2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
For nearly forty years, Understanding and Using English Grammar has been the go-to grammar resource for students and teachers alike. Its time-tested approach blends direct grammar instruction with carefully sequenced practice to develop all language skills. New to This Edition Pretests at the start of each chapter enable learners to check what they already know. Updated grammar charts reflect current usage and highlight differences between written and spoken English. A new chapter on article usage. A variety of high-interest readings include reviews, articles on current topics, and blogs that focus on student success. Additional incremental practice helps learners better grasp concepts, while thematic exercises and integrated tasks offer more contextualized language use. Step-by-step writing activities are supported by writing tips and pre-writing and editing tasks.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
The Chartbook conatins all the grammar charts in the fourth edition of Understanding and Using English Grammar. Packed with easy-to-understand explanations and clear examples, the Chartbook is the perfect reference tool for students and teachers alike. Understanding and Using English Grammar is a classic developmental skills text for intermediate to advanced English language learners
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS Johan Tamu Ama; Melkianus Nuhamara; I. D. A. A. R. R. Adi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat substitusi tepung sukun pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownis kukus dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung sukun terbaik pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownies kukus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di cobakan dalam penelitian ini yaitu :P0 (kontrol) = Tepung Terigu 100% tanpa adanya substitusi tepung sukun; P1 = 60% Tepung Terigu + 40% Tepung Sukun; P2 = 55% Tepung Terigu + 45% Tepung Sukun; P3= 50% Tepung Terigu + 50% Tepung Sukun dan P4 = 45% Tepung Terigu + 55% Tepung Sukun. Adapun parameter yang akan diamati dalam penelitian adalah karakteristik organoleptik berupa warna, rasa, aroma, tekstur.Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung kemudian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan P4 (55%) Tepung Sukun dengan nilai warna 4.622, Aroma 4.822, Rasa 4.600 dan Tekstur 4.489.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KONSENTRASI SARI SABUT BUAH LONTAR TERHADAP CITA RASA ES KRIM Umbu Tamu Mahabar; A. I. Medeah; Zet Malelak Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuandaripenelitianiniadalah Untuk mengetahui berapakah konsentrasi optimum dalam penambahan sari sabut buah lontar yang dapat meningkatkan penerimaan sensorikkonsumen pada es krim dan untuk mengetahui profil kesukaan masyarakat terhadap es krim dengan konsentrasi sari sabut buah lontar dilihar dari warna, rasa, aroma dan tekstur. Adapunbahan-bahan yang akandigunakandalamkegiatanpenelitianini, yaitu:sari sabutbuah lontar (70 gr), SP (125 gr), santankelapa (300 gr), gulapasir (200 gr)dan susu (1500 gr). Adapunalat yang akandigunakandalampenelitianini, yaitu: Timbangan, blender, freezer, gelasukur, saringan, pisau, mixer, cup ice cream, baskomplastik, pancialuminium dan kompor.Penelitian yang dilakukan menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 30 orang panelis. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari:P0 = Tanpa penambahan konsentrasi sari sabut buah lontar; P1 = Penambahan sari sabut buah lontar 7 %; P2 = Penambahan sari sabut buah lontar 14 %; P3 = Penambahan sari sabut buah lontar 21%; P4 = Penambahan sari sabut buah lontar 28 %. Adapunvariabel yang akandiamatidalampenelitianadalahCita rasa (warna, rasa, aroma, tekstur).Data yang diperolehdihitungmenggunakanAnalisis of variance (ANOVA). Nilai rata-rata karakteristikaspekwarna (P0 = 1.02; P1 = 1.833; P2 = 2.944; P3 = 3.944; P4 = 4.667), karakteristikaspek rasa (P0 = 2.00; P1 = 2.778; P2 = 3.444; P3 = 4.122; P4 = 4.756), karakteristikaspek aroma (P0 = 1.11; P1 = 2.089; P2 = 3.144; P3 = 3.9; P4 = 4.944) dan karakteristikaspektekstur (P0 = 1.74; P1 = 2.911; P2 = 3.244; P3 = 4; P4 = 4.933). Hasil AnalisisSidikRagam (ANOVA) menunjukkanbahwapembuatan es krim sari sabutbuahlontarmemberikanpengaruh yang nyata pada tarafsignifikan 1% (P>0.01) terhadappenerimaankarakteristikaspekwarna, rasa, aroma dan tekstur. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu : Penambahan sari sabut buah lontar pada pembuatan es krim dengan perlakuan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata pada taraf 1% (P>0.01) terhadap karakteristik organoleptik dilihat dari aspek rasa, aroma, warna dan tekstur yang dihasilkan, persentase sari sabut buah lontar yang paling baik digunakan pada es krim yaitu persentase 28% terhadap karakteristik organoleptik rasa, aroma, warna dan tekstur dan es krim dengan penambahan sari sabut buah lontar dapat diterima oleh panelis terhadap karakteristik organoleptik warna, rasa, aroma dan tekstur.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This Thesis is written under the title The Sociolinguistic Analysis on The Process of Kausnono Rite in Timorese’ Wedding ceremony, with the research question what is the process of Kausnono rite in Timorese’ wedding ceremony especially in Konbaki village, Polen district?. The aim of this study is to find out the process of Kausnono rite in Timorese wedding ceremony, especially in Konbaki village, Polen district. This research is a descriptive qualitative research. The data resource of this research is taken from five native speakers in Konbaki village who know clearly about Kausnono rite. The five informants are all male, consisting of a religious leader, two traditional leaders as Mafefa and also two community leaders. The result of this research shows that there are three processes in Kausnono rite applied by the Konbaki people. The first is the process of bife fomili neman neo atoni ume ‘the bride’s arrival at the groom’s house’, the second process is the process of bife nono masanu ‘reducing the clan’ and the last is the process of atoni nono masaeba ‘raising the clan’. Kausnono rite is needed in Konbaki village because it’s a must that has to be carried out from the generation to generation.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang penulis melakukan penelitian yaitu Perkembangan ekonomi yang semakin pesat membuat persaingan antar pengusaha-pengusaha semakin ketat dimulai dari berkembangnya teknologi yang menyebabkan pengusaha akan menghadapi berbagai kendala didalam perkembangan bisnisnya sehinga pengusaha membutuhkan suatu strategi untuk meningkatkan penjualan, meraih keunggulan yang diharapkan dan mampu memenangkan persaingan. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu bagaimana hubungan antara strategi pemasaran terhadap penjualan produk, bagaimana memanfaatkan media sosial facebook sebagai media pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk. Kemdian penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi pemasaran terhadap penjualan produk di kota Kupang. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan mendeskripsikan data kualitatif tentang strategi pemasaran dan penjualan produk dengan komposisi variabel dan indikator yang terdapat dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan di kota Kupang dan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis korelasi linear sederhana. Dari hasil penelitian yang dilakukan strategi pemasran dan penjualan produk menununjukan bahwa strategi pemasran dan penjualan produk mempunyai hubungan yang signifikan sebesar 0,000>0,05 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan. Terlihat nilai pearson correlation sebesar 0,421 dari nilai output di atas diketahui bahwa nilai Persen Correlation yang dihubungkan antara masing-masing variabel mempunyai tanda bintang, yang mengartikan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara variabel yang dihubungkan Karena pearson correlation bernilai positif, maka arah hubungan searah yang berarti semakin baik strategi pemasaran maka semakin meningkat penjualan produk, sebaliknya jika strategi pemasaran tidak baik maka penjualan produk akan menurun. Melalui penelitian ini, penulis menyampaikan beberapa saran yang kiranya dapat membantu parah Pengusaha yang berjualan menggunakan media sosial facebook dijadikan sebagai input yaitu dengan diketahui bahwa strategi pemasaran dan penjualan produk dalam korelasi tidak ada hubungan. Hal ini perlu diperhatikan, bahkan ditingkatkan agar strategi pemasaran dapat mempengaruhi penjualan produk dan dapat tetap terjaga dengan baik.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Budaya organisasi adalah cara-cara berpikir, berperasaan dan bereaksi berdasarkan pola-pola tertentu yang ada dalam organisasi atau yang ada pada bagian bagian organisasi Munandar (2001:263) mengemukakan bahwa motivasi merupakan faktor-faktor yang mengarahkan dan mendorong perilaku atau keinginan seseorang untuk melakukan suatu kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk usaha yang keras.Kondalkar (2007:54) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja kpegawai, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pegawai pada Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kab. Alor Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan nilai konstanta sebesar 8,883 yang menunjukan bahwa ketika semuah jika variabel bebas 0 maka besar kinerja Y adalah 8,883 ditambah dengan variance yang tidak dapat dijelaskan oleh variabel bebas. Koefesien regresi X1 sebesar -0,038 menyatakan bahwa apabila penurunan variabel Budaya Organisasi (X1) sebesar satu satuan maka akan menyebabkan penunuran kinerja sebesar -0,038 satuan dengan asumsi semua variabel konstan. Koefesian regresi Motivasi kerja (X2) sebesar 0,551 menyatakan bahwa apabila peningkatan variabel Motivasi kerja (X2) sebesar satu satuan maka akan menyebabkan kenaikan kinerja sebesar 0,551 satuan dengan asumsi semua variabel konstan. dan nilai thitung < ttabel (t-hitung -0.210 < t-tabel 1.70113) untuk variabel budaya organisasi (X1) atau Ha ditolak dan H0 diterima, dan nilai sig. 0,835>0,05 dan nilai thitung > ttabel (2,542>1,70113) untuk variabel motivasi kerja (X2) atau H0 ditolak dan Ha diterima.
Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi instansi maka perusahaan harus memperhatikan dan meningkatkan motivasi kerja karyawan diantaranya gaji, hubungan kerja, pengakuan atau penghargaan, dan peluang untuk maju karena berdasarkan hasil penelitan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “ Efisiensi Pengelolaan keuangan Desa ( Studi Kasus Di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu). Skripsi ini ditulis oleh DESI FILOMENA MALI, NIM 17411666 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen ,Jalur Minat Keuangan Daerah,Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ( UKAW ) Penelitian ini memiliki tujuan yang ingin di capai adalah mengetahui bagaimana tingkat efisiensi pengelolaan keuangan desa di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu. Karena sering kali yang kita lihat realisasi tidak sesuai dengan target maka pengoptimalan pengelolaan keuangan daerah yang efisien perlu dilakukan.
Berdasarkan hal ini tentang pentingnya mengoptimalkan anggaran secara efisien dalam pengelolaan keuangan desa, penulis tertarik untuk menganalisis bagaimana efisiensi pengelolaan keuangan desa di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu APBD Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu periode anggaran 2016 hingga 2018.
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode Dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi pengelolaan keuangan desa di Desa Tialai Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu berada pada tingkat manajemen keuangan desa yang kurang efisien. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan hasil kesimpulan yang diperoleh, maka saran yang dapat disampaikan yaitu Agar belanja Desa Tialai lebih efisien, maka Pemerintah Desa dalam hal ini perlu mengkaji antara sektor yang produktif dengan sektor yang kurang produktif dan membuat perencanaan yang matang, berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan, penganggaran yang sesuai dengan standar harga/biaya yang berlaku.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Hubungan Budaya Organisasi dan Pemberdayaan Karyawan Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada PT.Nindya Karya (Persero) Cabang Kupang. Skripsi ini ditulis oleh RUNITA RAWA MANDAPU, NIM 17412139 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW).
Latar belakang dalam penelitian ini yaitu rasa berdaya dan tanggung jawab tidak dimiliki anngota tim maka tidak akan pernah menyadari potensinya untuk berkembang,selain itu juga kurang mendapatkan pengalaman atas masalah dan kurang menyadari bahwa tugas tersebut sangat berarti bagi tim dalam sebuah organisasi. Jika rasa penguatan dan kewajiban terkandung dalam suatu kelompok kerja, maka kemampuan dalam menyelesaikan siklus kerja akan meningkat dan kesadaran berkembang menjadi bagian penting dalam kerja sama, dan pergaulan juga akan lebih berhasil. Oleh karena itu sesuai dengan perkembangan zaman,tidak dapat dihindari bahwa semua komponen latihan ,termasuk organisasi, harus menjaga standar atau bahkan harus mengimbangi adanya upaya perubahan yang diakibatkan globalisasi.
Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu apakah budaya organisasi mempunyai hubungan terhadap kepuasan kerja karyawan dan Apakah pemberdayaan karyawan mempunyai hubungan terhadap kepuasan kerja karyawan. Kemudian penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan budaya organisasi,pemberdayaan karyawan terhadap kepuasan kerja pada PT.Nindya karya (persero) Cabang Kupang. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah persentase. Penelitian ini dilakukan di PT.Nindya Karya (persero) Cabang Kupang dan populasi dari penelitian ini sebanyak 102 orang sehingga ditarik jumlah sampel dari penelitian inidengan menggunakan rumus Slovin sebanyak 45 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner.
Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis korelasi linear sederhana. Dari hasil penelitian yang dilakukan hasil output/uji korelasi dimana nilai signifikansi lebih besar dari tingkat alpha ( 0,070>0,05), maka kesimpulannya adalah menolak Ha dan menerima H0 yang berarti bahwa tidak terdapat korelasi atau hubungan antara budaya organisasi dengan kepuasan kerja karyawan pada PT.Nindya Karya (persero) cabang kupang. Terlihat nilai pearson correlationsebesar 0,273 yang berarti kekuatan hubungan antara budaya organisasi dengan kepuasan kerja termasuk dalam kategori korelasi lemah. Karena pearson correlation bernilai positif, maka arah hubungan searah yang berarti semakin baik budaya organisasi maka semakin tinggi kepuasan kerja karyawan.
Maka sebaliknya jika budaya organisasi tidak baik maka kepuasan kerja karyawan pun menurun. Sedangkan dari hasil output/uji korelasi dimana nilai signifikansi lebih besar dari tingkat alpha ( 0,418>0,05), dimana nilai ini lebih besar dari 0,05 ( 0,418>0,05) maka kesimpulannya adalah menolak Ha dan menerima H0 yang berarti tidak terdapat korelasi atau hubungan antara pemberdayaan karyawan dengan kepuasan kerja karyawan pada PT.Nindya Karya (persero) cabang kupang. Terlihat nilai pearson correlationsebesar -0,124 yang berarti kekuatan hubungan antara pemberdayaan karyawan dengan kepuasan kerja termasuk dalam kategori korelasi sangat lemah. Karena pearson correlation bernilai negatif, maka arah hubungan dari keduanya adalah hubungan tidak searah yang berarti semakin tinggi pemberdayaan karyawan maka semakin rendah kepuasan kerja karyawan. Dan sebaliknya jika pemberdayaan karyawan rendah maka kepuasan kerja karyawan akan semakin tinggi. Melalui penelitian ini, penulis menyampaikan beberapa saran yang kiranya dapat membantu pihak PT.Nindya Karya yang dijadikan sebagai input yaitu dengan diketahui bahwa budaya organisasi dan kepuasan kerja dalam korelasi lemah. Hal ini perlu diperhatikan, bahkan ditingkatkan agar budaya organisasi dapat mempengaruhi kepuasan kerja dan dapat tetap terjaga dengan baik. Dan dengan diketahui bahwa Pemberdayaan karyawan berada dalam korelasi lemah, maka perlu diperhatikan agar pemberdayaan karyawan yang dialami karyawan tidak semakin tinggi, terutama pada indikator pertanggunggjawaban. Hal ini perlu diperhatikan agar tidak berlarut-larut dengan pendekatan pemberdayaan karyawan yang telah dijelaskan dalam landasan teori.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Pelatihan danPemberian Insentif Terhadap Semangat Kerja Karyawan pada CV.Willy Karya. Dan Untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang mempengaruhiPelatihan dan Pemberian Insentif Terhadap Semangat Kerja Karyawan pada CV. Willy Karya.. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalahSemangat Kerja digunakan untuk menggambarkan suasana keseluruhan yang dirasakan para karyawan dalam perusahaan. Apabila karyawan merasa bergairah, bahagia, optimis menggambarkan bahwa karyawan tersebut mempunyai semangat kerja tinggi dan jika karyawan suka membantah, melakukan kesalahan, kelihatan tidak tenang maka karyawan tersebut mempunyai semangat kerja yang rendah. Dalam suatu pekerjaan baik itu berat maupun ringan pasti akan mengalami yang namanya kejenuhan dalam bekerja, dan kebanyakan orang yang putus asa jika bertemu dengan kejenuhan, memang untuk menghadapi hal tersebut semua harus mencari solusinya dengan mencari inspirasi agar semangat kerja mampu tercapai.
Pada dasarnya karyawan mempunyai peranan penting dalam perusahaan, karena setiap karyawan akan membantu pekerjaan di perusahaan cepat selesai dengan hasil yang baik. Akan tetapi setiap karyawan mempunyai kemampuan yang berbeda–beda, hal itu bergantung kepada semangat dan kegairahan kerja setiap karyawan itu sendiri, didalam melaksanakan kegiatan kerja karyawan tidak akan terlepas dari semangat dan kegairahan kerja sehingga dengan demikian karyawan tersebut akan selalu mampu melaksanakan pekerjaan dengan baik. Secara umum karyawan bekerja karena didorong untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut maka karyawan secara fokus dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, untuk itu dibutuhkan suatu dorongan bagi pegawai dalam suatu organisai. Adapun objek atau lokasi dari penelitian ini adalah CV. Willy Karya Kupang. Objek yang akan diteliti merupakan perusahaan dibidang kontruksi. Dalam rangka mendayagunakan Sumber Daya Manusia khususnya di lingkungan objek penelitian tidak lepas dari pembinaan yang bertujuan tercapainya tujuan organisasi yang terbaik dalam operasional perusahaan dan tercapainya keberhasilan karyawan dalam bekerja.
Namun berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan 2 karyawan (YN dan PS) mengatakan bahwa kondisi yang terjadi di objek penelitian dalam kenyataan ada beberapa permasalahan yang dapat diidentifikasi. Masih ditemukan karyawan yang sering datang terlambat, pulang sebelum waktunya, atau ada yang tidak hadir dikantor (absen) tanpa alasan yang jelas. Selain itu kurangnya rasa saling mendukung terhadap beban pekerjaan masing-masing karyawan menyebabkan konflik sering terjadi terutama dikarenakan sikap saling menjatuhkan hanya untuk sekedar menguatkan posisi di depan pimpinan. Dalam proses meningkatkan semangat kerja karyawan, perusahaan juga selalu memperhatikan insentif karyawan yang diberikan diluar gaji berupa pemberian fee bila dalam mengerjakan atau memenangkan setiap hasil lelang proyek, pemberian biaya makan dan tunjangan hari raya bagi karyawan. Selain itu dalam rangka meningkatkan mutu karyawan maka perusahaan melaksanakan pelatihan-pelatihan misalnya pelatihan manajemen proyek, pelatihan mandor, pelatihan manajemen bangunan, pelatihan pengawasan dan pekerjaan bangunan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh Pelatihan Kerja Dan Pemberian Insentif Terhadap Semangat Kerja Karyawan”. Pada Cv. Willy Karya Kupang. adalah sebagai berikut Hasil perhitungan ini menyimpulkan bahwa analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui variabel pelatihan kerja (X1) diperoleh koefisien sebesar 0.005 t hitung 3,244 dan niali signifikan 0,002 yang berarti jika variabel pelatihan kerja sesuai dengan harapan maka akan meningkatkan semangat kerja karyawa CV Willy Karya Kupang sebesar 0,005 satuan. Dengan kata lain pelatihan kerja akan sesuai dengan semangat kerja karyawa CV Willy Karya. Ini dibuktikan dengan t-hitung > t- tabel (3.244 > 1.697) hal ini menunjukan bahwa hipotesis dari Ho ditolak maka membuktikan bahwa ada pengaruh pelattihan kerja terhadap semangat kerja karyawan CV Willy Karya Kupang. Hasil perhitungan ini menyimpulkan bahwa analisis regresi linear berganda dengan pengujian secara parsial diketahui variabel pemberiaan insentif (X2) diperoleh koefisien sebesar 0.059, t hitung 0.340 dan niali signifikan 0.734 yang berarti jika variabel pemberiaan insentif sesuai harapan maka akan meningkatkan semangat kerja karyawa CV Willy KaryaKupang sebesar 0.737satuan. Dengaan kata lain pemberiaan insentif akan meningkat sejalan dengan semangat kerja karyawa CV Willy Karya Kupang Hasil perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa Pelatihan Kerja bepengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada CV. Willy Karya Kupang Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemberian insentif mempunyai pengaruh terhadap semangat kerja karyawa CV Willy Karya Kupang. Ini dibuktikan dengan dengan t hitung < t tabel (0.071< 1.691 ) yang berarti t hitung pada variabel pemberian insentif adalah lebih kecil dari t tabel hal ini menunjukan bahwa hipotesis dari Ho1 diterima maka ini membuktikan bahwa tidak ada pengaruh pemberiaan insentif terhadap semangat kerja karyawan CV Willy Karya Kupang. Hasil perhitungan uji hipotesis t diketahui bahwa Pemberian Insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja Karyawan Pada CV. Willy KaryaKupang
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pertama pengaruh pengiklanan terhadap volume penjualan Geprek Bensu Kupang, kedua pengaruh kualitas produk terhadap volume penjualan Geprek Bensu Kupang ,dan terakhir pengaruh pengiklanan dan kualitas produk terhadap volume penjualan Geprek Bensu Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif, dengan populasi seluruh karyawan Geprek Bensu Kupang, dengan sampel sebanyak 21 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam menjawab hipotesis adalah Regresi Linear Berganda. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa , pertama pengiklanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Penjualan Geprek Bensu Kupang, dibuktikan dari t Hitung sebesar 2,637 dengan nilai signifikan sebesar 0.007 0,05 dan koefisien regresi mempunyai positif sebesar 0,216. kedua Kualitas Produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Penjualan Geprek Bensu Kupang, dibuktikan dari t Hitung sebesar 2,334 dengan tingkat signifikan 0020,05 dan koefisien regresi mempunyai positif sebesar 0,036. Ketiga pengiklanan dan Kualitas Produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Volume Penjualan Geprek Bensu Kupang, hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian diperoleh nilai F hitung sebesar Dari hasil pengujian diperoleh nilai F hitung sebesar 3,614 dengan signifikan sebesar 0,009 ( 0,0000,05). Peneliti memilih Rumah makan siap saji dengan Brand terkenal seperti Bensu dibandingkan merek lain adalah karena kuatnya pengiklanan yang dilakukan oleh perusahaan dan merupakan makanan siap saji Ayam Geprek yang sangat terkenal apalagi CEO adalah seorang pablic figur terkenal. Kualitas produk yang dimiliki perusahaan melibatkan keyakinan pelanggan pada suatu produk sehingga timbul rasa percaya diri atas kebenaran tindakan yang diambil. Rasa percaya diri pelanggan atas keputusan pembelian yang diambilnya mempresentasikan sejauh mana pelanggan memiliki keyakinan diri atas keputusannya memilih suatu produk. Faktor yang perlu diperhatian oleh Perusahaan seperti pengiklanan dan kualitas produk agar dapat mempengaruhi konsumen untuk meningkatkan volume penjualan. Faktor pertama yang mempengaruhi volume penjualan adalah pengiklanan. Pengiklanan juga merupakan hal terpenting dalam perusahaan, karena pengiklanan mempromosikan produk dari perusahaan. Selain itu Kualitas Produk merupakan salah satu faktor penentu konsumen dalam memilih produk atau jasa, kualitas produk yang baik akan menciptakan kepuasan pada konsumen.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai kesuksesan tergantung pada kualitas sumber daya manusia yang merupakan faktor utama atau yang dominan bagi perusahaan. Perusahaan harus mampu membangun dan meningkatkan semangat didalam lingkungan perusahaan. Keberadaan sumber daya manusia dalam perusahaan sangat penting karena akan menunjang keberhasilan perusahaan. Perusahaan memiliki visi dan misi yang harus dicapai,salah satunya untuk memperoleh profit (profit oriented). Agar bisa mencapai tujuan dalam perusahaan,dan menciptakan semangat kerja sehingga mampu meningkatkan kinerja karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan.
Menurut Robbins (2008;170) kepuasan kerja merupakan sikap umum seseorang individu terhadap pekerjaannya. Jadi kepuasan kerja yang diperoleh oleh individu merupakan gambaran pekerjaan yang dilakukan.
Kompensasi merupakan hasil penjual tenaga sumberdaya manusia (SDM) terhadap organisasi. Namun dalam hal ini terkadang pula bahwa para karyawan telah memberikan segala kemampuan kerjanya pada organisasi, maka organisasi sewajarnya menghargai jeripaya karyawan itu dengan cara memberi balas jasah atau kompensasi yang setimpal kepada mereka ,Saydam(2000:232). Melihat salah satu fungsi kompensasi adalah untuk memotivasi karyawan maka perusahaan sebagai pihak yang memberikan kompensasi mengenai hal ini.Setiap karyawan yang memberikan kemampuaan terbaiknya tentunya harus dibalas dengan hal yang sepandan.
Dalam meningkatkan semangat kerja karyawan perusahaan harus melakukan beberapa cara misalnya melalui tindakan disipliner,memberikan motivasi, pemberian kompensasi yang layak dan lain-lain. Dengan adanya disiplin dari karyawan yang baik maka semangat kerja karyawan juga akan terlakasana dengan baik, guna untuk meningkatkan produktivitas serta pencapaian tujuan dari perusahaan atau organisasi. Sehingga suatu pekerjaan akan mengalami kelancaran dalam penyelesaian tugas oleh karyawan. Menurut Malayu S.P. Hasibuan (2003.94) bahwa semangat kerja adalah keinginan dan kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaannya dengan baik serta berdisiplin untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepuasan Kerja dan Kompensasi terhadap Semangat Kerja Karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kota Kupang. Jenis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 20 karyawan. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuisioner kepada seluruh karyawan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 karyawan PT. Sapta Sari Tama Kupang. Nilai thitung1.584> ttable 1,739 maka H0 di Tolak dan Ha di terima yaitu variabel kepuasan kerja (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan (Y). Nilai thitung 6.224 > ttabel 1.739 maka H0 di tolak dan Ha di terima yaitu variabel kompensasi (X2) berpengaruh positif dan sugnifikan terhadap semangat kerja karyawan. nilai F hitung sebesar 28.936 dengan nilai F tabel adalah 3,20 sehingga nilai F hitung >F tabel atau 28,936 > 3,20 dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel pengaruh kepuasan kerja (X1) dan kompensasi (X2) secarah bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan karyawan pada PT Sapta Sari Tama Kota Kupang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kepuasan kerja dan Kompensasi kerja secara simultan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat kerja karyawan pada PT. Sapta Sari Tama Kota Kupang. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, dapat dilihat Nilai Adjusted R Square sebesar 0,746. Angka tersebut menunjukan bahwa sebesar 74,6%. Semangat kerja (Variabel terikat) dapat dijelaskan oleh variabel faktor kepuasan dan kompensasi kerja. Sisanya 25,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang dalam penelitian ini yaitu keanekaragaman konsumen dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat di pengaruhi oleh berbagai faktor baik yang berasal dari dalam diri konsumen maupun luar konsumen. Faktor segmentasi psikografis dan perilaku konsumen merupakan indikator yang mempengaruhi terbentuknya keputusan pembelian konsumen untuk membeli sebuah produk. Kemampuan perusahaan dalam menciptakan produk yang inovatif dan sesuai keinginan dan perilaku konsumen. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu apakah segmentasi psikografis dan perilaku berpengaruh terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang. Kemudian penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah segmentasi psikografis dan perilaku berpengaruh terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di kos-kosan sekitaran oesapa kota kupang, dan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Regresi Linear Berganda. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipotesis dirumuskan sebagai berikut:
1. Segmentasi psikografis berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang.
2. Segmentasi perilaku berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang.
3. Segmentasi psikografis dan perilaku secara serempak berpengaruh terhadap keputusan pembelian mie instan merek sedaap dikalangan mahasiswa oesapa kota kupang.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada Dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) NAMA : MARIA SELVIANA H.BRIA NIM : 17191635 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul: “ANALISIS EFEKTIVITAS, KONTRIBUSI, DAN POTENSI PAJAKDAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada dinas pendapatan daerah kabupaten malaka) ” Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah sudah berjalan efektif dan Pajak Daerah berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka yang menjadi persoalan penelitian adalah Apakah tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan Seberapa besar kontribusi pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pencapaian pungutan Pajak Daerah yang dikelola oleh Dinas Pendapatan sudah berjalan efektif dan mengetahui kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di kabupaten malaka. Konsep penelitian dalam penelitian ini adalah Efektivitas adalah tingkat pencapaian ghasil program dengan target yang ditetapkan. secara sederhana merupakan perbandingan outcome dengan output efektivitas menunjukan kesuksesan atau dalam pencapaian tujuan sebuah kegiatan/kebijakan dimana ukuran efektivitas merupakan refleksi output. efektivitas terkait dengan hubungan antara hasil dengan hasilnya yang sesungguhnya dicapai efektivitas merupakan hubungan antara output dengan tujuan. Kontribusi adalah suatu yang diberikan bersama-sama dengan pihak lain untuk tujuan biaya atau kerugian tertentu atau bersama. sehingga kontribusi yang dimaksud dapat diartikan sebagai sumbangan yang diberikan pajak daerah terhadap besarnya pendapatan asli daerah (PAD). Pendapatn asli daerah adalah penerimaan yang diperoleh dari sumber-sumber pendapatan didalam daerah sendiri. pendapatan daerah tersebut dipungut berdasarkan peraturan daerah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di indonesia. Populasi penelitian ini adalah data yang digunakan diambil laporan xi realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2014-2020. populasi dalam penelitian ini akan melakukan analisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan realisasi anggaran pendapatan daerah kabupaten malaka dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data dokumentasi. Dalam analisis data ini penulis mendeskripsikan indikator dari konsep penelitian pada analisis pendahuluan untuk mendapatkan gambaran umum dari objek Penelitian Yakni pajak daerah pada efektivitas, kontribusi dan pendapatan daerah Kabupaten Malaka.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa Berdasarkan hasil analisis efektivitas pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malaka, maka Pada tahun 2016 efektivitasnya sebesar 141% dan Pendapatan Asli Daerahnya sebesar 29,26%,kemudian terjadi penurunan pada tahun 2017 sebesar 106% karena realisainya adalah Rp9.694.332.176,30 meningkat tetapi targetnya turun menjdi Rp9.125.512.690 sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,79% . Selanjutnya pada tahun 2018 terjadi penurunan sebesar 79% dibandingkan dengan tahun 2017, karena angka realisasinya adalah Rp7.841.376.585 tetapi angka targetnya adalah Rp9.917.676.276 meningkat sehingga efektivitasnya menurun, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya menurun sebesar 41,05%, kemudian ada peningkatan pada tahun 2019 sebesar 108% karena angka realisasinya adalah Rp11.482.100.547 meningkat tetapi angga targetnya adalah Rp10.590.932.798 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 49,19% ,dan akhirnya pada tahun 2020 meningkat sebesar 109% dibandingkan dengan tahun lalu, karena angka realisasi adalah Rp7.821.348.711,54 dan target adalah Rp7.161.050.000 menurun sehingga efektivitasnya meningkat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerahnya meningkat sebesar 54,53% . Kata kunci: pajak daerah, pendapatan asli daerah, efektivitas, kontribusi
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (1) Pengeluaran Pemerintah Bidang
Kesehatan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b =
0,147 dengan demikian hipotesis diterima. (2) Pengeluaran Pemerintah Bidang
x
Pendidikan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b =
0,134 dengan demikian hipotesis diterima. (3) Pengeluaran Pemerintah Bidang
Infrastruktur tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai b =
(3,77) dengan demikian hipotesis tidak diterima
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penerapan Sistem E-Filing Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Menyampaikan SPT Tahunan” (Studi Pada Wajib Pajak Dosen dan Pegawai Di Fakultas Ekonomi UKAW).
Penelitian ini berlatar belakang penerapan sistem e-filing merupaka suatu pergerakan atau pemanfaatan dari perkembangan teknologi yang bergerak di bidang pajak yang dimaksudkan agar para wajib taat akan membayar pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem e-filing terhadap kepatuhan wajib pajak dalam menyampaikan SPT Tahunan. Data penelitian ini diperoleh dari koesioner menggunakan Google Form yang disebarkan kepada wajib pajak di Fakultas Ekonomi UKAW.
Populasi penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi Dosen dan Pegawai Fakultas Ekonomi UKAW yang terdaftar di wilayah Kota Kupang. Sampel yang digunakan sebanyak 30. Subyek penelitiian yakni dosen dan pegawai Fakultas Ekonomi UKAW. Objek penelitain ini di Fakultas Ekonomi UKAW. Data diolah dengan SPSS Versi 20 dengan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresis linear sederhana.
Pengaruh penerapan sistem e-filing terhadap kepatuhan wajib pajak dosen dan pegawai Fakultas Ekonomi UKAW sebesar 41,0 % dan sisanya 59% dipengaruhi oleh variabel diluar model penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan pengaruh penerapan sistem e-filing berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam menyampaiakn SPT Tahunan.
Kata Kunci : Penerapan Sistem E-filing, Kepatuhan Wajib Pajak
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ANALISI EFEKTIVITAS KONTRIBUSI PAJAKREKLAMETERHADAPPENDAPATANASLIDAERAHDIKOTAKUPANG” Penelitianinibertujuanuntukmengetahui(1)EfektivitasPenerimaanPajakReklame(2)KontribusiPajakReklameterhadapPendapatanAsliDaerah. Teknikpengumpulandatayangdigunakanyaitudenganteknikdokumentasi. Data yang diteliti adalah data realisasi penerimaan Pajak Reklametahun 2016 sampai 2020 , Data target Pajak Reklame tahun 2016 sampai 2020,dandatarealisasipenerimaanPendapatanAsliDaerahtahun2016sampai2020.Teknik analisis data uuntuk menjawab masalah yang pertama dengan analisis datakuantitatifdankualitatif,umtukmasalahyangkeduadengananalisisdatakuantitatif. Berdasarkanhasilpenelitianmenunjukanbahwa(1)PenerimaanPajakReklamepadatahun2016sampaidengantahun2020kurangefetif.(2)Kontribusi Pajak Reklame pada tahun 2016 sebesar Rp. 2.326.447.989.00, tahun2017Rp.2.440.949.152,00,tahun2018Rp.2.337.227.839,00,tahun2019Rp. 2.855.138.302,00, dan tahun 2020 sebesarRp. 3169.283.163,00. Kata kunci : Efektivitas Kontribusi Pajak Reklame, Pendaptan AsliDaerah.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan penjelasan teresebut maka dalam hasil analisis penelitian ini peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua pada tahun 2010-2019 mengalami peningkatan setiap tahunnya, akan tetapi perolehan rata-rata keseluruahan kemandirian keuangan daerah dapat dikatan rendah sekali, Ini berarti Perolehan kemandirian xii Pemerintah daerah kabupaten sabu raijua, dikategorikan memiliki pola hubungan instruktif dengan pemerintah pusat, yang artinya peran pemerintah pusat lebih dominan dari pada kemandirian Pemerintah Daerah atau Daerah tidak mampu melaksanakan otonomi daerah. Selain dari pada itu Berdasarkan analisis Tigkat Trend Kemandirian Keuangan Daerah pada tahun 2010-2019 mengalami fluktuasi setiap tahunnya, Hal ini dilihat dari perolehan trend Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Sabu Raijua dari tahun 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, dan 2017 dapat dikatakan semakin baik dikarenakan terjadinya peningkatan dan perolehan tingkat trend kemandirian keuangan daerah masi diatas 100%, Sedangkan perolehan trend kemandirian keuangan daerah pada tahun 2016, 2018 dan 2019 dapat dikatakan belum begitu baik dikarenakan terjadinya penurunan tingkat trend kemandirian keuangan daerah dan perolehan hasilnya juga masi di bawa 100%.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Untuk menilai kerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dapat dilakukan dengan menganalisa laporan keuangan yang telah dibuat. Tidak hanya sebagian bahan evaluasi saja, tapi karena tidak semua pengguna laporan keuangan memahami akuntansi dengan baik. Maka analisis laporan keuangan juga digunakan untuk membantu memahami dan menginterpresentasikan laporan keuangan pemerintah daerah tersebut. (Syamsudin, 2007:39). xvii Anggaran belanja adalah rencana perkiraan yang meliputi pendapat dan pengeluaran. Jika pendapatan lebih besar daripada pengeluaran disebut surplus, sebaliknya jika pengeluaran lebih besar dari pendapatan disebut defisit”.( Akbar Kaelola 2009:23) sedangkan Laporan Realisasi Anggaran adalah laporan yang menyajikan ikhtisar sumber, alokasi dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelolah oleh pemerintah pusat/daerah dalam satu periode pelaporan”.( Dodi Nordiawan 2010:122)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
From the results of the study, it was found that the Artha Wacana Christian University Hospital Kupang had managed its waste well and had carried out the stages of accounting treatment for environmental management costs consisting of liquid and solid waste costs, water costs, fuel, electricity, room and building sanitation, air quality monitoring, insect control, equipment depreciation and WWTP costs. With this research, it is hoped that the Artha Wacana Christian University Hospital Kupang will implement environmental accounting better.