Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.085 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 212025: 472024: 192023: 2632022: 3212021: 8122020: 1642019: 22018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

PENGARUH KARAKTERISTIK TUJUAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (Studi Empiris Pada OPD Kabupaten Belu)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan lembaga pemerintah yang menyelenggarakan pemerintahan di daerah. Dalam menyelenggarakan pemerintahan tersebut tentunya OPD memiliki standar yang harus dipenuhi demi kesejahteraan masyarakat. Untuk memperoleh kesejahteraan masyarakat tersebut OPD memiliki ukuran kinerja bagi organisasinya. Tingkat kinerja yang dimiliki oleh OPD sangat penting bagi masyarakat. Kinerja yang dimaksud adalah kinerja manajerial. Dimana kinerja manajerial adalah seberapa jauh prestasi yang dimiliki organisasi yang dikaitkan dengan visi misi organisasi (Ermawati, 2017). Dengan kata lain prestasi organisasi dilihat dari seberapa jauh prestasi yang sudah diperoleh organisasi tersebut. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja manajerial pada organisasi pemerintah. Penelitian ini bermaksud menguji kembali faktor pendelegasian wewenang dan komitmen organisasi yang diduga berpengaruh terhadap kinerja manajerial dan memilih Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Belu sebagai objek penelitian. Kinerja aparat adalah hasil kerja yang dapat dicapai seorang aparatur pemerintah dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing dalam rangka mencapai tujuan organisasi ( Mediaty, 2010). Peraturan yang mengatur tentang kinerja aparatur pemerintah diatur dalam PP No.8 Tahun 2006 yang menyebutkan bahwa saat ini pemerintah daerah diwajibkan untuk melaporkan kinerja aparatur negara di daerahnya masing-masing. Disebutkan dalam PP No.8 Tahun 2006 laporan kinerja aparatur pemerintah merupakan salah satu poin penting yang harus ditaati oleh masing-masing daerah. Pengertian kinerja menurut Moeheriono (2012 : 95) kinerja atau performance merupakan gambaran tingkat pencapaian pelaksanaan suatu program kegiatan atau kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang dituangkan melalui perencanaan strategi suatu organisasi. Kata kunci : Kinerja organisasi, karakteristik tujuan anggaran

KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP TERJADINYA TINDAK PIDANA PENELANTRAN ISTRI OLEH SUAMI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi ini : “KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP TERJADINYA TINDAK PIDANA PENELANTARAN ISTRI OLEH SUAMI dan rumusan masalah “Apa saja Faktor-faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Tindak Pidana Penelantaran Isti Oleh Suami”. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penelantaran istri oleh suami. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Pengadilan Negeri Nomor 18/Pid.Sus/2018/PN.Mme, Putusan Nomor 145/Pid.Sus/2016/PN.Kpg, Putusan Nomor 145/Pid.Sus/2016/PN.Wkb, Putusan Nomor 08/Pid.Sus/2016/PN.Bta dan Putusan Nomor 93/Pid.Sus/2019/PN.Atb Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 (lima) Putusan tersebut bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penelantaran istri oleh suami adalah Faktor ekonomi, faktor adanya wanita idaman lain (WIL) dan faktor hubungan tidak harmonis. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa, tindak pidana penelantaran istri oleh suami merupakan salah satu bentuk dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dapat dilakukan oleh suami terhadap anggota keluarganya, terutama istri dan anaknya dengan cara tidak memberikan nafkah lahir dan batin terhadap istrinya yang masih dalam ikatan perkawinan yang sah serta kepada pelakunya dapat dikenai sanksi pidana. Majelis Hakim dalam memutus perkara penelantaran isteri dan anak dengan beberapa pertimbangan berdasarkan keyakinan hakim, peraturan perundang-undangan yang berlaku, atau sosiologis masyarakatnya. Dalam perkara ini majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penelantaran rumah tangga yang diatur dalam Pasal 49 huruf a Jo. Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Agar perempuan tidak menjadi mayoritas korban penelantaran dalam rumah tangga, maka mereka diharapkan bisa mengetahui tentang hak dan kewajiban sebagai istri. Selain itu, korban penelantaran dalam rumah tangga yang sebagian besar perempuan juga harus lebih berani menceritakan dan melaporkan tentang tindak penelataran yang menimpanya, serta tidak lagi memandang penelantaran dalam rumah tangga sebagai aib yang harus ditutupi. Kata kunci :Tindak Pidana, Penelantaran dan Rumah Tangga.

KAJIAN YURIDIS PENJATUHAN PUTUSAN BEBAS TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MENGGUNAKAN AKTA OTENTIK PALSU OLEH MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi kajian yuridis penjatuhan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu oleh mahkamah Agung Republik Indonesia., Masalah pokok dalam penulisan ini adalah bagaimanakah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu. Jenis penelitian hukum yang di gunakan adalah normatif dan bersifat deskriptif subyek penelitian adalah putusan pengadilan jakarta barat dan Mahkamah Agung pengumpulan data di lakukan dengan Studi dokumen kemudian data di analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian 1 Hakim menjatuhkan putusan bebas karena tidak terpenuhi unsur unsur dari pasal dakwaan Penuntut Umum 2, Hakim Mahkamah Agung menguatkan Putusan pengadilan negeri karena judex fackti sudah benar menerapkan hukum. Saran Pemerintah maupun pihak yang berwenang sebaiknya dapat memberikan arahan mengenai tindak pidana pemalsuan Akta otentik, saran hendaklah Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan upayakan hukum kasasi perlu mencari bukti bukti yang baru Kata kunci Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu

DESKRIPSI TENTANG PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN LEPAS DARI SEGALA TUNTUTAN HUKUM PADA KASUS KORUPSI PENGADAAN SOFTWARE MICROSOFT OFFICE DI PT. BANK NTT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul dari Skripsi ini: Deskripsi tentang pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum pada kasus korupsi pengadaan software Microsoft Office di PT. Bank NTT Permasalahanya adalah apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum bagi para terdakwa pada kasus korupsi pengadaan software microsoft office di PT. Bank Nusa Tenggara Timur? Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan variabel bebas dan terikat yang dianalisis secara deskriptif dari bahan primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dan analisis putusan hakim dapat di ketahui bahwa putusan lepas dari segala tuntutan hukum dari keterangan saksi-saksi dan korban dan fakta persidangan diperoleh jawaban bahwa: Pertama, Perbuatan yang didakwakan oleh Penuntut Umum bukanlah merupakan suatu tindak pidana korupsi ((onslag van rechtvervolging). Pada putusan lepas (onslag van recht vervolging), segala tuntutan hukum atas perbuatan yang dilakukan terdakwa dalam surat dakwaan jaksa/penuntut umum telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, akan tetapi terdakwa tidak dapat dijatuhi pidana, karena perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana merupakan bidang hukum perdata dalam putusan Nomor: 56/PID.SUS-TPK/2017/PN.KPG. Berdasarkan uraian fakta persidangan Majelis Hakim berpendapat bahwa telah terbukti ada pembayaran 100 % oleh PT. Bank Pembangunan Daerah NTT kepada PT. Comparex Indonesia sebesar Rp.4.307.502.936,00 (empat miliar tiga ratus tujuh juta lima ratus dua ribu sembilan ratus tiga puluh enam rupiah); Kedua, Perbuatan para terdakwa berkaitan dengan perjanjian dalam hukum perdata. Perjanjian yang dilakukan oleh Bank NTT dengan PT. Comparex Indonesia sebagai customer yaitu pekerjaan pengadaan Lisensi Win Pro 10 GGWA LO sebanyak 830 unit. Sehingga hubungan hukum yang dibangun merupakan hubungan hukum keperdataan bukan merupakan hubungan hukum pidana, maka dalam putusan kasasi Mahkamah Agung menguatkan putusan hakim nomor : 56/PID.SUS-TPK/2017/PN.KPG dalam tindak pidana korupsi. Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis, maka dapat disimpulkan beberapa hal yaitu: (1). Perbuatan yang didakwakan oleh Penuntut Umum bukanlah suatu tindak pidana korupsi (onslag van rechtvervolging). (2). Perbuatan para terdakwa berkaitan dengan perjanjian dalam hukum perdata. Saran.(1). Terdakwa diharapkan agar lebih hati-hati dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa yang baik dan benar agar terhindar dari tindak pidana korupsi. (2). Penuntut Umum, diharapkan agar lebih jeli dan teliti dalam menjerat pelaku tindak pidana korupsi mengenai alat bukti dan barang bukti dan harus membedakan antara perkara pidana dan perdata dalam pembuktian mengenai tindak pidana korupsi sehingga dapat menjerat para pelaku korupsi.

Analisis Yuridis Tentang Kesesuaian Perma Nomor 1 Tahun 2019 Dengan Asas Sidang Pengadilan Terbuka Untuk Umum Menurut Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman.

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Analisis Yuridis Tentang Kesesuaian Perma Nomor 1 Tahun 2019 Dengan Asas Sidang Pengadilan Terbuka Untuk Umum Menurut Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman. Masalah Penelitian Apa Pertimbangan Mahkamah Agung mengeluarkan Perma Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik.Tujuan penelitan yaitu Untuk mengetahui Pertimbangan Mahkamah Agung mengeluarkan Perma Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah normatif sehingga penulis melakukan studi dokumen kemudian data dianalisis secara Normatif. Teknik pengumpulan bahan Hukum merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan Data keabsahan peraturan perundang-undangan. Dokumentasi atau studi kepustakaan, yaitu mengumpul dan mempelajari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan maupun literature-literatur yang mendukung dalam penelitian ini. Kesimpulan Pertimbangan Mahkamah Agung Mengeluarkan Perma Nomor 1 tahun 2019 Persidangan Elektronik adalah Mendukung terwujudnya tertib penanganan perkara yang modern profesional, transparan, akuntabel, efektif dan efisien . Maksud tersebut sejalan dengan Pasal 2 ayat (4) UU No. 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman (UU Kekuasaan Kehakiman), yaitu terselenggaranya peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan. Dari ketentuan tersebut, persidangan secara elektronik diharapkan memberikan manfaat bagi para pihak yang berperkara karena persidangan dapat dilakukan secara cepat dan tidak birokratis, sederhana, dan berbiaya ringan, Mencegah penularan covid-19 dan memotong interaksi fisik dalam pelayanan publik dan memungkinkan dilakukannya sidang jarak jauh dengan menggunakan fasilitas teknologi informasi dan persidangan online merupakan terobosan positif sebagai solusi di tengah perkembangan teknologi. Saran Persidangan elektronik harus terbuka untuk umum (publik) karena Pelaksanaan persidangan secara elektronik masih relatif tertutup karena akses untuk mengikuti jalannya proses persidangan secara elektronik hanya diberikan kepada para pihak yang berperkara dan belum terbuka untuk dapat diakses oleh publik.Harus dijelaskan apa pertimbangan yang digunakan jika tidak ada persetujuan hanya salah satu pihak. Berdasarkan Pasal 20 Perma No. 1 Tahun 2019, persidangan secara elektronik untuk perkara perdata tidak bersifat mandatory, melainkan memerlukan persetujuan penggugat dan tergugat. Ini berarti persidangan secara elektronik tidak bisa berjalan dengan sendirinya tanpa persetujuan dari para pihak yang berperkara. Kata Kunci: Persidangan Elektronik, Hukum Acara Perdata,Asas-Asas Hukum Acara Perdata, UU NO 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman.

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA WANPRESTASI PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT ANTARA NASABAH DENGAN PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK DAN BENTUK PENYELESAIANNYA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Faktor-Faktor Apa Saja Yang Menyebabkan Terjadinya Wanprestasi Perjanjian Kredit Dan Bentuk Penyelesaiannya” Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Pengadilan Negeri. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada 3 (tiga) factor penyebab terjadinya wanprestasi perjanjian kredit antara nasabah dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yakni: 1. Debitur tidak melaksanakan ketentuan-ketentuan sesuai dengan yang diperjanjikan dalam Surat Pengakuan Hutang. 2. Faktor ekonomi. 3. Usaha debitur mengalami kebangkrutan. Bentuk penyelesaiannya adalah pihak bank melakukan penagihan kepada debitur secara rutin baik dengan dating langsung ketempat domisili nasabah maupun dengan memberikan surat peringatan kepada nasabah sebanyak 3 kali tetapi dari nasabah tidak menanggapi teguran dari pihak bank sehingga bank mengajukan gugatan kepengadilan dengan menuntut agar debitur membayar secara lunas seketika dan tanpa syarat seluruh tunggakan kredit dan melakukan sita jaminan terhadap obyek agunan yang menjadi jaminan hutang untuk pelunasan atas kredit macet debitur tersebut.

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENGAKIBATKAN LUKA RINGAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Otnial B. Messakh, 2020. Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Yang Mengakibatkan Luka Ringan Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni apa dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan pidana yang berbeda terhadap pelaku Tindak Pidana Penganiayaan di Pengadilan Negeri Kupang, dengan tujuan penelitian yakni adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan pidana yang berbeda-beda terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan di Pengadilan Negeri Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan variabel penelitian adalah variabel bebas, yakni; disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka ringan di wilayah hukum Pengadilan Negeri Kupang, dan variabel terikat yakni; apa dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana yang berbeda. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas penjatuhan hukuman terhada pelaku tindak pidana penganiayaan berdasarkan putusan Nomor : Putusan Nomor 282/Pid.B/2017/PN.KPG; Putusan Nomor: 319/Pid.B/2017/PN.KPG; Putusan Nomor: 90/Pid.B/2018/PN.KPG; Putusan Nomor: 52/Pid.B/2018/PN.KPG Kpg dan Putusan Nomor: 124/Pid.B/2018/PN.KPG adalah sebagai berikut: 1. Tuntutan pidana berbeda; 2. Majelis hakim yang memeriksa dan memutuskan berbeda; 3. Kualitas perbuatan terdakwa; 4. Faktor-faktor yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Kata Kunci : Disparitas, Putusan Hakim, Tindak Pidana Penganiayaan

DISPARITAS PENJATUHAN PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ABORSI DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KUPANG KELAS I A

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi adalah “Disparitas Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A”, Masalah pokok Penelitian, “Mengapa hakim menjatuhkan pidana kepada pelaku tindak pidana aborsi saling berbeda antara satu dengan yang lain ?, Tujuan Penelitian dan penulisan dilakukan untuk mengetahui putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi berbeda diwilayah hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A ? ” Metode Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Penelitian Hukum Normatif Yaitu Penelitian Hukum Yang Dilakukan Dengan Cara Meneliti Bahan Kepustakaan atau (Data Sekunder) Berupa Putusan Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A. Data Sekunder Dalam Penelitian Terdiri Dari Tiga Bahan Hukum Yaitu 1. Bahan Hukum Primer, 2. Bahan Hukum Sekunder, Dan 3. Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian Telah Membuktikan Bahwa Dasar Pertimbangan Hakim Terjadi Disparitas Penjatuhan Hukuman Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi Berdasarkan Putusan Nomor: 131/Pid.Sus/2016/PN.Kpg, Nomor: 242/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Nomor: 243/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Nomor: 244/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Adalah Sebagai Berikut : A. Tuntutan Pidana Berbeda B. Majelis Hakim Yang Memeriksa Dan Memutuskan Berbeda C. Kualitas Perbuatan Pelaku D. Faktor-Faktor Yang Memberatkan Dan Meringankan Dalam Persidangan E. Faktor-faktor Yang Menimbulkan Terjadinya Disparitas Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi F. Independensi Hakim, Kata Kunci : Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi

Analisis Biologi Reproduksi Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Yang Didaratkan Di Pasar Ikan Oesapa Kota Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis Biologi Reproduksi Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Yang Didaratkan Di Pasar Ikan Oesapa Kota Kupang )*Mehiwarleky, I, F )**Sabuna, A, Ch )**Kase, A, G, O ABSTRAK Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) adalah satu di-antara beberapa ikan pelagis yang hidup di perairan pantai dan suka bergerombol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aspek biologi berkaitan erat dengan hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad (TKG) indeks kematangan gonad (IKG), rasio kelamin, faktor kondisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif, dengan pengambilan sampel ikan di TPI Oesapa Kota Kupang. Pengamatan aspek biologi ini telah dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Juni-Juli di Laboratorium Eksakta Pendidikan Biologi UKAW. Hasil penelitian menunjukan bahwa Analisis hubungan panjang berat ikan Tembang (Sardinella fimbriata), dan pola pertumbuhan ikan jantan dan betina di bulan Juni bersifat isometric dan allometrik positif. Tingkat kematangan gonad yang diperoleh pada bulan Juni dan Juli terdiri dati TKG I dan II. Rasio kelamin ikan Tembang (Sardinella fimbriata) jantan dan betina adalah 1:1,5 atau jantan 38% dan betian 68%. Nilai faktor kondisi ikan Tembang (Sardinella fimbriata) tertitnggi pada bulan Juli yaitu 3,43 dan berada pada kisaran 2-4, maka bentuk ikan agak pipih.

AN ANALYSIS ON SENTENCE PATTERNS IN SEBA DIALECT OF SABU LANGUAGE

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research is about “ An Analysis on Sentence Patterns in Seba Dialect of Sabu Language”. The research problems of the study were: What are the sentence pattern found in Seba dialect of Sabu language? The method used in this research is qualitative method. The data was taken by record the conversation of three speakers which is used Seba Dialect of Sabu language on 5th October 2020. After analyzing the data the writer found eight types of sentences patterns that used Seba dialect of sabu Language . There are sixty-sixt utterances consist of four utterances of Subject + Verb (S+V), thirteen utterances of Subject + Verb + Adverbial (S+V+Ad), fifteen utterances of Subject + Verb + Direct Object (S+V+DO), twenty utterances of Subject + Verb + Indirect Object + Direct Object (S+V+IO+DO), six utterances of Subject + Verb + Direct Object + TO/For Phrase (S+V+DO+TO/For Phrase), four utterances of Subject + Verb + Verb (S+V+V), one utterance of Subject + Verb + Verb + Verb (S+V+V), three utterances of Subject + Non Verbal ( S+N Verbal) that consist of one utterance of Subject + Adjective (S+A), one utterances of Subject + Noun Phrase (S+N Phrase), one utterance of Subject + Prepositional Phrase/Adverb (S+P Phrase/Adverb)

ANALISIS LAJU PENYERANGAN PENYAKIT ICE-ICE PADA RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty YANG BERADA DI DESA HUNDIHUK KECEMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Marine algae macro is a biological resource that has been utilized by Indonesian people as a livelihood, and several areas make it their main livelihood. Many developed countries use macro marine algae as raw material for their production, one of which is the raw material for cosmetics. Ice-ice is a disease that attacks seaweed a lot. This disease is characterized by the appearance of red spots / patches on part of the thallus which gradually turn pale yellow and eventually turn white. The thallus becomes brittle and breaks easily. This study aims to determine the rate of attack of ice-ice in seaweed cultivation using the off-bottom method in Hundihuk Village, Rote Northwest District. Observations of seaweed recession to the invention of ice-ice were carried out every week for 49 days and also measured water parameters including temperature, salinity, pH, DO, brightness, and current velocity. The results of the research obtained show that ice-ice disease in the waters of Hundihuk Village still occurs by attacks of ice-ice disease. This can be seen from the incidence rate of incidence rate and intensity rate with the highest incidence rate of 34.0%, intensity value 2.3%, incidence rate 3.64% and intensity rate of 9.21%. Symptoms of ice-ice that arise include: rough surface of the thallus, white spots appear on the surface of the thallus, the thalus becomes slimy and white, which eventually crumbles. Changes in environmental parameters temperature, salinity, DO, brightness and current velocity also affect the rate of spread of ice-ice disease.

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Deskripsi tentang Penggunaan Bahan Peledak dan Trawl dalam Penangkapan Ikan di Perairan Laut Indonesia”. Tujuan penelitian ini adalah unruk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau). Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan terhadap penggunaan bahan peledak dan trawl dalam penangkapan ikan di perairan laut Indonesia. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penggunaan bahan peledak dan trawl (pukat harimau) dalam penangkapan ikan di Perairan Laut Indonesia adalah;11) Faktor Meningkatkan Produksi Penangkapan Ikan dan 2) Faktor Meningkatkan Pendapatan Nelayan. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah melakukan pemeriksaan terhadap alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di setiap kapal nelayan yang akan berangkat mencari ikan ke laut dan juga melakukan razia rutin di wilayah perairan Republik Indonesia oleh aparat terkait guna meminimalisir terjadinya tindak pidana perikanan

POLA PEMBINAAN OLAHRAGA FUTSAL PADA KLUB PS BINTANG MUDA KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2020

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK JOHANIS MARSEL LOBO, NIM: 16321978 “POLA PEMBINAAN OLAHRAGA FUTSAL PADA KLUB PS BINTANG MUDA KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2020.” Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing I Ramona M. Mae,S.Pd, M.Or, Pembimbing II Isak Riwu Rohi, S.Pd, M.Pd. Kata kunci : Pola Pembinaan, dan Olahraga Futsal. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pola pembinaan olahraga futsal pada club PS Bintang Muda Kabupaten Rote Ndao. Yang meliputi atlet, pelatih, pelaksanaan program pembinaan, dan sarana prasarana. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola pembinaan olahraga futsal pada klub PS Bintang Muda Kabupaten Rote Ndao. Kegunaan hasil penelitian diharapakan dapat memberikan sumbangan untuk bahan masukan bagi pembinaan olahraga futsal dan perkembangan olahraga futsal di Kabupaten Rote Ndao. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif naturalistik agar peneliti menemukan data secara alamiah berdasarkan kenyataan yang terjadi di tempat penelitian. Sedangkan dalam pengumpulan data peneliti menggunakan beberapa metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisa secara sistematis, objektif dan akurat. Secara umum penelitian ini menunjukan bahwa, pelaksanaan program latihan yang dilaksanakan sudah baik dan perlu ditingkatkan. Hasil yang ditemukan adalah sebagai berikut : 1. Pelatih memperhatikan proses pembinaan pada program latihan yang sudah dijalankan. 2. Pola pembinaan yang dijalankan pelatih selama proses latihan berlangsung merupakan pembinaan yang sesuai dengan program latihan. 3. Adanya hasil yang diperoleh dalam latihan yaitu turut menyumbangkan atlet futsal Kabupaten Rote Ndao. 4. Program latihan yang diterapkan sudah berjalan dengan baik sehingga memperoleh hasil yang maksimal. 5. Atlet futsal berlatih dengan sungguh-sungguh sehingga mengikuti turnamen futsal yang diselenggarakan oleh pemerintah. Peneliti menyarankan agar program latihan berjalan sesuai rencana, maka perlu dilengkapi sarana dan prasarana olahraga agar pelaksanaan latihan berjalan lebih efektif. Dengan adanya program latihan yang dilaksanakan terus di tingkatkan guna kemajuan atlet futsal.

Analisis Model Latihan Teknik Dasar Sepak Takraw pada Kegiatan ekstrakurikuler di SD Inpres Timung Kecamatan Wae Ri'i Kabupaten Manggarai

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan ekstrakurikuler yang diprogramkan SD Inpre s Timung berupa sepak takraw diharapkan mendapat perhatian baik dari sek olah maupun instansi pemerintah yang berwenang guna dapat menjawab kebutuhan siswa￾siswi. Kegiatan ekstrakurikuler uanggulan dari SD Inpres Timung yakni sepak takraw harus mendapat perhatian serius baik ditinjau dari segi sarana prasarana, alokasi w aktu belajar dan praktek yang cukup, serta tenaga pendidik yang profesional. Masalah yan g dihadapi guru Penjasorkes dalam kegiatan belajar mengajar adalah alokasi waktu bela jar dan praktek yang sangat terbatas dapat menyebabkan model latihan teknik-teknik dasar sepak takraw juga tidak dilakukan secara optimal. Dengan adanya masalah ini maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model teknik-teknik dasar d alam permainan sepak takraw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah m etode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sedangkan teknik analisis da ta yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kegiata n ekstrakurikuler yang terdapat pada SD Inpres Timung adalah sepak takraw, sehingga dari hasil penelitian diketahui bahwa model latihan teknik dasar sepak ta kraw telah diajarkan dan dipraktekkan namun belum dilakukan secara optimal d isebabkan karena jam belajar dan praktek yang terbatas. Dengan demikian, penulis dap at memberikan beberapa saran yakni pertama, pihak sekolah dapat memprogramkan ke giatan esktrakurikuler tidak hanya pada program sepak takraw tetapi bisa lebih s eperti program pramuka, program permainan bola kaki, program permainan bola voli da n program sejenis lainnya sehingga para siswa dapat memiliki kemampuan ketera mpilan yang bervariasi. Kedua, guru mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, lebih meningkatkan kemampuan dan keterampilan latihan para siswa berka itan dengan teknik dasar sepak takraw sehingga semua teknik dapat dikuasai siswa d engan baik

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP LELANG BARANG GADAI DI PEGADAIAN UNIT PELAYANAN CABANG OESAO

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini tentang system informasi akuntansi dan pengendalian internal terhadap lelang barang gadai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahaui pengaruh sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal terhadap lelang barang gadai di pegadaian pelayanancabang oesao. Penelitian ini diharapakan memberikan gambaran tentang penerapan sistem informasi akuntansi dan pengendalian internal lelang barang gadai untuk meningkatkan kinerjanya khususnya yang berkaitan dengan bidang akuntansi. Penelitian ini menggunakan analisis kualitati f dengan metode pengumpulan data yaitu kuesioner. Sistem informasi akuntansi dirancang sedemikian rupa oleh suatu organisasi atau lembaga sehingga dapat memenuhi fungsinya yaitu menghasilkan informasi akuntansi yang releven, andal, dapatd ibandingkan, dan dapat dipahami, dengan system informasi akuntansi yang layak dapat dihasilkan suatu laporan yang mampu memberikan berbagai informasi yang berguna bagi pihak-pihak pengambil keputusan. Kemampua nuntuk mengelo lainformasi secara efektif di dalam pemerintahan sangat penting karena dapat menjadi dasar untuk memperoleh Good Governance. Fungsi utama system informasi adalah mengubah sekumpulan data menjadi informasi keuangan yang dibutuhkan perusahaan. Informasi ini berbentuk laporan keuangan baik secara manual maupun secara online yang diperlukan oleh semu apihak. Pengendalian intern menurut Permendagri No. 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah merupakan proses yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai mengenai pencapaian tujuan pemerintah daerah yang tercermin dari keterandalan laporan keuangan, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan serta dipatuhinya perundang-undangan.. Kata kunci :Sisteminformasiakuntansi dan pengendalian internal

UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MELAKUKAN SHOOTING DALAM PEMBELAJARAN BOLA BASKET DI SMP NEGERI 2 KOTA KUPANG

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah pokok penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut: “Bagaimana upaya Guru meningkatan Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota?”.Hipotesis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan pemikiran dan kenyataan yang ditemukan dilapangan. Berdasarkan perumusan masalah, maka peneliti mengajukan hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1): ada upaya Guru meningkatan Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota. 2): Tidak ada upaya Guru meningkatan Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Guru dalam meningkatkan Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota Kupang.”Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan sampel 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu :teknik observasi, tes tulis dan tesketrampilan, sertateknikanalisis datanya yaitudeskriptif kualitatif.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini data ditemukan bahwa rata-rata nilai hasil tes akhir pada siklus I adalah 77,5 dengan prosentase ketuntasan sebesar 62,5% dari 32 siswa dan pada pembelajaran siklus II rata-rata nilai siswa 83,75 dengan prosentase ketuntasan 87,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar Kemampuan Siswa Melakukan Shooting Dalam Pembelajaran Bola Basket Di SMP Negeri 2 Kota Kupang sebesar 25%.

MOTIVATION FOR LEARNING SPEAKING SKILLS USING VIDEO BLOG (VLOGGING) BASED ON PROJECT LEARNING STUDENTS OF THE INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE EDUCATION DEPARTMENT AT NUSA CENDANA UNIVERSITY: A PHENOMENOLOGY APPROACH

2020 · Article · Artikel Penelitian dan Pengabdian

This study aims to identified students motivation in learning project-based learning (PBL) Indonesian language skills using vlogging media based on meanings and themes seen from the "because motives" and "in order to motives" related to the phenomenon of learning in the classroom. In identifying objectives, this study uses a qualitative research method with the approach of phenomenology from Albert Schutz's perspective. Researcher becomes the main instrument in an effort to obtain and find data. The research subjects were 38 second semester students of the Department of Language and Literature at Nusa Cendana University. Data collection techniques used include observation, questionnaires, and interviews. Data analysis through three stages of the flow model namely reduction, presentation and verification of data and triangulation. The results of the study prove that the teaching strategy associated with vlogs can attract students' learning interest because of their interest in other fields such as multimedia technology and social media. The application of learning PBL-based speaking skills using vlogs can improve speaking competence and gradually improve the mental aspects of students to become more confident to speak and communicate in public. So it can be said that learning PBL-based speaking skills using vlogs is a good and innovative learning strategy in an effort to increase learning motivation and mastery of students' speaking skills.

Analisis Kualitas Mengajar Guru Penjasorkes Pada UPTD SMP Negeri Apui Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengtetahui kualitas mengajar Guru Penjasorkes pada UPTD SMP Negeri Apui Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor. Metode yang dipakai adalah metode penelitian kualitatif. Istrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Kualitas Mengajar Guru Penjasorkes pada UPTD SMP Negeri Apui Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor kurang memuaskan dengan pertimbangan, hasil pengamatan peneliti, hasil kuasioner siswa/i, hasil wawancara guru penjasorkes UPTD SMP Negeri Apui dan hasil wawancara Kepala Sekolah mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, karena dari Indikator Guru maupun Keterampilan Dasar Mengajar masih memiliki banyak kekurangan dalam proses KBM berlangsung sehingga peneliti menyimpulkan bahwa pada penelitian ini masih sangat banyak yang harus dipenuhi, sehingga dapat diktakan bahwa Guru Penjasorkes pada UPTD SMP Negeri Apui tersebut secara kualitas dilihat dari proses belajar mengajar dinyatakan tidak terpenuhi sesuai acuan pemendiknas Nomor 16 tahun 2007 tentang standar kualifikasi dan kompotensi Guru. Kata kunci : Kualitas Mengajar. Penjasorkes

TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP PRESTASI ATLET TINJU PPLD NTT

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri terhadap prestasi atlet tinju PPLD NTT dan mencari solusi untuk meningkatkan rasa percaya diri saat bertanding. Manfaat penelitian ini untuk memberikan sumbangan dalam perkembangan pengetahuan, khususnya bagi mahasiswa di bidang keolahragaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket).. Tempat penelitian di Kota Kupang khususnya pada atlet tinju Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Daerah (PPLD) NTT. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistic deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri Atlet Tinju NTT atlet putera pada kategori “Tinggi” dengan presentasi (67%) dan puteri besar pada kategori “Sedang” dengan presentasi (50%). Tingkat kepercayaan diri Atlet Tinju NTT atlet putera dan puteri, Seorang atlet harus tetap menjaga rasa percaya dirinya (self confidence) pada titik yang optimal. Atlet harus memandang secara rasional kemampuannya. Seorang atlet yang mempunyai rasa percaya diri optimal biasanya mampu menangani situasi yang sulit dengan baik. Mereka akan mengembangkan sikap yang rasional, mau bekerja keras, melakukan persiapan yang memadai dan juga mempunyai banyak alternatif untuk memecahkan kesulitan yang muncul.

PENGARUH EARNING PER SHARE (EPS), PRICE EARNING RATIO (PER), DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP RETURN SAHAM PADA SUB SEKTOR FARMASI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2019

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh Earning Per Share (EPS), Price EarningRatio (PER), Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return Saham pada perusahaan Farmasi yang terdaftat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2019.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).Untuk pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik purpose sampling, yang artinya perusahaan yang memenuhi ktriteria-kriteria tertentu, dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 7 dari 10 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan program SPSS. Maka dari hasil penelitian tersebut menunjukkan secara parsial Earning Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap Return Saham. Sedangkan Price Earning Ratio(PER) tidak berpengaruh terhadap Return Saham. Kata Kunci : Earning Per Share (EPS), Price EarningRatio (PER), Debt to Equity Ratio (DER), Return Saham