Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

2.943 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 452025: 532024: 292023: 3512022: 4122021: 11212020: 2022019: 22018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

STUDI PENGELOLAAN KINERJA IRIGASI PADA DAERA IRIGASI PUMANG,DESA TANGLAPUI KECAMATAN ALOR TIMUR,KABUPATEN ALOR.

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI PENGELOLAAN KINERJA IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI PUMANG DESA. TANGLAPUI, KECAMATAN ALOR TIMUR, KABUPATEN, ALOR. ABSTRAKS Lupuikoni S.,* Lano M. L.,** Haba Bunga F. J.,*** Suatu Penelitian tentang Pengelolaan Kinerja Irigasi pada Daera Irigasi Pumang telah di laksanakan sejak awal Mei 2021 hingga awal Juni 2021 di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. penelitian ini Merupakan penelitian survei dengan objek adalah sarana Irigasi dan P3A yang ad di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. Metode yang di gunakan adalah deskritif kuantitatif dengan menguraikan nilai nilai berdasarkan standar Irigasi oleh Dinas Pekerjaan Umum, hasil penelitian menunjukan bahwa daerah Irigasi Pumang di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, menujukan bahwa sarana yang ada kurang terawat bahkan tida ada air yang mengalir meskipun demikian fasilitas yang mendukung seperti Pintu Sadap dan Kantong Lumpur masih lengkap walau ad yang sudah rusak dan tida berfungsi lagi. Irigasi pumang di bangun bersamaan dengan bendung Pumang di manfaatkan untuk mengairi 92 hektar lahan Pertanian di Desa Tanglapui. Saran, perlu di lakukan rehabilitas saluran-saluran yang rusak dan memperlancar pelaksanaan kinerja P3A yang ad di Desa Tanglapui. Kata Kunci : Studi pengelolaan Kinerja Irigasi Pada Daera Irigasi Pumang Keterangan : * ) Peneliti **) Pembimbing I ***) pembimbing II

IDENTIFIKASI DAN PENGKAJIAN EFEKTIFITAS MESIN POMPA AIR UNTUK IRIGASI PADI SAWAH DI BPTP NAIBONAT KABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI IDENTIFIKASI DAN PENGKAJIAN EFEKTIFITAS MESIN POMPA AIR UNTUK IRIGASI PADI SAWAH DI BPTP NAIBONAT KABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Iskandar. M*) Nainiti. P. P. E.N **) Lano L. M **) Penelitian dilaksanakan di BPTP Naibonat Kupang Nusa Tenggara Timur pada bulan April 2021, Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana para petani di BPTP Naibonat menggunakan pompa air untuk irigasi padi sawah.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengidentifikasi permasalahan-permasalahan mengenai efektifitas penggunaan mesin pompa air untuk irigasi padi di BPTP Naibonat. Dan observasi lapangan bertujuan untuk memperoleh data-data yang berhubungan dengan data debit mesin pompa air pada air embung di BPTP Naibonat, dan luas lahan irigasi dari instansi terkait. Hasil penelitian Bagaimana Para Petani di BPTP Naibonat Menggunakan Pompa Air Untuk Irigasi Padi Sawah di lakukan pengukuran dengan tiga kali pengulangan dengan 4 unit mesin pompa. Penggunaan mesin pompa air pada lahan sawah di BPTP Naibonat berdasarkan hasil penelitian, ada 4 unit pompa air yang terdiri dari 3 unit dengan type dan kemampuan pompa yang sama, yaitu Type NS-100 dengan Debit pompa 20 liter/detik dan dari ketiga unit pompa tersebut, 1 unit mengairi lahan seluas 4 hektar selama 10-12 jam/hari/minggu . Dan 1 unit pompa lainnya adalah type NS-80 dengan debit pompa sebesar 15 liter/detik. 1 unit pompa tersebut mengairi lahan seluas 3 hektar selama 13-15 jam/hari/minggu. Kata kunci: Identifikasi dan Pengkajian Mesin Pompa Air Padi Sawah. *) Peneliti **) Pembimbing I **) Pembimbing II

KAJIAN PEMANFAATAN AIR BENDUNG SUNGAI DESA TANAH PUTIH KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN PEMANFAATAN AIR BENDUNG SUNGAI DESA TANAH PUTIH KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG ABSTRAKSI Bimusu. D. J*) Nainiti. P. P. E .N **) Lano L. M **) Penelitian dilaksanakan di Bendung sungai desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada bulan April 2022, Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Kajian Pemanfaatan Air Bendung Sungai Desa Tanah Putih Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui berapa luas pemanfaatan air bendung Tanah Putih untuk tanaman padi dan hortikultura. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengidentifikasi permasalahan-permasalahan mengenai Kajian pemanfaatan air pada sungai desa Tanah Putih. Dan observasi lapangan bertujuan untuk memperoleh data-data yang berhubungan dengan pemanfaatan air bendung sungai desa Tanah Putih, dan kebutuhan lahan sawah padi. Hasil penelitian kajian pemanfaatan air bendung sungai desa tanah putih kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Berdasarkan luas lahan yang memanfaatkan air bendung sungai tanah putih, maka presentasi penggunaan air 19 hektar lahan persawah dan dari ketersedian air untuk 50 hektar adalah 38%. Artinya ada sekitar 62% air bendung yang belum termanfaatkan.Walaupun begitu, 62% dari hasil kalkulasi yang demikian, menurut para responden belum seutuhnya dapat diterima sebab jaringan irigasi belum seluruhnya menggunakan irigasi beton atau ada sebagian jaringan irigasi masih secara manual. sebab luas lahan tidak cukup sesuai target pengairan Bendung tersebut, yaitu 50 hektar. Kemampuan garap atau jumlah tenaga hanya mampu menggarap hingga 19 hektar, sehingga air yang setara dengan kebutuhan lahan persawahan 31 hektar sisanya belum dapat termanfaatkan. Presentasinya adalah 38% air Bendung Sungai Desa Tanah Putih Telah dimanfaatkan. Sedangkan 62% sisanya belum dimanfaatkan atau masih dalam tahap mencari cara pemanfaatan yang baik, salah satunya dengan kajian dalam penelitian ini. Kata kunci: Kajian Pemnafaatn Air Bendung. *) Peneliti **) Pembimbing I **) Pembimbing II

KAJIAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN AIR PADA DAERAH IRIGASI OESAO (SUB IRIGASI BENDUNG DALAM KOM) KELURAHAN BABAU KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN AIR PADA DAERAH IRIGASI OESAO (SUB IRIGASI BENDUNG DALAM KOM) KELURAHAN BABAU KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG ABSTRAKSI Balsomang. E. Y*) Lano L. Marten **) Makaborang. M **) Penelitian dilaksanakan di Irigasi Oesao (Sub Bendung Dalam Kom)Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada bulan April 2022, Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Kajian Operasi dan Pemeliharaan Air Pada Daerah Irigasi Oesao (Sub Irigasi Bendung Dalam Kom) Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan air irigasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengidentifikasi permasalahan-permasalahan mengenai Operasi dan Pemeliharaan air Iriga kiiisi (Sub Bendung Dalam Kom) Daerah Irigasi Oesao. Dan observasi lapangan bertujuan untuk memperoleh data-data yang berhubungan dengan Operasi dan Pemeliharaan Air Irigasi, Hasil penelitian Kajian Operasi dan Pemeliharaan Air Pada Daerah Irigasi Oesao (Sub Irigasi Bendung Dalam Kom) Kelurahan Babau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Tindakan operasipada daerah irigasi Oesao di KelurahanBabau Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang yang dilakukan oleh P3A dalam hal ini meliputi pengaturan pintu-pintu pada bangunan air (membuka dan menutup pintu air)dan menyadap air dari sumber air mengalirkan kedalam jaringan irigasi memasukan kedalam petak-petak sawah dan membuang kelebihan air kedalam saluran pembuangan.operasi jaringan irigasi berjalan dengan baik karena adanya tingkat kesadaran dari setiap anggota pemakai air yang mau bekerja sama dan berpartisipasi dalam kegiata kelompok,namun meskipun demikian upaya yang dilakukan oleh anggota pemaki air tersebut belum maksimal karena kondisi fisik jaringan irigasi pada saat ini terdapat saluran yang mengalami kerusakan seperti retak dan lubang pada bangunan yg di sebabkan oleh faktor usia bangunan.Tindakan Pemeliharaan pada daerah irigasi Oesao di Kelurahan Babau Kecamatan Kupang TimurKabupaten Kupang hal ini meliputi membersihkan sampah atau lumpur yang ada di saluran atau pintu air,menebas rumput di permukaan saluran,awasi hewan peliharaan seperti sapi agar menjauh dari saluran,kegiatan pemeliharaan tersier dilakukan setiap hari Kata kunci: Kajian Operasi dan Pemeliharaan Air. *) Peneliti **) Pembimbing I **) Pembimbing II

PENGARUH PENAMBAHAN EM4 TERHADAP LAMA PENGURAIAN LIMBAH SAYURAN MENJADI BIOGAS

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PENAMBAHAN EM4 TERHADAP LAMA PENGURAIAN LIMBAH SAYURAN MENJADI BIOGAS Manek A.Y. *) Nainiti N.P.P.E **) Abineno J.C **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan EM4 terhadap lam penguraian limbah sayuran menjadi biogas dan jumlah EM4 yangbtepat dalam proses penguraian sayuran menjadi biogas. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium keteknikan pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan yaitu dengan penambahan EM4 15 ml,30 ml,45 ml,60,ml dan 75 ml pada proses fermentasi limbah sayuran 3 kilo pergalon dan menggunakan 10 liter air bersih. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai F hitung adalah 25,58 dan nilai F table 5% adalah 3,06 dan 1% 4,89. Maka niali F hitung >F table yang artinya terdapat pada masing-masing perlakuan penambahan EM4. Kata Kunci : Stater EM4 (Effective Microorganisme-4) Limbah sayuran biogas. Keterangan : * peneliti ** pembimbing

RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS KACANG HIJAU (Vigna radiata) TYPE SELINDER DRUM

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RANCANG BANGUN ALAT PENGUPAS KACANG HIJAU (Vigna radiata) TYPE SELINDER DRUM Tes M. N. E *) Makaborang M. **) Haba Bunga F.J. **) ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dengan judul Rancang Bangun Alat Pengupas Kacang Hijau (Vigna radiata) Type Selinder Drum. Kacang Hijau adalah jenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas didaerah tropika. Sebagai bahan makanan, kacang hijau dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan yang bergizi tinggi. Proses pengolahan kacang hijau menjadi makanan selama ini membutuhkan waktu yang cukup lama yang disebabkan oleh proses pengupasan polong kacang hijau yang dilakukan secara manual. Sehingga diperlukan rancangan alat pengupas yang dapat mempercepat proses tersebut. Rancang bangun yang telah dilakukan meliputi penentuan putaran Poros As, daya motor penggerak yang digunakan, diameter gigi pemukul, ukuran pulley, dan jenis sabuk. Hasil rancang bangun alat pengupas kacang hijau type selinder drum diperoleh dimensi dan spesifikasi alat dengan menggunakan diameter drum lebar 30cm dan panjang 37cm, gigi pemukul yang dilapisi karet ban dengan panjang gigi pemukul 10cm dan lebar 0,8cm dan ukuran panjang karetnya 16cm, daya motor penggerak (dynamo) ¼ HP dengan putaran 147,7 RPM. Sehingga dapat dihasilkan alat pengupas polong kacang hijau dengan kapasitas 25,93 kg/jam. Kata kunci : kacang hijau, pengupas Keterangan *) Peneliti **) Pembimbing

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MEKANISME TATA KELOLA TERHADAP KEMUNGKINAN KEBANGKRUTAN SERTA MANAJEMEN LABA ( STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEI)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MEKANISME TATA KELOLA TERHADAP KEMUNGKINAN KEBANGKRUTAN SERTA MANAJEMEN LABA (Studi Kasus Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia ) NAMA : ADRIANA ROSMIATI BRIS NIM : 17191411 PROGDI : AKUNTANSI KEUANGAN FAKULTAS ; EKONOMI ABSTRAKSI Tata kelola perusahaan adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan dan institusi yang mempengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Secara prinsip, tata kelola perusahaan dalam arti sempit meliputi dua aspek, yaitu aspek struktur tata kelola perusahaan atau struktur dewan dimana titik fokusnya adalah bentuk dan aspek proses tata kelola perusahaan atau mekanisme tata kelola perusahaan dimana titik fokusnya adalah cara bekerja. Mekanisme tata kelola perusahaan dapat diproksikan dengan komposisi dewan komisaris, dewan direksi, dan komite audit (Kusumawardhani, 2012).x Kemungkinan kebangkrutan merupakan tahap penurunan kondisi keuangan yang terjadi sebelum terjadinya kebangkrutan ataupun likuidasi. Apabila hal ini tidak segera diselesaikan akan berdampak besar pada perusahaanperusahaan seperti hilangnya kepercayaan dari shareholder, dan bahkan perusahaan akan mengalami kebangkrutan. Kemungkina kebangkrutan terjadi karena perusahaan tidak mampu mengelola dan menjaga kestabilan kinerja keuangan sehingga menyebabkan perusahaan mengalami kerugian operasional dan kerugian bersih untuk tahun yang berjalan. Lebih lanjut, dari kerugian yang terjadi akan mengakibatkan defisiensi modal dikarenakan penurunan nilai saldo laba yang terpakai untuk melakukan pembayaran dividen, sehingga total ekuitas secara keseluruhanpun akan mengalami defisiensi. Apabila perusahaan tidak mampu keluar dari kondisi tersebut, maka perusahaan tersebut akan mengalami kepailitan. Manajemen laba merupakan tindakan manajer untuk mempermainkan angkaangka dan mengatur metode pencataan sesuai dengan kepentingan pribadi. Kebebasan untuk memilih metode pencatatan menjadikan manajer cenderung melakukan tindakan manajemen laba selama masih sesuai dengan prinsip yang berlaku umum. Manajemen laba sering menjadi kontroversi antara berbagai pihak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. Indikator yang digunakan untuk mengukur tata kelola perusahaan dalam penelitian ini adalah dewan komisaris,komite audit,ukuran perusahaan dan leverage. Sedangkan kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba sebagai variabel dependen dapat diukur dengan Altman ZScore dan Akrual modal kerja. Penelitian ini mengambil xi sampel pada perusahaan otomotif dan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan mengisi kriteria sampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 perusahaan, sehingga telah diperoleh 5 sampel yang diteliti. Penelitian ini diuji dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel corporate governance berpengaruh dan tidak berpengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Dewan komisaris memiliki pengaruh positif yang terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Komite audit tidak memiliki pengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Ukuran perusahaan dan leverage memiliki pengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba.FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MEKANISME TATA KELOLA TERHADAP KEMUNGKINAN KEBANGKRUTAN SERTA MANAJEMEN LABA (Studi Kasus Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia ) NAMA : ADRIANA ROSMIATI BRIS NIM : 17191411 PROGDI : AKUNTANSI KEUANGAN FAKULTAS ; EKONOMI ABSTRAKSI Tata kelola perusahaan adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan dan institusi yang mempengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Secara prinsip, tata kelola perusahaan dalam arti sempit meliputi dua aspek, yaitu aspek struktur tata kelola perusahaan atau struktur dewan dimana titik fokusnya adalah bentuk dan aspek proses tata kelola perusahaan atau mekanisme tata kelola perusahaan dimana titik fokusnya adalah cara bekerja. Mekanisme tata kelola perusahaan dapat diproksikan dengan komposisi dewan komisaris, dewan direksi, dan komite audit (Kusumawardhani, 2012).x Kemungkinan kebangkrutan merupakan tahap penurunan kondisi keuangan yang terjadi sebelum terjadinya kebangkrutan ataupun likuidasi. Apabila hal ini tidak segera diselesaikan akan berdampak besar pada perusahaanperusahaan seperti hilangnya kepercayaan dari shareholder, dan bahkan perusahaan akan mengalami kebangkrutan. Kemungkina kebangkrutan terjadi karena perusahaan tidak mampu mengelola dan menjaga kestabilan kinerja keuangan sehingga menyebabkan perusahaan mengalami kerugian operasional dan kerugian bersih untuk tahun yang berjalan. Lebih lanjut, dari kerugian yang terjadi akan mengakibatkan defisiensi modal dikarenakan penurunan nilai saldo laba yang terpakai untuk melakukan pembayaran dividen, sehingga total ekuitas secara keseluruhanpun akan mengalami defisiensi. Apabila perusahaan tidak mampu keluar dari kondisi tersebut, maka perusahaan tersebut akan mengalami kepailitan. Manajemen laba merupakan tindakan manajer untuk mempermainkan angkaangka dan mengatur metode pencataan sesuai dengan kepentingan pribadi. Kebebasan untuk memilih metode pencatatan menjadikan manajer cenderung melakukan tindakan manajemen laba selama masih sesuai dengan prinsip yang berlaku umum. Manajemen laba sering menjadi kontroversi antara berbagai pihak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. Indikator yang digunakan untuk mengukur tata kelola perusahaan dalam penelitian ini adalah dewan komisaris,komite audit,ukuran perusahaan dan leverage. Sedangkan kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba sebagai variabel dependen dapat diukur dengan Altman ZScore dan Akrual modal kerja. Penelitian ini mengambil xi sampel pada perusahaan otomotif dan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan mengisi kriteria sampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 perusahaan, sehingga telah diperoleh 5 sampel yang diteliti. Penelitian ini diuji dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel corporate governance berpengaruh dan tidak berpengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Dewan komisaris memiliki pengaruh positif yang terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Komite audit tidak memiliki pengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba. Ukuran perusahaan dan leverage memiliki pengaruh terhadap kemungkinan kebangkrutan dan manajemen laba.

Pengaruh Jumlah Pemberian Air Pada Budidaya Tanaman Sawi Batang Hijau ( Brassica Juncea L) Dengan Metode Irigasi Tetes

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

THE EFFECT OF THE AMOUNT OF WATER ADMINISTRATION ON THE CULTIVATION OF GREEN STEM PLANTS ( Brassica Juncea L) WITH DRIP IRRIGATION METHOD SaieleMarice*)MakaborangMarthen**) LanoL.Marten**) ABSTRACT A study on the effect of the amount of drip irrigation water on the cultivation of mustard green stems has ben carried out from early April to mid-May 2020, at the Technical Laboratory of the UKAW Agricultural Technology Faculty. This study is an experimental study arranged in a completely randomized design (CRD), with five treatments and five replications, so there are twenty-five experimental units. The drip irrigation treatments that were tried were : Treatment A: 100 ml/day, B: 200ml/day, C: 300ml/day, D: 400ml/day and the treatment E: 500ml/day. The results were analyzed of variance (Anova) to determine the effect and continued with Duncan’s multilple-distance test to find out the best treatment being tried. From the results of the study, it was found that the amount of water given to drip irrigation for the cultivation of mustard greens had a significant effect on plant height growth, production and soil water content in soil planting media in polybags. The best treatment in this study was given by the treatment of 500ml/day of water (treatment E), which could provide the highest plant heigh growth of 28.92 cm, the highest wet weight production of 211 grams, and the final moisture content of soil planting media in polybags of 40,96%. Keywords : Mustard Green Stem, Drip Irrigation.

pengaruh perbandingan air dan feses ayam terhadap biogas yang dihasilkan

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PERBANDINGAN AIR DAN FESES AYAM TERHADAP BIOGAS YANG DIHASILKAN ABSTRAK BAUN I. T* DETHAN S. J. J. ** BUNGA HABA J. F** Penelitian ini mengkaji pengaruh perbandingan air dan feses ayam terhadap biogas yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh perbandingan air dan feses ayam terhadap biogas yang dihasilkan dan untuk mengetahui perbandingan air dan feses ayam yang tepat untuk produksi biogas. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan eksperimen lapangan dalam bentuk pola Rancang Alat Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan 4 kali ulang menghasilkan 20 percobaan percobaan yang di maksud adalah P1= 1500vs 8500 ml, P2= 2500 ml vs 7500 ml, P3= 5000 ml vs 5000 ml, dan P4= 7500 ml vs 2000 ml, p5= 8500 ml vs 1000 ml Dari hasil penelitian perlakuan terbaik terjadi pada perlakuan P3 dengan 1 : 1 sebanyak 1,72 liter. Kata kunci : pengaruh, air, feses ayam Peneliti :* Pembimbing :**

Identitas Sosial Gereja Studi Teologi Perjanjian Baru terhadap Identitas Sosial Gereja Menurut Kitab Kisah Para Rasul dan Implikasinya bagi GMIT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gereja hadir di tengah dunia sebagai perpanjangan tangan Allah. Tentu ada tugas-tugas pelayanan yang gereja harus lakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada Allah. Salah satunya adalah memperhatikan semua orang yang membutuhkan, menolong mereka dengan cara-cara atau aksi-aksi gereja dalam mengatasi mesalah kehidupan semua orang tanpa terkecuali. gereja hadir dengan ciri atau identitas tersendiri yang berbeda dari dunia, dan itu terpola dari kehidupan gereja mula-mula yang dapat kita lihat dari cara menjalani kehidupan dalam Kitab Kisah Para Rasul. Gereja mula-mula hadir dengan identitas atau ciri yang membedakan mereka dengan kelompok lain. Identitas itu seperti adanya prinsip “kepunyaan bersama”, segala milikku adalah milikmu, mereka hidup dengan saling melayani, dan tidak mengabaikan orang lain dalam pelayanan, mereka menjalani kehidupan dengan saling memperhatikan kesusahan orang lain, lalu mereka memberikan sumbangan dalam arti ada aksi yang mereka lakukan untuk menolong sesama mereka yaitu orang-orang yang membutuhkan, serta kehidupan yang mereka jalani penuh dengan rasa hormat tanpa memandang adanya perbedaan suku agama dan ras. Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) hadir sebagai suatu organisasi tidak terlepas dari permasalahan ekonomi, bencana, konflik, baik itu dari jemaat GMIT sendiri atau dari saudara-saudara yang bukan seiman. Salah satu masalah yang penulis kaji dalam tulisan ini adalah identitas sosial gereja (GMIT). Dalam aksi-aksi sosial yang GMIT lakukan untuk menanggapi masalah sosial masyarakat secara umum, apa ciri atau identitas gereja yang membedakan pelayanannya dengan agama lain, dengan kelompok lain, atau denominasi lain. Tentu keterlibatan sosial gereja utamanya harus didasarkan pada nilai teologis. Oleh karena itu dengan mendalami Kitab Kisah Para Rasul terutama melihat pada kehidupan sosial gereja mula-mula, penulis berupaya mencari dan menemukan sumbangsi Identitas sosial jemaat GMIT. Untuk mencapai maksud tersebut, penulis menggunakan metode penulisan deskriptif analisis, reflektif, agar memperoleh kerygma sesuai Kitab Kisah Para Rasul dan menggunakan metode studi pustaka sehingga, kerygma Kitab Kisah Para Rasul dapat diterapkan pada konteks GMIT masa kini.

ANALISIS LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: Laporan Akuntabilitas kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kupang tahun 2020 dengan berpedoman pada Peraturan Mentri Pendaya gunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi nomor 53 tahun 2014 dalam penyajiannya masih belum sempurnah terutama di bagian Realisasi anggaran.

ANALISIS KEPATUHAN WAJIB PAJAK PEMILIK RUMAH KOS DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN PAJAK HOTEL PADA KELURAHAN OESAPA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil penelitian menunjukan, pengetahuan wajib pajak hotel kategori rumah kospada kelurahan oesapa dikatakan tinggi, Pengetahuan wajib pajak sangat diperlukan karena semakin tinggi pengetahuan dan pemahaman wajib pajak pemilik rumah kos pada kelurahan oesapa, maka wajib pajak dapat menentukan perilakunya dengan lebih baik dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perpajakan yang ada di Kota Kupang. Kesadaran wajib pajak pajak hotel kategori rumah kosdikatakan tinggi, Kesadaran wajib pajak pemilik rumah kos di kelurahan oesapa sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, wajib pajak rumah kos yang sadar mengenai fungsi serta hak dan kewajibanya sebagai wajib pajak, maka wajib pajak rumah kos akan memenuhi kewajibanya dengan suka rela tanpa dipaksa. Semakin tinggi kesadaran wajib pajak mengenai perpajakkan terutama tentang hak dan kewajiban sebagai wajib pajak, sadar mengenai kontribusi wajib pajak untuk kemakmuran dan penunjang negara, maka semakin tinggi juga tingkat kepatuhan wajib pajak. Kualitas pelayanan ditemukan dikatakan tinggi, kualitas pelayanan yang diberikan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupangkepada wajib pajak hotel kategori rumah kos termasuk dalam pelayanan publik karena dijalankan oleh instansi pemerintah dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan peraturan daerah kota kupang nomor 02 tahun 2016 tentang pajak daerah dan tidak berorientasi pada profit atau laba.sanksi pajak, ditemukan bahwa sanksi pajak dikatakan sangat tinggi, penerapan sanksi perpajakkan berdampak signifikan terhadap kesadaran wajib pajak. Penerapan sanksi pajak sebagai suatu jaminan agar kewajiban perpajakkan akan di penuhi, atau jaminan agar peraturan perpajakkan akan dipatuhi. Semakin berat sanksi yang diterapkanbagi pelanggar peraturan perpajakan, maka akan membentuk prilaku wajib pajak pemilik rumah kos yang sadar akan kewajiban perpajakkannya. Sanksi pajak akan membuat wajib pajak memilih berperilaku sadar akan kewajiban perpajakkanya. Semakin tinggi tingkat denda yang diterapkan akan semakin sadar wajib pajak dalam membayar pajak.

DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah “Deskripsi Tentang Modus Operandi Tindak Pidana Pembunuhan Berencana”. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah Bagaimana modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana pembunuhan berencana ? tujuan penelitian adalah untuk mengetahui modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana pembunuhan berencana. Sifat peneltian adalah bersifat deskriptif artinya penelitian ini diberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Jenis penelian adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana pembunihan berencana dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana pembunuhan berencana. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari 3 bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian menunjukan bahwa modus operandi yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana pembunuhan berencana yaitu : 1) Terdakwa melakukan pembunuhan dengan mengajak korban ke sungai dan menenggelamkan kepala korban dengan cara menekan kepala korban menghadap kebawah (kedalam air); 2) Terdakwa melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menebaskan senjata tajam jenis kampak yang dipegang dengan tangan kanan kearah kepala dan muka korban sebanyak 3 (tiga) kali; 3) Terdakwa adalah mengajak korban untuk bertemu dan melakukan penganiyaan secara bersama-sama; 4) Terdakwa melakukan penusukan pada bagan perut korban dengan menggunakan pisau; 5) Terdakwa membacok korban dengan menggunakan parang sebanyak dua kali mengarah ke mulut dan leher sebelah kiri korban; 6) Terdakwa menusuk korban dengan menggunakan sebuah pisau mengarah ke dada korban sebanyak dua kali dan di bagian perut sebanyak 3 kali. Disarankan kepada masyarakat apabila terdapat permasalahan dalam keluarga atau dengan orang lain agar segera diselesaikan dengan cara bermusyawarah sehingga tidak menimbulkan dendam satu sama lain yang bisa membuat seseorang yang dendam tersebut melakukan hal yang nekat seperti pembunuhan.Diharapkan kepada pihak Kepolisian untuk menindak dengan hukuman yang tegas kepada para pelaku tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukan secara bersama-sama tersebut.

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MENEMPATKAN KETERANGAN PALSU KEDALAM AKTA OTENTIK

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah “Disparitas Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana menyuruh menempatkan keterangan palsu kedalam akta otentik”. Dengan Rumusan masalah : Apa dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas pemidanaan terhadap pelaku yang menempatkan keterangan palsu kedalam akta otentik ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas pemidanaan terhadap pelaku yang menempatkan keterangan palsu kedalam akta otentik. Jenis penelitian adalah penelitian normative dengan menggunakan data sekunder yang terdiri dari tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana menyuruh menempatkan keterangan palsu kedalam akta otentik sedangkan variabel terikat yaitu diparitas putusan pemidanaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka yang menjadi pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas pemidanaan terhadap pelaku yang menempatkan keterangan palsu kedalam akta otentik antara lain : 1. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum berbeda 2. Independensi Hakim 3. Kualitas perbuatan Terdakwa 4. Hal-hal yang memberatkan dan meringankan Untuk iitu Diharapkan bagi hakim dalam menjatuhkan putuan lebih memperhatikan fakta dan perbuatan terdakwa sehingga mencerminkan keadilan di masyarakat. Diharapkan bagi hakim dalam menjatuhkan putusan harus benar-benar objektif sesuai dengan perbuatan terdakwa sehingga tidak terjadi diparitas

DASAR PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP OKNUM TNI YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA KESUSILAAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi : “Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Terhadap Anggota TNI Yang Melakukan Tindak Pidana Kesusilaan”. Masalah pokok adalah apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan terhadap anggota TNI yang melakukan tindak pidana kesusilaan ada yang bebas dan ada yang di pidana ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan ada pelaku terhadap anggota TNI yang melakukan tindak pidana kesusilaan ada yang bebas dan ada yang di pidana. Sifat peneltian adalah bersifat deskriptif artinya penelitian ini diberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Jenis penelitan adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana kesusilaan sedangkan variabel terikat adalah pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anggota TNI ada yang bebas dan ada yang menjadi pemidanaan.yang melakukan tindak pidana kesusilaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hakim menjatuhkan putusan bebas terhadap aggota TNI yang melakukan tindak pidana kesusilaan karena Pada asasnya esensi putusan bebas terjadi karena terdakwa dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan jaksa oditur dalam pengadilan militer. Sedangkan putusan pemidanaan karena Pada asasnya, putusan pemidanaan atau “veroordelling” dijatuhkan oleh hakim militer jika ia telah memperoleh keyakinan, bahwa terdakwa melakukan tindak pidana “Melanggar Ke-susilaan di tempat terbuka sebagaimana diatur dan diancam dengan pidana yang tercantum dalam Pasal 281 ke -1 KUHP. Adanya peraturan 281 ke 1 KUHP (Kitab Undang- undang Hukum Pidana) tentang tindak pidana melanggar kesusilaan dimuka umum. Diharapkan dapat ditaati oleh pihak aparat baik kepolisian dan juga TNI menaati peraturan yang ada, hal ini dilakukan agar menjaga kehidupan masyarakat yang tertib patuh kepada hukum dan tatanan kehidupan di negara ini tidak ada orang yang dirugikan akibat perusakan barang. Untuk para aparat penegak hukum seperti Hakim, diharapkan bisa mengkaji kembali mengenai adanya pasal 281 ke 1 KUHPdan mengenai hukuman yang diberikan untuk tindak pidana perusakan yang diberikan haruslah menimbulkan pelajaran dan tidak mebuat seseorang merasa keberatan atas hukuman yang diterimanya.

DISPARITAS PENJATUHAN PUTUSAN PEMIDANAAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN OLEH AYAH TERHADAP ANAK KANDUNG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul : “Disparitas Penjatuhan Putusan Pemidanaan Tindak Pidana Perkosaan Oleh Ayah Terhadap Anak Kandung”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perkosaan Oleh Ayah Terhadap Anak Kandung ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dasar Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana perkosaan terhadap anak kandung. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalahputusan Hakim Dalam Tindak Pidana Perkosaan Seorang Ayah Terhadap Anak Kandung.sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah Penjatuhan Putusan yang berbeda kepada Terdakwa dalam Tindak Pidana Perkosaan yang dilakukan seorang ayah kepada anak kandung. Berdasarkan hasil penelitian danpembahasan, adapun yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan Putusan yang Berbeda Terhadap pelaku tindak pidana perkosaan terhadap anak kandung, yaitu : 1) Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda; 2) Independensi Hakim: 3) Kualitas perbuatan terdakwa; 4) Faktor yang memberatkan dan meringankan. Saran kepada para penegak hukum khususnya hakim diharapkan jeli dalam memutuskan suatu perkara pidana dengan melihat segala aspek akibat yang ditimbulkan akibat perbuatan terdakwa dikemudian hari. Hakim dalam menangani dan memutus suatu perkara harus bersikap profesional tanpa pandang usia, jenis kelamin. Sehingga keputusan yang dihasilkan dapat memenuhi rasa keadilan bagi terdakwa maupun masyarakat.

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG MENGAKIBATKAN MATINYA KORBAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi : Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Yang Mengakibatkan Matinya Korban. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas dalam penjatuhan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas dalam penjatuhan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah disparitas putusan pemidanaan oleh Hakim terhadap Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang mengakibatkan matinya korban. 1. Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda 2. Independensi Hakim 3. Kualitas perbuatan Terdakwa 4. Keadaan yang memberatkan dan meringankan Terdakwa Hakim dalam menangani dan memutus suatu perkara harus bersikap profesional tanpa pandang usia, jenis kelamin. Sehingga keputusan yang dihasilkan dapat memenuhi rasa keadilan bagi terdakwa maupun masyarakat. Untuk masyarakat diharapkan dapat ikut berperan serta dalam menangani dan mencegah terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga dengan cara ikut berpartisipasi dan mensosialisasikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam rumah Tangga kepada masyarakat lainnya yang belum tau megenai Undang-Undang tersebut.

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi : “ Disparitas Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Denngan Pemberatan”. Rumusan masaalah adalah apa dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan ?. Tujuan penelitian adalah untuk menegetahui dasar perrtimbangan hakim sehingga terjadi disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian normatif, yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan pemberaratan. Variabel terikat adalah disparitas putusan pemidanaan terhadap Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Berdasarkan hasil peneletian dan pembahasan maka yang menjadi disparitas putusan pemidanaan oleh hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan adalah : 1. Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda 2. Independensi Hakim 3. Kualitas perbuatan Terdakwa 4. Keadaan yang memberatkan dan meringankan Terdakwa Diharapkan kepada Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara dalam menjatuhkan putusan mempertimbangkan fakta persidangan sehingga tidak terjadinya disparitas putusan pemidanaan.Diharapkan kepada Jaksa Penuntut Umum dalam melakukan penuntutan juga memperhatikan kualitas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa sehingga tidak terjadinya disparitas putusan pemidanaan oleh hakim.

DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA ABORSI YANG DILAKUKAN OLEH TERDAKWA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi penulis adalah “Deskripsi Tentang Modus Operandi Tindak Pidana Aborsi Yang Di Lakukan Oleh Terdakwa”. Masalah pemelitian adalah,”Bagaimana modus operandi tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh terdakwa?”. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui modus tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh pelaku. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana aborsi, sedangkan variabel terikatnya adalah modus tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh pelaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa modus tindak pidana aborsi yang dilakukan oleh pelaku/terdakwa, adalah 1. Terdakwa memasukan alat berupa suntion kedalam vagina yang digunakan untuk menyedot darah janin yang ada didalam Rahim. 2. Terdakwa meminum obat Merk Misoprostol 200 mg dan ada yang dimasukan kedalam vagina korban. 3. Terdakwa menyuruh korban meminum obat merk Cytotec 2 tablet. 4. Terdakwa menyuntikan obat Oxytocin pada korban. 5. Terdakwa mengkonsumsi Pil Tuntas dengan dosis 2 (dua) pil pada pagi dan malam hari. Adapun yang menjadi saran penulis sehubungan dengan permasalahan tersebut, adalah: 1. Bagi para korban yang hamil diluar nikah agar jangan menutup diri tetapi berani berbicara terbuka kepada orang tua atau keluarga serta jangan tergoda dengan keinginan aborsi karena hal tersebut bertentangan dengan kesehatan dan ajaran agama. 2. Orang tua harus lebih mengontrol dan mengawasi serta memberikan nasihat kepada anak agar pada saat menjalin hubungan (pacaran) jangan melakukan hubungan seksual sebelum melangsungkan pernikahan secara resmi. 3. Masyarakat harus berpartisispasi membantu mengawasi dan mengontrol pergaulan warganya agar tidak melakukan tindakan yang menyimpang dari norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat yang telah mengalami hamil di luar nikah serta mengadakan penyuluhan tentang seks bebas bagi para remaja dilingkungan masing-masing.

DESKRIPSI TENTANG PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul : “Deskripsi Pertimbangan Hakim dalam Penjatuhan Hukuman Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku tindak pidana kekerasan ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku tindak pidana kekerasan. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Tindak Pidana Kekerasan sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, adapun yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku tindak pidana kekerasan adalah : 1. Pertimbangan Hakim terhadap Alat Bukti dan Unsur tindak pidana 2. Pertimbangan Hakim terhadap kualitas perbuatan terdakwa 3. Pertimbangan Hakim terhadap hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Saran kepada para penegak hukum khususnya hakim diharapkan jeli dalam memutuskan suatu perkara pidana dengan melihat segala aspek akibat yang ditimbulkan akibat perbuatan terdakwa dikemudian hari. Hakim dalam menangani dan memutus suatu perkara harus bersikap profesional tanpa pandang usia, jenis kelamin. Sehingga putusan yang dihasilkan dapat memenuhi rasa keadilan bagi terdakwa maupun masyarakat.