2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Nahak. E. J *) Nainiti N.P.P.E **)) Lano. L. M. **))) Suatu penelitian ini dengan analisis jenis sumbu yang bebeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawi pada sistem hidroponik telah dilaksanakan pada laboratorium mekanisasi pertanian tanggal 06, Agustus sampai dengan 07, September 2021 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah daun, tinggi tanaman dan berat tanaman sistem hidroponik terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode percobaan RAL. hasil penelitian dianalisis dengan anova dan dilanjut dengan uji Duncan dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah sumbu berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah helai daun. Dengan Pertumbuhan tinggi tanaman sawi maksimal pada perlakuan B (jenis sumbu dari serabut kelapa) dengan nilai rata-rata 35,45 Cm sedangkan jumlah helai daun maksimal pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flannel) dengan nilai rata-rata 8,875 helai. Diduga tinggi tanaman dan jumlah helai daun berpengaruh nyata karena perbedaan daya serap dari jenis sumbu pada 3 perlakuan. Dan berat tanaman ditunjukan pada perlakuan A (jenis sumbu dari kain flanel) dengan nilai rata-rata berat tanaman mencapai 22,25 gr berbeda nyata dengan setiap perlakuan yang diuji.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MAKARIUS, N. TAEK* NAINITI, N. P. P. E** MAKABORANG M** ABSTRAK Dalam memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan usaha tani, maka air (irigasi) harus diberikan dalam jumlah, waktu, dan mutu yang tepat sehingga tidak mempengaruhi menurunkan pertumbuhan dan produksi tanaman.Pemberian air irigasi dari hulu sampai hilir memerlukan sarana dan prasarana irigasi yang memadai, berupa; bendungan, bendung, saluran primer dan sekunder, box bagi, pertumbuhan tanaman dapat terjamin dengan baik, dan tercukupi air pengairannya (Silahooy, 2010). Untuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama, telah tersedia fasilitas Irigasi berupa sumber air dari sungai Aimalae. Permasalah yang di hadapi di Daerah Irigasi adalah terjadi pemborosan dimana pembagian air tidak merata, ada kelompok petani yang mendapat jatah pembagian air cukup ada pula yang tidak cukupUntuk menjamin kebutuhan air irigasi bagi petani padi di Desa Bakus Tulama. maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul“ Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Pada Musim Tanam (MT I) di Daerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama, Kecamat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu ” Dari hasil penelitian dapat di ketahui bahwa hasil Efesiensi saluran primer pada daerah irigasi Aimale di Desa Bakus Tulama sebesar 86,862 % artinya kehilangan air di sepanjang saluran ialah 2,575%. Rata-rata Efesiensi saluran sekunder pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulam sebesar 43,360 %, artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 2,308%. Rata-rata Efisiensi saluran tersier pada daerah irigasi Aimalae di Desa Bakus Tulama sebesar 41,755%,artinya kehilangan air di sepanjang saluran sebesar 21,437%. Efesiensi penyaluran air pada Irigasi Aimalae Di Desa Bakus tulama sebesar 1,573 Kata Kunci : Analisis Ketersediaan Dan Kebutuhan Air Irigasi Untuk Tanaman Padi Pada Mt I Didaerah Irigasi Aimalae Desa Bakustulama Kecamatan Tasifeto Barat Kabupaten Belu *) penelitian **) pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pisang raja (Musa paradisiaca) merupakan salah satu tanaman holtikultura yang penting didunia karena potensi produksinya yang cukup besar. Pisang raja men gandung kadar gula yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan dasar fermentasi minuman beralkohol seperti wine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya kandungan flavonoid dan kadar alkohol yang terdapat pada fermentasi wine pisang raja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan 1 perlakuan dan 3 ulangan. Sampel buah pisang raja (Musa paradisiaca) diperoleh dari pasar tradisional Inpres.Buah pisang dicuci, dipotong-potong dan ditimbang, diblender, direbus, didinginkan, disaring, kemudian tambahkan gula 300g dan yeast 11g, dibotolkan dan difermentasi selama 21 hari. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat flavonoid dan kadar alkohol pada wine pisang raja. Data yang diperoleh dianalisis secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif yang disajikan dalam bentuk grafik, tabel dan gambar. Berdasarkan data hasil penelitian, ditemukan bahwa kadar alkohol yang terdapat pada wine pisang raja adalah 5%. Wine pisang raja memiliki warna, aroma, dan rasa yang berkualitas. Sedangkan hasil uji kandungan flavonoid pada ekstrak wine pisang yang ditambahkan etanol dan HCL warnanya menjadi merah sehingga menunjukan adanya kandungan flavonoid.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAT
ETNOBOTANI MANGROVE DI KELURAHAN OESAPA BARAT KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG YANG DIMANFAATKAN SEBAGAI OBAT
Taebenu C.A)* Rupidara A.D.N)** Ngginak J)**
Etnobotaniadalahsegalabentukpengetahuantumbuhan yang menggambarkanhubunganantaramasyarakatlokal (etnis) dengansumberdayaalam.Hutan mangrove adalahkomunitaspantaitropisdan sub-tropis yang dapatmenginvasidantumbuh di lingkungan air laut, hutan mangrove banyakdigunakansebagaisumberbahansandang, pangandanpapan.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuijenis-jenistumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobat; Bagian/organ tumbuhan mangrove yang digunakansebagaiobat; Cara pengolahdanpengaplikasiantumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatolehmasyarakatKelurahanOesapa Barat, KecamatanKelapa Lima, Kota Kupang.PenelitianinidilakukanpadabulanAgustussampai September 2021.Metode yang digunakandalampenelitianinibersifatsurvei, sedangkanpengambilansampelsertapengumpulan data tumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatdilakukandenganmetodeeksplorasi di sekitarKelurahanOesapa Barat.Kuesioner yang digunakandalampenelitianadalahkuesionerterbukadaninforman yang ditentukanadalahtokohmasyarakat, pengobat yang pernahmenyembuhkanpasiendanpasien.Hasilpenelitianmenunjukanbahwadiperoleh 4 jenistumbuhan mangrove yang dimanfaatkansebagaiobatuntukmenyembuhkanpenyakityaituRhizophoraapiculata, Rhizophoramucronata, Avecennia marinadanCeriopstagal.Organ/bagian yang digunakanyaitu, kulitkayudandaun.Cara pengolahannyayaitudirebusdandirendam.Sedangkanpenyakit yang disembuhkanyaitumencret, muntah, demamdanpendarahanpadalukabaru.
Kata kunci :Etnobotani, Tumbuhan mangrove, obat.
* Penulis
**Pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Kinerja perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui mengenai baik buruknya keadaan keuangan suatu perusahaan yang mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengukuran kinerja keuangan perusahaan. Berdasarkan uraian diatas maka penelitian ini berjudul: “Analisis Kinerja Keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang”
Adapun masalah dalam penelitian ini adalah Analisis kinerja keuangan perusahaan pada PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengukuran kinerja keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang yang diukur dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas.
Tenik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dari tahun 2017-2019. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu dengan cara mengumpukan data dan dilakukan dengan menggambarkan dan menjalaskan sesuatu yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan kemudian diuraikan secara sistematis dan diambil suatu kesimpulan.
Berdasarkan hasil-hasil analisis data melalui analisis rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Rasio Likuiditas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT fast Food Indonesia di Kota Kupang dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya melalui indikator Current Ratio, Quick Ratio dan Cash Ratio berada pada kategori kinerja cukup baik untuk current ratio dan quick ratio dan sangat baik untuk cash ratio bila dibandingkan dengan rata-rata industri. Rasio Profitabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dalam memperoleh laba atau keuntungan melalui indikator Gross Profit Margin dan Return on Asset (ROA) berada pada kategori sangat baik berada diatas standar industri selama tiga tahun berturut-turut, sehingga dapat disimpulkan bahwa PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupangberada pada kategori sangat baik. Rasio Solvabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dalam membayar kewajiban jangka panjang jika perusahaan tersebut dilikuidasi, melalui indikator Debt to Total Asset Ratio dan Debt to Total Equity Ratio memperlihatkan kecenderungan menurun selama tiga tahun terakhir berada sedikit diatas rata-rata standar industri sehingga dapat dikategorikan kenerja perusahaan cukup baik.
Diharapkan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang untuk meningkatkan kinerja keuangan melalui peningkatan Rasio Likuiditas, maka pihak manajemen harus berupaya untuk melipat gandakan perumbuhan aktiva lancar melalui peningkatan volume kas, piutang, investasi jangka pendek. Pihak lain, manajemen berusaha untuk mengurangi volume kewajiban lancar melalui pembayaran tepat waktu. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang melalui peningkatan Profitabilitas, maka pihak manajemen berupaya untuk melakukan pengontrolan terhadap kegiatan operasional sehingga dapat meningkatkan efesiensi operasi perusahaan yang pada gilirannya akan meningkatkan laba atau keuntungan perusahaan. Untuk meningkatkan kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang ke depan melalui peningkatan rasio solvabilitas, maka pihak manajemen perlu mengambil kebijakan yang tepat untuk mengurangi beban hutang jangka panjang sambil berupaya untuk meningkatkan total asset dan penambahan modal diatas 200% dari total hutang.
kata kunci : Rasio Likuiditas, rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKRSI Nama: Alda A.Laga Hae Nim: 16193379 Penelitian ini berjudul:”Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) Dalam Meningkatkan Pembangunan Fisik Desa Ballu Kecamatan Raijua Efektivitas adalah Pengelolaan suatu organisasi harus dilaksanakan sebaik mungkin agar tujuan utama suatu organisasi dapat tercapai dengan maksimal dan efektif. Menurut Mardiasmo (2002:134), efektivitas adalah: “ukuran berhasil tidaknya suatu organisasi berhasil mencapai tujuan, maka organisasi tersebut berjalan dengan efektif”. Efektif dapat mengukur berhasil atau tidaknya suatu organisasi. Menurut Bastian (2006:280), efektivitas adalah :”hubungan antara output dan tujuan. Dimana efektivitas diukur berdasarkan tingkat output, kebijakan dan prosedur organisasi mencapaitujuan yang telah ditetapkan. Efektivitas digunakan sebagai ukuran dan kemampuan suatu organisasi mencapai tujuan. Menurut Bastian (2006:78), bahwa efektivitas sesungguhnya adalah: “kesuksesan atau kegagalan dalam mencapai tujuan. Efektivitas adalah ukuran keberhasilan suatu organisasi untuk mencapai tujuan dengan rencana yang telah ditetapkan. Pada dasarnya pembangunan adalah suatu proses perubahan yang dilakukan secara sadar dan terencana melalui tahapan pembangunan yang bertujuan meningkatkan taraf hidup kesejejateraan masyarakat. Pembangunan adalah konsep normatif yang menyiratkan pilihan tujuan untuk mencapai apa yang disebut realisasi potensi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bawha kinerja keuangan pemetintah Desa Ballu Kecamatan Raijua pada tahun 2017-2020 dikatakan meningkat dan tahun 2020 dikatakan efektif artinya pemerintah Desa Ballu Kecamatan raijua mampu mengelola keuangan dengan hemat.Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bawha kinerja keuangan pemerinthan Desa Ballu Kecamatan Raijua pada tahun 2017-2020 dikatakan efesien karena menghasilkan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah analisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Belanja Langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adapun persoalan yang diangkat adalah apakah terdapat pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)? Dan apakah terdapat pengaruh Belanja Langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)?. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Belanja Langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adapun konsep dari penelitian ini adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Belanja Langsung. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah yang bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada daerah dalam menggali pendanaan dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai perwujudan desentralisasi. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai produksi barang-barang dan jasa-jasa yang diproduksi oleh penduduk dalam suatu daerah tertentu dalam suatu wilayah negara tertentu dan dalam jangka waktu satu tahun. Belanja langsung merupakan belanja yang dianggarkan terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan. Populasi dalam penelitian ini adalah data Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang tahun 1958-2020 pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD), belanja langsung dan PDRB pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dari tahun 2014-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data dokumen yang diarsipkan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kupang. Berdasarkan hasil uji Regresi secara parsial variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukan thitung sebesar 0,040 dengan nilai signifikan sebesar 0,971. Maka parsial PDRB tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kupang. Hasil uji regresi secara parsial Belanja Langsung dengan PAD menunjukkan thitung sebesar -0,235 dengan signifikansi sebesar 0,829. Sehingga dapat disimpulkan bahwa belanja langsung tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kupang. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah disajikan maka kiranya dapat memberikan manfaat pada pihak-pihak yang terkait atas penelitian ini. Maka dari itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat terus ditingkatkan dengan cara meminimalisasikan belanja langsung dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sesuai dengan kebutuhan yang di perlukan, dan melakukan intersifikasi dan extersifikasi pemungutan pajak dan restribusi daerah.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Kondisi persaingan usaha dibidang kesehatan saat ini sangat ketat, oleh
karena itu sebuah rumah sakit perlu mengetahui bagaimana kinerja rumah sakit
secara lebih komprehensif dari berbagai sisi. Rumah Sakit SK Lerik sudah
melakukan pengukuran kinerja keuangan, kinerja operasional serta kinerja mutu
pelayanan dan manfaat bagi masyarakat, namun hal ini masih belum cukup karena
banyak aspek-aspek penting yang jadi pemicu kinerja organisasi tidak terlihat
dalam pengukuran kinerja tersebut dan pengukuran kinerja tersebut masih terpisahpisah. Balanced Scorecard dapat digunakan karena dapat menganalisis kinerja yang
lebih menyeluruh dan komprehensif dalam kinerja organisasi. Oleh karena itu
masalah yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah menganalisis kinerja
Rumah Sakit SK Lerik dengan menggunakan metode Balanced Scorecard.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja rumah sakit melalui
empat perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggaan, perspektif
proses bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran diharapkan
dapat membuat pengukuran kinerja di Rumah Sakit SK Lerik menjadi lebih baik
dari yang ada sekarang.
Data diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder Rumah Sakit SK Lerik.
Pengukuran kinerja keuangan dilihat dari profitabilitas, likuiditas, solvabilitas,
aktivitas, efisiensi dan efektivitas. Perspektif pelanggan dilihat dari kepuasan
pelanggan, retensi pelanggan, dan akuisisi pelanggan. Perspektif proses Bisnis
Internal dilihat dari inovasi dan proses operasi. Sedangkan untuk perspektif
pertumbuhan dan pembelajaran dilihat dari kepuasan karyawan, retensi karyawan
dan produktivitas karyawan
Dari hasil penelitian dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard dapat ditarik kesimpulan yaitu : perspektif pertumbuhan dan pembelajaran serta
perspektif bisnis internal dianggap cukup baik , sedangkan untuk 2 perspektif
lainnya yaitu perspektif pelanggan dan perspektif keuangan dianggap baik. Maka,
Balanced Scorecard cocok untuk diterapkan pada Rumah Sakit SK Lerik karena
Balanced Scorecard dapat memberikan gambaran yang lebih terstruktur dan
menyeluruh.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
Pajak kendaran bermotor termasuk pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah tingkat satu persepsi. Dalam mengelola pajak kendaraan bermotor, pemerintah daerah mendirikan Kantor Samsat dimana kantor tersebut memberikan bermacam-macam layanan seperti seperti Samsat Keliling.
Pemerintah sebagai penyedia pelayanan berusaha menyediakan pelayanan yang sesuai dengan harapan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang memberikan pelayanan prima sesuai dengan PERGUB Prov.NTT Nomor 29 Tahun 2012 Kemudian, Satuan Admnisitrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) meluncurkan program samsat keliling untuk mempermudah masyarakat dalam melakunkan pemabayaran pajak.
Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang disediakan oleh pemerintah saat ini semakin meningkat. Masyarakat selalu menuntut pelayanan publik yang berkualitas dari birokrat, meskipun perwujudannya antara kinerja layanan sering tidak sesuai dengan harapan sehingga terjadi ketidakpuasan kepada konsumen. Kualitas pelayanan terbagi kedalam lima dimensi yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy, tangibles. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi yaitu wajib pajak yang terdaftar di kantor bersama samsat dan sampel sebanyak 100 orang. Namun masih banyak keluhan dari masyarakat mengenai samsat keliling tersebut. Secara umum kajian ini menggunakan metode : deskriptif kuantitatif.
Dari hasil penelitian ini diperoleh temuan-temuan untuk mengetahui bagimana persepsi Massyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di Kota Kupang, dan melihat sejauh mana samsat keliling menyelenggarakan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi masyarakat terhadap layanan samsat keliling dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Sampel yang ditentukan menggunakan teknik resepresentative. Untuk mengetahui keabsahan data, dilakukan uji kualitas data yang terdiri dari uji validitas dan uji realibilitas. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t, uji f dan koefesien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap layanan samsat keliling di Kota Kupang sudah berjalan dengan baik, namun masih ada komplain mengenai antrean panjang yang masih sama halnya yang terjadi di Kantor Bersama Samsat dan masih menjadi koreksi untuk diperbaiki demi meningkatkan pendapatan pajak daerah dan memberikan pelayanan yang lebih memuasakan terhadap masyarakat sebagai pengguna layanan.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Samsat Keliling
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana pengelolaan dana desa pada desa Nadawawi, kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua tahun 2018-2020, (2) Bagaimana Tingkat Efektivitas Pengelolaan Dana Desa pada Desa Nadawawi, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif kualitatif.Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada (1) perencanaan pengelolaan dana desa di desa Nadawawi sudah maksimal namun belum semua tokoh masyarakat berperan didalamnya, kemudian pada penganggaran juga sudah efektif, pada sisi pelaksanaan berdasarkan informasi yang di dapat menunjukkan bahwa tahap pelaksanaan sudah dilaksanakan dengan maksimal, pada tahap pengawasan sudah dilakukan dengan baik, dan pada tahap terakhir tahap pertanggung jawabansudah dilaksanakan dengan baik juga yang dimana para Aparat penanggung jawab mempertanggung jawabkan semua kegiatan tersebut dalam bentuk laporan LKPJ ( Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban). (2) Efektivitas pengelolaan dana desa dari tahun 2018-2020 sudah berada pada kategori efektif. Tingkat efektivitas pengelolaan dana desa pada desa Nadawawi yaitu tahun 2018 (93,56%), 2019 (100%) dan tahun 2020 (100%).
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENGALOKASIAN ANGGARAN BELANJA MODAL MELALUI PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBAGAI VARIABEL INTERVENING ABSTRAK Oleh : Lestin Fitria Hito NIM. 17192222 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap pengalokasian anggaran belanja modal melalui pendapatan asli daerah sebagai variable intervening di kabupaten kupang. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor badan pendapartan daerah kabupaten kupang. Data yang digunakan daalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran dan laporan pertumbuhan ekonomi kabupaten kupang dari tahun 2016-2020. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan sesi dokumentasi. Skala pengukuran data dengan skala Rasio. Data analisis dengan menggunakan Regresi linear berganda dengan bantuan Microsoft Exel. Hasil penelitian ini adalah menunjukkan Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Hal ini berarti semakin meningkat pertumbuhan ekonomi daerah tersebut maka belanja modal juga semakin meningkat. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Hal ini berarti semakin meningkat pertumbuhan ekonomi maka pendapatan asli daerah semakin besar. “PAD berpengaruh positif terhadap belanja modal” dalam penelitian ini ditolak.. Hal ini menunjukkan bahwa PAD yang diperoleh daerah tersebut tidak digunakan untuk pembangunan infrastruktur, tetapi untuk laokasi lain seperti belanja pegawai.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat Desentralisasi dan Efektifitas Kabupaten Ende 2017-2021, sejauh mana pemerintahan daerah meningkatkan pemerataan kemampuan keuangan daerahnya sesuai kewenangan yang diserahkan oleh pemerintahan pusat dan serta merealisasikan pendapatan daerah yg seefektif mungkin. Jenis penelitian ini yaitu deskripsi kuantitatif pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan sumber data bjpk. Kemenkeu.go.id/portal/data/apbd. Hasil penelitian ini menunjuhkan bahwa tingkat desentralisasi sangat bagus dan efektifitas fiskal sudah efektif.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK “ANALISIS EFESIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI PRIMER DAN SKUNDER DI DAERAH IRIGASI KERELOKO, KECAMATAN KOTA, KABUPATEN SUMBA BARAT ’’ Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (MAGHO K. ALFERD *) ( Nainiti. N. P. P. E**) ( MakaBorang M ***) Dari hasil penelitian tentang efisiensi rata-rata saluran di D.I. Kereloko, saluran Primer pada BK.1Captering Kereloko, BK.1 Captering Kereloko, BK.1 – BK.2 – BK.3 dan saluran Sekunder pada BK.1- K.1 Ki, BK.2- K.2 Ki, BK.3- K.3 Ki, BK.3- K.3 Ka di daerah irigasi Kereloko dapat disimpulkan sebagai berikut yaitu Efisiensi rata-rata saluran Primer pada DI Kereloko untuk ruas BK.1Captering Kereloko, BK.1 Captering Kereloko, BK.1 – BK.2 –BK.3 terdapat 92,3% dengan panjng saluran 1949 meter dan untuk ruas BK.1- K.1 Ki, BK.2- K.2 Ki, BK.3- K.3 Ki, BK.3- K.3 Ka terdapat 90,1% dengan panjang 295 meter. Kata kunci : Analisis Efesiensi Penyaluran air Irigasi Kereloko
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionaliasme, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap tingkat materialitas. Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kabupaten Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1) profesionalisme, (X2) etika profesi, dan (X3) pengalaman auditor. Variabel dependen yaitu tingkat materialitas (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. popolasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Sampling, yakni penentuan sampel berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu. Dengan demikian, sampel dalam penelitian ini adalah 44 auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi profesionalisme auditor di Kabupaten Kupang dikategorikan sangat tinggi, yang dibuktikan dengan persentase sebesar 93%; etika profesi auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 28%; dan pengalaman auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 43%. (2) Tingkat Materialitas Auditor di Kabupaten Kupang dipengaruhi oleh profesionalisme dan etika proesi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 123.77 lebih besar dari nilai F tabel pada tingkat kepercayaan 99 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.914 ini berarti bahwa 91,40 % keragaman variabel tingkat materialitas auditor dapat dijelaskan oleh keragaman variabel profesionalisme, etika proesi dan pengalaman auditor. Sedangkan 8,60 % diterangkan oleh variabel lain diluar model atau variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini; dan (3) tingkat materialitas auditor kabupaten Kupang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengalaman auditor. Kata Kunci: Materialitas, Profesionalisme, Etika Profesi, dan Pengalaman Auditor. ABSTRACT Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. This study aims to determine the effect of professionalism, professional ethics, and auditor experience on the level of materiality. This research was conducted at the Inspectorate of Kupang Regency. The independent variables in this study are independence (X1) professionalism, (X2) professional ethics, and (X3) auditor experience. The dependent variable is the level of materiality (Y). The data used is primary data. The population in this study are auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. Sampling using purposive sampling technique, namely determining the sample based on certain objectives or considerations. Thus, the sample in this study is 44 auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. The method of data collection is by using a questionnaire distributed to respondents. Data measurement scale with ordinal scale. The data were analyzed using multiple regression analysis with the help of the SPSS program. The results showed that (1) the description of the professionalism of auditors in Kupang Regency was categorized as very high, as evidenced by the percentage of 93%; the professional ethics of auditors is categorized as quite high, at 28%; and the experience of auditors is categorized as quite high, which is 43%. (2) Auditor Materiality Level in Kupang Regency is influenced by professionalism and professional ethics. This is evidenced by the calculated F value of 123.77 which is greater than the table F value at the 99% confidence level. The results of the analysis show that the coefficient of determination (R2) of 0.914 means that 91.40% of the diversity of auditor materiality variables can be explained by the diversity of variables of professionalism, professional ethics and auditor experience. While 8.60 % is explained by other variables outside the model or variables not examined in this study; and (3) the level of materiality of the Kupang district auditors has no significant effect on the auditor's experience. Kata Kunci: Materiality, Professionalism, Professional ethics, dan Auditor Experience.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pengelolaan dana desa di desa Kotabiru dan bagaimana mekanisme pengelolaan dana desa yang dilakukan oleh pemerintah desa Kotabiru kabupaten malaka.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam hubungan kerja sama antara Pusat Pelatihan Misi Terpadu (PPMT) dan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), dilakukan sebuah pelatihan Pengembangan Swadaya Masyarakat (PSM). Dari pelatihan ini, penulis mencoba untuk memberi perhatian kepada upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh PPMT dengan melihat dampaknya dalam wilayah pelayanan GMIT. PPMT dibangun dengan berlatar belakang kehidupan jemaat dalam menghadapi masalah-masalah seperti kemiskinan, rendahnya pendidikan, tingkat kesehatan yang buruk dan masalah lainnya. Dalam menyatakan visi dan misi mereka, maka PPMT membangun kerja sama dengan GMIT.
Tulisan ini melihat hubungan kerja sama antara PPMT dan GMIT dalam upaya pemberdayaan yang dilakukan. Penulis menggunakan metode deskriptif, analitis hingga reflektif. Metode deskriptif digunakan untuk melihat kehadiran PPMT di wilayah pelayanan GMIT. Kemudian, penulis menggunakan metode analitis guna menganalisis faktor-faktor dan dampak dilakukan pemberdayaan. Metode yang digunakan penulis dalam analisis adalah metode analisis SWOT. Metode ini melihat bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari sebuah program yang dilakukan. Lalu, penulis meninjau secara teologis upaya pemberdayaan ini menggunakan tinjauan teologi praktika yaitu pembangunan jemaat.
Penulis menemukan bahwa upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh PPMT dalam kerja sama bersama GMIT memberikan hasil meskipun dalam keberhasilan itu, belum sempurna. Dampak dari pemberdayaan ini turut dirasakan oleh GMIT. Dengan keberhasilan inilah, visi dan misi yang dijalankan oleh PPMT berhasil tetapi dalam upaya perkembangan hasil yang lebih baik, perlu pengawasan dan tindak lanjut yang lebih baik tentang upaya pemberdayaan ini.
Gereja hadir di dunia guna menyatakan visi dan misi Allah termasuk GMIT yang juga berperan menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah dalam panca pelayanannya. Bekerja sama dengan PPMT, GMIT berusaha untuk belajar mengembangkan potensi yang dimiliki jemaat guna memberi kesejahteraan bagi mereka. Dalam proses pemberdayaan ini, kehadiran Allah menjadi nyata melalui orang yang dipanggil dan diutus-Nya. Dengan kehadiran dan peran para pelayan, PPMT berhasil menyatakan visi dan misinya bukan saja tentang pelayanan “altar” melainkan tentang peran pelayan di “latar”.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bereliku Kecamatan Malaka Kabupaten Malaka mulai dari tanggal 12 Juni Sampai pada dengan pada tanggal 19 Agustus 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik-teknik konservasi tanah dan air di Desa Bereliku Kecamatan Malaka Kabupaten Malaka yang sudah dilakukan oleh petani. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode survey yaitu dengan melakukan quistionaire dan observasi di lapangan tentang teknik konservasi tanah serta mengambil data lain dari kantor desa. Teknik-teknik yang sudah dilakukan masyarakat Desa Bereliku adalah teknik konservasi tanah secara vegetative seperti penanaman dengan tanaman penutup tanah (permanent plant cover), Penggiliran tanaman (crop ratation) dan lainnya. Tanaman mekanis seperti pengaturan sistem pengolahan tanah, Pembuatan Teras atau Sengkedan dan lain sebagainya. Penulis berharap penelitian ini dapat membantu para petani agar bisa memahami konsep pertanian melalui konservasi tanah dan air agar dalam proses penanaman mereka bisa memperoleh hasil pertanian yang lebih menguntukan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ekosistem laut adalah kompleks kehidupan di laut yang diciptakan Tuhan dan mencakup unsur biotik (hidup) dan unsur abiotik (tidak hidup). Unsur biotik ekosistem laut seperti ikan, kerang, ganggang, dan anemon. Sementara unsur abiotik meliputi air, oksigen, cahaya matahari, garam, pasir, dan batu. Ekosistem ini seringkali disebut sebagai penyuplai sumber hidup manusia, karena memiliki fungsi yang sangat penting, seperti menyediakan oksigen untuk bernafas, pengatur cuaca dan iklim dunia dan berbagai fungsi penting lainnya.
Saat ini, kerusakan ekosistem laut sedang terjadi di area desa Bolok, dipicu oleh pembangunan sektor industri dan PLTU Bolok, sehingga ciptaan yang Tuhan kasihi seakan-akan telah rusak. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis dalam membuat kajian ini, untuk membantu masyarakat Bolok dan Jemaat Elim Bolok dalam mengenali faktor-faktor kerusakan lingkungan, khususnya ekosistem laut dan memberikan solusi bagi kerusakan ekosistem laut yang sedang terjadi.
Dalam bingkai ekoteologi, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif dan metode pendekatan yang penulis lakukan dalam penelitian adalah pendekatan fenomenologis. Setelah melakukan field research dan analisis, penulis menemukan bahwa kerusakan ekosistem laut yang terjadi di area sekitar desa Bolok disebabkan oleh kurangnya perhatian dari pihak yang bertanggungjawab atas dampak dari kehadiran sektor industri dan PLTU di desa Bolok dan juga karena kurangnya kesadaran masyarakat serta jemaat GMIT Elim Bolok terhadap dampak kehadiran sektor industri dan PLTU di desa Bolok terhadap kestabilan ekosistem laut.
Penulis mengharapkan agar sebagai manusia yang bergantung pada manfaat dari ekosistem laut, pemerintah, pihak industri, gereja dan masyarakat saling membantu dalam bertanggungjawab untuk memperbaiki lingkungan yang sudah rusak oleh pembangunan industri, khususnya PLTU Bolok. Penulis juga dalam tulisan ini mendorong agar jemaat berefleksi dari Alkitab mengenai “laut sebagai ciptaan”, sehingga mengarahkan Jemaat Elim Bolok dan masyarakat desa Bolok pada sikap hidup yang menghormati dan menghargai alam semesta sebagai bentuk penyembahan kepada Allah, sang pencipta bumi dan segala isinya.
Kata Kunci: Ekosistem laut, Dampak Limbah Industri, Ciptaan Tuhan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kasus kekerasan pada perempuan, anak, dan perdagangan orang di Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan persoalan sosial yang sudah ada pada tingkat darurat. Akibatnya banyak masyarakat dan jemaat yang sudah menjadi korban. Hal ini membuat banyak lembaga-lembaga masyarakat dan keagamaan terlibat dalam upaya pemberantasan. Rumah Harapan GMIT, yang merupakan shelter atau rumah aman bagi para korban, adalah salah satu lembaga gerejawi yang didirikan GMIT dalam menggumuli ketiga kasus di atas. Kehadiran shelter ini bertujuan untuk membebaskan mereka yang menjadi korban. Apa yang melatar-belakangi terbentuknya pelayanan sosial Rumah Harapan GMIT? Apa yang membedakan Rumah Harapan GMIT dan instansi lain dalam pelayanan sosial? Secara teologis, refleksi apa yang bisa dikembangkan terhadap keterlibatan sosial Rumah Harapan GMIT?
Dalam tulisan ini, penulis pertama-tama mendeskripsikan tentang latar belakang dan sejarah berdirinya Rumah Harapan GMIT. Setelah itu, penulis juga melihat Teori Teologi Sosial Gustavo Gutierrez yang berjuang bagi kesejahteraan kaum miskin dengan menghasilkan sebuah teologi pembebasan (Theology of Liberation) bagi kaum miskin di Amerika Latin. Teologi yang dikembangkan Gutierrez ini menjadi sebuah landasan teori bagi penulis untuk melihat konteks sebagai sumber berteologi, kemudian penulis menggunakan 4 aspek Teologi sosial dari J.B Banawiratma untuk menganalisa konteks dan menemukan tema yang dapat dikembangkan sebagai refleksi kritis terhadap pelayanan sosial yang dilakukan Rumah Harapan GMIT.
Tema yang dimaksud adalah pembebasan. Alkitab mencatat berbagai karya pembebasan, terutama yang dilakukan Allah dalam Perjanjian Lama, yaitu: Pembebasan Allah melalui tradisi Tahun Yobel dan Tahun Sabat, Pembebasan Allah pada masa Pembuangan di Babel, sementara dalam Perjanjian Baru pembebasan itu terjadi melalui karya pelayanan Yesus, para Rasul dan Jemaat Mula-mula. Kepedulian dan keberpihakan kepada kaum yang tertindas dan para korban menjadi pergumulan bersama yang dihadapi dalam konteks Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, Amerika Latin dan konteks pelayanan GMIT.
Dalam konteks GMIT pada masa kini, idealnya karya pembebasan Allah hadir melalui Pelayanan Rumah Harapan GMIT. Karya pembebasan Allah bagi bangsa Israel dan umat Perjanjian Baru dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi tindakan pembebasan yang sedang dilakukan oleh GMIT melalui Rumah Harapan GMIT. Sebagaimana karya Allah tersebut sungguh-sungguh membebaskan, demikian juga GMIT dalam pelayanan sosialnya lewat Rumah Harapan harus menunjukan kehadiran dan penyertaan Allah bagi para korban karena ketidakadilan yang dihadapi. Upaya pembebasan seperti yang dilakukan Allah adalah standard dalam pelayanan sosial, sehingga kesaksian GMIT menjadi bukti nyata bahwa Allah selalu ada bagi orang-orang yang membutuhkan keadilan untuk menolong mereka tetap melanjutkan kehidupan.
Kata-kata Kunci : Peran Sosial, Teologi Pembebasan, Rumah Harapan GMIT, keadilan, Pembebasan Allah
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi adalah “Kajian Yuridis Tentang Penyebab Terjadinya Sengketa Kepemilikan Tanah Warisan Dalam Keluarga Konay”. Rumusan Masalah penelitian penulis, adalah Apa dasar pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan dan gugatan tidak diterima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dasar pertimbanga hakim sehingga menolak gugatan dan gugatan tidak diterima.
Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, dan jenis penelitian adalah penelitian hukum normative.Teknik pengumpulan data studi dokumen.
Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Dasar Pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan penggugat dan gugatan tidak diterima, adalah:
1. Dasar Pertimbangan hakim sehingga menolak gugatan penggugat
a. Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 20/Pdt.G/2015/PN. Kpg.
1). Alat-alat bukti yang diajukan Para Penggugat dan Tergugat sebagaimana diuraikan dalam duduk perkara dan dalam hubungannya satu sama lain, ternyata bahwa Para Penggugat tidak berhasil membuktikan dalil-dalil gugatannya sedangkan Tergugat berhasil membuktikan bahwa sebagian objek sengketa telah dijual oleh Penggugat I dan Penggugat II sehingga Para Penggugat tidak patut lagi menuntut objek sengketa yang masih dikuasai oleh Tergugat tersebut, dengan demikian majelis hakim menyatakan bahwa gugatan Para Penggugat pada petitum ke- 4 tidak beralasan hukum sehingga patut ditolak.
2). Gugatan Para Penggugat merupakan inti dari keseluruhan petitum gugatan Para Penggugat sehingga tidak ada urgensinya lagi dalam hal menuntut pembagian harta warisan berupa tanah.
b. Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 78/Pdt.G/2018/PN.Kpg yang dikuatkan oleh Putusan Nomor 70/PDT/2019/PT.Kpg dan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1505 K/Pdt/2020.
Pertimbangan hakim menolak gugatan penggugat karena berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan, Majelis Hakim menilai bahwa bukti P-24, T.I.VIII-1 dan 2, T.III,VI, XI-1, T.VII-9 berupa Putusan No : 8/1951 tanggal: 25 Mei 1951 yang Disyahkan Pengadilan Tinggi/Banding Gubernur Sunda Kecil Putusan No: 19/1952 tanggal: 28 Agustus 1952, lalu dikuatkan dalam tingkat kasasi melalui Putusan Mahkamah Agung RI Reg No : 63/K/Pdt/1953 tanggal : 31 Agustus 1955, yang menjadi asal muasal putusan yang dieksekusi, pada pokoknya telah dipertimbangkan, diputuskan dan dinyatakan bahwa Penuntut (Victoria Anin) berhak tetap atas milik-milik yang tersebut pada tuduhan sedangkan Bertholomeus/ Bartolomeos Konay tidak berhak atas tanah objek sengketa yang merupakan milik Johannis Konay, yang dalam Putusan No : 19/1952 tanggal: 28-8-1952, dirubah diktum Kwalifikasinya sehingga berbunyi Meluluskan tuntutan dan penuntut berhak atas milik seperti tersebut dalam tuntutannya.
2. Dasar Pertimbangan Hakim gugatan penggugat tidak diterima.
Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 157/Pdt.G/2015/PN.Kpg gugatan penggugat tidak diterima, karena:
a. Majelis hakim menilai obyek maupun subyek dalam perkara ini yakni perkara No.157/Pdt.G/2015/PN.KPG Tgl 04 September 2015 pada intinya sama dengan obyek maupun subyek dalam perkara No.20/PDT/G/2015/ PN.KPG Tgl 03 Pebruari 2015 yang telah diputus Tgl 04 Agustus 2015 yang menolak gugatan para penggugat untuk seluruhnya, dimana putusan tersebut juga telah diperkuat oleh Putusan Pengadilan Tinggi Kupang No.160/PDT/2015/ PT-KPG dan terhadap putusan yudex factie Pengadilan Tinggi Kupang tersebut para penggugat dalam perkara ini telah mengajukan permohonan pada tingkat kasasi.
b. Obyek Tanah Pagar Panjang yang merupakan salah satu obyek tuntutan dalam perkara ini masih bergantung dalam perkara lain yakni Perkara Perdata No.35/PDT/G/2012/PN-KPG jo Perkara Perdata No.36/PDT/G/ 2013/PT.K yang saat ini masih dalam pemeriksaan pada tingkat kasasi
c. Majelis hakim menyatakan pembuktian serta fakta yang terungkap di persidangan dalam Perkara Perdata No.20/PDT/G/2015/PN-KPG Tgl 04 Agustus 2015; telah ternyata obyek-obyek tuntutan sebagian besar telah dikuasai oleh pihak lain baik yang mendapat hak dari para penggugat maupun dari tergugat II dan Tergugat III dan tidak diikutsertakan pihak-pihak yang menguasai obyek-obyek tuntutan sebagai turut tergugat dalam perkara ini, maka gugatan para penggugat kurang pihak sehingga dinyatakan tidak dapat diterima