prinsip akuntansi berpengaruh positif terhadap akuntabilitas laporan keuangan gereja pada Paroki Santu Andreas Ngallu.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
xi
ABSTRAKSI
Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam
menjalankan sebuah Instansi/Organisasi.Sumber daya manusia memegang
peranan paling penting dan potensial bagi keberhasilan suatu organisasi/
instansi, untuk itu dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kinerja
yang baik.Profesionalisme adalah masalah terutama masalah sikap. Bukan
seperangkat kompetensi. Seseorang Profesional sejati adalah teknisi yang
benar-benar peduli. Selanjutnya dikatakan Profesionalisme sejati
mengisyaratkan suatu kebanggaan pada pekerjaa komitmen pada kualitas,
dedikasi pada kepentingan klien, dan keinginan tulus untuk membantu.
Menurut Panji Anoraga (2001:9).
Widodo (dalam Kharis, 2010:8) sumber daya manusia dapat dikatakan
berkualitas manakala mereka mempunyai kemampuan untuk melaksanakan
kewenangan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.Kemampuan
tersebut hanya dapat dicapai manakala mereka mempunyai bekal pendidikan,
latihan dan pengalaman yang cukup memadai untuk melaksanakan tugas dan
tanggung jawab yang diberikan.
Kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang
dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan
tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Hasil penelitian kinerja
menunjukkan apakah sumber daya manusia telah memenuhi tuntunan yang
dikehendaki perusahaan, baik dilihat dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Informasi dalam penelitian kinerja karyawan merupakan refleksi dari
berkembang atau tidaknya perusahaan .
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kuantitatif. Teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear
berganda, Uji t (Koefisien) , Uji koefisien determinasi (R²) dan Uji
Hipotesis.Hasil dari analisis regresi berganda yang didapatkan.
xii
Y =0,14.520+0,685(X1) – 0,443 (X2)
Model regresi tersebut dapat diinterpretasikan bahwa koefisien regresi
variabel X1 ( Kualitas SDM ) diperoleh sebesar 685 dan Variabel X2 ( Kinerja
Pegawai ) 443 dengan arah koefisien positif. Tabel diatas menunjukan bahwa
pengaruh Kualitas SDM dan Profesionalisme Pegawai memiliki signifikan
0,000 dan 0,19 (dibawah α = 0,05). Dengan membandingkan t-tabel pada α =
0,05 yaitu sebesar 2,000 (nilai t-tabel) dan t-hitung variabel X1 pada α = 0,05
yaitu sebesar 5.406 dan X2 pada α = 0,05 yaitu sebesar 2.428 yang berarti
bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel, dengan melihat nilai t-hitung yang lebih
besar dari t-tabel dan angka koefisien regresi dalam arah negatif, maka ini
berarti terdapat pengaruh positif kualitas SDM dan Profesionalisme pegawai
terhadap Kinerja pegawai pada Kantor Pegawai Politeknik Kelautan Dan
Perikanan Kabupaten Kupang
Berdasarkan kesimpulan penelitian yang diperoleh dan implikasi
teoritis yang dimunculkan, maka dikembangkan implikasi terapan yang
diharapkan dapat memberi sumbangan kantor Politeknik Kelautan Dan
Perikanan Kabupaten Kupang agar lebih semangat dalam menyelesaikan tugas
dan tanggung jawabnya masing-masing untuk mencapai tujuan yang
diinginkan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
STRATEGI GURU PENJASORKES DALAM MENJAGA KEBUGARAN JASMANI SISWAKELAS VII DI SMP NEGERI 1 LABOYAYA BARAT
Stevanus Pati Kabba*, Dr. Lukas M. Bolengs2, Jimmy Ch.Atty 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Strategi pembelajaran merupakan hal yang perlu diperhatikan guru dalam proses pembelajaran Pada dasarnya dalam setiap proses pembelajaran, baik pembelajaran yang berbentuk formal maupun non formal pasti memiliki strategi, cara, metode, dan pendekatan yang berbeda-beda dalam menyampaikan sebuah materi pembelajaran, sehingga tercapainya sebuah tujuan yang telah direncanakan.
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untukmendeskripsikanStrategiGuru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dan upaya yang dilakukan guru dalam menjaga kebugaran jasmani siswa di kelas VII SMP Negeri 1 laboya Barat
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif dilakukan dengan menggambarkan gejala fenomena, atau peristiwa tertentu (Maksum, 2008:16).
Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu (1) Strategi yang digunakan guru pendidikan jasmani dalam menjaga kebugaran siswa menunjukan sangat bervariasi meliputi stretegi langsung, strategi algoritma, strategi interaktif, strategi belajar sambil bermain, strategi pengajaran diri, strategi pengajaran sesama teman, strategi kognitif dan strategi pengajaran berpangkalan. (2) Upaya yang dilakukan dalam menjaga kebugaran siswa di SMP Negeri 1 Laboya Barat antara lain melalui kegiatan pemanasan bersama, penjelajahan, latihan kecepatan, pemanasan dan melalui kegiatan permainan.
Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan strategi dan upaya guru sangat penting dalam menjaga kebugaran jasmanisiswa.
Katakunci: Strategi Pembelajaran, Pendidikan Jasmani,dan Kesehatan.