Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.085 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 212025: 472024: 192023: 2632022: 3212021: 8122020: 1642019: 22018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

KAJIAN EFISIENSI SALURAN IRIGASI DAERAH IRIGASI NUNBAUN PADA MUSIM TANAM 1 DI DESA FATUMETAN, KECAMATAN AMFOANG SELATAN, KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KAJIAN EFISIENSI SALURAN IRIGASI DAERAH IRIGASI NUNBAUN PADA MUSIM TANAM 1 DI DESA FATUMETAN, KECAMATAN AMFOANG SELATAN, KABUPATEN KUPANG Pahanael. Y*) N. P. P. E. **)) Lano. M. L ***))) Efesiensi irigasi merupakan faktor penentu utama dari system lerja jaringan irigasi. Efesiensi irigasi didasarkan asumsi sebagian dari jumlah air yang diambil akan hilang baik disaluran maupun di petak sawah. Kehilangan air yang diperhitungkan untuk efessiensi meliputi kehilangan air ditingkat tersier dan sekunder, keliling basah saluran dan kedudukan air tanah. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah menghitung besran nilai efesiensi pada saluran sekunder dan tersier kawasan Nunbaun di Desa Fatumetan Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang. Yang dilaksanakan pada tanggal 15 Mei sampai 1 Juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan teknik pengamatan langsung dilapangan. Sampel dalam penelitian ini adalah petani di Desa Fatumetan. Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui efesiensi saluran irigasi Daerah Irigasi Nunbaun, DesA Fatumetan, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang. Dari hasil tersebut disimpulkan Efesiensi saluran primer 89, 70 , Efesiensi saluran sekunder 19, 615 , efesiensi saluran tersier 21, 087 . Kata – kata kunci Daerah Irigasi Nunbaun, Efesiensi Saluran.

STUDI EFISIENSI SALURAN INDUK PADA DAERAH IRIGASI KAMBANIRU KABUPATEN SUMBA TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI EFISIENSI PENYALURAN IRIGASI DI SALURAN INDUK PADA DAERAH IRIGASI KAMBANIRU KABUPATEN SUMBA TIMUR Noti B.Y. *) Makaborang M. **) Lano L.M **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan untuk menggali data-data primer serta melakukan pengukuran langsung di lapangan untuk mendapatkan nilai efisiensi irigasi total pada saluran induk Daerah Iirigasi Kambaniru. Pengukuran di lakukan secara over all setiap pintu sadap di saluran induk Daerah Irigasi Kambaniru. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis data di ketahui bahwa efisiensi penyaluran air rata-rata pada saluran primer kiri adalah 96.05%. Sementara itu efisiensi rata-rata pada saluran primer kiri dan kanan adalah 81.42%. Dari perhitungan itu maka di dapat efisiensi penyaluran air irigasi total pada saluran induk Kambaniru adalah 75.50%. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa factor-faktor yang mempengaruhi efisiensi adalah kondisi fisik saluran , dimana terdapat endapan lumpur di sepanjang saluran , sadap liar di sepanjang saluran ,tumbuhan liar di seapnjang saluran sehingga menyebabkan efisiensi penyaluran air irigasi menjadi berkurang. Keterangan : * peneliti ** pembimbing

pengaruh perbandingan air dan feses ayam terhadap biogas yang dihasilkan

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PERBANDINGAN AIR DAN FESES AYAM TERHADAP BIOGAS YANG DIHASILKAN ABSTRAK BAUN I. T* DETHAN S. J. J. ** BUNGA HABA J. F** Penelitian ini mengkaji pengaruh perbandingan air dan feses ayam terhadap biogas yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh perbandingan air dan feses ayam terhadap biogas yang dihasilkan dan untuk mengetahui perbandingan air dan feses ayam yang tepat untuk produksi biogas. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan eksperimen lapangan dalam bentuk pola Rancang Alat Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan 4 kali ulang menghasilkan 20 percobaan percobaan yang di maksud adalah P1= 1500vs 8500 ml, P2= 2500 ml vs 7500 ml, P3= 5000 ml vs 5000 ml, dan P4= 7500 ml vs 2000 ml, p5= 8500 ml vs 1000 ml Dari hasil penelitian perlakuan terbaik terjadi pada perlakuan P3 dengan 1 : 1 sebanyak 1,72 liter. Kata kunci : pengaruh, air, feses ayam Peneliti :* Pembimbing :**

ANALISIS LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: Laporan Akuntabilitas kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kupang tahun 2020 dengan berpedoman pada Peraturan Mentri Pendaya gunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi nomor 53 tahun 2014 dalam penyajiannya masih belum sempurnah terutama di bagian Realisasi anggaran.

KAJIAN YURIDIS DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU PENGGUNAAN IJAZAH PALSU DALAM PENCALONAN ANGGOTA LEGISLATIF

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah Kajian Yuridis Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Penggunaan Ijazah Palsu Dalam Pencalonan Anggota Legislatif dengan rumusan masalah bagaimanakah dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas pemidanaan terhadap penggunaan ijazah palsu dalam pencalonan anggota legislatif?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas pemidanaan terhadap penggunaan ijazah palsu dalam pencalonan anggota legislatif. Varibel yang dingunakan Variabel bebas : Penggunaan Ijazah Palsu Dalam Pencalonan Anggota Legislatif Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Tindak Pidana Penggunaan Ijazah Palsu Dalam Pencalonan Anggota Legislatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini normatif. Jenis data yang digunakan melalui Sumber data primer adalah bahan-bahan hukum yang mengikat yaitu putusan pengadilan Nomor 1152/pid/B/2015/PN PLG, Nomor 128/Pid.Sus/2019/PN.Tjs, Nomor 192/Pid.Pemilu/2019/PT.Smr, Nomor 162/Pid.Sus/2019/PN Mam, Nomor 48/Pid.B/2015/PN, Nomor 167 / PDT 2015 /PT-BNA, Nomor 305/Pid.B/2017/PN Mrh, Nomor 441 K/Pid/2018. Sumber data sekunder adalah bahan yang memberikan penjelasan mengenai sumber data primer seperti rancangan undang-undang, hasil-hasil penelitian atau pendapat para pakar hukum, jurnal dan buku-buku referensi lainnya. Sumber data tersier adalah bahan hukum yang memberi petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, seperti kamus (hukum), ensiklopedia. kemudian di analisis dan di tarik kesimpulanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penggunaan ijazah palsu dalam pencalonan anggota legislatif yaitu : kualitas perbuatan yang dilakukan para terdakwa, tuntutan Jaksa yang berbeda, Hakim yang mengadili berbeda, kemandirian Hakim dalam menjatuhkan putusan dan hal yang memberatkan dan meringankan selama persidangan

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA YANG MENGAKIBATKAN MATINYA KORBAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi : Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Yang Mengakibatkan Matinya Korban. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apa dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas dalam penjatuhan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim sehingga terjadi disparitas dalam penjatuhan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah disparitas putusan pemidanaan oleh Hakim terhadap Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang mengakibatkan matinya korban. 1. Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda 2. Independensi Hakim 3. Kualitas perbuatan Terdakwa 4. Keadaan yang memberatkan dan meringankan Terdakwa Hakim dalam menangani dan memutus suatu perkara harus bersikap profesional tanpa pandang usia, jenis kelamin. Sehingga keputusan yang dihasilkan dapat memenuhi rasa keadilan bagi terdakwa maupun masyarakat. Untuk masyarakat diharapkan dapat ikut berperan serta dalam menangani dan mencegah terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga dengan cara ikut berpartisipasi dan mensosialisasikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam rumah Tangga kepada masyarakat lainnya yang belum tau megenai Undang-Undang tersebut.

DESKRIPSI TENTANG PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PENJATUHAN HUKUMAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul : “Deskripsi Pertimbangan Hakim dalam Penjatuhan Hukuman Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan”. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku tindak pidana kekerasan ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku tindak pidana kekerasan. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yaitu dengan mengkaji putusan pengadilan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Tindak Pidana Kekerasan sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, adapun yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku tindak pidana kekerasan adalah : 1. Pertimbangan Hakim terhadap Alat Bukti dan Unsur tindak pidana 2. Pertimbangan Hakim terhadap kualitas perbuatan terdakwa 3. Pertimbangan Hakim terhadap hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Saran kepada para penegak hukum khususnya hakim diharapkan jeli dalam memutuskan suatu perkara pidana dengan melihat segala aspek akibat yang ditimbulkan akibat perbuatan terdakwa dikemudian hari. Hakim dalam menangani dan memutus suatu perkara harus bersikap profesional tanpa pandang usia, jenis kelamin. Sehingga putusan yang dihasilkan dapat memenuhi rasa keadilan bagi terdakwa maupun masyarakat.

DESKRIPSI TENTANG DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi penulis adalah Deskripsi Tentang Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian. Rumusan masalah di dalam penulisan ini adalah: Bagaimanakah pertimbangan hakim sehingga terjadinya disparitas hukuman terhadap pelaku tindak pidana pencurian”? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran tentang terjadinya disparitas putusan pemidanaan oleh hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana pencurian, sedangkan variabel terikatnya adalah disparitas putusan pemidanaan oleh Hakim terhadap pelaku Tindak Pidana Pencurian. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa faktor yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan putusan sehingga terjadi disparitas pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencurian yaitu sebagai berikut: 1. Kualitas Perbuatan terdakwa. 2. Tuntutan Jaksa penuntut Umum yang berbeda beda. 3. Independesi Hakim dalam memutus sesuatu perkara tidak terpengaruh dari intervensi dari pihak manapun. 4. Pertimbangan yang memberatkan dan meringankan.

MODUS OPERANDI DALAM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENIPUAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah Modus Operandi Dalam Terjadinya Tindak Pidana Penipuan, maka penulis akan mengkaji secara lebih lanjut beberapa modus yang sering digunakan dengan rumusan masalah Bagaimanakah Modus Operandi Terjadinya Tindak Pidana Penipuan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Modus Operandi dalam kasus tindak pidana penipuan dan manfaat penelitian ini secara praktis agar ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan penulis dalam bidang hukum dan dapat membantu dan memberi masukan serta tambahan pengetahuan bagi pihak– pihak yang terkait dengan masalah yang diteliti. Variabel yang digunakan 2 (dua) yaitu Variabel Bebas yaitu menggunakan identitas palsu untuk Alasan Menyewa, Meminjamkan Motor, Menjanjikan Pekerjaan dan Variable terikat yaitu Modus Operandi dalam Tindak Pidana Penipuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Normatif dengan jenis data yang digunakan adalah Data Primer yaitu bahan-bahan hukum yang mengikat yaitu putusan-putusan tindak pidana Penipuan dan Data Sekunder yaitu bahan yang memberi penjelasan mengenai sumber data primer. Seperti rancangan undang-undang, hasil penelitian, atau pendapat para pakar hukum, jurnal dan buku￾buku referensi lainnya. Hasil penelitian menunjukan Modus Operandi Dalam Tindak Pidana Penipuan,yaitu: 1) Alasan Menyewa 2) Meminjamkan Motor 3) Menjanjikan Pekerjaan

DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENADAHAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul : penelitian ini adalah “Disparitas Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penadahan”. Rumusan masalah : Mengapa terjadi disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penadahan? Tujuan penelitian yaitu : Untuk mengetahui terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penadahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana yang berbeda-beda terhadap para terdakwa tersebut adalah kurang tepat meskipun pasal yang dijatuhkan adalah sama yaitu Pasal 480 ayat (1) KUHP. Menurut penulis disparitas pidana yang terjadi pada kasus-kasus diatas pada dasarnya akan menimbulkan problematik dalam penegak hukum, yaitu ketidakpastian hukum dan terlebih ketidakpuasan masyarakat terlebih bagi pihak-pihak yang berperkara. Kesimpulan: 1) Tuntutan jaksa Penuntut Umum kepada para terdakwa pelaku tindak pidana penadahan berbeda-beda. 2) Majelis Hakim yang memeriksa, mengadili dan memutus kasus tindak pidana penadahan yang berbeda-beda, 3) Kualitas perbuatan terdakwa dalam kasus tindak pidana penadahan yang berbeda-beda. 4) Majelis hakim dalam keputusannya mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa. Saran : 1) Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan tuntutan pidana kepada para terdakwa dalam perkara pidana penadahan seharusnya mempunyai kebijakan yang dapat dijadikan pedoman dalam mengajukan tuntutan, sehingga menjadi pertimbangan oleh hakim agar dalam penjatuhan pidana hakim menjatuhkan pidana yang setimpal dengan perbuatan para terdakwa sehingga munculnya disparitas pidana dapat diminimalisir. 2) Hakim dalam memeriksa dan menjatuhkan putusan harus mempertimbangkan aspek kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan bagi terdakwa. 3) Hakim dalam menjatuhkan putusan harus memprtimbangkan hukum materiil dan formil sesuai dakwaan jaksa penuntut umum. 4) Masyarakat harus selalu waspada dan curiga terhadap orang yang menjual barang – barang dengan harga murah.

DESKRIPSI TENTANG PENJATUHAN PUTUSAN HAKIM TERHADAP ANGGOTA TNI DI PENGADILAN MILITER

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi adalah “Deskripsi Tentang Penjatuhan Putusan Hakim Terhadap Anggota TNI Di Pengadilan Militer”. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu mengapa penjatuhan putusan hakim ada yang bebas dan ada pemidanaan dalam tindak pidana pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anggota TNI .Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui alasan penjatuhan putusan hakim ada yang bebas dan ada pemidanaan dalam tindak pidana pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anggota TNI. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian hukum Normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan kepustakaan atau (data sekunder) berupa putusan pengadilan. Data sekunder dalam penelitian ini terdiri dari tiga bahan hukum yaitu : 1. Bahan Hukum Primer, 2. Bahan Hukum Sekunder, 3. Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian ini membuktikan bahwa adapun pertimbangan hakim sehingga pelaku tindak pidana pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anggota TNI, memutus ada yang bebas dan ada yang menjalani pemidanaan adalah sebagai berikut 1. Terdakwa diputus bebas karena : a. Salah satu unsur dalam dakwaan Pasal 310 ayat (2) jo pasal 229 ayat (3) UU RI Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas tidak terpenuhi. b. Tidak terdapat cukup bukti yang sah dan meyakinkan bahwa Terdakwa telah melakukan tindak pidana. 2. Terdakwa diputus pemidanaan karena : a. Melakukan tindak pidana yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Seperti yang diatur dalam Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkatan Umum. b. Melakukan tindak pidana yang menyebabkan korban luka ringan serta telah mengakibatkan kerusakan kendaraan milik korban. Seperti yang diatur dalam Pasal 331 ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkatan Umum. c. Tidak ditemukan adanya alasan pemaaf atau alasan pembenar yang dapat melepaskan terdakwa dari tuntutan pidana. d. Semua unsur-unsur dalam Pasal 310 ayat (4) UU RI Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah terpenuhi Kata Kunci : Tindak Pidana, Lalu Lintas, Tentara Nasional Indonesia (TNI)

ANALISIS COST VOLUME PROFIT DENGAN MENGGUNAKAN BREAK EVEN POINT (BEP) SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA” (Studi Pada CV Talenta Kupang)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa BEP penjualan CV. Talenta dari tahun 2016-2020 telah melewati titik impas, yang artinya perusahaan tidak mengalami kerugian dan mampu menghasilkan laba dari penjualan yang dilakukan.dan Perusahaan CV.Talenta merencanakan laba untuk tahun 2021 sebesar 32% dari total penjualan tahun 2020 atau dalam rupiah sebesar Rp.26.208.000 untuk mencapai target laba tersebut perusahaan harus menjual 9.154 bungkus atau dalam rupiah sebesar Rp.91.532.034.

IDENTIFIKASI KAPANG PADA PRODUK KECAP KEDELAI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Identifikasi Kapang Pada Produk Kecap Kedelai Elisabeth, D)* **) Ledo,S,E,M**)Nge.T.S Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kapang yang terdapat pada produk kecap kedelai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekksperimen dengan menganalisis AKK dan ALT, serta melakukan identifikasi kapang secara makroskopis dan mikroskopis dari sampel kecap dengan analisis AKK menunjukkan jumlah kapang dan khamir yang tumbuh dari cawan yang diinokulasi pada media yang sesuai setelah diinokulasi selama 2-3 hari dalam suhu 200c -250c. Jenis kapang Aspergillus yang terdapat pada sampel kecap pertama sampai sampel kecap keempat dan sampel kecap kelima diduga jenis kapang Zygosaccharomyces Kata kunci: Kecap kedelai, Angka Kapang Khamir, kapang Aspergillus.

ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL GURU BIOLOGI BERBASIS TEORI TES KLASIK MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 ROTE BARAT DAYA TAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL GURU BIOLOGI BERBASIS TEORI TES KLASIK MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMA NEGERI 1 ROTE BARAT DAYA TAHUN AJARAN 2020/2021 Ndoen. K.E.N.S)* Meha, A,M)** Tnunay, P)** Kegiatan evaluasi bagi peserta didik merupakan proses penilaian yang dapat memberi informasi keberhasilan pembelajaran dalam pendidikan untuk mengetahui proses pembelajaran terhadap Pendidik maupun Peserta didik, evaluasi juga penting bagi Pendidik untuk tetap mengembangkan kemampuan dalam pembuatan soal tes. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Analisis Kualitas Butir Soal Guru Biologi Berbasis Teori Tes Klasik Mata Pelajaran Biologi Kelas XI Di SMA Negeri 1 Rote Barat Daya Tahun Ajaran 2020/2021?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir tes tengah semester buatan guru biologi yang dapat dilihat dari indeks kesukaran butir soal, indeks daya beda butir dan pengecoh atau distractor. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri I Rote Barat Daya Kelas IX MIPAI yang berjumlah 35 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif non experimental. Dari data analisis menunjukan bahwa bahwa terdapat 20 butir soal tergolong sangat mudah, 12 butir soal tergolong mudah, dan 8 butir soal tergolong sedang. Sementera itu, soal tergolong Sangat sulit dan sulit tidak ada ; 2) Index/tingkat Daya Beda butir soal tes tengah semester buatan guru termasuk soal yang baik. Hal ini berdasarkan data analisis bahwa terdapat soal tergolong sangat baik 37 soal tergolong kurang baik 1, soal tergolong cukup baik 2. Sementara itu, soal tergolong tidak baik tidak ada 3). Berdasarkan data analisis bahwa terdapat 160 opsion pengecoh soal. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat 160 pengecoh yang berfungsi. Saran dari peneliti adalah soal yang termasuk dalam kategori baik dapat disimpan dan dapat dipakai pada tes-tes berikutnya, sekolah harus mampu meningkatkan ketrampilan Guru dalam memberikan evaluasi pembelajaran atau tes dan penyusunan butir-butir soal, Guru perlu memperhatikan setiap indicator kualitas soal agar setiap soal buatan guru berkualitas.

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK LIMBAH PADAT PETERNAKAN BABI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) DI DUSUN TEBOWEA DESA WOLOSAMBI KECAMATAN LIO TIMUR KABUPATEN ENDE

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman kakao merupakan salah satu komoditas unggulan yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam hal pendapatan petani dan sumber devisa negara melalui perolehan nilai ekspor. Salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki pertanian kakao sebagai penyokong ekonomi terbesar adalah Kabupaten Ende. Dusun Tebowea adalah salah satu dusun yang berada di Desa Wolosambi Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende yang dimana warganya memiliki peternakan babi dan sebagai petani kakao. Namun di Dusun tersebut, warganya belum memanfaatkan limbah padat peternakan babi sebagai pupuk dan teknik budidaya bibit kakao pun belum maksimal. Tujuan dari penilitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk limbah padat peternakan babi terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) di Dusun Tebowea Desa Wolosambi Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan variasi 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga diperoleh 20 unit perlakuan. Hasil pengamatan pada rerata tinggi bibit tanaman kakao yang tertinggi yaitu pada P3 (1200 gr tanah : 800 gr pupuk) dengan tinggi 8,28 cm, rerata jumlah daun yang tertinggi yaitu P0 (2000 gr tanah : 20 gram pupuk TSP) dengan jumlah daun 5,00 helai, rerata diameter pangkal batang bibit tanaman kakao tertinggi terdapat pada P3 (1200 gr tanah : 800 gr pupuk) dengan ketebalan 2,59 cm dan rerata lebar daun bibit tanaman kakao tertinggi terdapat pada P3 (1200 gr tanah : 800 gr pupuk) dengan jumlah 4,66 cm. Dari parameter pengukuran tinggi tanaman, lebar daun, dan diameter pangkal batang memiliki pengaruh yang nyata, sedangkan jumlah daun tidak memiliki pengaruh nyata. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan peningkatan pertumbuhan bibit kakao pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun dan diameter pangkal batang. Namun dari hasil sidik ragam Anova tidak ada pengaruh pada parameter jumlah daun, sedangkan tinggi bibit tanaman kakao memiliki pengaruh yang signifikan dengan hasil terbaik pada P3 (1200 gr tanah : 800 gr pupuk).

UJI AKTIVITAS ANTI JAMUR EKSTRAK PEWARNA KUNYIT ALAMI (Curcuma domestica L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Aspergillus flavus.

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “UjiAktivitas Anti Jamur Ekstrak Pewarna KunyitAlami (Curcuma domesticaL.) Terhadap Pertumbuhan Aspergillus flavus” Winyo, K. R.)* Sabuna, A.)** Ballo, A.)** Kunyit merupakan pewarna alami yang dapat digunakan karena harganya murah, mudah dicari, tidak karsinogenik dan biodegradable. Pigmen aktif pada kunyit yang dapat mewarnai jaringan tumbuhan dan memberikan warna kuning adalah curkuminoid. Curcumin sebagai senyawa polifenol mempunyai mekanisme anti jamur melalui penghambat enzim thiolase (enzim sulfidril) pada jamur sehingga ikatan disulfida tidak terbentuk yang kemudian menyebabkan struktur sekunder protein rusak dan terdenaturasi. Bahan aktif dalam kunyit berperan sebagai anti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya zona hambat pada pertumbuhan jamur Aspergillus flavus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ektrak kunyitmulai dari konsetrasi ekstrak kunyit 250 ml, 200 ml, 150 ml dan 100 ml.Dengan metode menggunakan difusi cakram dan spektrofotometer.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan ektrak kunyit dan konsentrasi yang berbeda menunjukkan bahwa tidak terbentuk zona hambat pada semua perlakuan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dari ekstrak kunyit (Curcuma domestica L.) tidak dapat menghambat pertumbuhan jamur Aspergillus flavusdan tidak berpengaruh pada pertumbuhan jamur Aspergillus flavus.Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu menggunakan metode dan jenis kunyit yang berbeda. Kata kunci :Zona hambat, Ekstrak kunyit, Aspergillus flavus

PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS PROBLEM SOLVING PADA POKOK BAHASAN JAMUR (FUNGI) DI SMA PGRI KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran berupa handout berbasis problem solvingpada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada pokok bahasan jamur (fungi). Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau dikenal dengan metode Research and Development. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, tahapan dalam proses penelitian ini adalah tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan pengujian. Validasi dilakukan oleh ahli desain, ahli media dan ahli materi. Kemudian media pembelajaran diuji coba oleh siswa. Setelah dilakukan validasi, media memenuhi kriteria interaktif yang layak, baru dilakukan pengujian atau penelitian untuk mengatahui kelayakan di lapangan. Penelitian ini dilakukan di SMA PGRI Kupang dengan melibatkan 14 siswa. Metode pengumpulan data adalah angket, data kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil kelayakan ahli materi pada persentase 97,82% termasuk dalam kategori sangat layak. Ahli desain pada persenrase 95,45%, termasuk dalam kategori sangat layak. Sedangkan ahli media pada persentase 88,09%, termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji coba siswa pada kelompok kecil dan kelompok besarmemperoleh persentase 88,23% dan 87,07% termasuk dalam kategori baik.Persentase penilaian menunjukkan adanya respon positif terhadap handout berbasis problem solving yang dikembangkan sehingga menunjukkan bahwa handout yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis problem solving sesuai dengan tujuan pembelajaran. Hal ini dikarenakan handout berbasis problem solvingyang dikembangkan memiliki kelebihan tersendiri, dimana karakter gambar yang terdapat pada handout di buat dengan desain yang menarik dan gambar yang ada di dalam handout dapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi jamur

Hubungan Konsep Diri Dan Kemandirian Belajar dengan Hasil Belajar Biologi Pada Siswa Kelas XIB SMP Angkasa Kupang Tahun Ajaran 2019/2020

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Konsep diri merujuk pada bagaimana individu memahami dirinya sebagai pribadi, jika dihadapkan dengan tugas-tugas perkembangannya sesuai dengan tuntutan pribadi yang dihadapkan dan tuntutan lingkungan dalam upaya mengoptimalkan potensinya. Kemandirian belajar diartikan sebagai aktivitas belajar yang berlangsungnya lebih di dorong oleh kemauan sendiri, dan tanggung jawab sendiri oleh pembelajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan kemandirian dengan hasil belajar biologi pada siswa kelas XIB SMP Angkasa Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas IXB yang berjumlah 29 orang. Data konsep diri dan kemandirian belajar diambil menggunakan angket. Sedangkan hasil belajar diambil dari nilai ulangan siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas dan uji linieritas sedangkan uji hipotesis menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil analisis pertama menunjukkan nilai sig=0,003 lebih kecil dari  = 0,05 hal ini berarti ada hubungan positif dan signifikan antara antara konsep diri dengan hasil belajar, dengan koefisien hubungan tinggi. Hasil pengujian kedua menunjukkan nilai sig=0,001 lebih kecil dari  = 0,05 hal ini berarti ada hubungan positif dan signifikan antara antara kemandirian belajar dengan hasil belajar, dengan hubungan koefisien sedang. Hasil pengujian ketiga menunjukkan nilai sig. F Change diperoleh sebesar 0,002 lebih kecil dari nilai= 0,05 Artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara konsep diri dan kemandirian belajar dengan hasil belajar.

AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK DAGING BUAH ASAM ( Tamarindus indica) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCCOCUS EPIDERMIDIS

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tumbuhan asam (Tamarindus indica L ) merupakan salah satu tumbuhan yang banyak dibudidayakan di negara tropis sehingga dapat dengan mudah ditemukan termasuk di Indonesia. Tumbuhan ini biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisonal Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daging buah asam Tamarindus indica terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan konsentrasi optimum dari estrak daging buah asam dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode eksperimen laboratorium dengan 4 perlakuan yaitu konsentrasi 0,1%, 0,2%, 0,4%, 0,6% dan 1 kontrol tanpa pemberian ekstrak dengan 3 kali ulangan. Hasil pengamatan diameter zona hambat dianalisis secara statistik menggunakan analisis variansi (ANOVA) satu jalur dengan signifikansi 5%.Analisis statistik dilakukan menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daging buah asam berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Hal ini dapat dilihat dar konsentrasi yang digunakan mulai dari 0,1%, 0,2%, 0,4%, 0,6% memiliki rata-rata zona hambat yang berkisar antara 6 mm, 6,66 mm, dan 6,3 mm. Dengan demikian semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, maka semakin besar daya hambat yang terbentuk.

ANALISIS KANDUNGAN POLIFENOL PADA BUAH MARKISA HUTAN (Passiflora foetida Lingularis) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV VISIBEL

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “Analisis Kandungan Polifenol Pada Buah Markisa Hutan (Passiflora foetida Lingularis) Dengan Spektrofotometri UV Visibel”, Nahak ,Y) * Rafael, A)** Ngginak, J)** Markisa hutan (P. foetidaLingularis) merupakan tumbuhan yang tumbuh liar dan merambat, markisa hutan memiliki fungsi sebagai obat untuk mengobati anemia, kanker, tekanan darah, guzi dan gigi, gangguan ginjal, diabetes, dan stres. salah satu senyawa yang terkandung dalam tumbuhan adalah polifenol, polifenol memiliki tanda khas yaitu banyak gugus fenol dalam molekulnya, manfaat dari polifenol adalah menurunkan kadar gula darah, dan melindungi terhadap penyakit kanker dan membantu melawan pembentukan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan polifenol pada buah markis hutan (P. foetida Lingularis) dengan metode Spektrofotometri UVVisible, sampel dimeserasi dengan etanol 96% dan dipekatkan dengan menggunakan Rotary evaporator pada suhu 40◦C ekstrak yang didapatkan ditentukan kadar senyawa fenolat dengan menggunakan metode folin ciocalteu. Persamaan linearitas asam galat yang digunakan dalam penentuan kadar senyawa fenolat didalam sampel adalah y: 0,006x+ 0,081.dengan koefesien korelasi r^2: 0, 997 yang diukur pada serapan maksimum 761,5 nm, kadar senyawa fenolat rata-rata yang didapatkan pada sampel adalah 130.3 mg/ml. Kata Kunci: Markisa hutan , Polifenol, Spektrofotometri UV Visibel.