Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.085 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 212025: 472024: 192023: 2632022: 3212021: 8122020: 1642019: 22018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DI PANTAI PASIR PANJANG KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Wilhelmus L. Ratu (14380086). Struktur Komunitas Gastropoda di Pantai Pasir Panjang Kelapa Lima, Kota Kupang dibawah bimbingan Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D, Pembimbing I dan Ir Izaak Angwarmasse sebagai Pembimbing II P.rogram studi manajemen sumberdaya perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang yang saat ini mengalami pengembangan di wilayah pesisir seperti pembangunan hotel, jalan dan kegiatan reklamasi. Kegiatan pembangunan tersebut akan berdampak pada ekosistem wilayah pesisir dan organisme perairan seperti gastropoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan komposisi jenis, kelimpahanan, indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi gastropoda Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2021 di Pantai Pasir Panjang Kelapa Lima Kota Kupang. Analisis yang digunakan adalah Kelimpahan jenis, Keanekaragaman, Keseragaman dan Dominansi. hasil penelitian yang telah di lakukan di Pantai Pasir Panjang Kelapa Kota Kupang terdapat (9) jenis Gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian. Nilai kelimpahan tertinggi adalah jenis Cypraea annulus sedangkan Nilai indeks keanekaragaman berdasarkan kriteria indeks Shannon-wiener dikategorikan rendah, Nilai indeks keseragaman tergolong seragam/stabil. dan nilai indeks Dominansi sedang. Kisaran nilai parameter lingkungan diketahui masih tergolong normal dan baik untuk kelangsungan hidup gastropoda.

STUKTUR KOMONITAS MANGGOVE DI DESA WESEBEN KECAMATAN WEWIKU KABUPATEN MALAKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Silvester Nahak Berek (14380077) Struktur Komunitas Manggrove di Desa Weseben Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. Wilson L. Tisera, S.pi.M.si. Ph.D. Sebagai pembimbing I. Rockie R. L. Supit, S.pi. M.si. Sebagai pembimbing II. Program studi manajemen sumberdaya perairan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Salah satu Kabupaten di Nusa tenggara Timur yaitu Kabupaten Malaka memiliki potensi perairan yang sangat besar. Luas wilayah perairan di Kabupaten Malaka adalah seluas 10,773,62 KM₂ dengan Panjang garis pantai 287,1 KM. Potensi lestari sumber daya ikan di kabupaten Malaka sebesar 45,714,85 Ton/ tahun sehingga jumlah tangkapan yang diperboleh kansebesar 36,571,88 Ton. Sementara tingkat pemanfaatan penangkapan sumberdaya ikan baru sebesar 17,85% untuk di kenbangkan penangkapan sumberdaya ikan di Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka yang berlangsung selama 2 bulan yaitu Bulan November- Desember 2020 .Dengan Judul Struktur komunitas mangrove di Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Metode yang di gunakan adalah metode Wawancara (Daftarpertanyaan) danobservasi (Pengamatansecaralangsung) Hasil penelitian menujukan bahwa tingkat penerimaan rata-rata Masyarakat di Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka terdapat 4 jenis Mangrove /bulan dalam melakukan penelitian dan tingkat Bruguiera yang sangat dominan sebanyak 687 dan untuk kategori anakan jenis mangrove tertinggi terdapat pada Avicenia sp. 450 /bulan dalam melakukan penelitian. Struktur komunitas Mangrove kategori pohon yaitu sebesar 22,95 sedangkan untuk anakan Mangrove terdapat 4,21 dan untuk semai paling banyak 3,28 Angka ini menunjukan secara ekonomi Struktur komunitas mangrove terdapat di desa weseben kecamatan Wewiku kabupaten Malaka sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Karakteristik Sarang Alami Peneluran Penyu di Pantai Riang Dua Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata.

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak YOHANES JOU WEEK (16380851). Karakteristik Sarang Alami Peneluran Penyu di Pantai Riang Dua Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata. ALFRED G.O KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D. and ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penyu menghabiskan seluruh hidupya di laut akan tetapi induk penyu akan menuju ke daratan ketika waktunya bertelur. Hal ini menyebabkan penyu sangat sulit untuk dikonservasi. Habitat peneluran penyu dipengaruhi oleh lingkungan. Umumnya pemilihan daerah peneluran adalah tempat yang luas dan landai yang terletak di atas pantai yang memiliki butiran pasir tertentu dan mudah digali secara naluriah dianggap aman untuk bertelur. Keberhasilan dalam penetasan telur penyu dipengaruhi oleh faktor-faktor ekologi seperti suhu pasir dalam sarang, struktur pasir yang meliputi ukuran partikel dan tekstur pasir, kadar air atau kelembapan pasir, panjang dan ketinggian pantai, pasang surut air laut, lebar dan kemiringan pantai, serta vegetasi pantai. Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata merupakan salah satu tempat yang menjadi persinggahan penyu untuk melakukan peneluran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sarang alami peneluran OHANES JOU WEEK (16380851). Karakteristik Sarang Alami Peneluran Penyu di Pantai Riang Dua Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata. ALFRED G.O KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D. and ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penyu menghabiskan seluruh hidupya di laut akan tetapi induk penyu akan menuju ke daratan ketika waktunya bertelur. Hal ini menyebabkan penyu sangat sulit untuk dikonservasi. Habitat peneluran penyu dipengaruhi oleh lingkungan. Umumnya pemilihan daerah peneluran adalah tempat yang luas dan landai yang terletak di atas pantai yang memiliki butiran pasir tertentu dan mudah digali secara naluriah dianggap aman untuk bertelur. Keberhasilan dalam penetasan telur penyu dipengaruhi oleh faktor-faktor ekologi seperti suhu pasir dalam sarang, struktur pasir yang meliputi ukuran partikel dan tekstur pasir, kadar air atau kelembapan pasir, panjang dan ketinggian pantai, pasang surut air laut, lebar dan kemiringan pantai, serta vegetasi pantai. Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata merupakan salah satu tempat yang menjadi persinggahan penyu untuk melakukan peneluran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sarang alami peneluran penyu di pantai Riang Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi langsung di lapangan/survei dan wawancara. Monitoring dan pengamatan parameter fisik dan biologi sarang penyu pada pagi, siang dan malam hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik sarang alami peneluran penyu, dimana didukung oleh paremater fisik yaitu kemiringan pantai sarang peneluran penyu berkisar antara 1,43⁰-2,23⁰ dengan rata-rata kemiringan 1,73⁰, tipe pantai tergolong landai; suhu substrat pada pagi, siang dan malam hari berkisar antara 31-33⁰C sehingga masih tergolong normal; Kelembaban tertinggi pada malam (36%) dan pagi hari (33%) dan siang hari (31%), kelembaban ini sesuai untuk sarang peneluran penyu; kedalaman sarang penyu berkisar antara 31-50 cm dengan diameter sarang antara 29-40 cm; antara 31-33⁰C sehingga masih tergolong normal; Kelembaban tertinggi pada malam (36%) dan pagi hari (33%) dan siang hari (31%), kelembaban ini sesuai untuk sarang peneluran penyu; kedalaman sarang penyu berkisar antara 31-50 cm dengan diameter sarang antara 29-40 cm; Vegetasi pantai lokasi sarang peneluran penyu yang ditemukanmal; Kelembaban tertinggi pada malam (36%) dan pagi hari (33%) dan siang hari (31%), kelembaban ini sesuai untuk sarang peneluran penyu; kedalaman sarang penyu berkisar antara 31-50 cm dengan diameter sarang antara 29-40 cm; Vegetasi pantai lokasi sarang peneluran penyu yang ditemukan umumnya didominasi oleh rumput lari (Spinifex littoralls) dan katang-katang (Impomoea pes-caprae); ukuran panjang track penyu dapat mencapai ukuran 7,3-27 m dan lebar 60-90 cm; tekstur substrat sarang terdiri dari pasir, tanaliat, dan debu. Parameter biologi yaitu panjang karapas penyu lekang antara 57-85 cm dan lebar antara 54,6-80 cm.

ANALISIS USAHA PERIKANAN TANGKAP GILLNET DIKECAMATAN ALOR TIMUR KABUPATEN ALOR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK JHON RICHY MAUTUKA (14380045) Analisis Usaha perikanan Tangkap Gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor. Alfred G. O. Kase S.Pi. M.Si. Ph.D, dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si. Sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Salah satu Kabupaten di Nusa Tenggara Timur yaitu Kabupaten Alor memiliki potensi perairan yang sangat besar. Luas wilayah perairan di Kabupaten Alor adalah seluas 10,773 km dengan panjang garis pantai 287,1 Km. Potensi lestari sumber daya ikan di Kabupaten Alor sebesar 45,714,85 ton/ tahun sehingga jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 36,571,88 ton. Sementara tingkat pemanfaatan penangkapan sumber daya ikan baru sebesar 17,85% untuk dikembangkan penangkapan sumber daya ikan di Kabupaten Alor. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor yang berlangsung selama 2 bulan yaitu Bulan November- Desember 2020. Dengan Judul Analisis Usaha Perikanan Tangkap Gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor. Metode yang digunakan adalah metode Wawancara (Daftar pertanyaan) dan observasi (Pengamatan secara langsung) Hasil penelitian menujukan bahwa tingkat penerimaan rata-rata nelayan gillnet di Kecamatan Alor Timur Kabupaten Alor sebesar 6.250,000/bulan dalam melakukan penangkapan dan tingkat pendapatan nelayan gillnet sebesar 4.262,666/bulan dalam melakukan penangkapan. Analisis kelayakan usaha perikanan tangkap gillnet ditinjau dari R/C yaitu sebesar 3,144 berarti usaha perikanan tangkap tersebut layak untuk diusahakan karena lebih besar dari angka 1. Selanjutnya ROI diperoleh dalam usaha penangkapan gillnet sebesar 214,491 %. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penangkapan gillnet di Kecamatan Alor Timur.

Analisis Spasial Dan Temporal Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang Nusa Tenggara Timurr

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak IMANUEL MESAKH TAEK (14380042), Analisis Spasial Dan Temporal Daerah Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Menggunakan Alat Tangkap Mini Purse Seine Di Perairan Teluk Kupang Nusa Tenggara Timurr; Donny M. Bessie., S.Pi., M.Si., sebagai pembimbing I, Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa daerah penangkapan ikan berdasarkan tempat (spasial) dan waktu (temporal) penangkapan ikan melalui informasi kondisi faktor oseanografi perairan mengunakan alat tangkap mini purse seine di perairan Teluk Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu pada bulan November 2019 sampai dengan Januari 2020 bertempat di Perairan Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi kegiatan penangkapan ikan pelagis kecil, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur tentang informasi kondisi spasial dan temporal berdasarkan kondisi faktor oseanografi perairan. Observasi lapangan yang dilakukan selama mengikuti operasi penangkapan ikan meliputi posisi dan waktu yang tepat untuk melakukan penangkapan ikan. Sebaran data spasial dan temporal perairan Teluk Kupang berdasarkan titik koordinat pengambilan sampel yaitu jenis ikan hasil tangkapan yang diperoleh terdiri dari jenis ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.). Kata Kunci : Spasial, Temporal, ikan pelagis kecil seperti tongkol (Euthynus affinis) dan tembang (Sardinella sp.), mini purse seine, Teluk Kupang

Analisis Kualitas Garam Rakyat Menggunakan Alat Masak Modifikasi Dari Plat Drum Pada Kelompok Tiberias Di Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembuatan garam di Kelurahan Oesapa Barat umumnya melalui penyaringan dengan mengunakan karung plastik sehingga kualitas garam yang dihasilkan kurang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu upaya yang ingin dilakukan untuk meningkatkan kadar NaCl pada garam rakyat dengan modifikasi teknik penyaringan mengunakan ijuk yang dikombinasikan dengan penyaringan menggunakan sistim berlapis menggunakan ijuk, kerikil dan pasir. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan alat masak yang sudah dimodifikasi dari plat drum. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan September-November 2020 bertempat di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei, pembuatan garam dan pengambilan sampel. Sedangkan Laboratorium PT. Saraswanti Indo Ganethech, Bogor untuk pengujian Kadar Air, NaCl, iodium, mineral (magnesium dan kalsium). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat masak modifikasi dari plat drum pada kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu kadar air berkisar antara 4,41-5,23%, kadar NaCl 91,02%, kadar iodium 79,69 mg/kg, mineral magnesium 183,70 mg/100 g dan mineral kalsium 503,70 mg/100 g.

Analysis Bahasa Kiasan pada lirik lagu kidung jemaat

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research was conducted under the title “An Analysis of Figurative Language Found in Kidung Jemaat Lyric Songs”. The research problem of this research that solved by the writer stated as follow: (1) what are the types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs?, (2) what are the dominant types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs”. The aims of the study are to find out, 1) the types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs, 2) the dominant types of figurative language found in Kidung Jemaat lyric songs. The method used in this study is descriptive qualitative method. The writer focus on the song living in faith every day, it is start from pages 356 up to page 418 consists of 64 songs. The writer is only takes 19 of the song by selected the songs and verses. The writer gets the finding of this research, such as: 1) the writer found nine kinds of figurative language as bellow: Anaphora 8 sentences (8.89%), metaphor 6 sentence (6.67%), simile 2 sentence (2.22%), metonymy 23 sentence (25.56%), synecdoche 1 sentence (1.11%), personification 3 sentence (3.33%), irony 2 sentences (2.22%), allegory 14 sentences (15.56%) and symbol sentence (1.11%). The most dominant type of figurative language found in this research is metonymy with 23 sentences (25.56%).The writer concluding that the Kidung Jemaat or songs of the congregation is very beautiful songs to worship God to express our feeling love to honor our Creator which is created effects and imposing to the worshiper in sing the songs.

STUDI KARAKTERISTIK PAMPIS SE’I CAKALANG YANG DIPROSES DENGAN ASAP CAIR PADA pH YANG BERBEDA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengasapan merupakan pengolahan tradisional yang bertujuan untuk mengawetkan, membentuk warna dan menghambat kerusakan pada produk olahan. Asap cair merupakan salah satu alternatif yang di gunakan dalam upaya perbaikan pengolahan tradisional karena mudah diaplikasikan sehingga konsentrasinya dapat dikontrol, memberikan cita rasa dan warna yang seragam pada olahan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui nilai kadar air, pH dan organoleptik (warna, aroma, rasa dan tektur) pada produk pampis se’i cakalang. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Oktober sampai bulan Desember 2021 dimana masa pandemi covid 19 sehingga penelitian ini dilaksanakan secara terbatas pada lingkup Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Laboratorium, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode yang di desain dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan dan 2 ulangan sehinggga diperoleh 6 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar air dengan nilai pH 5 36.77%, pH 7 38.05% dan pH 9 45.93%, nilai pH dengan nilai( pH 5) 6.2, (pH 7) 7.0, dan (pH 9) 7.2, dan tingkat penerimaan panelis dapat diterima oleh panelis dengan taraf suka menuju taraf sangat suka. Kesimpulan Pampis se’i cakalang yang diproses dengan asap cair pada pH yang berbeda terhadap tingkat penerimaan panelis pada setiap pengujian organoleptik baik warna, aroma, tekstur dan rasa dapat diterima oleh panelis dengan taraf suka menuju taraf sangat suka.

TINJAUAN TENTANG PERSIAPAN ATLET PON NTT CABANG OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI JARAK MENENGAH MENUJU PON XX TAHUN 2021 DI PAPUA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PERSIAPAN ATLET NTT CABANG OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI JARAK MENENGAH MENUJU PON XX TAHUN 2021 DI PAPUA Teodorus Hardinus Mbete1*, Andreas J. F. Lumba2, Christin P. M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Istilah atletik berasal dari kata “athlon” (bahasa Yunani) yang berarti lomba atau perlombaan”. Atletik merupakan olahraga yang terdiri dari nomor lari, nomor lompat, dan nomor lempar. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana persiapan yang di lakukan oleh atlet dan juga pelatih atletik PON NTT. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan delapan temuan yaitu: 1) Persiapan pelatih atletik pon lari jarak menengah, 2) Persiapan hingga lolos ke PON, 3) Dukungan gizi yang diberikan kepada alet dalam masa persiapan, 4) persiapan atlet pon lari jarak menengah, 5) Perbedaan pola latihan sebelum dan sesudah lolos PON, 6) Psikologi atlet, 7) Peran penting medis dalam masa persiapan, 8) kebutuhan dalam tahap persiapan baik atlet maupun pelatih. Simpulan: Pelatih yang di ambil untuk melatih atlet dalam masa persiapan ini merupakan para pelatih- pelatih yang senior dan berpengelaman, atlet- atlet yang sekarang ini sedang mengikuti latihan persiapan PON merupaka atlet yang sudah lolos pra PON. Latihan persiapan tersebutpun sudah berjalan selama 1 tahun lamamnya dan hingaa saat ini berjalan dengan aman dan lancar meskipun masih memiliki kekurangan dalam hal sarana dan perasarana tetapi itu semua tdak menjadi kendala dalam berlatih, begitupun dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini yaitu covid 19, tidak menjadi halangan bagi mereka dalam berlatih. Kata kunci: Persiapan atlet PON atletik lari jarak menengah.

Studi Komposisi Jenis Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangkap Berbeda di Perairan Teluk Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HERMAN OKTOVIANUS TASOIN (14380041). Studi Komposisi Jenis Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangkap Berbeda di Perairan Teluk Kupang. Ir Izaak Angwarmasse M.Si dan Imanuel J. Emola, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan pelagis kecil adalah sumberdaya ikan ekosnomis penting dan sebagai komponen utama secara ekologis di ekosistem laut. Sumberdaya ikan ini termasuk sumberdaya neritik yang dominan ditemukan di sekitar pantai. (neritic population). Pemanfaatan sumberdaya ikan pekagis kecil di perairan Teluk Kupang dengan berbagai jenis alat tangkap. Dua jenis alat tangkap yang berperan sebagai penghasil ikan pelagis kecil adalah bagan apung dan mini purse seine. Penelitian ini berertjuan untuk mengetahui studi komposisi ikan pelagis kecil yang tertangkap berdasarkan alat tangkap berbeda di perairan Teluk Kupang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2020 dengan menggunakan metode deskritif survey. Metode deskritif survei yaitu melalui teknik eksplorasi dan eksperimental fishing terhadap ikan pelagis kecil pada alat tangkap mini Purse seine dan bagan apung yang beroperasi di perairan Teluk Kupang. Komposisi hasil tangkapan pada alat tangkap Bagan apung, jenis ikan yang memiliki proporsi dominan pada alat tangkap mini Purse seine yaitu jenis ikan kembung (Rastrelliger kanagurta.) sebesar 55,50% (545 kg), diikuti jenis ikan tembang (Sardinellla fimbriata) sebesar 32,08% (315 kg) jenis ikan Peperek (Leiognathus equulsu.) 11,10% (109 kg) dan jenis ikan tongkol (Euthynnus affinis) sebesar 1,32% (13 kg). Sedangkan komposisi jenis ikan pada alat tangkap bagan apung yaitu jenis ikan teri (Stolephous indicus), sebesar 72,21% (932 kg), diikuti jenis ikan Peperek (Leiognathus equulsu.) 15% (191 kg ) jenis ikan tembang (Sardinellla fimbriata) sebesar 11,78% (150 kg). Pada alat tangkap mini Purse seine diperoleh jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) sedangkan pada bagan apung tidak mendapatkan hasil tangkapan kedua jenis ikan tersebut. Hal ini karenakan pada sifat dari alat tangkap bagan apung yaitu pasif atau tidak bergerak untuk mengejar ikan, sedangkan sifat jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) yaitu perenang aktif. Selain itu habitat dari jenis ikan kembung (Rastreliger kanagurta) dan ikan tongkol (Euthynnus affinis) cenderung ke daerah lepas pantai (Oceanik), sedangkan daerah penangkapan alat tangkap bagan cenderung ke daerah teluk atau daerah perairan dekat pantai (neritik). Pada alat tangkap mini Purse seine tidak memperoleh jenis ikan teri dikarenakan ukuran mata jaring yang digunakan yaitu 1 inchi dan 1,5 inchi sedangkan untuk mendapatkan jenis hasil tangkapan ikan teri harus menggunakan ukuran mata jaring yg lebih kecil yaitu 0,2 inchi. Selain itu juga dipengaruhi oleh habitat dari ikan teri yaitu lebih cenderung ke daerah dekat pantai sedangkan daerah penangkapan alat tangkap mini Purse seine di daerah lepas pantai (Oceanik

STRATEGI PENGEMBANGAN PERIKANAN TANGKAP DI KECAMATAN MALAKA BARAT KABUPATEN MALAKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fransisko Tahu Kali (15380066) Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap di Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka, Wilson L.Tisera S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan Rockie R.L Supit, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi, Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penangkapan yang optimal menjadi sangat penting dalam pertimbangan untuk pengembangan sektor perikanan tangkap agar tingkat produksi di sektor kelautan dan perikanan memberikan nilai tambah bagi peningkatan ekonomi. Penelitian ini telah dilaksanankan pada bulan februari 2021. masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yakni kurangnya sarana dan prasarana yang tersedia yang menyebabkan kurang optimalnya hasil tangkapan yang diperoleh nelayan di Kecamatan Malaka Barat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk merumuskan kondisi internal dan kondisi eksternal yang mempengaruhi pengembangan perikanan tangkap serta bagaimana menerapkan strategi penangkapan yang tepat untuk mendapatkan pengembangan hasil tangkapan yang tepat di Kecamatan Malaka Barat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan strategi yang telah dirumuskan menggunakan analisis SWOT menjadi prioritas utama dalam upaya mengembangkan perikanan tangkap diantaranya: Strategi memanfaatkan luas wilayah penangkapan ikan yang cukup besar dengan menjalin hubungan kerjasama yang baik antara pemerintah dengan nelayan, merawat dan mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada dan meningkatkan fasilitas lain yang belum tersedia sesuai kebutuhan nelayan perikanan, membangun sumberdaya manusia dengan melakukan sosialisasi terkait pengelolaan perikanan tangkap secara bijaksana, peningkatan fasilitas penangkapan yang dibutuhkan nelayan perikanan tangkap. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka penulis menyarankan agar campur tangan pemerintah sangat diperlukan untuk menyediakan sarana dan prasarana serta kemudahan memperoleh modal untuk menunjang kegiatan operasional nelayan agar dapat memperoleh hasil tangkapan yang optimal.

ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAN( STUDI KASUS PADA SUBSEKTOR SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2020)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sektor Semen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018-2020)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Sampel dalam penellitian ini adalah laporan keuangan dari 5 perusahaan Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk mengetahui antara lebih dari satu variabel independen dengan satu variabel dependen. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas yang diukur dengan Current Ratio (CR), rasio solvabilitas yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), rasio aktivitas yang diukur dengan Total Asset Turn Over (TATO) dan rasio profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA) , sementara nilai perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV) sebagai variabel dependen. Hasil penelitian ini menunjukan variable pengaruh rasio likuiditas terhadap nilai perusahaan nilai t hitung < t tabel (528 > 2,063) dengan tingkat signifikan 0,609 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio likuiditas tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio solvabilitas terhadap nilai perusahaan t hitung < t tabel (0,-886 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,396 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio solvabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio aktivitas terhadap nilai perusahaan nilai t hitung < t tabel (-215 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,834 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio aktivitas tida berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. d. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio profitabilitas terhadap nilai perusahaan t hitung < t tabel (219 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,831 sehingga dapt disimpulkan bahwa variabel rasio profitabilitas tidak berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan.

PENGEMBANGAN HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (Bryophyta) BERBASIS FLORA DENGAN CIRI KHAS NUSA TENGGARA TIMUR (NTT) PADA MATERI DUNIA BOTANI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bahan ajar merupakan seperangkat alat yang memuat atau mengandung materi yang biasa dijadikan pembelajaran di kelas.Bahan ajar menjadi hal yang perlu diperhatikan karena guru dan peserta didik cenderung sangat bergantung pada bahan ajar. Akan tetapi, bahan ajar yang digunakan guru adalah buku teks sehingga siswa merasa jenuh karena dalam proses pembelajaran lebih cenderung menunggu penjelasan dari guru. Salah satu bahan ajar yang dapat dikembangkan adalah handout. Handout adalah bahan ajar tertulis yang berisi konsep-konsep penting dari suatu materi pembelajaran. Bahan ajar ini berisi rangkuman konsep-konsep penting dari suatu materi sehingga dapat memudahkan pembaca menguasai,memahami dan mengingat konsep-konsep yang dipelajari. Salah satu bahan ajar dalam bentuk grafis yang dapat dikembangkan adalah handout berbasis flora. Penggunaan Handout flora sebagai bahan ajar mempunyai peranan yang sangat penting,yakni memiliki kemampuan dalam menciptakan minat belajar para siswa serta membantu siswa dalam mempermudah mengingat materi pelajaran yang dipelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Handout berbasis flora ciri khas NTT pada materi dunia botani lumut sebagai bahan ajar yang layak digunakan didalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Persentase Hasil penelitian yang diperoleh dariuji ahli materi 75% dengan kualifikasi baik, uji ahli desain 93%, uji ahli media 95%, uji kelompok kecil 100% dan uji kelompok besar 98%. Persentase penilaian menunjukkan adanya respon positif terhadap handout berbasis flora yang dikembangkan sehingga menunjukkan bahwa handout berbasis kflora yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis flora tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, Hal ini dikarenakan handout berbasis flora ciri khas NTT yang dikembangkan memiliki kelebihan tersendiri, dimana karakter gambar yang terdapat pada handout di buat dengan desain yang menarik dan gambar yang ada di dalam handout dapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi sdunia botani lumut (Bryophyta)

Pengaruh Pemberian Cuka Alami Dan Cuka Sintesis Terhadap Kadar Protein Dendeng Ikan Tongkol euthynnus Affinis

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses pengolahan seperti dendeng ikan perlu memperhatikan dan mempertahankan komponen ikan dengan cara memberikan bahan tambahan yang digunakan agar kualitas dendeng ikan tetap terjaga.Salah satu bahan tambahan yang digunakan dalam menjaga mutu dendeng ikan yaitu cuka.Cuka alami adalah cuka yang difermentasi dari nira lontar secara tradisional,sedangkan cuka sintesis adalah cuka yang diperoleh dari proses kimiawi dengan penambahan zat kimia seperti etanol, asetoin, diasetil dan ester asetat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cuka alami dan cuka sintesis terhadap kadar protein dendeng ikan tongkol Euthynnus affinis.Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan.Perlakuan tersebut dibagi atas 1 perlakuan kontrol dan 3 perlakuan konsentrasi cukayang terdiri atas 2 perlakuan(CA 15%, CA 20% dan CA 25%) dan (CS 15%, CS 20% dan CS 25%) dengan 3 kali pengulangan. Analisis data menggunakan uji Anova dan uji Tukey HSD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil uji anovacuka alami dan cuka sintesis secara simultan berpengaruh nyata terhadap protein dendeng ikan tongkol dengan nilai signifikansi 0,0000,05. Hasil uji Tukey HSD menunjukkan bahwa konsentrasi CS 25% memiliki tingkat perbedaan yang lebih nyata yakni (0,4103). Kemudian hasil uji total kadar protein menunjukkan bahwa kadar protein tertinggi terdapat pada konsentrasi 3(CS 25%) yaitu 2,360%. Sedangkan semua perlakuan untuk cuka alami memiliki kadar nilai protein yang lebih rendah daripada perlakuan kontrol dan semua perlakuan cuka sintesis.

Pengaruh Penggunaan Media Storyboard Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas Viii Smp Negeri 1 Mollo Selatan Tahun Ajaran 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Media Pembelajaran Storyboard Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Mollo Selatan Tahun Ajaran 2020/2021. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menerapkan media pembelajaran Storyboard. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIIA dengan jumlah siswa 17 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji-t berbantuan SPSS menunjukan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel ( 6,463 > 2,119 ), maka H0 ditolak dan Ha diterima dengan tingkat signifikansi 0,05. Artinya terdapat perbedaan pre-test yang tidak menggunakan media pembelajaran Storyboard dan post-test yang menggunakan media pembelajaran Storyboard. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa “Terdapat pengaruh signifikan penggunaan media Storyboard terhadap hasil belajar siswa pada kelas VIIIA SMP NEGERI 1 MOLLO SELATAN Tahun Ajaran 2020/2021”. Pernyataan ini dibuktikan dari perhitungan menggunakan uji “t“ bahwa thitung > ttabel yaitu 6,463 > 2,119.

Pengaruh Substitusi Tepung Talas Pada Tepung Terigu dalam Pembuatan Cookies Talas.

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TALAS PADA TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN COOKIES TALAS (YULENS H. DAPA OLE*) (Ir ANDERIAS I. MEDAH, MP**)(Ir. ZET MALELAK**) Menurut SNI 01-2973-1992, Cookies merupakan salah satu jenis biskuit yang dibuat dari adonan lunak, berkadar lemak tinggi, relatif renyah bila dipatahkan dan penampang potongannya, bertekstur padat (BSN, 1992). Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketergantungan akan terigu adalah dengan melakukan pemanfaatan umbi umbian yang akan menghasilkan tepung dan sebagai pengganti tepung terigu ke dalam produk-produk berbahan baku tepung terigu. Di sini penulis mencoba untuk mengurangi pemakaian impor terigu yaitu dengan pemanfaatan tepung umbi talas. Pemanfaatan tepung talas sebagai bahan penganti tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung talas pada tepung terigu dalam pembuatan Cookies Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit percobaan, dengan persentase 100%, 5%,10% dan 15 %. variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan tekstur 4,667 ( sangat suka )

ANALISIS EKOLOGI IKAN TARGET YANG TERDAPAT DI PERAIRAN PULAU-PULAU KECIL TAMAN WISATA ALAM LAUT TELUK KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

WAHYUNI YENI HORO (15380003). Analisis Ekologi Ikan Target Yang Terdapat di Perairan Pulau-pulau Kecil TWAL Teluk Kupang. Ir. IZAAK ANGWARMASSE, M.Si dan ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Perairan Teluk Kupang dan sekitarnya merupakan salah satu daerah konservasi laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan status sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang.Ikan target adalah ikan yang merupakan target untuk penangkapan atau lebih dikenal juga dengan ikan ekonomis penting atau ikan konsumsi seperti Seranidae, Lutjanidae, Kyphosidae, Lethrinidae, Achanturidae, Mulidae, Siganidae, Labridae dan Haemulidae (Rembet, dkk., 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi dari ikan target di daerah terumbu karang pulau-pulau kecil TWAL Teluk Kupang. Pulau kecil adalah pulau dengan luas wilayah lebih kecil atau sama dengan 2.000 Km². Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 dan bertempat di perairan pulau-pulau kecil TWAL Teluk Kupang yang meliputi tiga stasiun penelitian yaitu: Pulau Kambing, Pulau Kera dan Pulau Tikus. Pengambilan data ikan dilakukan dengan teknik sensul visual, menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT) pada 3 stasiun pengambilan data di kedalaman 5-10 m dengan menggunakan 2 transek pada tiap stasiun penelitian. Transek sepanjang 50 m diletakan sejajar dengan garis pantai meliputi permukaan ekosistem terumbu karang dan pengamatan ikan dilakukan 2,5 m ke samping kiri dan 2,5 m kesamping kanan sehingga luas area pengambilan data pada setiap transek adalah 250 m2 (English, et al., 1994). Komposisi jenis ikan target yang ditemukan di perairan Pulau Kambing terdiri dari 1 famili dan 3 spesies; lokasi Pulau Kera terdiri dari 6 famili dan 12 spesies; dan lokasi Pulau Tikus terdiri dari 8 famili 17 spesies. Famili Acanthuridae adalah salah satu ikan target yang mendominasi di perairan Pulau Kambing, Pulau Kera dan Pulau Tikus. Kelimpahan ikan target di perairan Pulau Kambing hampir sama, dengan jenis yang paling mencolok adalah jenis ikan Zebrasoma scopas sebanyak 0,012 ind/m²; kelimpahan tertinggi ikan target yang ditemukan di perairan Pulau Kera adalah jenis Pterecasio tile sebanyak 0,20 ind/m², diikuti oleh Naso sp dan Lutjanus kasmira sebanyak 0,18 ind/m², Gnathodentex aurolineatus sebanyak 0,17 ind/m² dan Ctenochaetus striatus sebanyak 0,16 ind/m², kelimpahan tertinggi jenis ikan target di perairan Pulau Tikus adalah Pterocasio tile sebanyak 0,22 ind/m². Keanekaragaman jenis ikan target di perairan Pulau Kambing tergolong rendah, Nilai keanekaragamn ikan target yang diperoleh di perairan Pulau Kera sebesar 2,431 dan Pulau Tikus sebesar 2,478. Sesuai kriteria keanekaragaman ikan di perairan Pulau Kera danTikus juga tergolong keanekaragaman sedang.

Pengaruh Penambahan Uwi Ungu (Dioscorea alata) Terhadap Karakteristik Organoleptik Dan Overrun Es Krim

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan uwi ungu terhadap karakteristik organoleptik dan overrun es krim dan untuk mengetahui salah satu perlakuan yang tepat dari penambahan uwi ungu dalam pembuatan es krim. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium Processing Fakultas teknologi pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga mengasilkan 12 unit percobaan. Dengan perlakuan penambahan uwi ungu 0. 100 gram, 200 gram, 300 gram. Variabel yang diamati yaitu sifat organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa, tekstur dan nilai overrun es krim. Hasil penelitian inii menunjukan perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan D dengan nilai rata-rata warna 4,4, aroma 3,8, rasa 4,2, tekstur 4,33 dan Sampel atau produk es krim terpilih memiliki nilai overrun 21,77%.

PENERAPAN KOMPETENSI SOSIAL GURU DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SD NEGERI KANINO KECAMATAN AMABI OEFETO KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT THE APPLICATION OF TEACHER'S SOCIAL COMPETENCY IN PHYSICAL EDUCATION, SPORT AND HEALTH LEARNING AT SD NEGERI KANINO, AMABI OEFETO DISTRICT, KUPANG Gilbert Reynhart Babis1*, Lukas Maria Boleng2, Pnatmo Welhelmina Masi3 1,3Physical Education, Sport and Health Study Program, Faculty of Teacher Training and Education Artha Wacana Christian Universiy, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Teachers are a very dominant and vital factor in formal education. In general, for students, teachers are often used as role models, even become self-identification figures, so applying social competence is essential. Research objectives: This study aims to determine the application of social competence in physical education, sport, and health learning. Research method: This study used a descriptive qualitative research method. The subjects in this study were grade VI students, physical education teachers, and non-physical education teachers at SD Kanino, Amabi Oefeto District, Kupang Regency. The data collection techniques used 1) observation, 2) interviews, 3) documentation to complete the research data. The data analysis technique used was descriptive qualitative. Results and discussion: The application of teacher social competence in physical education learning makes teachers can be 1) inclusive, 2) objective, 3) non-discriminatory, 4) communicate subjectively, 5) empathize, 6) polite, 7) able to adapt, 8) able to communicate orally and in writing. Conclusion: The application of teacher social competence in physical education learning is where the teacher can communicate and interact with students, fellow educators, the school environment, and the school community. Keywords: teacher's social competence; Physical Education, sport and health Learning

ANALISIS PENGARUH KESIAPAN, PEMAHAMAN PENGETAHUAN PENYUSUNAN PEMBUKUAN SEDERHANA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA UMKM (Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Di Kota Kupang )

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, Uji t (Koefisien) , Uji koefisien determinasi (R²) dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda yang diperoleh dari variabel X1 (Kesiapan) dan X2 (pemahaman pengetahuan penyusunan pembukuan sederhana) terhadap variabel Y (penggunaan informasi akuntansi) adalah: Y = 69,204 - 760 X1 - 637 X2 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (kesiapan) dan X2 (pemahaman, pengetahuan penyusunan pembukuan sederhana) berpengaruh signifikan secara negatif terhadap variabel Y (penggunaan informasi akuntansi). Dilihat dari hasil koefisien determinasi atau angka R Square dapat menjelaskan sebesar 68,3% dan sisanya sebesar 31,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.