Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

2.728 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 402025: 602024: 212023: 3322022: 4032021: 10102020: 1712019: 32018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

Carut-Marut Pengelolaan Keuangan Daerah di Era Otonomi Daerah

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Demi terwujudnya kesejahteraan rakyat sebagai salah satu tujuan pembangunan, dibutuhkan suatu upaya yang optimal dari para stakeholder antara lain DPRD, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam pengelolaan keuangan daerah yang baik yang menerapkan prinsip-prinsip transparansi, partisipatif, dan akuntabel. Buku in i memaparkan fakta-fakta empiris berbagai persoalan carut-marut dalam pengelolaan keuangan daerah dan kemudian menyumbangkan suatu pemikiran yang kritis untuk memberikan solusi atas kondisi tersebut dengan mengintegrasikan dua perspektif dalam pengelolaan keuangan daerah, yaitu perspektif hukum dan politik. Buku persembahan penerbit PrenadaMedia

PENGARUH LAMA FERMENTASI NIRA LONTAR ( Borassus flabellifer ) TERHADAP TOTAL ASAM ASETAT

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH LAMA FERMENTASI NIRA LONTAR ( Borassus flabellifer ) TERHADAP TOTAL ASAM ASETAT Ardyanto Landunau*) Regina I. M. BanoEt,SP.MP**) Ir.Zet Malelak, M.Si**) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Asam asetat dapat dibuat dari substrat yang mengandung etanol, yang dapat diperoleh dari berbagai macam bahan seperti buah buahan, kulit nanas, pulp kopi, dan nira .Tersedianya nira lontar dalam jumlah besar di Indonesia merupakan potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Nira lontar dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan cuka melalui proses fermentasi. Hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan cuka yang semakin bertambah oleh industri makanan, laboratorium (kimia, biologi), pabrik farmasi dan sebagainya. Asam cuka selain digunakan sebagai penyedap rasa pada makanan, juga biasa digunakan untuk menghilangkan bau amis pada proses pengolahan ikan, bahan pengawet, pembuatan obat-obatan (aspirin), dan sebagainya (Santoso, 1995). Nira lontar dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan cuka melalui proses fermentasi. Komposisi nira lontar mempunyai pH 6,7 dan berat jenisnya 1,07 (Anonim 1981). Menurut Davis dan Johnson (1987) komposisi nira lontar terdiri dari gula 10,93%, abu 0,54%, lemak 0,04%, protein 0,35%, dan komposisi airnya sendiri sebesar 87,78% (Anonim, 1981). Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh lama fermentsi terhadap total asam asetat dari nira lontar. Metode yang digunakan adalah menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali selama 4 hari, 6 hari,8 hari, dan 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh total asam asetat(cuka) yang tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan nilai rata-rata 6,70% dengan lama fermentasinya selama 10 hari. Kata Kunci : lama fermentasi, nira lontar dan total asam asetat. * ( peneliti ) **(pembimbing)

PENGARUH PERBEDAAN KONSENTRASI PASTA BUAH PISANG AMBON TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN KUE BOLU

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PERBEDAAN KOSENTRASI PASTA BUAH PISANG AMBON TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN KUE BOLU Joao R.G. Taka*)Ir. A. Medah, MP**) Ir. Zet Malelak, M.Si**) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian ini tentang kosentrasi pasta buah pisang ambon terhadap daya terima konsumen kue bolu. Tujuan peneltian untuk mendapatkan level kosentrasi yang cocok dalam penambahan pasta pisang ambon untuk pembuatan kue bolu yang dapat diterima oleh kosumen. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). dengan 4 perlakuan termasuk kontrol dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan prensentase Perlakuan. 0 % tanpa penambahan pasta pisang ambon. 20 % penambahan pasta pisang ambon 30% penambahan pasta pisang ambon, dan 40 % penambahan pasta pisang ambon. Variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu Tekstur, Warna, Aroma, Rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji analisis organoleptik terdapat pada tekstur kue bolu paling disukai pada perlakuan D dengan menghasilkan skor 3.600, Warna kue bolu paling disukai pada perlakuan D yaitu dengan skor 3.767, Aroma kue bolu paling disukai pada perlakuan D yaitu dengan skor 3.700, dan Rasa kue bolu paling disukai pada perlakuan D yaitu dengan skor 3. 767. kata kunci : Bolu,tekstur, warna, aroma dan rasa * ( peneliti ) ** ( Pembimbing)

PEMANFAATAN TEPUNG BEKATUL BERAS GOGO (KODI) SEBAGAI PENSUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN DONAT”

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMANFAATAN TEPUNG BEKATUL BERAS GOGO SEBAGAI PENSUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN DONAT Desi D. Wungo.* ) Dr. Ir. Godlief F. Neonufa MT**) Ir. M. Nuhamara**) Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Fakultas Teknologi Pertanian Bekatul adalah bagian terluar dari bulir padi yang terbungkus oleh sekam. Bulir adalah buah sekaligus biji berbagai tumbuhan serealia utama, seperti padi, gandum, dan jelai. Bekatul berasal dari kulit ari butiran beras dan sebagian kecil endosperma berpati. Istilah bekatul terutama disematkan pada padi, karena serealia inilah yang dikenal sebagai sereal atau biji-bijian sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji atau bulirnya sebagai sumber karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data ilmiah terkait tingkat kesukaan produk donat berbasis tepung terigu dikombinasikan dengan tepung bekatul padi gogo (kodi), untuk mendapatkan data perbandingan tepung bekatul padi gogo (kodi) sebagai pensubstitusi tepung terigu dalam pembuatan donat yang berkualitas baik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali ulangan dengan presentase 0%, 20%, 40%, dan 60% susbtitusi tepung bekatul beras gogo kodi terhadap tepung terigu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan perlakuan B, yang mana bahwa perlakuan 20% tepung bekatul beras gogo kodi menghasilkan warna dan rasa yang disukai konsumen (direpresentasikan oleh panelis) dan level keempukkan tekstur yang baik menurut hasil uji penetrometer. Kata kunci : Tepung bekatul beras gogo (kodi), donat. *) Peneliti **) Pembimbing

“PROPORSI PENGGUNAAN GULA MERAH (Phaseulus vulgaricus, L) DALAM PEMBUATAN SUSU KACANG MERAH TERHADAP AKSEPTABILITY SENSORIK”

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROPORSI PENGGUNAAN GULA MERAH DALAM PEMBUATAN (LEMPENG) DALAM PEMBUATAN SUSU KACANG MERAH (Phaseulus vulgaricus ,L) TERHADAP AKSEPTABILITAS SENSORIK Benedikta anahamu.*)Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, MT**), Regina I. M. Banoet SP,MP**) UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG Fakultas Teknologi Pertanian Susu adalah cairan berwarna putih yang lazimnya berasal dari hasil pemerahan sapi atau hewan menyusui lainnya. Produk ini dapat dikonsumsi langsung atau dapat diolah menjadi bahan makanan lain yang aman dan sehat. Susu merupakan produk pangan yang hampir sempurna kandungan gizinya dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Bahan makanan ini merupakan salah satu sumber energi karena mengandung lemak dan gula susu (laktosa) dalam jumlah yang cukup bermakna. Susu juga kaya dengan zat pembangun karena mengandung protein. Salah satu jenis kacang yang berpotensi untuk menghasilkan susu adalah kacang merah (Phaseulus vulgaris, L). Kacang merah (Phaseulus vulgaris, L) termasuk dalam family loguminosea alias tanaman polongan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada warna, rasa maupun kadar gula produk susu kacang merah. Kata kunci : Kacang merah ( phaseulus vulgaricus, L), gula merah (lempeng *)peneliti **) pembimbing

STUDI TENTANG KOMPONEN BETA KAROTEN DAN DAYA TERIMA CENDOL BERBASIS CAMPURAN TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR LABU KUNING (Cucurbhita Moschata)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI TENTANG KOMPOSISI BETA KAROTEN DAN DAYA TERIMA CENDOL BERBASIS CAMPURAN TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR LABU KUNING (Cucurbhita Moschata) Demetria M.H. Lekik*), Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, MT**), Ir. M. Nuhamara, MP**) (Fakultas Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang) ABSTRAK Labu merupakan kelompok tumbuhan merambat dari famili Cucurbitaceae. Labu kuning kaya akan beta (β) karoten yang berfungsi sebagai prekursor vitamin A (Astawan, 2004) juga memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi (Gardjito, 2005). Cendol adalah produk olahan pangan yang berbahan dasar tepung hunkwe dan tepung beras, memiliki tekstur yang kenyal dan mempunyai ciri khas berwarna hijau (Rahman, dkk., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pencampuran tepung tapioka dengan bubur labu kuning terhadap organoleptik (rasa, warna dan tekstur) sebagai bentuk penganekaragaman produk olahan dari labu kuning. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan presentase 0%, 50%, 55%, 60% bubur labu kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan 60%, yang dimana proporsi bubur labu kuning 60% terhadap tekstur cendol labu kuning yang tertinggi dengan skor 3,6, rasa cendol labu kuning yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 60% dengan skor 3,8, warna cendol yang sesuai dengan pengamatan terhadap kartu warna makanan, warna yang paling tegas terdapat pada perlakuan 60% dengan indikator warna orange 021.