2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KARAKTERISASI PRODUK YOGHURT SUSU NABATI KACANG ARBILA HUTAN (Phaseolus lunatus L.) *)Tualaka, G **)Ledo, S, E, M **)Solle, R, L, H Kacang arbila hutan (Phaseolus lunatus L.) merupakan salah satu sumber pangan NTT yang belum dimanfaatkan secara optimal karena adanya beberapa senyawa anti gizi dan kandungan asam sianida yang cukup tinggi yaitu 14,96-26,22 mg/g, sehingga masyarakat suku Timor mengolah kacang arbila hutan dengan cara direbus sebanyak 12 kali sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan racun dan menghasilkan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi yang baik untuk meningkatkan daya beli masyarakat, salah satunya adalah yoghurt.Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan karakterisasi produkyoghur ditinjau dari parameter kandungan gizi, tingkat penilaian panelis dan kualitas pH pada yoghurt susu nabati kacang arbila hutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang dilakukan dalam 4 tahap yaitu pembuatan yoghurt kacang arbila dengan 3 perlakuan, dan 1 Kontrol (10% biokul plain kedalam 100 mL susu ultramilk), perlakuan K1 (20% biokul plain), K2 (30% biokul plain), K3 (40% biokul plain); kedalam 100 mL susu kacang arbila hutan untuk uji proksimat; uji organoleptik; dan uji pH. Hasil analisis kandungan gizi secara proksimat menunjukkan kandungan protein tertinggi sebesar 4,09% terdapat pada yoghurt perlakuanK2, kandungan karbohidrat tertinggi sebesar 11,61% dan lemak terendah yaitu 0,22% pada yoghurt perlakuanK1.Hasil uji organoleptik sesuai uji pembeda segi tigamenunjukkan yoghurt perlakuan sangatberbeda nyata dengan yoghurt kontrol pada tekstur dan aroma. Hasil uji pH menunjukan terjadi perubahan setelah proses fermentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan terbaik dengan protein tertinggi yaitu pada perlakuan K2 dengan konsentrasi starter 30%, dan yoghurt perlakuan sangat berbeda nyata dengan yoghurt kontrol pada rasa dan aroma, dan terjadi perubahan pH setelah proses fermentasi pada yoghurt kontrol dan yoghurt perlakuan. Kata Kunci : yoghurt, kacang arbila hutan, susu nabati, produk prebiotik. Keterangan : *) peneliti **) pembimbing
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi ini : “KajianYuridis tentang Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pemilihan Umum”. Adapun Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Mengapa Putusan Hakim terhadap pelaku tindak pidana Pemiihan Umum ada yang bebasdan ada yang di penjara?.Dalam masalah pokok diatas yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan Putusan terhadap pelaku tindak pidana Pemlihan Umum ada yang bebas dan ada yang di penjara. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Penjatuhan putusan terhadap pelaku tindak pidana Pemilhan Umum sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah DasarPertimbangan Hakim dalam menjatuhkan pidana ada yang bebas dan yang dipenjara. Analisis terhadap data-data yang diperoleh, maka adapun kesimpulan terkait dengan mengapa hakim menjatuhkan putusan terhadap pelaku tindak pidana pemilihan umum ada yang bebas dan ada yang di pidana penjara yaitu : 1. Terdakwa di jatuhi putusan bebas oleh karena perbuatannya tidak terbukti karena tidak memenuhi unsur-unsur dakwaan yang didakwakan. Dalam hal membaca surat suara hasil pemilu DPRD tidak adanya kaitan langsung antara terdakwa sebagai orang pertama kali membacakan hasil suara dengan adanya fakta terjadinya perpindahan hasil suara. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya keberatan, baik yang berkaitan dengan pembacaan surat suara maupun mengenai pencatatan hasil suara. 2. Hakim menjatuhkan putusan pemidanaan bagi para terdakwa oleh karena Perbuatan tindak pidana pemilihan umum yang dilakukan oleh para Terdakwa terbukti dan telah terpenuhi unsur-unsur yang didakwakan yaitu unsur :“Dengan sengaja menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye secara langsung ataupun tidak langsung”. Saran dalam penelitian ini Bagi hakim sebagai salah satu penegak hukum, dalam menjatuhkan putusan harus mempertimbangkan dengan baik unsur-unsur dakwaan dan fakta-fakta persidangan. Bagi setiap warga Negara yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota Perwakilan legislatif agar tidak menggunakan cara-cara yang tidak benar untuk didukung dan tidak mempengaruhi orang lain untuk menggunakan hak pilihnya dengan tidak benar. Kata Kunci : PemilihanUmum, Tindak Pidana, Putusan,Pertimbangan Hakim
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Deskripsi tentang pegesahan anak di luar kawin berdarsarkan putusan pengadilan negeri Metode penelitian normatif Bahan hukum primer Bahan hukum sekunder Bahan hukum tersier Nomor putusan 1. No.0012/pdt p/2015/ PA. Dps 2. No. 0029/pdt.p/ 2016/ PA. YK 3. No.81/pdt. P/ 2017/ PA. YK 4. No. 79/ pdt . P/ 2018/ PN-YK 5. No. 345/pdt. P/ 2019/ PN ptk
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Primus Dionisius Mauk (16320737) Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Visual Materi Tolak Peluru Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing: (I) Dr. Andreas J. F. Lumba,M.Pd. (II) David Loba,S. Pd.M.Pd. Kata Kunci: Tolak Peluru, Media visual Tolak peluru merupakan usaha menolak peluru sejauh mungkin dengan daya dengan teknik yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media visual materi tolak peluru pada siswa kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, observasi dan dokumentasi. Teknik analsisi datanya menggunakan deskripsi presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tolak peluru kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Pada siklus I aspek kognitif yang tergolong dalam kriteria baik sekali 15%, baik 30%, cukup 35%, kurang 20% dan kurang sekali 0%. Pada siklus I aspek psikomotor yang tergolong kriteria baik sekali 10%, baik 10%, cukup 45%, kurang 35% dan kurang sekali 0%. Pada iklus I aspek afektif yang tergolong kriteria baik sekali 15%, baik 15%, cukup 40%, kurang 30% dam kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek kognitif yang tergolong baik sekali 25%, baik 45%, cukup 25%, kurang 5% dan kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek psikomotor yang tergolong baik sekali 30%, baik 35%, cukup 25%, kurang 10% dan kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek afektif yang tergolong baik sekali 20%, baik 50%, cukup 20%, kurang 10% dan kurang sekali 0 %. Dari hasil analisis yang diperoleh selama penelitian terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus I sampai siklus II untuk ketiga aspek (afektif, kognitif dan psikomotor). Aspek kognitif pada siklus I (80%) dan siklus II (95%), pada aspek afektif siklus I (70%) dan siklus II (90%), pada aspek psikomotor siklus I (65%) dan siklus II (90%).Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa dengan menggunakan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk itu peneliti menyarankan agar dalam pelaksanaan pembelajaran penjasorkes hendaknya guru menggunakan media visual sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi ini : “KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP TERJADINYA TINDAK PIDANA PENELANTARAN ISTRI OLEH SUAMI dan rumusan masalah “Apa saja Faktor-faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Tindak Pidana Penelantaran Isti Oleh Suami”. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penelantaran istri oleh suami. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Pengadilan Negeri Nomor 18/Pid.Sus/2018/PN.Mme, Putusan Nomor 145/Pid.Sus/2016/PN.Kpg, Putusan Nomor 145/Pid.Sus/2016/PN.Wkb, Putusan Nomor 08/Pid.Sus/2016/PN.Bta dan Putusan Nomor 93/Pid.Sus/2019/PN.Atb
Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 (lima) Putusan tersebut bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penelantaran istri oleh suami adalah Faktor ekonomi, faktor adanya wanita idaman lain (WIL) dan faktor hubungan tidak harmonis. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa, tindak pidana penelantaran istri oleh suami merupakan salah satu bentuk dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dapat dilakukan oleh suami terhadap anggota keluarganya, terutama istri dan anaknya dengan cara tidak memberikan nafkah lahir dan batin terhadap istrinya yang masih dalam ikatan perkawinan yang sah serta kepada pelakunya dapat dikenai sanksi pidana. Majelis Hakim dalam memutus perkara penelantaran isteri dan anak dengan beberapa pertimbangan berdasarkan keyakinan hakim, peraturan perundang-undangan yang berlaku, atau sosiologis masyarakatnya. Dalam perkara ini majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penelantaran rumah tangga yang diatur dalam Pasal 49 huruf a Jo. Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Agar perempuan tidak menjadi mayoritas korban penelantaran dalam rumah tangga, maka mereka diharapkan bisa mengetahui tentang hak dan kewajiban sebagai istri. Selain itu, korban penelantaran dalam rumah tangga yang sebagian besar perempuan juga harus lebih berani menceritakan dan melaporkan tentang tindak penelataran yang menimpanya, serta tidak lagi memandang penelantaran dalam rumah tangga sebagai aib yang harus ditutupi.
Kata kunci :Tindak Pidana, Penelantaran dan Rumah Tangga.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi kajian yuridis penjatuhan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu oleh mahkamah Agung Republik Indonesia., Masalah pokok dalam penulisan ini adalah bagaimanakah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu. Jenis penelitian hukum yang di gunakan adalah normatif dan bersifat deskriptif subyek penelitian adalah putusan pengadilan jakarta barat dan Mahkamah Agung pengumpulan data di lakukan dengan Studi dokumen kemudian data di analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian 1 Hakim menjatuhkan putusan bebas karena tidak terpenuhi unsur unsur dari pasal dakwaan Penuntut Umum 2, Hakim Mahkamah Agung menguatkan Putusan pengadilan negeri karena judex fackti sudah benar menerapkan hukum. Saran Pemerintah maupun pihak yang berwenang sebaiknya dapat memberikan arahan mengenai tindak pidana pemalsuan Akta otentik, saran hendaklah Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan upayakan hukum kasasi perlu mencari bukti bukti yang baru Kata kunci Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul dari Skripsi ini: Deskripsi tentang pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum pada kasus korupsi pengadaan software Microsoft Office di PT. Bank NTT Permasalahanya adalah apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum bagi para terdakwa pada kasus korupsi pengadaan software microsoft office di PT. Bank Nusa Tenggara Timur? Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan variabel bebas dan terikat yang dianalisis secara deskriptif dari bahan primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian dan analisis putusan hakim dapat di ketahui bahwa putusan lepas dari segala tuntutan hukum dari keterangan saksi-saksi dan korban dan fakta persidangan diperoleh jawaban bahwa: Pertama, Perbuatan yang didakwakan oleh Penuntut Umum bukanlah merupakan suatu tindak pidana korupsi ((onslag van rechtvervolging). Pada putusan lepas (onslag van recht vervolging), segala tuntutan hukum atas perbuatan yang dilakukan terdakwa dalam surat dakwaan jaksa/penuntut umum telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, akan tetapi terdakwa tidak dapat dijatuhi pidana, karena perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana merupakan bidang hukum perdata dalam putusan Nomor: 56/PID.SUS-TPK/2017/PN.KPG. Berdasarkan uraian fakta persidangan Majelis Hakim berpendapat bahwa telah terbukti ada pembayaran 100 % oleh PT. Bank Pembangunan Daerah NTT kepada PT. Comparex Indonesia sebesar Rp.4.307.502.936,00 (empat miliar tiga ratus tujuh juta lima ratus dua ribu sembilan ratus tiga puluh enam rupiah); Kedua, Perbuatan para terdakwa berkaitan dengan perjanjian dalam hukum perdata. Perjanjian yang dilakukan oleh Bank NTT dengan PT. Comparex Indonesia sebagai customer yaitu pekerjaan pengadaan Lisensi Win Pro 10 GGWA LO sebanyak 830 unit. Sehingga hubungan hukum yang dibangun merupakan hubungan hukum keperdataan bukan merupakan hubungan hukum pidana, maka dalam putusan kasasi Mahkamah Agung menguatkan putusan hakim nomor : 56/PID.SUS-TPK/2017/PN.KPG dalam tindak pidana korupsi. Berdasarkan pada hasil penelitian dan analisis, maka dapat disimpulkan beberapa hal yaitu: (1). Perbuatan yang didakwakan oleh Penuntut Umum bukanlah suatu tindak pidana korupsi (onslag van rechtvervolging). (2). Perbuatan para terdakwa berkaitan dengan perjanjian dalam hukum perdata. Saran.(1). Terdakwa diharapkan agar lebih hati-hati dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa yang baik dan benar agar terhindar dari tindak pidana korupsi. (2). Penuntut Umum, diharapkan agar lebih jeli dan teliti dalam menjerat pelaku tindak pidana korupsi mengenai alat bukti dan barang bukti dan harus membedakan antara perkara pidana dan perdata dalam pembuktian mengenai tindak pidana korupsi sehingga dapat menjerat para pelaku korupsi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Analisis Yuridis Tentang Kesesuaian Perma Nomor 1 Tahun 2019 Dengan Asas Sidang Pengadilan Terbuka Untuk Umum Menurut Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman. Masalah Penelitian Apa Pertimbangan Mahkamah Agung mengeluarkan Perma Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik.Tujuan penelitan yaitu Untuk mengetahui Pertimbangan Mahkamah Agung mengeluarkan Perma Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah normatif sehingga penulis melakukan studi dokumen kemudian data dianalisis secara Normatif. Teknik pengumpulan bahan Hukum merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan Data keabsahan peraturan perundang-undangan. Dokumentasi atau studi kepustakaan, yaitu mengumpul dan mempelajari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan maupun literature-literatur yang mendukung dalam penelitian ini. Kesimpulan Pertimbangan Mahkamah Agung Mengeluarkan Perma Nomor 1 tahun 2019 Persidangan Elektronik adalah Mendukung terwujudnya tertib penanganan perkara yang modern profesional, transparan, akuntabel, efektif dan efisien . Maksud tersebut sejalan dengan Pasal 2 ayat (4) UU No. 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman (UU Kekuasaan Kehakiman), yaitu terselenggaranya peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan. Dari ketentuan tersebut, persidangan secara elektronik diharapkan memberikan manfaat bagi para pihak yang berperkara karena persidangan dapat dilakukan secara cepat dan tidak birokratis, sederhana, dan berbiaya ringan, Mencegah penularan covid-19 dan memotong interaksi fisik dalam pelayanan publik dan memungkinkan dilakukannya sidang jarak jauh dengan menggunakan fasilitas teknologi informasi dan persidangan online merupakan terobosan positif sebagai solusi di tengah perkembangan teknologi. Saran Persidangan elektronik harus terbuka untuk umum (publik) karena Pelaksanaan persidangan secara elektronik masih relatif tertutup karena akses untuk mengikuti jalannya proses persidangan secara elektronik hanya diberikan kepada para pihak yang berperkara dan belum terbuka untuk dapat diakses oleh publik.Harus dijelaskan apa pertimbangan yang digunakan jika tidak ada persetujuan hanya salah satu pihak. Berdasarkan Pasal 20 Perma No. 1 Tahun 2019, persidangan secara elektronik untuk perkara perdata tidak bersifat mandatory, melainkan memerlukan persetujuan penggugat dan tergugat. Ini berarti persidangan secara elektronik tidak bisa berjalan dengan sendirinya tanpa persetujuan dari para pihak yang berperkara. Kata Kunci: Persidangan Elektronik, Hukum Acara Perdata,Asas-Asas Hukum Acara Perdata, UU NO 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skrispsi penulis adalah: ''Deskripsi tentang pembatalan surat keputusan bupati manggarai tentang pemberhentian denga tidak hormat aparatur sipil negara di PTUN Kupang"permasalahan pokok dalam peneliti ini yakni : Bagaimana pertimbangan hakim PTUN dalam membatalankan surat keputusan Bupati Manggarai tentan pemberhentian dengan tidak hormat aparatur sipil negara Mantan terpidana kejahatan jabatan?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hakim PTUN dalam membatalkan surat keputusan bupati manggarai tentang pemberhentian dengan tidak hormat aparatur sipil negara mantan terpidana kejahatan jabatan,selanjutnya penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa penelitian ini pada hakikatnya mengkaji hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat,adanya menjadi acuan perilaku setiap orang. Data tang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder,bahan hukum tersier.Terknik pengumpulan data melalui studi pustara
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK KAJIAN OPERASI DAN PEMELIHARAAN SALURAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KERELOKO KECAMATAN KOTA WAIKABUBAK KABUPATEN SUMBA BARAT LediFictor B.P MakaborangMarthen, STP., MSc Nainiti . N.P.P.E Penelitian ini Melingkupi Kajian Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Pada Daerah Irigasi Kereloko Kelurahan Wailiang Kecamatan KotaWaikabubak Kabupaten Sumba Barat yang bertujuan untuk mengetahui kinerja Perkumpulan Petani Pemakai Air/P3A dalam pengoperasian jaringan irigasi pada lokasi penelitian. Penelitian telah dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yaitu pada bulan April 2020 dengan menggunakan metode deskriftif. Setelah dilakukan penelitian dilapangan yang dilaksanaan sesuai dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini maka didapatkan hasil bahwa kondisi fisik jaringan irigasi Kereloko dalam keadaan baik meskipun masih minim dalam kebersihan sekitar irigasi/saluran dan setelah dilakukan pengumpulan data dengan cara mewawancarai 30 orang responden pemakai saluran irigasi kereloko didapatkan hasil bahwa sebagian responden menyetujui atau sangat setuju untuk dilakukan pembersihan/pemeliharaan jaringan irigasi demi meningkatkan ketersediaan air yang cukup dalam melakukan kegiatan pertanian baik pada musim hujan maupun musim kemarau. Demi kelancaran suatu program dalam suatu usaha maka diperlukan suatu perubahan yang lebih baik, jadi dalam penelitian ini, peneliti mengundang para responden (P3A) untuk membangun kerja sama yang baik dalam memelihara lingkungan irigasi demi dan untuk mencukupi ketersediaan air. Keterangan : *) Peneliti **) Pembimbing I ***) Pembimbing II
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi adalah “Disparitas Penjatuhan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A”, Masalah pokok Penelitian, “Mengapa hakim menjatuhkan pidana kepada pelaku tindak pidana aborsi saling berbeda antara satu dengan yang lain ?, Tujuan Penelitian dan penulisan dilakukan untuk mengetahui putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana aborsi berbeda diwilayah hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A ? ” Metode Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Penelitian Hukum Normatif Yaitu Penelitian Hukum Yang Dilakukan Dengan Cara Meneliti Bahan Kepustakaan atau (Data Sekunder) Berupa Putusan Pengadilan Negeri Kupang Kelas I A. Data Sekunder Dalam Penelitian Terdiri Dari Tiga Bahan Hukum Yaitu 1. Bahan Hukum Primer, 2. Bahan Hukum Sekunder, Dan 3. Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian Telah Membuktikan Bahwa Dasar Pertimbangan Hakim Terjadi Disparitas Penjatuhan Hukuman Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi Berdasarkan Putusan Nomor: 131/Pid.Sus/2016/PN.Kpg, Nomor: 242/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Nomor: 243/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Nomor: 244/Pid.Sus/2015/PN.Kpg, Adalah Sebagai Berikut : A. Tuntutan Pidana Berbeda B. Majelis Hakim Yang Memeriksa Dan Memutuskan Berbeda C. Kualitas Perbuatan Pelaku D. Faktor-Faktor Yang Memberatkan Dan Meringankan Dalam Persidangan E. Faktor-faktor Yang Menimbulkan Terjadinya Disparitas Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi F. Independensi Hakim, Kata Kunci : Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Aborsi
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini : "Kajian Yuridis Terhadap Perlawanan Pihak Ketiga
(Derden Verzet) Atas Sita Eksekusi Dalam Sengketa Hubungan Industrial".
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu “Bagaimana dasar pertimbangan hakim
dalam menjatuhkan putusan terhadap perlawanan pihak ketiga atas sita
eksekusi dalam perselisihan hubungan industrial”. Penelitian ini bertujuan
“Untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan
terhadap perlawanan pihak ketiga atas sita eksekusi dalam perselisihan
hubungan industrial. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Normatif, yaitu
dengan mengkaji kasus perlawanan pihak ketiga atas sita eksekusi dalam sengketa
hubungan industial, dan dapat dilihat pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 940
K/Pdt.Sus-PHI/2017, Putusan Mahkamah Agung Nomor 684 K/Pdt.Sus/2010 dan
Putusan Pengadilan Negeri Kupang Nomor 7/Pdt.Plw/2017/PN.Kpg.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan kesimpulan bahwa
dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap perlawanan pihak
ketiga atas sita eksekusi dalam perselisihan hubungan industrial, yakni Majelis
Hakim mengabulkan dalil gugatan Pelawan dikarenakan Pelawan telah bisa
membuktikan dalil gugatannya tersebut baik melalui surat-surat maupun saksi-saksi
sesuai dengan pasal 164 HIR/284 RBG. Dasar dari pengajuan perlawanan pihak
ketiga (derden verzet) sendiri adalah hak kepemilikan dan Pelawan bisa menunjukkan
dan membuktikannya dalam persidangan serta telah dengan benar mengajukan
perlawanan terhadap Pengadilan yang memutuskan perkara tersebut sebagaimana
yang tercantum di dalam pasal 195 ayat (6) dan (7) HIR/206 RBG. Judex facti telah
salah dalam menerapkan hukum yakni karena belum memeriksa perkara pokok yang
ada, maka dari itu hakim Mahkamah Agung membatalkan Putusan dari Pengadilan
Negeri.
Hakim dalam menjatuhkan putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari
hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang
dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan, karena itu setiap pertimbangan
Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar hukum yang kuat dan meyakinkan
agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara
perdata. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan
adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit
(Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), dan Rechtssicherheit (Kepastian
Hukum).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Biologi Reproduksi Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Yang Didaratkan Di Pasar Ikan Oesapa Kota Kupang
)*Mehiwarleky, I, F )**Sabuna, A, Ch )**Kase, A, G, O
ABSTRAK
Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) adalah satu di-antara beberapa ikan pelagis yang hidup di perairan pantai dan suka bergerombol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aspek biologi berkaitan erat dengan hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad (TKG) indeks kematangan gonad (IKG), rasio kelamin, faktor kondisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif, dengan pengambilan sampel ikan di TPI Oesapa Kota Kupang. Pengamatan aspek biologi ini telah dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Juni-Juli di Laboratorium Eksakta Pendidikan Biologi UKAW. Hasil penelitian menunjukan bahwa Analisis hubungan panjang berat ikan Tembang (Sardinella fimbriata), dan pola pertumbuhan ikan jantan dan betina di bulan Juni bersifat isometric dan allometrik positif. Tingkat kematangan gonad yang diperoleh pada bulan Juni dan Juli terdiri dati TKG I dan II. Rasio kelamin ikan Tembang (Sardinella fimbriata) jantan dan betina adalah 1:1,5 atau jantan 38% dan betian 68%. Nilai faktor kondisi ikan Tembang (Sardinella fimbriata) tertitnggi pada bulan Juli yaitu 3,43 dan berada pada kisaran 2-4, maka bentuk ikan agak pipih.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research is about “ An Analysis on Sentence Patterns in Seba Dialect of Sabu Language”. The research problems of the study were: What are the sentence pattern found in Seba dialect of Sabu language? The method used in this research is qualitative method. The data was taken by record the conversation of three speakers which is used Seba Dialect of Sabu language on 5th October 2020. After analyzing the data the writer found eight types of sentences patterns that used Seba dialect of sabu Language . There are sixty-sixt utterances consist of four utterances of Subject + Verb (S+V), thirteen utterances of Subject + Verb + Adverbial (S+V+Ad), fifteen utterances of Subject + Verb + Direct Object (S+V+DO), twenty utterances of Subject + Verb + Indirect Object + Direct Object (S+V+IO+DO), six utterances of Subject + Verb + Direct Object + TO/For Phrase (S+V+DO+TO/For Phrase), four utterances of Subject + Verb + Verb (S+V+V), one utterance of Subject + Verb + Verb + Verb (S+V+V), three utterances of Subject + Non Verbal ( S+N Verbal) that consist of one utterance of Subject + Adjective (S+A), one utterances of Subject + Noun Phrase (S+N Phrase), one utterance of Subject + Prepositional Phrase/Adverb (S+P Phrase/Adverb)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu produk keunggulan Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah se’i yang merupakan suatu produk olahan daging asap yang diolah secara tradisional. Pampis merupakan salah satu produk turunan yang memanfaatkan se’i sebagai bahan baku utamanya. Namun terdapat permasalahan dalam pembuatan pampis yaitu bahan baku ikan asap yang digunakan memiliki karakteristik kimia yang tidak menghasilkan organoleptik pampis yang dapat diterima dengan baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan modifikasi waktu pengasapan se’i cakalang yang berbeda sehingga mempengaruhi terhadap tingkat penerimaan konsumen. Penelitian ini dilakukan pengujian dan pengamatan terhadap, susut berat, nilai pH dan organoleptik (kenampakan, aroma, tekstur dan rasa) pada produk pampis se’i cakalang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2020 di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang-Nusa Tenggara Timur untuk pembuatan produk, pengukuran susut berat, pH, dan organoleptik. Hasil susut berat se’i cakalang yang diproses dengan metode pengasapan tradisional menggunakan waktu yang berbeda meningkat seiring dengan lama pengasapan 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan nilai rata-rata yaitu: 20,3-41,0% dan nilai pH se’i cakalang meningkat seiring dengan lama pengasapan 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan nilai rata-rata yaitu: 6,7-6,8 sedangkan organoleptik baik kenampakan, aroma, rasa dan tekstur memiliki nilai berkisar antara: 6,4-7,8. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil susut berat se’i cakalang dan pH se’i cakalang yang diproses dengan waktu yang berbeda dengan lama pengasapan 1, 2, dan 3 jam, memiliki nilai rata-rata untuk susut berat yaitu: 20-41% dan Nilai rata-rata pH yaitu: 6,7-7,8 sedangkan tingkat penerimaan panelis pada setiap pengujian organoleptik baik kenampakan, aroma, rasa dan tekstur diterima oleh panelis dengan taraf agak suka menuju taraf sangat suka.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI MASDIANSEBANJA,NIM:15320090 “PEMBENTUKAN KARAKTERMELALUI PERMAINAN SEPAK BOLA DALAM MATA PELAJARANPENJASORKES PADA SISWA KELAS V SD INPRES KOKAR II”Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing IDR. ANDREAS J. F. LUMBA, M.PD Dan Pembimbing II JIMMY CH. ATTY, S.PD, M. FIS, AIFO Kata Kunci : Pembentukan Karakter Dan Permainan Sepak Bola Pembentukan karakter pada masa anak-anak dapat terjadi melalui berbagai bentuk dan kesempatan, salah satu bentuk yang paling efektif adalah melalui kegiatan bermainan. Metode bermaian juga dapat membantu guru menyampaikan pesan-pesan moral dan membentuk karakter anak misalnya jujur, siap menerima kekalahan, kerja sama, disiplin, pantang menyerah, dan mental sportivitas, yang sangat efektif bagi perkembangan anak Tujuannya untuk mengetahui Pembentukan Karakter Melalui Permainan Sepakbola Dalam Mata Pelajaran Penjasorkes Pada Siswa Kelas V SD Inpres Kokar II. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek misalnya perilaku, motivasi, tindakan dan lain-lain secara holistic, dengan cara deskripsi dan penliti juga menggunakan teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu obserfasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik analisa yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian tentang pembentukan karakter melalui permainan sepak bola pada mata pejaran penjasorkes di SD Inpres Kokar II, siswa/i kelas V memiliki nilai karakter yang kurang baiak ini bisa dilihat dari ada enam nilai karakter yang peneliti teliti hannya dua karakter yang siwa/i lakukan yaitu nilai religius dan nilai percaya diri sedangkan 4 nilai karakter lainnya siswa/i tidak melakukan seperti nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan perduli. Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwadalam permainan sempak bola serta peran guru penjasorkes dalam pembentukan siswa/i kelas V SD Inpres Kokar II, kurang berhasil mengubah sikap dan prilaku serta mampu membawa siswa/i hidup aman dan nyaman.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MARTILDA LENGGU ,2020. Analisis perhitungan harga pokok produksi dengan Metode Job Order Costing pada CV.Kerajinan Jepara Kupang(dibimbing oleh Dr.DAMARIS Y. KOLI, SE.,MP dan JEMS A, ZACHARIAS SE.,M.Si Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi yang di tetapkan oleh perusahan sudah sesuai dengan metode job order costing atau belum. Teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung ke objek penelitian sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa data deskriptif.dengan cara menghitung harga pokok produksi pada perusahaan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa perusahan belum melakukan perhitungan harga pokok produksi dengan metode job order costing, perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan hanya dengan menaksir seluruh biaya biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi suatu produk sehingga biaya-biaya tidak diklasifikasikan secara tepat dan perhitungan yang dilakukan cukup sederhana sehingga sulit untuk menentukan harga yang tepat untuk suatu produk yang di pesan Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi CV. Kerajinan kupang masih menggunakan perhitungan yang sederhana hanya melakukan perhitungan biaya bahan baku,biaya tenaga kerja,biaya overhead yang terdiri dari biaya listrik sehingga perhitungannya belum akurat. Kata Kunci :Harga pokok produksi, Job order Costing.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA DARI BAHAN BEKAS TERHADAP KETERAMPILAN ABSTRAK SISWA DI SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021
(Padda,Y.R.A)* (Nomleni, Th. F )** ( Manu,N.S.T)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan abstrak siswa kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga dari bahan bekas terhadap keterampilan abstrak siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain posstest-onlycontrol design. Populasi seluruh siswa kelas XI berjumlah 212 siswa dan Sampel kelas XI IPAI dengan jumlah 35 siswa dan XI IPA2 dengan jumlah 48 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purpose random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penilaian unjuk kerja. Data hasil keterampilan abstrak siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS 22. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 2,052 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 5,884 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil keterampilan abstrak siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari sikap siswa berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Dapat dilihat persentase hasil keterampilan abstrak siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu K1 92,03 %, K2 86,87% , K3 87,5% , K4 78,74% dan K5 81,87% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengkomunikasikan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan alat peraga dari bahan bekas terhadap keterampilan abstrak siswa di SMA Negeri 4 Kota Kupang Tahun Ajaran 2020/2021.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATU ATAP TAHUN AJARAN 2020/2021 (DJU W. J )* (NOMLENI,TH. F)** (BLEGUR, J )** Permasalahan yang diperoleh adalah Rendahnya kemampuan metakognitif siswa kelas VIIA SMP NEGERI 6 Kupang Tengah Satu Atap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan metakognitif siswa melalui penerapan model learning cycle. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA yang berjumlah 25 orang siswa dan objek dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan metakognitif siswa dengan model learning cycle. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi dan angket. Teknik Analisis data yang mengggunakan Persentase. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan metakognitif siswa setelah menggunakan model pembelajaran learning cycle. Hal ini dikarenakan model pembelajaran learning cycle memberikan kesan yang kuat dan tahan lama terhadap peserta didik,menarik bagi peserta didik sehingga, membangkitkan semangat dalam diri peserta didik serta menumbuhkan kerja sama yang baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan. Terbukti dari hasil perolehan nilai kemampuan metakognitif siswa pada siklus I yaitu 60% dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 84%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran IPA dengan materi “kunci Determinasi” dikelas VIIA SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satu Atap dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle dapat meningkatkan kemampuan metakognitif siswa
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) mengetahui Sistem Pengendalian Intern Atas Pemberian Kredit Pada Koperasi Simpan Pinjam “Pintu Air” di Kabupaten Alor. Sudah memenuhi unsur – unsure COSO., 2) mengetahui efektifitas Sistem Pengendalian Intern atas Pemberian Kredit yang telah diterapkan pada Koperasi Simpan Pinjam di KabupatenAlor. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menjawab permasalahan yaitu dengan menggunakan analisis kuantitatif. Teknik analisis kuantitatif adalah penelitian yang didasari pada anggapan, serta berikutnya dianalisis memakai metode – metode penelitian yang valid, paling utama dalam penelitian kuantitatif. Sistem pengendalian intern dokumen dan catatan pemberian kredit, dan bagian terkait, dan bagian terkait dalam system pemberian kredit. Hasil penelitian menunjukan bahwa sitem pengendalian intern atas pinjaman kredit di koperasi simpan pinjam “Pintu Air” Kabupaten Alor telah diterapkan sesuai dengan unsur – unsure pengendalian intern COSO. Dari hasil uji kepatuhan yang telah dilakukan diketahui system pengendalian intern atas pemberian kredit pada koperasi simpan pinjam efektif. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Intern dan Pinjaman Kredit.