2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFEK PENAMBAHAN SARI SERAI (Cymbopogon citratus) PADA SUSU UHT FULL CREAM TERHADAP TINGKAT PENERIMAAN ES CREAM RASA SARI SERAI OLEH KONSUMEN Amilda. Tunmuni1) Ir. A.I. Medah, MP2) Ir. Zet Malelak, M.Si2) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ABSTRAK Penelitian tentang efek penambahan sari serai terhadap susu UHT full cream bertujuan untuk memperoleh es cream sari serai yang disukai oleh konsumen. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulangi sebanyak 3 kali dengan presentase 0%, 5%, 10%, dan 15% sari serai. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji organoleptik pada warna es cream terdapat pada perlakuan 10% dengan nilai 3,767. Aroma es cream sari serai yang disukai konsumen terdapat pada perlakuan 10% dengan nilai 3,700. Rasa es cream sari serai yang disukai konsumen terdapat pada perlakuan 10% dengan nilai 3,767. kata kunci : Bahan pangan lokal, es cream, organoleptik * ( peneliti ) ** ( Pembimbing)
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK OPERASI DAN PEMELIHARAAN PADA DAERAH IRIGASI MAUTENDA DESA WELAMOSA KECAMATAN WEWARIA KABUPATEN ENDE Ndinga,E* Makaborang,M** Lano,L.M** Penelitian ini tentang Operasi dan Pemelihraan Daerah Irigasi Mautenda Desa Welamosa Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende di laksanakan pada bulan juni 2020 dengan tujuan untuk mengetahui Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Mautenda. Data yang digunakan dalam penelitian ini data primer yaitu 25 orang sampel yang di analisis menggunakan metode pelitian deskriptif kualitatif dimana penelitian melakukan kegiatan Operasi dan Pemeliharaan jaringan irigasi Mautenda hasil penelitian menunjukan bahwa Luas areal persawahan irigasi Mautenda yaitu 4.374 ha,namunbaru di kelolah 1.724 ha.hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan Operasi dan Pemeliharaan Irigasi Mautenda Desa Welamosa di lakukan dengan baik oleh Masyarakat Desa Welamosa Kecamatan Wewaria Kabupaten Ende,kuhsusnya petani pemakai Air(P3A).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marine biota has many benefits for human life. Sponges are a species of marine biota that can be used as a producer of antimicrobial compounds. The bacteria found in sponges have an important role in the continuity of life in the sea. This lifestyle between sponges and bacteria forms a symbiosis that forms secondary metabolite compounds and enzymes, especially extracellular enzymes (amylase, protease, cellulase and lipase). This study aims to determine how to isolate sponge symbiotic bacteria and identify spongy symbiotic bacteria. The method used is purposive to take sponges. Characterization of bacteria was carried out based on morphology and gram staining. Enzymatic bacterial selection was carried out by testing the activity of the amylase enzyme (soluble starch), lipase enzyme (Tween 80), protease enzyme (skim milk) and cellulose enzyme (carboxyl methyl cellulose). Data analysis was performed in a qualitative descriptive manner by measuring the clear zone in the extracellular enzyme test results. Meanwhile, other research parameters measured in this study were temperature, salinity and pH. The results showed that out of 47 isolated bacteria and 33 of them had extracellular enzymes with 10 bacteria had amylase enzymes, 27 bacteria had lipase enzymes, 2 bacteria had protease enzymes and 1 isolate had cellulose enzymes.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMPK Sulama Kada, permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya aktivitas belajar siswa. Salah satu faktor yang menyebabkan aktivitas belajar siswa rendah adalah model pembelajaran yang dipakai masih sangat terbatas sehingga membuat siswa cepat bosan dan kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap Aktivitas belajar siswa, metode yang digunakan adalah eksperimen.dengan nonequivalent control group design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah siswa 67 siswa dengan sampel kelas VIIID dan kelas VIIIE berjumlah siswa 67 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Yang dengan menggunakan rubric aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan uji t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan aktivitas belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu kegiatan visual 83% kegiatan lisan 75%, kegiatan mendengar 83%. Dibandingkan dengan aktivitas belajar pada kelas kontrol, Adanya pengaruh kemampuan aktivitas belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, karena kelas eksperimen menggunakan metode bermain peran disertai media gambar sedangkan kelas kontrol menggunakan metode cerama, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh metode bermain peran terhadap aktivitas belajar siswa di SMPK Sulama Kada Tahun Ajaran 2020/2021.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di SMPN Satap Bo’a dengan pemilihan model pembelajaran yang aktif seperti model bamboo dancing berbantuan kartu bergambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model bamboo dancing berbantuan kartu bergambar pada mata pelajaran IPA Biologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam
penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 35 orang dan Sampel dalam penelitian yaitu VIII A dan VIII B dengan jumlah masing-masing kelas 17-18 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi. Hasil penelitian diperoleh nilai t-hitung sebesar 0,329 dengan signifikan 0,000<0.05, maka H1 diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan terhadap aktivitas belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Bamboo Dancing berbantuan kartu bergambar dan metode ceramah pada mata pelajaran IPA Biologi adanya pengaruh karena pada kelas kontrol tidak menggunakan bamboo dancing di SMPN Satap Bo’a Tahun Ajaran 2020/2021. Kelebihan model bamboo dancing berbantuan kartu bergambar adalah membangkitkan keberanian siswa dalam mengemukakan pertanyaan, lebih memahami materi yang dipelajari, dapat membuat siswa lebih aktif terutama dalam memberikan ide atau gagasan. Selain itu juga yang terpenting adalah dengan model ini dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Kata kunci: Model Bamboo Dancing berbantuan kartu bergambar, aktivitas belajar siswa
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Beili A. S. E ) Nainiti N. P. P. E *) Lano M. L *)
Suatu penelitian telah dilakukan di Daerah Irigasi Mareda Kadingo pada: Bulan September sampai November 2020 di Daerah Irigasi Mareda Kadingo bertujuan untuk mengetahui operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi pada daerah irigasi Mareda Kadingo yang di lakukan oleh P3A dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Irigasi merupakan sektor utama dalam mendukung usaha-usaha pertanian, oleh karena itu keberadaanya sangat di perluh oleh petani kondisi dari irigasi itu sendiri di harapkan dapat berfungsi sebagian mungkin sehingga dapat menjamin para petani dalam melakukan kegiatannya di bidang pertanian. Data yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk data primer dan sekunder. Data primer di peroleh lansung dari responden yang menjadi anggota P3A pada daerah irigasi Mareda Kadingo melelui wawancara berpedoman pada quisioner yang telah disiapkan. Sedangkan data sekunder adalah data yang di peroleh dari dokumen yang tersedia pada Lembaga atau instansi yang terkait. Dalam hal ini, instansi atau Lembaga pemerintah desa dan Lembaga anggota P3A di desa ubu raya kecamatan loli kabupaten sumba barat yang berkaitan dengan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriftif, yang artinya penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi untuk mempertahankan fungsi jaringan irigasi pada daerah irigasi Mareda Kadingo secara baik.
Kata kunci : kajian Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nugget adalah jenis makanan cepat saji yang biasanya berasal dari olahan daging dan tepung terigu yang dipadatkan kemudian disajikan dengan cara digoreng. Menurut Ginting (2006). Nugget adalah hasil olahan daging hewan berupa campuran daging dan bahan-bahan lain seperti rempah-rempah sebagai bumbu kemudian dibuat adonan dan diletakan pada loyang setelah diratakan dengan ketebalan 1 cm. Fish nugget adalah salah satu bentuk produk olahan dari daging ikan yang digiling halus dan diberi bumbu-bumbu serta dicampur dengan bahan pengikat dan bahan pengisi, kemudian dicetak menjadi bentuk tertentu setelah itu dikukus, dipotong, dicelupkan kedalam batterbreading,disimpan terlebih dahulu dalam ruang pendingin atau lemari pendingin kemudian digoreng (Rumaniah, 2002). Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2020, di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk pembuatan produk nugget ikan kembung, pengujian perubahan fisik, susut berat, kadar air dan organoleptik (kenampakan, bau, rasa, tekstur). Pada hasil penelitian produk nugget ikan kembung pada penyimpanan hari ke 28 sudah tidak diterima lagi oleh panelis karena produk sudah ditumbuhi jamur dengan kemasan non vakum. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Segi organoleptik dengan kemasan vakum dan non vakum penyimpanan 0 sampai 28 hari masih di sukai oleh panelis, penyimpanna hari ke 28 kemasan non vakum sudah tidak diterima lagi oleh panelis karena produk sudah di tumbuhi jamur. Terjadinya penurunan susut berat penyimpanan nol hari sampai 28 hari dengan kemasan vakum maupun non vakum. Perubahan fisik dengan kemasan vakum dan non vakum yang disimpan pada suhu dingin masih disukai panelis hingga hari ke 21 sedangkan pada hari ke 28 tidak disukai panelis karena produk sudah ditumbuhi jamur dengan kemasan non vakum.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengasapan merupakan salah satu cara untuk mengawetkan ikan agar tidak terjadi pembusukan dan menjaga nilai gizinya. Pengasapan juga berfungsi untuk menambah citarasa dan warna yang spesifik pada makanan serta bertindak sebagai antibakteri dan antioksidan. Berdasarkan uraian pada latar belakang, maka penulis merumuskan masalah tentang karakteristik pengasapan panas tuna se’i yang diproses menggunakan daun kesambi dan suhu yang berbeda di Nusa Tenggara Timur.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi kimiawi (kadar air, pH dan total fenol) pada produk tuna se’i yang dihasilkan menggunakan metode pengasapan dengan daun kesambi dan tanpa daun kesambi dengan tahap pertama selama satu jam, dan tahap kedua selama enam jam. Menganalisis nilai organoleptik pada produk tuna se’I yang dihasilkan menggunakan metode pengasapan dengan daun kesambi dan tanpa daun kesambi tahap penelitian yaitu pertama pengasapan dilakukan selamasatu jam, dan tahap kedua selama enam jam. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen menggunakan percobaan factorial dengan rancangan dasar adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menurut Gaspersz (1991). Kelompok percobaan yang dilakukan dengan taraf 3x2 yang diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Adapun perlakuan yang dicobakan adalah suhu pengasapan yang berbeda yaitu: Faktor A SuhuPengasapan dengan 3 taraf perlakuan yang terdiri dari:a1 = 60-65oC, a2 = 65-70oC, a3 = 70-75oC. Faktor B Perlakuan penggunaan daun kesambi dengan 2 taraf perlakuan terdiri dari:b1 = Dengan Daun Kesambi, b2 = TanpaDaunKesambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air tuna se’I yang diproses dengan daun kesambi 50,52 % sedangakan tanpa daun kesambi 30,53 %. Nilai pH dengan daun kesambi 6,9 sedangkan tanpa daun kesambi 6,13. Total fenol berkisar antara743,8 ml/g sampai 605,34 ml/g. Nilai organoleptik dengan daun kesambi pada parameter Kenampakan 7,66 (sangat suka) tanpa daun kesambi parameter kenampakan 7,56 (suka) pada parameter aroma dengan daun kesambi 8,06 (sangat suka) tanpa daun kesambi 7,63 (sangat suka) parameter tekstur dengan daun kesambi8,06 (sangat suka) tanpa daun kesambi 7,63 (sangat suka) dan parameter rasa dengan daun kesambi 7,96 (sangat suka) sedangkan tanpa daun kesambi 7,7 (suka).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research entitled the effectiveness of using dialogue memorization in increasing students’ speaking skill at SMP Negeri 3 Rote Barat Daya in academic year 2019/2020. It is formulated based on these questions ; (1) does the use of dialogue memorization in SMP Negeri 3 Rote Barat Daya effective to Increase students’ speaking skill? (2) What are the students perceptions towards the use of dialogue memorization at SMP Negeri 3 Rote Barat Daya? The research design used a pre-experimental and it was conducted in five meetings. In collecting the data, the researcher used test. They were pre-test and post-test. The participants of this research were 30 students by using purposive sampling technique. This research was conducted at the eight grade students of SMP Negeri 3 Rote Barat Daya in academic year 2019/2020.T-test formula is analyzed using SPSS 16.0 application to analyze the data. The research findings showed dialogue memorization technique is effective to improve students’ speaking ability. It can be seen from the result of the research as follows: the mean score of pre test was 58.93 and improved to 66.53 in post test. Moreover, the value of sig. (2-tailed) IS 0.000 0.005, then the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. It means that there was significance between the students speaking ability before and after implementing dialogue memorization technique Thus, the implementation of dialogue memorization technique was effective in increasing students speakingability at the eight grade of SMP Negeri 3 Rote Barat Daya. Keywords: Speaking Skill, dialogue memorization and pre experimental research.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research about an analysis of imperative sentences in Kupang malay daily communication. To support this study the writer used theory of Swan (1982:77). The other theory that the writer used come from Quirk and Greenbaum (1973:200-202). The reserach problems of this study are what are the types of imperative sentences in Kupang malay and how are the form of impertive sentences in Kupang malay.The aims of this study to find out the types and the form of imperative sentences in Kupang malay. Descriptive qualitative method is apllied in this research. The object of this study is Kupang Malay. There are four types of imperative sentences, namely : imperative sentences as a command, imperative sentences as a request, imperative sentences a direction and imperative sentences as prohibition. There are five form of imperative sentences such as :imperative sentences without subject, imperative sentences with subject, imperative sentences with Let, negative imperative sentences and persuasive imperative sentence. The data was collected by watching the videos from Youtube and transcribe, then translate it into English, specify into the types and the form of imperative sentences. After analyzing the data the writer found forty one data of imperative sentences used in kupang malay, that consist of : eleven of imperative sentences as a command, twenty three of imperative sentences as a request, and seven of imperative sentences as a prohibition. The the writer also found twenty three data as formof imperative sentences in kupang malay, which is consist of : six imperative sentences without subject, four imperative sentences with subject, two imperative sentences with Let, six negative imperative sentences and four persuasive imperative sentence. Keywords : imperative sentences,kupang malay, descriptve qualitative.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This theis is written under the tittle A CONTENT ANALYSIS ON THE ENGLISH TEXTBOOK ENTILTED “THEMATIC ENGLISH EXPLORATION” FOR FIRST GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL.With the research question does the English textbook “thematic English exploration” meet the textbook criteria in terms of content, presesntation and linguistics determinend by BNSP (BadanStandarPendidikan Nasional) ? the aim of this study to find out whether or not the English textbooks analyzed meet the criteria of a good textbook in terms of content, presentation, and linguistics determined by BNSP (BadanStandarPendidikan). The data resource of this research is the content of the textbook Thematic English Exploration as the document to be analyzed. The writer used content analysis as the research designed, a kind of research under qualitative research in analysis the data. The writer analyzed based on the rubric assessment from BNSP. The finding of this study indicate that the “Thematic English Eploration” textbook has reached a fair standard of the textbook evaluation criteria suggested by BNSP. Including in material accury, learning materials, language appropriateness, and teaching and learning technique. Key Words : English Textbook, Content Analysis, materials
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
JENDRA SERGIO KAPITAN,NIM .14520056 "PENGARUH PENAMBAHAN STARTER EM4 TERHADAP LAMA PENGURAIAN LIMBAH CAIR TAHU MENJADI BIOGAS " Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing I Ir.J.J.S.Dethan,MP Pembimbing II Jemseng Abineno,STP.MSc
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pantai merupakan daerah terjadinya interaksi antara tiga unsur alam utama yaitu, daratan, perairan, dan udara. Pada pesisir pantai ditandai dengan kelandaian perubahan ekologi yang tajam. Zona intertidal adalah daerah yang terletak diantara pasang tertinggi dan surut terendah. Daerah ini merupakan daerah peralihan dari kondisi lautan ke kondisi daratan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Keanekaragaman dan Kelimpahan Teripang pada Zona Intertidal Pantai Landu di Desa Landu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Transek Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan Teripang yang ditemukan di perairan Pantai Landu dikategorikan dalam 2 famili yaitu Aspidochirota dan Holothuriidae dengan 4 spesies yang tersebar di 5 transek pengamatan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan komposisi jenis Teripang yang dinyatakan berdasarkan observasi serta melakukan pengukuran dan perhitungan indeks keanekaragaman dan kelimpahan . Berdasarkan hasil perhitungan indeks keanekaragaman spesies Teripang yang terdapat pada transek I 1,32, transek II 1,29, transek III 1,37, transek IV 1,30 dan transek V 1,35, nilai indeks keanekaragaman tersebut berada pada kateogori sedang. Kelimpahan jenis teripang yang ditemukan pada lokasi penelitian transek I memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 7,4 ind/m3 dengan diikuti transek III memiliki kelimpahan 7 ind/m3. Teripang jenis H. scabra memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 3 ind/m3 dengan kepadatan relatif 29,7%, Teripang jenis H. leucospilota memiliki kelimpahan terendah yaitu 0,6 ind/m3 dengan kelimpahan relatif 20,48%. perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengenai keanekaragaman Teripang pada Zona Subtidal pada musim kemarau. KATA KUNCI: Keanekaragaman, Kelimpahan, Spesies Teripang
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pantai merupakan daerah terjadinya interaksi antara tiga unsur alam utama yaitu, daratan, perairan, dan udara. Pada pesisir pantai ditandai dengan kelandaian perubahan ekologi yang tajam. Zona intertidal adalah daerah yang terletak diantara pasang tertinggi dan surut terendah. Daerah ini merupakan daerah peralihan dari kondisi lautan ke kondisi daratan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Keanekaragaman dan Kelimpahan Teripang pada Zona Intertidal Pantai Landu di Desa Landu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Transek Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan Teripang yang ditemukan di perairan Pantai Landu dikategorikan dalam 2 famili yaitu Aspidochirota dan Holothuriidae dengan 4 spesies yang tersebar di 5 transek pengamatan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan komposisi jenis Teripang yang dinyatakan berdasarkan observasi serta melakukan pengukuran dan perhitungan indeks keanekaragaman dan kelimpahan . Berdasarkan hasil perhitungan indeks keanekaragaman spesies Teripang yang terdapat pada transek I 1,32, transek II 1,29, transek III 1,37, transek IV 1,30 dan transek V 1,35, nilai indeks keanekaragaman tersebut berada pada kateogori sedang. Kelimpahan jenis teripang yang ditemukan pada lokasi penelitian transek I memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 7,4 ind/m3 dengan diikuti transek III memiliki kelimpahan 7 ind/m3. Teripang jenis H. scabra memiliki kelimpahan tertinggi yaitu 3 ind/m3 dengan kepadatan relatif 29,7%, Teripang jenis H. leucospilota memiliki kelimpahan terendah yaitu 0,6 ind/m3 dengan kelimpahan relatif 20,48%. perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengenai keanekaragaman Teripang pada Zona Subtidal pada musim kemarau.
KATA KUNCI: Keanekaragaman, Kelimpahan, Spesies Teripang
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dendeng ikan adalah produk pangan yang berbentuk lempengan terbuat dari daging segar dan atau daging beku, yang diiris atau digiling, ditambah bumbu dan dikeringkan dengan sinar matahari atau alat pengering, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan yang diizinkan. Dendeng yang disukai oleh konsumen adalah dengan tekstur yang tidak keras dan produsen dendeng harus memperhatikan kualitas dendeng dari segi tekstur dan warna. Karakteristik dendeng yang harus dipenuhi yaitu memiliki tekstur kenyal dan lembut, warna serta memiliki rasa yang dapat diterima oleh konsumen sehingga diperlukan bahan tambahan yang dapat memperbaiki sifat dari dendeng ikan. Salah satu bahan tambahan yang dapat memperbaiki karakteristik dendeng ikan adalah gula. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik organoleptik (Aroma, warna, tekstur, dan rasa) dan uji kimiawi (kadar air dan pH) dendeng ikan mujair yang diproses dengan penggunaan jenis gula yang berbeda.
Penelitian ini dilaksanakan pada Juli-Agustus di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk pembuatan produk dan pengujian organoleptik dan kimia (kadar air dan pH). Organoleptik dendeng ikan mujair dengan penggunaan jenis gula yang berbeda sangat berpengaruh nyata untuk setiap perlakuan baik pada karakteristik organoleptik (Aroma, warna, tekstur, dan rasa) seta kadar air dan pH.
Rata-rata kadar air dan pH yang dihasilkan pada dendeng ikan mujair yang menggunakan jenis gula dan persentase gula yang berbeda yaitu gula sabu dan gula pasir memberikan pengaruh sangat nyata untuk setiap perlakuan yang berkisar antara 11,20-15,20% untuk nilai rata-rata kadar air, dan nilai pH berkisar antara 6,4-6,7.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa menggunakan gula yang berbeda yaitu gula sabu dan gula pasir dengan persentase masing-masing gula yaitu 25%, 30%, dan 35%, menghasilkan karakteristik aroma, warna, tekstur dan rasa yang berbeda dan karakteristik yang paling baik adalah pada perlakuan persentase gula sabu 35% .
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research is entitled "THE INFLUENCE OF CHOIR EXTRACURRICULAR ACTIVITIES TOWARDS STUDENTS 'LEARNING ACHIEVEMENT OF ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY KUPANG IN THE ACADEMIC YEAR 2020/2021". The purpose of this study is to know whether there is an influence of choir extracurricular activities toward student’s learning achievements of evangelist choir students of all faculty members at the Artha Wacana Christian University Kupang. This study used a quantitative method. To obtain more accurate data, the population in this study is all choir members evangelist of the extracurricular activities of the Artha Wacana Christian University in the 2019/2020 generation of 35 people, with a sample of 15 people from the total population obtained. at random. The technique that generates and processes data used in this study is a questionnaire used as an instrument to collect data. The results of the data analysis show that participating in the choir extracurricular activities have a positive effect on students, it’s students themselves say that participating in these activities can help them increase their insight and they can also develop their abilities and creativity according to their potential, talents and interests. This is evidenced by the results of the author's data processed from the questionnaire filled in by enthusiastic and accurate students
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Isolasi Dan Seleksi Jamur Endofit Penghasil Enzim Protease Dari Daun Mangrove Avicennia marina Di Pantai Noelbaki Ludji Lobo, O.L) * Rupidara, A.D.N) ** Ledo, M.E.S) ** Jamur endofit dapat diartikan sebagai mikroba yang hidup berkoloni dalam jaringan internal makhluk hidup seperti pada daun tanpa menyebabkan efek yang merugikan secara langsung pada organisme tersebut. Jamur endofit mampu menghasilkan enzim ekstraseluler, salah satunya enzim protease. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamur endofit penghasil enzim protease yang hidup pada daun mangrove Avicennia marina di Pantai Neolbaki. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan dua perlakuan yaitu daun tua dan daun muda mangrove A. marina. Data karakterisasi morfologi secara makroskopis dan mikroskopis dianalisis secara kualitatif sedangkan data uji aktifitas protease dari jamur endofit dengan metode plug agar berupa hasil perhitungan zona bening secara kuantitatif dan dideskripsikan dalam bentuk gambar dan tabel. Berdasarkan data penelitian ditemukan bahwa dari daun tua dan daun muda mangrove A. marina yang ada di pantai Noelbaki menghasilkan 12 total isolat hasil isolasi. Dari total 12 isolat diperoleh 5 isolat jamur endofit penghasil enzim protease ekstraseluler yang terbagi atas 3 isolat dari daun tua dan 2 isolat dari daun muda. Pembentukan zona aktifitas proteolitik tertinggi pada daun tua A. marina dalam uji enzim protease ekstraseluler terdapat pada kode isolat DT Am 05 OLL dengan diameter zona proteolitik sebesar 2,1 mm. sedangkan untuk daun muda A. marina aktivitas tertinggi terdapat pada kode isolat DM Am 02 OLL dengan diameter zona bening sebesar 1,9 mm.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini yang berjudul ”Pengaruh Remunerasi Terhadap Motivasi Dalam Pelayanan Publik Pada Kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang”. Masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Remunerasi Terhadap Motivasi Dalam Pelayanan Publik Pada Kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang. Persoalan Penelitian Apakah remunerasi berpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan dalam pelayanan publik pada kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang? Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui pengaruh remunerasi terhadap motivasi dalam pelayanan publik pada kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang 2). Untuk mengetahui pengaruh remunerasi terhadap motivasi kerja karyawan dalam pelayanan publik pada kantor Dinas Kependudukkan Kota Kupang 3). Untuk mengetahui remuerasi terhadap kualitas dalam pelayanan publik pada kantor Dinas KependudukkanKota Kupang. Berdasarkan rumusan masalah dan landasasan teori maka yang dikaji dalam penelitian ini didefinisikan sebagai berikut: Remunerasi merupakansalah satu implementasi kebijakan yang sering dikaitkan dengan dunia ketenagakerjaan, terutama dalam konteks sistem pengupahan atau penggajian. remunerasi dikaitkan dengan penataan kembali sistem penggajian pegawai yang didasarkan pada penilaian kinerja, dengan tujuan terciptanya sistem tata kelola pemerintah yang baik dan bersih juga kerap kali digunakan secara kontekstual, sehingga memiliki keragaman arti. Motivasi merupakan sesuatu kekuatan potensial yang ada dalam diri manusia yang dapat dikembangkannya sendiri atau dikembangkan oleh sejumlah kekuatan dari luar yang berupa tujuan atau insentif. Motivasi kerja mempunyai peranan yang penting dalam hal penumbuhan gairah, merasa senang dan semangat untuk bekerja secara optimal (Rosnida et al.,2011).Winardi (2007:6). Pelayanan publik adalah “kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang dengan faktor material melalui sistem, prosedur dan metode tertentu dalam rangka usaha memenuhi kepentingan orang lain sesuai haknya (Moenir, 2002). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai bagian remunerasi yang bekerja pada kantor dinas kependudukkan kota kupang sejumlah 50 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai bagian remunerasi yang bekerja pada kantor Dinas kependudukan Kota Kupang sejumlah 50 orang. Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Remunirasi berpengaruh positif terhadap Motivasi dalam pelayanan publik di kantor dinas Kependudukan Kota Kupanghal ini dapat lihat dimana t Hitung sebesar 2,098 > t Tabel sebesar 1,095. Kata Kunci :Remunerasi,Motivasi,Pelayanan Publik
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu : Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan di Gereja, dan yang menjadi persoalan penelitian dalam penelitian ini adalah Bagaimana Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Keuangan di Gereja Hal’o Bieto? Konsep dalam penelitian ini adalah : (1) Akuntabilitas yang merupakan salah satu unsur dari Good Governece dan sering dituntut oleh pihak Principal dalam proses akuntansi, khususnya dalam sistem pengelolaan keuangan gereja. Akuntabilitas dalam organisasi gereja meliputi aspek spiritual, sosial dan keuangan oleh para anggota jemaat dan pimpinan gereja lewat perilaku mereka setiap hari (Saerang; 2001). Akuntabilitas juga memiliki beberapa indikator umum (Dadang Solohin; 2007) yaitu : adanya kesesuainan antara pelaksanaan dengan standar prosedur pelaksanaan, adanya sanksi yang ditetapkan atas kesalahan atau kelalaian dalam pelaksanaan tugas serta adanya output dan outcome yang terukur. Dengan pengelolaan keuangan yang bersifat akuntabel maka pengelola keuangan dapat memberikan pertanggungjawaban kepada jemaat selaku pemberi amanah yang memiliki hak dan kewenangan untuk mendapatkan pertanggungjawaban tersebut. (2) Transparansi adalah terbukanya akses bagi masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai perancanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan gereja. Transparansi sendiri memiliki 6 prinsip yang dikemukakan oleh Humanitarian Forum Indonesia (HFI) yaitu : adanya informasi yang mudah dipahami dan diakses, adanya publikasi dan media mengenai proses kegiatan dan detail keuangan, adanya laporan berkala mengenai pendayagunaan sumber daya dalam perkembangan proyek yang dapat diakses oleh umum, laporan tahunan, website atau media publikasi organinsai serta pedoman dalam penyebaran informasi. Transparansi laporan keuangan digereja meliputi : laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas serta catatan atas laporan keuangan. Dengan adanya transparansi pengelolaan keuangan maka dapat memberikan informasi keuangan yang jujur kepada jemaat berdasarkan pertimbangan bahwa jemaat memiliki hak untuk mengetahui secara terbuka dan menyeluruh atas pengelolaan keuangan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam gereja. Populasi adalah keseluruhan dari objek penelitian yang terdiri dari manusia, hewan, benda-benda, tumbuh-tumbuhan, peristiwa, gejala-gejala ataupun nilai tes sebagai sumber data yang mempunyai karakteristik tertentu dalam suatu penelitian yang dilakukan (Nawawi, 1993). Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Jemaat dan Majelis Jemaat Harian di Gereje (GMIT) Hal’o Bieto Niukbaun. Menurut Arikunto (2002) sampel merupakan bagian representatif dari populasi yang diteliti. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah : Ketua Majelis Jemaat Gereja, Sekretaris Gereja, Bendahara Gereja dan Jemaat 1% Dalam pengorganisasian penelitian, pada tahap pengumpulan data peneliti perlu memilih teknik pengumpulan data yang disesuaikan dengan bentuk data yang dibutuhkan dalam penelitian. Untuk itu teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi serta menggunakan jenis data internal yaitu data yang diambil dari tempat dilakukannya penelitian. Penelitian ini juga menggunakan sumber data primer yaitu data-data yang diperoleh langsung dari sumbernya atau informan. Analisis pendahuluan yang dimaksud yaitu untuk menyajikan data hasil penelitian menurut konsep dan indikator empirik agar dilihat kecenderungan hasil penelitian. Agar dapat menjelaskan gambaran umum objek, maka dalam penelitian ini peneliti melakukan wawancara terhadap bendahara gereja dan Sekretaris UPPMJ Tata Usaha yang melakukan pecatatan hingga pelaporan keuangan. Hasil wawancara yang diperoleh tersebut dapat menjawab esensi dari penelitian ini. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan maka penulis menyajikan kesimpulan dari penelitian ini sebagai berikut : (1) Akuntabilitas pencatatan keuangan gereja (GMIT) Hal’o Bieto tidak berdasarkan PSAK 45. Hal ini dikarenakan sistem pencatatan laporan keuangan gereja menggunakan sistem pencatatan berbasis kas yang ditentukan oleh gereja. (2) Gereja Hal’o Bieto tidak menerapkan sanksi kepada sekretaris dan bendahara yang mengelola uang karena tidak adanya ahli akuntansi yang membantu mengelola keuangan sehingga mereka membantu mengelola keuangan gereja dengan sukarela. Oleh karena itu jika terjadi kekeliruan dalam mengelola keuangan maka akan dipertimbangkan untuk mencari solusi dalam menyelesaikan masalah tersebut. (3) Tercapainya output dan outcome yang terukur dikarenakan partisipasi jemaat yang baik dalam melaksanakan setiap program yang direncanakan oleh gereja. (4) Gereja selalu mengumumkan dan menyediakan dokumen keuangan setiap minggunya sehingga jemaat dapat melihat dan mengakses laporan keuangan tersebut. (5) Kejelasan dan kelengkapan informasi yang diberikan oleh pengurus keuangan gereja kepada jemaat sangat baik dan dapat dipertanggungjawabkan. (6) Kerangka regulasi yang digunakan dalam Gereja (GMIT) Hal’o Bieto dapat menjamin transparansi pengelolaan keuangan dalam gereja tersebut
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
“ANALISIS ARUS KAS UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA KSP KOPDIT HARMONI JAYA TAHUN 2014-2018” ABSTRAK Penelitian ini berjudul “AnalisisArusKasuntukmengukurKinerjaKeuanganpada KSP KopditHarmoni Jaya tahun 2014-2018”. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah kinerjakeuangandiukurmenggunakanrasioaruskas KSP KopditHarmoni. Serta menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah ”Bagaimanakinerjakeuangan KSP KopditHarmoni Jaya diukurmenggunakanaruskaskoperasi ?”. Berdasarkan laporan arus kas tahun 2014-2018. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan wawancara. Objek penelitian berupa data neraca, laporan laba-rugi, laporan arus kas dan alokasi pembagian Sisa Hasil Usaha serta gambaran umum koperasi di tahun 2014-2018. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis rasio arus kas yang terdiri dari rasio Arus Kas Operasi (AKO), rasio Cakupan Kas terhadap Bunga (CKB), rasio Cakupan Kas terhadap HutangLancar (CKHL), rasio Pengeluaran Modal (PM), rasio Total Hutang (TH), rasio Arus Kas Bersih Bebas (AKBB). KinerjaKeuangan KSP KopditHramoni Jaya tahun 2014-2018 dinilai dari rasio laporan arus kas dinyatakan belumcukup baikdikarenakandari perhitungan keenam rasio arus kas di atas menyatakan bahwahanyaterdapat 2 rasio yang memenuhi standar >1, dan 4 rasio yang tidak memenui standaryaitu 1. Rasio yang tidak memenuhi standar yakni rasio Arus Kas Operasi (AKO), Cakupan Kas terhadap Hutang Lancar (CKHL), Arus Kas Bersih Bebas (AKBB), Total Hutang (TH) dan rasio yang sudah memenuhi standar yakni Pengeluaran Modal (PM) danrasio Cakupan Kas terhadap Bunga (CKB). Dalam hal ini Koperasi tidak mampu membayar kemampuan kewajiban lancar dan serta kurang mampu menyediakan kas untuk memenuhi kewajibannya. Koperasi harus mampu meningkatkan arus kas dari aktivitas operasi agar kewajiban jangka pendek terpenuhi, memaksimalkan dan mengelolaarus kas dariaktivitas pendanaan, maupuninvestasi agar kegiatandanaliranuangdapatberjalandenganefektifgunamendukungkelancaranaktivitaskeuangandalamkoperasi. Kata kunci:Rasioaruskas, kinerjakeuangan