Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.085 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 212025: 472024: 192023: 2632022: 3212021: 8122020: 1642019: 22018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PERSEKUTUAN REMAJA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Masa remaja adalah masa dimana seorang anak mulai mencari identitas dirinya. Remaja yang dalam proses pencarian jati dirinya memerlukan wadah sebuah komunitas untuk dia berbagi cerita akan pengalaman hidupnya. Komunitas yang dimaksud disini bukanlah sebuah komunitas yang hanya sekedar kumpul-kumpul belaka, namun sebuah komunitas yang dapat membangun diri remaja terutama dalam pencarian identitasnya. Jack L. Saymour menyuguhkan komunitas iman sebagai wadah begi jemaat untuk membentuk sebuah komunitas. Komunitas iman ini membantu remaja untuk berbagi cerita tentang pengalaman hidupnya. Peranan guru cukup penting bagi remaja khusunya menumbuhkan karakter Kristus di dalam diri setiap remaja. Guru menjadi seorang fasilitator bagi remaja untuk menghubungkan cerita teks Alkitab disini kemudian direfleksikan dan menghasilkan sebuah tindakan nyata sebagai wujud pelayanan. Pelayanan dilakukan bukan hanya pelayanan di dalam melainkan pelayanan keluar. Gereja Jemaat GMIT Imanuel Oehani merupakan jemaat yang memberikan pelayanan pendidikan agama kristen lewat persekutuan anak dan remaja. Dalam membentuk sebuah persekutuan tentunya diperlukan tenaga pengajar yang memiliki pengetahuan cukup mengenai pendidikan kristiani. Sebagaimana tujuan yang perlu dicapai oleh Jack L. Saymour dalam bidang pendekatan Komunitas Iman. Persekutuan atau koinonia merupakan suatu wadah pembentukan karakter Kristus dalam diri seorang anak. Sebuah persekutuan yang baik tentunya sudah memiliki potensi untuk memberikan dampak yang baik dalam pencarian identitas diri anak terlebih khusus memberikan dampak baik untuk menumbuhkan karakter Kristus dalam diri setiap remaja. Gereja perlu terus mendorong para pemuda untuk menggunakan semua potensi yang ada pada arah yang benar untuk terus melayani Tuhan. Para remaja harus membuktikan kalau mereka telah mengenal Kristus mereka harus berani bersaksi dan dibuktikan dengan tindakan nyata untuk mempengaruhi individu dalam persekutuan remaja tersebut. penulis menekankan supaya setiap remaja harus memiliki dampak ketika mereka telah ada dalam persekutuan remaja, yakni ketika mereka berhasil memberikan kesaksian tentang pengalaman mereka dan berpengaruh pada kehidupan remaja lainnya. Kata kunci: Komunitas Iman, Persekutuan Remaja, Pendidikan Kristiani, Jack L. Saymour, Kesaksian atau Marturia.

POLA PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI ALFA DALAM KELUARGA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Generasi Alpha merupakan generasi baru yang memiliki karakteristik yang akrab dengan teknologi. Generasi ini cenderung memperlihatkan kebergantungan terhadap teknologi yang mempengaruhi karakter mereka sebagai individu. Generasi alpha yang merupakan generasi penerus diharapkan dapat memiliki karakter yang baik, sehingga pendidikan karakterditerapkan untuk membentuk karakter generasi ini. Dalam penerapan pendidikan karakter terwujud berbagai pola pendidikan sebagai bentuk upaya pendidikan karakter itu sendiri. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pola pendidikan karakter generasi alpha di jemaat GMIT Haleluya Nubraen serta faktor-faktor yang mempengaruhi pola pendidikan karakter yang ada, menurut kajian teologi pendidikan agama Kristen. Tujuan ini dapat dicapai dengan penelitian lapangan dan metode yang akan digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode ini dipilih untuk memperoleh data yang akurat dan mengandung kebenaran yang mendalam mengenai pola pendidikan karakter generasi alpha dalam keluarga di jemaat GMIT Haleluya Nubraen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan karakter di dalam keluarga berhadapan dengan generasi alpha saat ini sangat penting untuk diperhatikan. Setiap keluarga memiliki pola tersendiri dalam penerapan pendidikan karakter. Sehingga dalam penelitian ini, penulis menemukan dua pola pendidikan karakter yakni pola keteladanan dan pola nasihat yang sama dibahas oleh Harun Natonis mengenai pola pendidikan karakter. Sebagaimana kehidupan pengajaran Yesus, keluarga dalam menjalankan pendidikan perlu meneladaniNya sebagai Guru Agung dengan mengabdikan diri sepenuhnya dalam pendidikan karakter itu sendiri. Gereja juga turut terlibat, sebagai wadah yang mendampingi keluarga dan masyarakat dalam penerapan pendidikan karakter khususnya bagi generasi Alpha.

PENGARUH RASIO PEREKAT TEPUNG KANJI TERHADAP KUALITAS BRIKET RANTING KESAMBI (Schleichera Oleosa)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ranting kesambi (Schleichera oleosa) merupakan bagian dari tumbuhan kesambi yang banyak ditemukan di Indonesia. Ranting kesambi memiliki kandungan selulosa dan serat yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan briket. Namun, untuk meningkatkan kualitas briket yang dihasilkan, perekat atau binder sangat diperlukan. Nilai rata-rata yaitu : Kadar air 10 mesh yaitu 1,57%, 15 mesh yaitu 1,84% dan 20 mesh 2,85%, dengan nilai rata-rata tetinggi yaitu pada perlakuan 20 mesh yaitu 2,85% dan terendah yaitu 1,57% pada perlakuan 10 mesh. Kadar zat mudah menguap yaitu 10 mesh yaitu: 5,19%,15 mesh yaitu 9,46, dan 20 mesh yaitu 9,80. Maka nilai rata rata kadar zat mudah menguap yang tertinggi yaitu 20 mesh dan nilai terendah terdapat pada perlakuan 10 mesh. Kadar abu yaitu : 10 mesh yaitu: 8,74, 15 mesh yaitu: 9,14 dan 20 mesh yaitu: 9,20. Maka nilai rata rata kadar abu yang tertinggi yaitu 20 mesh dan nilai rata rata yang terendah terdapat pada perlakuan 10 mesh.. Lama Pembakaran briket yaitu : 10 mesh 34 menit, 15 mesh 37 menit dan 20 mesh 40 menit.

MOTIF TENUNAN KAIMNAFA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Tenun ikat merupakan salah satu hasil kebudayaan yang harus dilestarikan oleh setiap generasi. Dalam kehidupan bermasyarakat, tenunan dihargai dan diakui sebagai komoditas di semua kalangan masyarakat, mulai dari penguasa hingga para petani dan dengan demikian digunakan juga sebagai benda berharga penanda status sosial. Tenun ikat yang sangat berpengaruh sebagai simbol status sosial seseorang merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat dan karena itu, tenun ikat memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat Amarasi Barat, tak terkecuali di Desa Soba, khususnya dalam Jemaat GMIT Elohim Soba. Motif-motif tenunan dibuat berdasarkan suatu peristiwa penting dan diberi nama sesuai dengan bentuk serta ciri khas dari motif tenunan tersebut. Setiap motif yang ditampilkan bercerita tentang keyakinan konsep makna dan nilai-nilai religius-sosial yang dianut oleh masyarakat pemilik motif tersebut. Tenun ikat yang dibuat dengan menampilkan motif tertentu memiliki arti tersendiri bagi para penenun, sehingga para penenun di Jemaat GMIT Elohim Soba biasanya membuat motif-motif tenunan dengan motif yang beragam dan sangat indah. Salah satu motif yang ditenun adalah motif Kaimanfafa. Lalu apa arti dari motif Kaimanfafa? Motif Kaimanfafa dulunya dikhususkan untuk digunakan oleh Raja, yang menunjukkan kedudukan dan status sosialnya yang tinggi dalam masyarakat pada masa itu. Seiring berjalannya waktu, hal ini berubah, tidak ada batasan untuk penggunaan motif tenun ikat tertentu dalam menentukan strata sosial dalam masyarakat. Di masa kini penggunaan tenunan dengan berbagai motif, bebas digunakan oleh siapa saja, dalam status sosial yang beragam. Biasanya hasil tenunan berupa selimut dan sarung, digunakan pada acara-acara tertentu. Hal ini berubah karena Raja membutuhkan kehadiran masyarakatnya untuk saling kerja sama, tanpa memandang kedudukan dan status sosial. Melalui tulisan ini, penulis berusaha untuk memaparkan berbagai hal seputar motif tenunan kaimanfafa. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji makna dari matif tenunan kaimanfafa dengan menggunakan salah satu teori dari Stephen B. Bevans yakni model antropologis dengan menggunakan metodologi pendekatan kualitatif. Motif kaimanfafa menekankan tentang pentingnya kerja sama dalam masyarakat dan gereja, sebab manusia saling membutuhkan satu sama lain. Oleh sebab itu, sikap saling kerja sama tanpa memandang status sosial, sangat diperlukan agar tercipta kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, bahkan bergereja.

MENATA KELUARGA KRISTEN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini mengkaji fenomena disharmonisasi keluarga di kalangan Kristen masa kini melalui pendekatan Metode Studi Kasus. Disharmonisasi dalam keluarga merupakan suatu kondisi ketidakseimbangan dan ketidakharmonisan dalam interaksi antara anggota keluarga, yang dapat menimbulkan beberapa dampak diantaranya dampak fisik, dampak psikis, dampak, sosial, dan dampak spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk memahami akar permasalahan, faktor penyebab, dan dampak dari permasalahan disharmonisasi dalam keluarga khususnya pada Keluarga Kristen. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Metode Studi Kasus dalam mengumpulkan data melalui proses aancara. Keluarga yang diwawancarai adalah satu Keluarga Kristen yang mengalami permasalahan disharmonisasi. Hasil wawancara menunjukan bahwa disharmonisasi yang terjadi dalam keluarga narasumber disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya tekanan ekonomi, perubahan sosial dan budaya, serta peran teknologi dalam kehidupan keluarga. akibatnya hubungan antar anggota keluarga mengalami ketegangan yang berdampak negatif pada kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Penelitian ini juga memberikan wawasan mendalam tentang dinamika disharmonisasi dalam Keluarga Kristen dan implikasinya bagi upaya memperbaiki hubungan dalam keluarga. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para peneliti, konselor, dan pendeta, serta bagi mereka yang ingin memahami lebih dalam tentang tantangan dan peluang dalam membangun keharmonisan dalam Keluarga Kristen masa kini.

KETELADANAN NABI YUNUS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

APSTRAK Dalam tata GMIT, berbicara tentang jabatan gerejawi pendeta merupakan jabatan seumur hidup. Dalam bidang keorganisasian pendeta merupakan bagian dari badan pelayanan jemaat (majelis jemaat). GMIT menyusun wewenang, tugas dan tanggungjawab pendeta dalam 7 poin penting diantaranya, melayani Firman Tuhan Allah dan Sakramen; mengembalakan umat dan melaksanakan perkunjungan rumah tangga; melayani peneguhan sidi dan pemberkatan nikah; menabiskan pejabat gereja; memperhadapkan karyawan gereja, BP, BPP, dan UPP; menjadi ketua majelis jemaat; memakamkan orang mati. Sebagai seorang pendeta yang memiliki tugas dalam sebuah pelayanan, tentu spiritualitas pendeta merupakan hal yang harus dijaga. Spiritualitas seorang pendeta dapat terpancar dari nilai-nilai keteladanan yang mampu diberikan sebagai bentuk gaya hidup yang dapat berdampak bagi orang-orang di sekitar. Dalam mencapai sebuah keteladanan tentu tidaklah mudah. Terdapat foktor internal dan eksternal yang mempengaruhi sebuah keteladanan. Faktor-faktor internal yang mempengaruhi nilai-nilai keteladanan diantarnya sikap egois, tidak terpanggil, tidak memiliki visi, mudah menyerah. Faktor-faktor eksternal yang juga turut berpengaruh dalam keteladanan diantaranya, kritik dan protes, konflik antara gereja. Faktor-faktor ini kemudian menjadi acuan penulis untuk melihat pergumulan yang terjadi di dalam pengutusan pendeta GMIT. Penulis menggunakan metode penelitian tokoh atau yang biasa disebut studi tokoh untuk mengkaji dan melihat permasalahan yang penulis kaji. Penulis menggunakan tokoh nabi Yunus bin Amitai untuk memperlihatkan keteladanan-keteladanan yang kemudian dipakai untuk melihat permasalahan yang ada berkaitan dengan pelayanan pendeta di GMIT. Penulis memaparkan tiga poin penting yang dapat diteladani dari nabi Yunus bin Amitai dan dijadikan sebagai sumbangsih untuk pelayanan seorang Pendeta. Keteladanan-keteladanan nabi Yunus bin Amitai diantarnya: sebagai seorang pendeta diperlukan sikap pengakuan diri, penyerahan diri dan fokus yang penuh pada pelayanan.

ANALISIS LINGUISTIK SOSIAL REGISTER YANG DIGUNAKAN DALAM GRUP BABE KUPANG PADA MEDIA SOSIAL FACEBOOK

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The title of this writing “a sociolinguistic study analysis of Register used in Babe Kupang group of Social Media Facebook” the problem of this study areWhat are the types ofregister used in Babe Kupang group’s language? And What are the meanings of register used in Babe Kupang group’s language?therefore the aims of this Research is to describeTo find outthe typesof the register use d in Babe Kupang group’s language To find out the meaning of register used in, Babe Kupang group’s language, All the gained data are classified and analysed using Descriptive qualitative Method. The research was conducted in following The procedure; first the writer chose Register, second the writer read Read it to describe the Bebe Kupang,basedon their writer,third analysed the data, fourth, the writer classified the babe Kupang in Social Media facebook, and the last the writer reported the Result of data analyzed.The result of this research showed that there are Regiter used in Babe Kupang Of Social Media Group Facebook .The writer finds out five of Register used in Babe kupang , they are:Statik Register, Formal register, Consultative Regeister,Casual register, Intimate Register.,Based on types of register of babe Kupang, there are some of meaning of register that become add another arguments in a sentennce they are;Statik Register, Formal register, Consultative Regeister,Casual register, Intimate Register.

Dampak Penggunaan Strategi Kecerdasan Memahami Diri Dalam Peningkatan Penulisan Deskriptif Paragraf pada siswa-siswi kelas Sebelas SMA Negeri 2 Kupang

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The main objective of this study was to find out the effect of Intrapersonal Intelligence strategy, in improving students’ writing descriptive paragraph. This study was conducted at SMAN 2 kota Kupang, with the population was second grade students and the sample was class XI IPA 2 and XI IPA 5 of SMAN 2 Kupang. The number of population was 63 students. The method used in this study was a quantitative method and the design was a quasi-experimental design. The instrument was obtained using a written test. Data collection techniques are found by calculating the average score on the pre-test and post-test in experimental group and control group. The results of this study was indicated that there was a significant difference between experimental group and control group with the mean score in experimental group was 70.6 and the mean score in control group was 50.6. Whereas in the paired test samples, there were significant results between the pre-test and post-test based on the result of the value, the value of t-test (15.8) was higher than the value of t-table (2.058) with df = N-2. It means that the hypothesis(Ho) was rejected and the hypothesis(H1) was accepted. This showed that the effect of Intrapersonal Intelligence strategy can improve students’ writing skills in descriptive paragraph. The research question has been answered. In addition, the total score of experimental group was 2357 and the total score of control group was 1620. The writing descriptive paragraph, develop students’ way of thinking to be broader and dynamic mindset. Therefore, Intrapersonal Intelligence strategy can be used as an alternative teaching strategy, in improving students’ writing descriptive paragraph.

PENGGUNAAN SERI GAMBAR TEKS PROSEDUR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The title is “the use of procedure text pictures series in improving students’ writing ability at smp negeri 7 kolhua “, the reseach problem, is the use of procedure text picture series able to improve students’ writing ability? Methodology used in this research is quantitative research method. The design of this research is a pre-experimental design of a one-group pre-test, post-test design. In this study, The design of this research is as follows. The sample is part of the number and characteristics possessed by the population. In this study, the sample consisted of only one class in the population of class VIII.B, based on the results of preliminary observations there are low learning outcomes, especially in English subjects in class VIII.B SMP Negeri 7 Kolhua Kupang, with totaling 18 students’, 8 Males and 10 Females. To collect data, the researcher conducted tests. The researcher gave a test of writing Procedure text in 2 phases, namely pre-test and post-test. The test score consisted of four aspects. That aspects; measuring are the Content, Structure, Rules Writing, and, Characteristics writing. Whereas in the observation section, the researcher observed the continuity of learning activities to seek benefits from the method applied, based on the score in the pre-test, Based on the score in above the table shows, 6 students got very poor score, students got 8 good score, students got 3 fair score and 1 excellent score. Based on the score in above the table shows, 1 student got very poor score, 1 student got good score, 16 students got excellent score. Based on the analysis of research data, the researcher concludes that procedure text pictures series can develop students’ writing ability in class VIII.B SMP Negeri 7 Kolhua. This can be seen from the main score of students on the pre-test was 9,44 and on the post-test 13,9 as well as an increase in students’ writing ability by 20%. So, it was concluded that the procedure text pictures series method can develop students’ writing ability in the learning process.

MOTIVASI BERPRESTASI PEMAIN BOLA VOLI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang: Motivasi merupakan salah satu faktor internal yang berperan penting dalam segala aktivitas yang dilakukan oleh setiap orang. Tanpa memiliki motivasi yang tinggi maka mustahil segala aktivitas bisa dilakukan secara sempurna, termasuk bagi para pemain bola voli. Oleh karena itu, maka setiap pemain bola voli harus memiliki motivasi yang tinggi untuk mendukung upayanya meraih prestasi setinggi-tingginya. Tujuan penelitian: Untuk mendeskripsikan tingkat motivasi berprestasi pemain bola voli prodi PJKR UKAW Kupang. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif berpendekatan deskriptif eksplorasi yang dilakukan dengan menggunakan desain suvei kepada pemain bola voli PJKR UKAW Kupang tahun 2023, yang berjumlah 20 orang. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Teknik analisis datanya adalah analisis deskriptif persentase. Hasil dan pembahasan: Hasil analisis persentase menunjukkan sebanyak 15 orang (75%) memiliki motivasi berprestasi yang ‘tinggi’, serta 5 orang (25%) memiliki motivasi berprestasi dalam kategori ‘sedang’. Tidak ada satu pun pemain Tim Bola Voli PJKR UKAW Putra (0%) yang tingkat motivasi berprestasinya ‘rendah’. Dengan demikian, maka dapat dikemukakan bahwa ratarata tingkat motivasi berprestasi para pemain bola voli PJKR UKAW termasuk dalam kategori ‘tinggi’. Simpulan: Motivasi berprestasi pemain bola voli prodi PJKR UKAW Kupang termasuk ‘tinggi’. Ada dua aspek utama yang membentuk motivasi berprestasi mereka, yakni persaaan senang untuk berlatih dan bermain bola voli, serta keinginan mereka untuk bisa menjadi atlet profesional yang berprestasi.

ANALISIS TINDAKAN UCAPAN TERBANGUN PADA PROPOSAL PERNIKAHAN DALAM BAHASA MELAKA NUSA TENGGARA TIMUR

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The title of this writing is “An analysis on Speech act of Hase Hawaka at Wedding Proposal in Malaka Languange East Nusa Tenggara ” the problem of this study are 1. What are the form Speech act Of Hase hawaka at Wedding Proposal Sin Malaka language in Eats Nusa Tenggara. 2. What are The Meaning Of Hase Hawaka of Wedding Proposal In Malaka Language Of Eats Nusa Tenggara. Therefore the aims of this research is aims of study To find Out the Speech act of Hase Hawaka of Wedding Proposal in Malaka language in Eats Nusa Tenggara To find Out the Speech act Menaning of Hase Hawaka of Wedding Proposal in Malaka Language in Eats Nusa Tenggara. All the gained data are classified and analysed using qualitative Method. The research was conducted in following procedure; first the writer chose People to interview , second the writer to describe the Speech act Of Hase Hawaka, based on their writer, third analysed the data, fourth, the writer classified the Speect act Of Hase Hawaka, and the last the writer reported the Result of data analyzed. The result of this research showed that there are ten Speech act of Hase Hawaka . They are: Bei sia emi haman mai Ti’an!, Ina Sia emi mai Ti’an!, Ama sia kabir Ha’uk ne’e krai ba meja leten a haibe ho malu mama, Ina sia tanasak ha’uk ne’e krai ba meja fohon a haibe ho malu mama!, He’e, Ina no Ama sia ra’ak at hanini ti’a tanasak iha ita oin sia, tan sia at rodi we manas tama, Ina no Ama sia, ra’ak we manas a,iha ti’an it oin sia ti’an ew it Hemu onan, Ina no ama sia, ra’ak hemu mos ti’an e,at hanini ti’a mok iha it oin sia lai, Bei no Ferik sia, loro as ti’an ew’ra’ak at ita kose ti’a husar lai!, Bei no ferik sia,lamak aw iha ti’an ita oin a ne,ita hasa’e it ita liman sia ba onan!. Related to the meaning argument in Speech Of Hase Hawaka, there are some of roles that become a sentennce they are; This sentence to greet the arrival of male parents., This sentence to greet the arrival of female parents, This sentence is the role of women to greet parents of the custom that the betel nut ( Sirih pinang) is available on the table and ready to eat, This sentence is used to greet both of parents about this time we will already eat.

MOTIF, MODUS OPERANDI DAN AKIBAT HUKUM PENCURIAN HEWAN DI WILAYAH HUKUM POLRES SUMBA TIMUR

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi penulis, adalah “Motif, Modus Operandi dan Akibat Hukum Pencurian Hewan di Wilayah Hukum Polres Sumba Timur”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah: 1. Motif pelaku melakukan tindak pidana pencurian hewan. 2. Modus Operandi pelaku melakukan tindak pidana pencurian hewan. 3. Akibat Hukumnya Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa motif pelaku pencurian, modus operandi apa yang dipakai pelaku pencurian hewan serta apa akibat hukum yang yang ditimbulkannya terhadap pelaku pencurian dan korban pencurian. Sifat penelitian ini adalah deskriptif yaitu dalam hal ini penulis ingin mendeskripsikan atau menggambarkan, menguraikan, dan menjelaskan tentang pengaturan hukum terhadap terdakwa pelaku tindak pidana pencurian hewan ternak. Hasil penelitian bahwa yang menjadi Motif dan modus pelaku tindak pidana pencurian hewan , sebagai berikut: 1. Motif Pelaku Tindak Pidana Pencurian Hewan: a). Untuk memperoleh keuntungan dari barang milik korban. b). Faktor ekonomi. c). Dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. 2. Modus Pelaku Tindak Pidana Pencurian Hewan: a). Pelaku melakukan pencurian secara berkelompok. b). Pelaku melakukan pencurian secara perorangan. c). Pelaku melakukan pencurian dengan cara menjerat hewan menggunakan tali. d). Pelaku melakukan pencurian dengan cara mengambil hewan dari kandang. 3. Akibat Hukum Terhadap Pelaku, Korban dan Barang Bukti: a). Pelaku dihukum. b). Kerugian Materiil bagi korban. c). Barang Bukti dikembalikan, dimusnahkan atau disita untuk Negara. Saran penulis, sebagai berikut: 1. Diharapkan pemerintah setempat membuka lapangan pekerjaan, memberikan pelatihan keterampilan dan memberikan penyuluhan atau sosialisasi tentang pentingnya sebuah pendidikan. 2. Hakim diharapkan dapat menjatuhkan sanksi pidana penjara yang berat bagi pelaku tindak pidana pencurian hewan ternak sehingga pelaku menjadi jera untuk melakukan tindak pidana lagi. Kata Kunci : Motif, Modus operandi dan akibat hukum Tindak pencurian Hewan

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM TERJADI SEBAB DAN AKIBAT HUKUM PERCERAIAN TERHADAP HAK ASUH ANAK

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Putusan Hakim Terjadi Sebab Dan Akibat Hukum Perceraian Terhadap Hak Asuh Anak. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: 1.) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadi perceraian? dan 2.) Bagaimanakah akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: 1.) Untuk mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan terjadi perceraian, dan 2.) Untuk mengetahui akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Tentang Faktor-faktor yang menyebabkan terjadi perceraian, dan akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Variabel dalam penelitian ini yaitu terdiri dari: Variabel Bebas dan Variabel Terikat. Variabel Bebas adalah, Variabel yang mempengaruhi, yaitu, Faktor-faktor yang menyebabkan terjadi perceraian, serta akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak. Variabel Terikat adalah, Variabel yang dipengaruhi. yaitu, Putusan Pengadilan Negeri Tentang perceraian terhadap hak asuh anak. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: 1.) Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian yaitu, karena: (a) Suami dan isteri sering terjadi perselisihan dan pertengkaran (b) Salah satu pihak meninggalkan pihak yang lain (c) Salah satu pihak menjalin hubungan dengan orang lain, (d) Ayah selaku kepala rumah tangga tidak menafkahi isteri dan anak. 2.) Akibat hukum perceraian terhadap hak asuh anak yaitu; (a) Hak Asuh anak jatuh kedalam tangan ibu (b) Baik Ayah maupun Ibu sama bertanggungjawab terhadap hak asuh anak

DESKRIPSI TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA ASURANSI JIWA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi:“ DESKRIPSI TENTANG PENYELESAIAN SENGKETA ASURANSI JIWA”.Perumusan masalah adalah 1). Mengapa Hakim Pengadilan Negeri Dan Hakim Mahkamah Agung Menyatakan Mengabulkan Gugatan Penggugat Untuk Sebagian?; 2).Mengapa Hakim Pengadilan Tinggi Menyatakan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima?. Tujuan penelitian yaitu 1).Untuk Mengetahui Alasan Hakim Pengadilan Negeri Dan Mahkamah Agung Menyatakan Mengabulkan Gugatan Penggugat Untuk Sebagian; 2).Untuk Mengetahui Alasan Hakim Pengadilan Tinggi Menyatakan Gugatan Penggugat Tidak Dapat Diterima. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dengan Jenis Penelitian Normatif. Variabel bebas yaitu bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan sebagian dan menyatakan gugatan tidak dapat diterima dan Variabel Terikat yaitu Putusan Pengadilan Terkait Sengketa Asuransi Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka yang menjadi kesimpulan yaitu Alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung Menyatakan Mengabulkan Gugatan Penggugat Untuk Sebagian yaitu 1).Penguggat Hanya Dapat Membuktikan Dalil-dalilnya Untuk Sebagian. 2).Hakim Pengadilan Tinggi Salah Dalam Menerapkan Hukum, sedangkan Alasan Hakim Pengadilan Tinggi Menyatakan Gugatan Penggugat Dinyatakan Tidak Dapat Diterima yaitu: 1).Gugatan kabur (obscuur libel). 2). Ketidaksamaan Antara Posita dan Petitum Gugatan. Sehubungan dengan kesimpulan maka penulis mengemukakan saran sebagai berikit : 1).Pembuatan gugatan harus memperhatikan syarat-syarat formil dan materil dalam membuat gugatan, sehingga tidak terjadi cacat formil atau gugatan kabur yang dapat menyebabkan gugatan tidak dapat diterima. 2).Dalil atau Posita yang dibuat harus lebih rinci dan jelas sehingga dapat mendasari petitum yang dibuat dalam gugatan yang dibuat.

DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI DALAM SENGKETA ANTARA ANGGOTA PARTAI DENGAN PARTAI DEMOKRAT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI DALAN SENGKETA ANTARA ANGGOTA PARTAI DENGAN PARTAI DEMOKRAT.Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: Megapa Dalam sengketa antara anggota denga partai democrat putusan Hakim menyatakan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan? Tujuan penelitan yang ingin penulis kaji yaitu: Untuk mengetahi dalam sengketa antara anggota partai dengan partai demokrat alasan hakim menjatuhkan putusan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan.! Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Tentang sengketa anggota partai dengan Partai Demokrat putusan hakim menyatakan gugatan tidak dapat diterima, gugatan ditolak dan gugatan dikabulkan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis maka ditemukan alasan hakim menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima dalam sengketa antara anggota partai dengan partai demokrat adalah sebagai brikut 1. Putusan gugatan penggugat tidak dapat diterima, yaitu: a. Gugatan mengandung Ne Bis In Idem, b. gugatan penggugat prematur 2. Putusan menolak Gugatan, yaitu: a. Gugatan Penggugat ditolak karena Ne Bis In Idem, b. Penggugat tidak mampu membuktikan dalil dalil gugatannya 3. Putusan mengabulkan gugatan, yaitu: a. Mahkamah partai tidak berwewenang, b. Sengketa pemilu merupakan kewenangan Mahkama Konstitusi. Kata Kunci : Disparitas Putusan Pengadilan, Anggota Partai, Partai Demokrat.

Disparitas Putusan Judex Factie Judex Juris Dan Peninjauan Kembali Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyerobotan Tanah

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi penulis adalah: Disparitas Putusan Judex Factie Judex Dan Peninjauan Kembali Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyerobotan Tanah. Rumusan masalah penelitian penulis adalah: 1). Mengapa Judex Factie menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah? 2). Mengapa hakim Mahkama Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah? 3). Mengapa Hakim Peninjauan Kembali menjatuhkan putusan percobaan terhadap terdakwa II dalam tindak pidana penyerobotan tanah?. Tujuan penelitian ini yaitu, 1). Untuk mengetahui alasan Judex Factie menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah. 2). Untuk mengetahui alasan hakim Mahkama Agung menjatuhkan putusan pembicaraan terhadap pelaku penyerobotan tanah. 3). Untuk mengetahui alasan hakim peninjauan kembali menjatuhkan putusan percobaan terhadap terdakwa II dalam tindak pidana penyerobotan tanah. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi: alasan judex factie menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah yaitu: a). Perbuatan terdakwa bukan tindak pidana, b). Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur pasal 385 ayat (1) KUHP, alasan Hakim Mahkama Agung menjatuhkan putusan pembicaraan terhadap pelaku tindak pidana penyerobotan tanah, yaitu: a). Judex Factie salah dalam menerapkan hukum, b). Perbuatan terdakwa merupakan perbuatan pidana. Alasan Hakim peninjauan kembali menjatuhkan putusan percobaan terhadap terdakwa II dalam tindak pidana penyerobotan tanah, yaitu: a). Adanya kekhilafan judex jurusan dalam penerapannya, b). Adanya pertimbangan pada syarat dan kondisi tertentu atas permulaan dan niat melakukan kejahatan. Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak Pidana, Penyerobotan Tanah.

ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA JUAL BELI RUKO PERLAWANAN PIHAK KETIGA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTI SARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA JUAL BELI RUKO PERLAWANAN PIHAK KETIGA.Rumusan masalah yang penulis kaji adalah mengapa hakim tingkat kasasi menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan perlawanan pihak ketiga tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menjatuhkan putusan menolak gugatan perlawanan pihak ketiga.Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: untuk mengetahui alasan hakim tingkat kasasi menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan perlawanan pihak ketiga tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menjatuhkan putusan menolak gugatan perlawanan pihak ketiga.Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif . Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai penulis kaji yaitu : Alasan Majelis Hakim tingkat kasasi mengabulkan gugatan perlawanan pihak ketiga dapat diterima yaitu : a. Pihak ketiga adalah pembantah yang beritikat baik b. Putusan judex factie tidak tepat karena tanpa alasan sah mengesampingkan perjanjian jual beli ruko Alasan hakim peninjauan kembali menolak gugatan perlawanan pihak ketiga yaitu : a. Terdapat kekhilafan hakim atau kekeliruan nyata dalam putusan judex juris yang membatalkan putusan judex facti. b. Pembantah adalah pembantah yang tidak benar. Saran dari penulis adalah (1). Majelis hakim dalam pemeriksaan perkara perdata penulis mengharapkan kepada hakim agar dalam pengambilan keputusan perlu memperhatikan latar belakang masalah dan fakta –fakta persidangan maupun dalam hal penerapan hukum. Agar dalam menjatuhkan putusan dapat diterima oleh semua pihak semua yang berperkara. (2). Demi terciptanya keadilan dan kepastian hukum dalam masyarakat maka sangat diharapkan majelis hakim memeriksa dan memutuskan perkara seadil-adilnya. Kata Kunci:Putusan Hakim,Sengketa jual beli Ruko perlawanan pihak ketiga.

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM PERKARA WANPRESTASI JUAL BELI APARTEMEN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi:“DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM PERKARA WANPRESTASI JUAL BELI APARTEMEN”. Perumusan masalah adalah : 1).Mengapa Hakim Pengadilan Negeri Menguatkan Putusan BPSK? 2).Mengapa Hakim Mahkamah Agung Manyatakan BPSK Tidak Berwenang? Tujuan penelitian yaitu: 1).Untuk Mengetahui Mengapa Hakim Pengadilan Negeri Menguatkan Putusan BPSK. 2).Untuk Mengetahui Mengapa Hakim Mahkamah Agung Manyatakan BPSK Tidak Berwenang. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dengan Jenis Penelitian Normatif. Variabel bebas yaitu bagaimana pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menguatkan putusan BPSK dan Hakim Mahkamah Agung menyatakan BPSK tidak berwenang dan Variabel Terikat yaitu putusan hakim dalam perkara wanprerstasi jual beli apartemen. Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka yang menjadi Alasan Pengadilan Negeri menguatkan putusan BPSK : Adanya Hubungan Hukum Antara Pemohon dan Termohon, Perjanjian Tidak Dilaksanakan Oleh Termohon dan alasan Hakim Mahkamah Agung Menyatakan BPSK Tidak Berwenang karena : Objek sengketa adalah wanprestasi, Pengadilan Negeri Salah Menerapkan Hukum. Saran penulis sebagai berikut: 1). Pertimbangan judex facti, dalam hal ini Pengadilan Negeri Palembang harus lebih teliti dalam menerapkan hukum. 2). Kepada masyarakat, agar dapat menepati apa yang telah diperjanjikan, baik perjanjian jual beli maupun perjanjian-perjanjian lain sepanjang menyangkut permasalahan hukum perdata. Kata Kunci : Wanprestasi, Jual Beli, Apartemen

DESKRIPSI TENTANG KEWENANGAN MENGADILI SENGKETA KOPERASI SIMPAN PINJAM JASA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTI SARI Skripsi penulis adalah: DESKRIPSI TENTANG KEWENANGAN MENGADILI SENGKETA KOPERASI SIMPAN PINJAM JASA .rumusan masalah yang penulis kaji adalah : mengapa Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili sengketa koperasi simpan pinjam jasa?, mengapa Pengadilan Tinggi menyatakan Pengadilan Negeri berwenang mengadili sengketa koperasi simpan jasa?. tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui asalan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili sengketa koperasi simpan jasa, untuk mengatauhi alasan Pengadilan Tinggi menyatakan Pengadilan Negeri berwenang mengadili sengketa koperasi simpan jasa, sifat penelitian ini adalah DESKRIPTIF jenis penelitian adalah NORMATIF, teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen dan bahan pustaka. Variable peneletian yaitu variable bebas dan variable terikat. berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis selanjutnya dirumuskan dan ditarik kesimpulan dan saran sebagai berikut : faktor–faktor yang menjadi perbedaan putusan Hakim antara putusan Pengadilan Negeri, dan Mahkamah Agung menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili sengketa koperasi simpan pinjam jasa, dan putusan Pengadilan Tinggi menyatakan Pengadilan Negeri berwenang mengadili sengketa koperasi simpan pinjam jasa karena gugatan diajukan tanpa memperhatikan domisili atau akta perjanjian pinjam uang, karena gugatan sempurna, Penggugat dalam mengajukan gugatan seharusnya memperhatikan surat perjanjian yang bilamana terjadi sengketa, Seharusnya ergugat melakukan penyelamatan kredit dengan restrukturisasi kredit (penyelamatan kredit supaya jangan bermasalah), Pengurus koperasi harus memperhatikan alur komonikasi dengan aggota agar terbentuknya kerjasama yang mumpuni dalam memajukan koperasi agar terhindar dari resiko dikemudian hari. KATA KUNCI : Sengketa, Koperasi, Kewenangan Mengadili.

TRADISI KEDDE Suatu Tinjauan Teologis Terhadap Praktik Tradisi Kedde di Sumba Barat dan Implikasinya bagi GKS Jemaat Sobawawi

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebudayaan merupakan bagian dari tradisi yang mencakup keseluruhan hidup masyarakat. Tradisi kedde merupakan salah satu unsur budaya yang masih dipelihara dan dipraktekkan hingga saat ini oleh masyarakat Sumba Barat sebagai sebuah identitas. Praktik tradisi kedde awalnya dilakukan dengan tujuan untuk saling membantu atau menolong keluarga yang mengalami kesusahan, akan tetapi sekarang praktik tradisi kedde sudah mengalami pergeseran makna dan nilai dalam pelaksanaannya. Tradisi ini tidak saja dilakukan oleh masyarakat Sumba Barat yang masih menganut kepercayaan Marapu, tetapi juga oleh Jemaat Sobawawi sebagai orang-orang Kristen yang sudah memahami ajaran Alkitab. Perspektif teologis terhadap tradisi kedde ialah, secara terus-menerus memberikan pemahaman yang lebih kepada anggota jemaat, agar dalam melaksanakan tradisi ini mereka perlu untuk melihat dan melakukan hal-hal positif. Penulis mengkaji menggunakan metode deskriptif, analitis, reflektif. Dalam tulisan ini penulis menggunakan metode penelitian lapangan atau wawancara serta penelitian kepustakaan. Melalui pengumpulan data dari buku-buku, artikel, dan tulisan-tulisan untuk mendapatkan konsep-konsep, teori-teori yang berkaitan dengan penelitian ini untuk mendukung dan memperkuat tulisan ini. Pada awalnya praktik tradisi kedde adalah sebuah tradisi yang melibatkan orang-orang dalam ikatan persaudaraan yang memiliki tanggung jawab untuk saling membantu. Akan tetapi, dalam praktiknya masyarakat Sumba Barat menjadikan tradisi kedde sebagai ajang untuk beradu gengsi dalam mencari nama dan menaikkan status sosial dalam masyarakat. Dalam pelaksanaannya tradisi kedde tidak lagi hanya melibatkan keluarga, namun telah meluas ke dalam lingkup sosial tergantung seberapa luas jaringan sosial yang dibangun. Dalam hasil analisis, tradisi kedde memiliki nilai poitif dan nilai yang perlu dikritisi bagi kehidupan masyarakat dan jemaat masa kini. Oleh sebab itu gereja memiliki peranan penting untuk memberikan pemahaman kepada jemaat dalam memahami konteks masa kini serta dampak pelaksanaan tradisi kedde. Refleksi teologis dari tulisan ini adalah untuk menjawab pergumulan gereja pada masa kini, mengenai tanggung jawab adat dan relasi sosial dalam kehidupan jemaat maupun masyarakat.