2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan Pada Koperasi Kredit Swasti Sari Kupang” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan Pada Koperasi Swasti Sari Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan mendeskriptif berdasarkan indikator-indikator empirik. Populasi dalam penelitian ini adalah dokumentasi koperasi selam berdiri hingga tahun 2019. Sampel dalam penelitian ini adalah Standar Akuntansi Keuangan tahun 2017-2019. Hasil analisis yang berkaitan dengan konsep penerapan standar akuntansi keuangan dilihat dari indikator : laporan neraca, Laporan SHU, Laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas, terlihat bahwa ada perubahan positif atau ada perkembangan yang sangat signifikan selama tahun 2017 – 2019. Perubahan yang positif ini mengambarkan bahwa KSP Kopdit Swasti Sari, menunjukkan performa terbaik dan bahkan menjadi salahsatu koperasi kredit terbaik di NTT. Status sebagai koperasi terbaik ini, nampak dari perubahan yang baik dalam menerapkan standar akuntansi keuangan. Pada aspek pengelolaan keuangan koperasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator Perencanaan, penyimpanan, pengunaan, pencatatan, pengawasan dan pelaporan keuangan sudah sesuai denga standar yang ditetapkan. Pengelolaan keuangan baik tersebut memberikan indikasi bahwa koperasi yang bergiat dengan memanfaatkan sebahagian besar dana anggota koperasi perlu dikelola secara baik sehingga memberikan manfaat bagi anggota khususnya dan masyarakat umumnya. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa laporan keuangan koperasi sudah sesuai dengan standar akuntansi keuangan, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koperasi sudah menerapkan standar pengelolaan keuangah sesuai dengan SAK. Secara teoritis, menurut Safir Senduk (2011), Pengelolaan keuangan adalah teknik mengimbangi gaya hidup manusia seperti gaya hidup konsumtif dengan gaya hidup produktif seperti investasi, menabung ataupun bisnis. Pengelolaan keuangan adalah perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian kegiatan keuangan seperti pengadaan dan pemanfaatan dana dari perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip manajemen umum untuk sumber daya keuangan. Untuk itu implikasi terapan yang disampaian kepada KSP Kopdit Swasti adalah 1. Penerapan standar akuntansi keuangan pada KSP Kopdit Swasti Sari sudah sesuai dengan SAK, hal ini dibuktikan dengan semakin baiknya perkembangan aspek aspek keuangan koperasi yang terlihat dari laporan keuangan koperasi, untuk itu kepada pihak pengurus dan manajer untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja tersebut. 2. Pengelolaan keuangan koperasi, yang dilihat dari aspek perencanaan, penyimpanan, pengunaan, pencatatan, pengawasan dan pelaporan keuangan, sudah sangat baik dan sesuai dengan ketentuan dan standar akuntansi keuangan, oleh karena itu pihak pengurus dan manajer, perlu mempertahankan dan meningkatkan performa tersebut di masa datang. Kata kunci : penerapan standar akuntansi dan pengelolaan keuangan
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI “PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG” Seiring dengan perkembangan teknologi dan ekonomi di setiap negara pasti membutuhkan pemerintahan yang baik atau yang sering disebut good governance. Untuk pencapaian tujuan tersebut setiap pemerintah harus dapat mengelola sumber daya yang ada di negara, salah satunya yang terpenting adalah keuangan. Dalam rangka mewujudkan good governance baik dalam proses pengelolaan keuangan, penyajian laporan keuangan serta akuntabilitas keuangan pemerintah daerah telah melakukan upaya-upaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisah Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti, menunjukan bahwa sistem pengendalian intern dan penerapan standar akuntansi pemerintah berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini ditunjukan dari prosedur pengguna sistem pengendaliian intern dan standar akuntansi pemerintah memudahkan para pegawai di OPD Kota Kupang dalam menjalankannya dan standar akuntansi pemerintah yang diterapkap sudah berjalan sangat baik. Kata Kunci : Pengaruh Sistem Pengendalian Intern Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Koperasi Swasti Sari adalah lembaga ekonomi usaha keuangan yang dikembangkan oleh seorang suster bernama Carolie Hartati, CB, ketua Yayasan Swasti Sari Kupang Saat itu disampaikan kepada Bapak Frans Nuka (kepsek SDK. Don Bosko ) dan terbentulak koperasi Swasti Sari ini karena suatu persoalan yang mempengaruhi faktor keuangan guru dan pegawai waktu itu belum bisa cukup untuk kebutuhan rummah tangga. Maka Bapak Frans Nuka (kepsek SDK. Don Bosko ) bersama sembilan orang untuk melakukan sidang perdana untuk membentuk koperasi Penelitian ini dengan judul: ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP PENILAIAN KINERJA LAPORAN KEUANGAN KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KUPANG, dengan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah kierja laporan keuangan, yang menjadi persoalan penelitian ini adalah bagaimana kinerja keuangan koperasi Swasti Sari Kupang , dengan bertujuannya penelitian ini untuk mengetahui kinerja laporan keuang koperasi Swasti Sari Kupang bagaimana peningkatan kerja karywan yang menjalakan aturan-aturan yang ada untuk membangun laporan kinerja keuangan. konsep yang digunakan dalam penelitian ini ingin mengetahui gambaran umum laporan kinerja keuangan degnan menggunakan analisis untuk melihat peningkatan koperasi dari semua cabang. Maka populasi dan sampel penelitian ini adalah dari tahun 2015 sampai dengan 2019 Koperasi Swasti Sari dari tahun 2016 sampai pada tahun 2019 yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan penelitian langsung kelapangan atau lokasi. Dengan menggunakan dokumentasi yaitu mengumpulkan data-data dan dokumen serta arsip maupun melakukan dokumentasi. (I Ynoman Roni Kresnayana, Nyoman Trisna Hermawati I Gusti Ayu Purnamawati.) berdasarkan hasil penelitan yang dilakukan dengan menggunakan metode rumus PEARLS adalah sebagian yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya. Maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan adalah peningkatan koperasi Swasti Sari yang di hitunga dalam 6 indikator dalam hal ini yang terdapat indiktor yang sangat meningkat adalah indikator (P1) pinjaman lai-lai (E1) perhitungan rasio yang beredar (R7) biaya keuangan (L1) perhitungan rasio likuiditas (S10) pertumbuhan anggota (S11) pertumbuhan aset. Maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 sesuai dengan indikator yang ada koperasi memilik tuju indikator peningkatan ralatif baik Kata kunci : rasio keuangan terhadap penilaian kinerja laoporan keuangan Protection (Perlindungan), Effective Financial Structure (Struktur Keuangan Yang Efektif), Asset Quality (Kualitas Aset), Rates Of Retrun And Costs (Pertumbuhan Pendapatan Dan Biaya), liquidit (ikuditas), dan Sign of growth (tanda-tanda pertumbuhan).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepatuhan wajib pajak UMKM di wilayah kecamatan Larantuka dan terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Flores Timur mulai dari masalah NPWP, pelaporan SPT, serta masalah tunggakan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 30 UMKM dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yakni dengan kriteria Memiliki omzet maksimal Rp 4,8 Milliar/tahunUMKM yang memiliki NPWP Heterogen dari berbagai kelompok usaha seperti usaha bidang kuliner, fashion, konveksi, bidang elektronik dan jasa digital. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM di wilayah Kota Larantuka Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur di katakana patuh yang mana didukung dengan hasil presentase yang sudah dihitung yang berarti masuk dalam kualifikasi sangat baik dengan keterangan sangat layak dan tidak perlu direvisi. Keyword : UMKM,Kepatuhan wajib pajak
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research is conducted under the title “A STUDY ON THE STRUCTURE OF PREDICATION IN BUNAQ LANGUAGE”. It was conducted to answer the following question: How is the structure of predication in Bunaq language?. The writer use descriptive qualitative research design. The writer collected information about the stucture of predication in Bunaq language through the bible especially in gospel Jonh 1-21. Then the writer identified and describe the patterns of this structure. Results of the study indicated that there are two elements existing in the structure of predication in Bunaq language: the subject and the predicate. The seven heads of predicate can be seen as follows: there are seven persons; the first person singular (Neto); the second person singular (Eto); the third person singular (baq’i); the first person plural (nei)/exclusive; the first person plural (I/inclusive); the second person plural (ei) and the third person plural (halaq’i). In Bunaq language when all the subject combined with the verb there are not inflection. the verb: Tekeq to See Neto Tekeq, Eto Tekeq, Baq,i Tekeq, Nei Tekeq, I Tekeq, Ei Tekeq Halaq,i Tekeq. The structure in bunaq language diffirent with other languages “Subject + Object + Predicate. Bunaq language question word is formulated “Question word + S + O + P”. as well as in Indonesian language and English language. In Bunaq language there are two phases the simple phases and the perfect phases. Unlike the English language have three aspects; the Bunaq language has two aspects: the simple and the durative. In English has two voices are the active voice and the passive voice. Like in English, the Bunaq language ect. Also has four statuses: affirmative, the negative, the interrogative, the interrogative negative. The pattern of structure of predication can be written as follows; Affirmative: SUBJECT + PREDICATE + or SUBJECT + OBJECT+ PREDICATE. Interrogative: QUESTION WORD + SUBJECT + VERB / PREDICATE +or SUBJECT + VERB / PREDICATE + QUESTION WORD Negative: SUBJECT+ VERB / PREDICATE + NIQ (neg)Negative interrogative: QUESTION WORD+SUBJECT + OBJECT+ VERB/ PREDICATE+ NIQ.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dari latar belakang di atas diketahui bahwa pemasaran online berpengaruh
terhadap keputusan pembelian tetapi tidak diketahui apakah pemasaran online
berperan dalam keputusan pembelian produk fashion dikalangan Mahasiswa
Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Fakultas Ekonomi atau tidak. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemasaran online dalam keputusan pembelian produk fashion dikalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana
Kupang.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi 2016-2019 yang
berjumlah 1787 orang. Sampel yang diteliti adalah 95 responden mahasiswa Fakultas
Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana.
Hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yakni sebagai berikut. Berdasarkan taraf < 0,05 (0,001 < 0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dalam hal ini pemasaran online berperan terhadap kesimpulan pembelian produk fashion di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Artha Wacana Kupang. Nilai persentase tertinggi pada variabel X terdapat pada item X1 dengan kriteria Sangat Setuju yakni 62%. Nilai persentase tertinggi pada variabel Y terdapat pada item Y2 dengan kriteria Setuju yakni 56%
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Uji Anti Inflmasi Gel Ekstrak Daun Kepuh (Sterculia Foetida L.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Mencit (Mus musculus). Ngaddi N*) Sabuna A**) Nitsae M**) Inflamasi merupakan respon sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi atau iritasi yang terjadi pada area luka. Obat yang biasa digunakan mencegah inflamasi yaitu obat Antiinflamasi Non-Steroid (AINS) dan Kartikosteroid. Namun dalam penggunaan obat tersebut memiliki efek samping yang kurang baik bagi tubuh. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan obat yang mengandung khasiat baik dan memiki efek samping lebih kecil.Salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional adalah kepuh. Kepuh merupakan salah satu tumbuhan yang dari masing-masing organ memiliki banyak manfaat dan juga telah diketahui mengadung senyawa-senyawa kimia yang berfungsi mempercepat proses penyembuhkan luka. Tujuan penelitianuntuk mengetahui apakah gel ekstrak daun kepuh (Sterculia foetida L.) berpengaruh sebagai antiinflamasi terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Untuk mengetahui jumlah dosis gel ekstrak daun kepuh (Sterculia foetida L.) yang tepat sebagai antiinflamasi terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakanrancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gel ekstrak dauh kepuh (Sterculia foetida L.) memiliki pengaruh terhadap proses penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Dari konsentrasi gel ekstrak daun kepuh 20%, 40%, dan 60%, yang yang paling efektif dalam menyembuhkan luka sayat pada mencit yaitu pada dosis 60%. Kata Kunci : Inflamasi, Kepuh,Gel, Mencit Keterangan: *Peneliti **Pembimbing I **Pembimbing II
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil observasi di SMPK Sulama Kada ada beberapa kendala untuk mencapai proses pembelajaran yang optimal yakni, kognitif (pengetahuan) kemampuan siswa untuk memahami materi masih kurang karena pada kenyataannya dalam proses pembelajaran yang berlangsung guru masih sering menggunakan model pembelajaran klasikal yang lebih menekankan pada ceramah, hal ini menyebabkan siswa terlihat pasif dan guru yang berperan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti yaitu : untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran dengan media gambar terhadapa minat belajar siswa kelas VIII SMPK Sulama Kada Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah true exsperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII yang berjumlah 170 siswa di SMPK Sulama Kada dan sampel yang digunakan adalah kelas VIIID dan VIIIE berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi yang di analisis dengan menggunakan rubrik minat belajar, data minat belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS tipe 16. Minat yang di dapatkan t-hitung dari minat belajar adalah sebesar 12.344 dengan signifikan 0,000<0,05 artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar siswa kelas eksperimen yang diajarkan dengan metode bermain peran terhadap minat belajar siswa. Kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah sehingga dapat di simpulkan bahwa H1 di terima dan H0 di tolak artinya ada pengaruh metode bermain peran terhadap minta belajar siswa di SMPK Sulama Kada Tahun Ajaran 2021/2022
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman tarum (Indigofera tinctoria) merupakan sejenis pohon polong-polongan berbunga ungu yang biasanya dimanfaatkan sebagai penghasil warna alami. Pakaian berbahan serat alami seperti wol, kapas dan sutra yang digunakan dalam industri tekstil, diketahui sangat rentan terhadap serangan mikroba, karena luas permukaan pakaian, mampu menyerap kelembaban sehingga memicu pertumbuhan mikroba. Tekstil berbahan serat alami memiliki kandungan protein (keratin) dan selulosa yang menyediakan kebutuhan dasar seperti kelembaban, oksigen, nutrisi dan suhu untuk pertumbuhan bakteri pada pakaian sehingga sering menimbulkan bau yang tidak menyenangkan, infeksi kulit, kerusakan produk, respon alergi dan penyakit terkait lainnya. Staphylococcus aureus adalah bakteri Gram positif berbentuk bulat berdiameter 0,7-1,2 μm, tersusun dalam kelompok yang tidak teratur seperti buah anggur, fakultatif anaerob, tidak membentuk spora, dan tidak bergerak Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental control group design dengan 4 perlakuan yang dilakukan yaitu: K = 100 gr daun tarum tanpa penambahan kapur P1 = 125 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, P2 = 150 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, P3 = 200 gr daun tarum + 2 gr kapur + 500 ml air, Masing–masing perlakuan diulangi sebanyak 3x sehingga diperoleh unit percobaan sebanyak 3 x 4 = 12. Analisis data menggunakan Anova satu arah dengan derajat kepercayaan 95% (0,05) dan uji lanjutan Duncan dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pewarna alami daun tarum (Indigofera tinctoria) dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus. Semakin tinggi konsentrasi pewarna alami daun tarum yang digunakan, maka semakin besar daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk memgetahui pola asuh para pengasuh di Panti Asuhan Kasih Agape dalam mengasuh anak-anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini eksplorasi yaitu untuk menggambarkan tentang bagaimana pola asuh dalam mengasuh anak-anak. berdasarkan analisis data dalam pembahasan maka diperoleh pola asuh para pengasuh panti terhadap anak-anak yaitu: 1). Para pengasuh panti dalam melakukan tugasny dengan ketegasan-ketegasan yang ada sudah cukup baik namun lebih dipertingkatkan lagi. 2). Para pengasuh panti dalam melakukan tugasnya sebagai pengasuh dengan menggunakan ketegasan dan aturan-aturan sudah cukup baik tetapi haris lebih dipertingkatkan lagi agar anak-anaknya bisah terbentuk lebih baik lagi. 3). Pelayanan dan keadilan yang digunakan oleh para pengasuh terhadap anak-anak cukup baik karena para pengasuh tidak membedakan anak-anak yang satu dengan yang lain begitu pula dalam memberikan pendidikan dan tugas yang diberikan oleh pengasuh terhadap anak-anak untuk melakukannya seperti melibatkan mereka dalam kegiatan kerohanian dan bakti sosial. 4). Kebebasan dalam berperilaku dan bersikap yang dilakukan oleh para pengasuh panti terhadap anak-anak dimana para pengasuh panti membiarkan anak-anak melakaukan apa saja yang ingin mereka lakukan baik dalam panti maupun pada saat anak-anak berada diluar panti. Saran agar anak-anak terus dan tetap mengikuti aturan yang ditetapkan oleh panti dan para pengasuh yang suda ada agar anak-anak tidak terjerumus ke jalan yang tidak benar pada saat mereka berada didalam panti maupun di luar panti, Maka sebagaiknya kepala Panti Asuhan Kasih Agape harus memperhatiakan pola-pola asuh yang di lakukan oleh para pengasuh terhadap anak-anak. Bagi para pengasuh Panti Asuhan Kasih Agape agar setiap pengasuh harus sabar dan tabah dalam memberikan bimbingan terhadap anak panti agar bertumbuh dewasa dalam kegiatan kerohanian dan bakti sosial dan lain sebagainya
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul “Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak Dilingkup Rumah Tangga, Masalah Pokok Penelitian, “Apa Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatukan Putusan Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak?”Tujuan Penelitian Untuk Mengatahui “Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatukan Putusan Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak?” Metode Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitiana Ini Adalah Penelitian Hukum Normatif Yaitu Penelitian Hukum Yang Dilakukan Dengan Cara Meneliti Bahan Kepustakaan (Data Sekunder). Data Sekunder Dalam Penelitian Terdiri Dari Tiga Bahan Hukum Yaitu 1. Bahan Hukum Primer, 2 Bahan Hukum Sekunder, Dan 3. Bahan Hukum Tersier. Hasil Penelitian Telah Membuktikan Bahwa Dasar Pertimbangan Hakim Terjadi Disparitas Penjatuhan Hukuman Yang Berbeda Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak Berdsarkan Putusan Nomor 35/Pid.Sus/2017/PN.Jap, Nomor 08/Pid.Sus/2016/Pn Wkb, Nomor 77/Pid.Sus/2013/PN.Klt, adalah sebagai berikut :
a. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum Berbeda;
b. Kualitas Perbuatan Terdakwa;
c. Independensi Hakim;
d. Majelis Hakim Yang Memeriksa Dan Memutuskan Berbeda;
e. Faktor-Faktor Yang Memberatkan Dan Meringankan Terdakwa;
Kata kunci : Disparitas Putusan Hakim, Pelaku Tindak Pidana, Penelantaran Anak
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGUJIAN JUMLAH PEREKAT TERHADAP KUALITAS BRIKET LIMBAH SERAT GEWANG ( Corypha utan Lamarck) SISA USAHA PAKAN TERNAK SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Umbu V.F*) Dethan J. J.S.**) Haba Bunga. F. J. **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. ABSTRAK Suatu penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh campuran perekat pada serat gewang untuk memperoleh kualitas briket terbaik. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian dianalisis dengan analisis varians dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan yang diuji adalah kombinasi perekat terhadap serat gewang sebagai bahan baku briket sebagai berikut A ( campuran perekat 150 ml ), B ( Campuran perekat 200 ml ), C ( campuran perekat 250 ml ), D ( campuran perekat 300 ml ), E ( Campuran perekat 350 ml ). Pembuatan briket diawali dengan pengambilan serat gewang dari sisa usaha pakan ternak, campuran serat gewang dan perekat serta pencetakan briket. Pencetakan dilakukan menggunakan handpress dan ring die 48,22 mm panjang 37 mm dan pengeringan briket dikeringkan dibawah sinar matahari selama 4 hari. Pengamatan dengan mengukur kadar air, berat, suhu, variable pengamatan meliputi kadar air, pengembangan diameter, nilai kalori briket, dan massa jenis. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan campuran perekat memberikan pengaruh pada pengamatan kadar air, pengembangan, massa jenis dan nilai kalori bahan dan perlakuan terbaik. Dari data pengembangan menyatakan bahwa perlakuan D (penambahan perekat 300 ml) menghasilkan pengembangan diameter briket tertinggi 11.74.%, tidak berbeda nyata dengan perlakuan C (penambahan perekat 250 ml ) yang menghasilkan pengembangan 7.83 %. Dari data masa jenis perlakuan C (penambahan perekat 250 ml) menghasilkan masa jenis tertinggi 379,14 kg/m3, dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan A (penambahan perekat 150 ml) yang menghasilkan masa jenis 377.81 kg/m3 Dari data nilai kalori menyatakan bahwa A (penambahan perekat 150 ml) yang menghasilkan nilai kalori terendah 1396.20J, dan berbeda nyata dengan perlakuan E (penambahan perekat 350 ml) yang menghasilkan nilai kalori tertinggi 1430.60J dan tidak berbedanyata dengan perlakuan D ( penambahan perekat 300 ml )menghsalkan nilai kalori 1419.85 J/ dan perlakuan B ( Penambahan perekat 300 ml ) menghasilkan nilai kalori 1406.41 J. Perlakuan C ( perekat 15%) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai kalor tertinggi 1420.02J, kerapatan tertinggi 379.14 kg/m3, pengembangan diameter terendah 7.83 % dan kadar air terendah 15.22%. Kata kunci : Briket, serat, gewang, energi terbarukan. Ket: *) Peneliti *) Dosen FTP UKAW
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi adalah,“DESKRIPSI TENTANG DASAR PERTIMBANGAN HAKIM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERJUDIAN”. Masalah pokok “Bagaimana dasar Pertimbangan Hakim menjatuhkan Putusan Pemidanaan terhadap pelaku Tindak Pidana Perjudian Kartu Remi”?.Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji PutusanNo. 32/Pid.B/2020/Pn.Wkb,No.40/Pid.B/2020/Pn.Wkb,No.52/Pid.B/2019/PN.Wkb,No137/Pid.B/2019/Pn.Wkb,No.28/Pid.B/2018/Pn.Wgp.Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara tindak pidana Perjudian Kartu remi dengan dakwaan alternative dan Dakwaan Primair Subsidiair dari jaksa penuntut umum dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan Terdakwa dianggap telah memenuhi unsur-unsur yang ada dalam Pasal yang terbukti. Hakim Menjatuhkan putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadi suatu tindak pidana berdasarkan dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, karena itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara pidana. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit (Keadilan),Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTRISARI
Judul skripsi adalah “Disparitas Putusan Pengadilan Dalam Kasus Kekerasan Da-lam Rumah Tangga (KDRT) Diwilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1B”,Jurusan Ilmu Hukum.Fakultas Hukum,Universitas Kristen Artha Wacana.
Masalah pokok penelitin adalah Mengapa Hakim Menjatuhkan Pidana Kepada Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga berbeda antara satu dengan yang lain.Penelitian dan penulisan dilakukan untuk mengetahui putusan hakim terha-dap pelaku tindak pidana kekerasan dlam rumah tangga berbeda diwilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang yang dijadikan sebagai suatu studi Hukum di Kota Ku-pang.
Tujuan Penelitian untuk mengetahui apa dasar pertimbangan Hakim dalam menentu-kan putusan yang berbeda-beda pada tindak pidana kasus kekerasan dalam KDRT.
Variabel penelitian yang digunakan 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas dalam pene-litian ini adalah pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan yang beberda-beda terhadap pelaku tindak pidana KDRT.Dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan Hakim terhadap pelaku tindak pidana KDRT.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini Deskriptif Kualitatif dengan jenis pene-litian Normatif atau Kepustakaan,penelitian normatif dilakukan untuk menghasilkan argumentasi teori atau konsep baru sebagai preskripsi dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa mengapa Hakim menjatuhkan pidana ke-pada pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga saling berbeda antara satu dengan yang lain yaitu:Hakim yakin bahwa perbuatan terdakwa adalah suatu pebua-tan yang tidak bermoral dan tidak manusiawi yang telah melakukan kekerasan yang terjadi di dalam lingkup rumah tangga.
Kata Kunci : Disparitas Putusan Pengadilan Dalam Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judulskripsiini: “PEMBATALAN PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (HUMAN TRAFFICKING)”. Masalah pokok dalam tulisan ini, “Mengapa Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri membebaskan Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dengan menjatuhkan putusan pemidanaan?”. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Pengadilan Negeri Mataram Nomor: 413/Pid.Sus/2013/PN Mtr, dan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 421 K/Pid.Sus/2015. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri Mataram telah membebaskan pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan mempertimbangkan hal-hal meringankan dalam persidangan seperti: terdakwa bersikap sopan saat dalam persidangan, terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya, selain hal-hal yang meringankan dalam persidangan Hakim Pengadilan Negeri Mataram juga mempertimbangkan masa penahanan yang sudah dijalani terdakwa sebelumnya. Hakim dalam menjatuhkan putusan yang adil berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sungguh-sungguh memberikan pertimbangan hukum yang memadai mengenaihal-hal yang memberatkan dan meringankan pidana, setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtigkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum), dalam putusan Mahkamah Agung yang membatalkan putusan bebas Pengadilan Negeri dengan pertimbangannya yaitu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri telah melakukan kesalahan penerapan hukum dengan melakukan penafsiran pada apa yang dinamakan bagian inti delik serta beberapa unsur dalam pasal dakwaan yakni, “Dengan tujuan mengeksploitasi orang tersebut” dalam pasal 2 ayat 1 undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan “ Mengeksploitasi ekonomi” atau “Mengeksploitasi seksual” dalam pasal 88 undang-undang perlindungan anak serta “Proses” dan “cara” dalam melakukan “penyekapan, penyalahgunaan posisi rentan ” hingga “penjeratan utang” tidak terbukti sehingga pada akhirnya Majelis Hakim Mahkamah Agung memberikan putusan pemidanaan kepada pelaku tindak pidana.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi ini : “KAJIAN YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH PENGADILAN TINGGI DAN MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA TANAH”. Masalah pokok dalam tulisan ini, “Mengapa hakim Pengadilan Tinggi dan hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri yang mengabulkan gugatan penggugat dan mengadili sendiri dengan menolak gugatan penggugat dalam sengketa tanah ?” Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui hakim Pengadilan Tinggi dan hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri yang mengabulkan gugatan penggugat dan mengadili sendiri dengan menolak gugatan penggugat dalam sengketa tanah.
Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji 2 (dua) putusan Pengadilan Negeri, 2 (dua) putusan Pengadilan Tinggi dan 1 (satu) putusan Mahkamah Agung. Hasil Penelitian menunjukan bahwa: 1. Alasan hukum Pengadilan Negeri mengabulkan gugatan Penggugat adalah gugatan penggugat dianggap memenuhi syarat formil, Penggugat dianggap mampu membuktikan gugatannya, Tergugat dianggap tidak mampu membuktikan sangkalannya; 2. Alasan hukum Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Pengadilan Negeri dengan menolak gugatan penggugat adalah Tergugat dianggap mampu membuktikan sangkalannya, Penggugat dianggap tidak mampu membuktikan gugatannya. 3. Alasan hukum putusan Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Tinggi dalam membatalkan putusan Pengadilan Negeri adalah 1. Pengadilan Tinggi Kupang dinilai sudah tepat dan benar dalam menerapkan hukum dan 2. Pengadilan Negeri Oelamasi dinilai salah menerapkan hukum.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: 1. Pengadilan Tinggi membatalkan putusan Pengadilan Negeri dengan menolak gugatan penggugat adalah penggugat tidak mampu untuk membuktikan bahwa tanah sengketa adalah miliknya. 2. Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri dengan menolak gugatan penggugat adalah penggugat tidak mampu untuk membuktikan bahwa tanah sengketa adalah milik Penggugat yang berasal dari nenek moyang Penggugat. Adapun saran dalam penelitian ini yakni: 1. Para pencari keadilan dalam beracara di Pengadilan, sedapat mungkin memberikan bukti-bukti surat yang dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya, 2. Kepada para Majelis Hakim agar tetap profesional dalam menjalankan sumpah jabatan dengan cara memberikan pertimbangan hukum sesuai dengan fakta-fakta persidangan.
* Kata Kunci : Putusan Pengadilan, Pembatalan Putusan, Sengketa Tanah*.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
RANCANG BANGUN ALAT PENCACAH BATANG PISANG
Tuaf A Okran* Dethan. J. J. S ** Nainiti. N. P. P. E**
Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang
Penilitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari di Laboratorium Mekanisasi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun alat pencacah batang pisang. Kegunaan dari penilitian ini adalah sebagai referensi dan informasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Dari hasil penilitian tersebut menunjukan bahwa secara struktural dan fungsional semua komponen alat pencacah batang pisang dapat berfungsi sesuai dengan desainnya. Dari hasil uji kinerja alat pencacah batang pisang menunjukan bahwa kapasitas kerja alat, dengan kapasitas kerja alat sebesar 3000 gram dengan waktu rata – rata 1,23 detik menghasilkan cacahan sebanyak 2,435kg/jam . Dalam rancangan alat pencacah batang pisang ini menggunakan tenaga penggerak yaitu motor listrik (dynamo) dan bahan utama adalah batang pisang.
Kata Kunci :Rancang bangun, Alat Pencacah, Batang Pisang
* peneliti
** pembimbing
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN TTS TAHUN 2015-2018”. NAMA : ARNY FENDRA M. PELLO NIM : 15190216 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI/SEKTOR PUBLIK ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul : Pengaruh Belanja Modal Dan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Sektor Pariwisata Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten TTS Tahun 2015-2018”. Rumusan masalah yang diambil dari penelitian ini adalah “Pengaruh Belanja Modal Dan Pendapatan Asli Daerah (Pad) Sektor Pariwisata Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten yang dilihat dari laporan keuangan. Adapun persoalan penelitian yang dibahas dalam penelitian ini yakni : Bagaimana Pengaruh Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten TTS Tahun 2015-2018?, Bagaimana Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sektor Pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten TTS?, Bagaimana Pengaruh Belanja Modal dan PAD terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten TTS?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten TTS, pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten TTS, dan pengaruh belanja modal dan PAD terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten TTS. Sektor pariwisata merupakan sektor yang kompensial untuk di kembangkan dan berperan dalam menggerakan pertumbuhan ekonomi dan kesejahtraan masyarakat. Belanja Modal merupakan salah satu indikator produktif dari penggunaan anggaran oleh pemerintah daerah sehingga tidak dapat ditujukan kepada masyarakat perorangan atau rumah tangga karena dalam pelaksanaannya haruslah bersinggungan dengan pelayanan publik. Semakin besar persentase alokasi belanja modal menandakan bahwa pemerintah daerah lebih produktif. Pertumbuhan Ekonomi diartikan sebagai suatu ukuran kuantitatif yang menggambarkan perkembangan suatu perekonomian dalam suatu tahun tertentu apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah segenap pemasukan atau penerimaan yang masuk ke dalam kas daerah, diperoleh dari sumber-sumber dalam wilayahnya sendiri, dipungut berdasarkan Peraturan Daerah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dipergunakan untuk keperluam daerah. Berdasarkan hasil analisis yang sudah dia uji pada tabel dapat dikatakan bahwa pada tabel 4.9 hasil uji Koefisien Diterminasi (R2) diketahui nilai R= 0.868 yang berarti bahwa besarnya nilai korelasi (hubungan) sebesar 0.868 kuat antara variabel X1 (belanja modal dan PAD ) dan variabel Y (PDRB). Dari tabel tersebut juga diketahui nilai R Square = 0.753 atau 75,3% yang berarti bahwa variabel independen (Belanja Modal dan PAD) sebesar 75,3% dipengaruhi oleh variabel dependen (PDRB) sedengkan 23,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Nilai koefisien Belanja modal 4,220 berpengaruh positif dengan nilai constants 3447,211 yang bermakna bahwa setiap penambahan 1 satuan pada Belanja Modal maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,220. Hasil tersebut mendukung H1a yang menyatakan bahwa Belanja Modal berpengaruh positif terhadap pertumbuhan Ekonomi, karena nilai signifikan sebesar 0,645 > 0,05 maka nilai ini berarti adanya pengaruh positif dari belanja modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi namun tidak signifikan. Pengujian pengaruh Belanja Modal terhadap pertumbuhan ekonomi secara persial di peroleh dari hasil uji T statistik atau thitung = 0,632dengan nilai signifikan sebesar 0,645. Berdasarkan Nilai thitung tersebut menunjukan bahwa nilai trsebut lebih kecil dari nilai ttabel. Dengan kata lain 0,623 0,645 . berdasarkan hasil diatas H10 ditolak, atau dengan kata lain Belanja Modal berpengaruh positif terhadap Pertumbuhan Ekonomi.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul: “Pengaruh Kecerdasan Intelektual Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor BPKPD (Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malaka” Dalam organisasi pemerintah sumber daya manusia (SDM) disebut Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berguna untuk dapat mengeluarkan tenaga, pikiran, bakat, kreativitasnya serta mewujudkan tujuan organisasi. Dalam pencapaian tujuan organisasi, salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan kinerja sumber daya manusia/pegawai. Kinerja atau prestasi adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab. Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Malaka merupakan salah satu instansi keuangan yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten malaka, dan Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) memiliki sumberdaya manusia yang berstatus pegawai negeri. Seperti pemikiran yang telah tersimpan di benak masyarakat Indonesia mengenai pegawai negeri adalah pekerjaan yang mudah dan tanpa tekanan dari instansi tempat bekerja. Akan tetapi pada faktanya pegawai negeri juga memiliki target kinerja setiap tahunnya. Oleh karena itu jika pegawai tidak memiliki kinerja baik akan terlihat pada laporan kinerja pegawai setiap tahun dan akibatnya dapat memperoleh peringatan. Oleh karena itu pada penelitian ini, peneliti akan meneliti di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Malaka. Dan pada penelitian ini akan meneliti apakah kecerdasan intelektual dan komitmen yang dimiliki oleh pegawai dapat meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Malaka. Berdasarkan latar belakang di atas maka yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah Pengaruh Kecerdasan Intelektual dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. Berdasarkan rumusan masalah diatas maka yang menjadi persoalan penelitian ini adalah: 1. Apakah Kecerdasan Intelektual berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. 2. Apakah Komitmen Organisasional berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian: 1. Untuk mengetahui pengaruh Kecerdasan Intelektual terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. 2. Untuk mengetahui pengaruh Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. Populasi Menurut Husaini Usman (2006 ) Populasi ialah semua nilai baik hasil perhitungan maupun pengukuran, baik kuantitatif maupun kualitatif, dari karakteristik tertentu mengenai sekelompok objek yang lengkap dan jelas. Populasi dalam penelitian ini adalah 45 orang pegawai kantor Badan Pengelolaan Keuangan Dan Pendapatan Daerah (BPKPD) di Kabupaten Malaka. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Suhartanto, 2014). Sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel,dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik yang digunakan untuk mengumpul data adalah data primer berupa jawaban respoden atas pernyataan yang disajikan dalam kuesioner. Kuesioner (daftar pertayaan) yang diberikan kepada perangkat kerja bagian keuangan di kabupaten malaka tentang Pengaruh Kecerdasan Intelektua dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Pegawai. Berdasarkan hasil uji regresi, diketahui bahwa variabel kecerdasan intelektual berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan hal ini nilai signifikan 0,017> 0,05 dan t hitung 2.496 2,051. sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima artinya bahwa terdapat pengaruh X1 terhadap Y. Dari hasil penelitian ini mengidentifikasi bahwa tingginya kecerdasan intelektual yang dimiliki oleh pegawai dalam melaksanakan tugasnya dengan baik akan meningkatkan kinerja pegawai pada kantor BPKPD Kabupaten Malaka. Berdasarkan hasil uji regresi diketahui variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan hal ini nilai signifikan X2 terhadap Y sebesar 0,040 0,05 dan t hitung 2.129> 2,051 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak, artinya tidak terdapat pengaruh X2 terhadap Y. Dari hasil penelitian ini disebabkan karena komitmen organisasi yang berdasarkan fakta yang ada menunjukan kurangnya perasaan, sikap dan perilaku pegawai dalam mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari organisasi, tidak terlibat dalam proses kegiatan organisasi dan tidak loyal terhadap organisasi dalam mencapai tujuan organisasi. Kata Kunci: Kecerdasan Intelektual, Komitmen Organisasi, Kinerja Pegwai.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK “ANALISIS EFISIENSI SALURAN IRIGASI DAERAH IRIGASI BATU MERAH DESA NUNKURUS,KECEMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG PADA MUSIM TAMAN I’’ Program StudiMekanisasiPertanianFakultasTeknologiPertanianUniversitas Kristen ArthaWacanaKupang Tode.F*) Nainiti. N. P. P. E**) Lano M.L***) Dalam Irigasi Batu Merah merupakan daerah irigasi yang terletek di Desa Nunkurus Kupang Timur Kabupaten Kupang pada daerah irigasi ini besar penyaluran air tidak di ketahui sehingga sebagian lahan pada daerah irigasi ini tidak mendapatkan air sehingga banyak petani yang tidak dapat mengolah lahannya.Sehingga suatupenelitian yang berjuan untuk mengetahu iefisiesi dan kehilangan air jaringan utama dan tersier di daerah irigasi batu merah telah di laksanakan pada bulan januari-februari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengukuran inflow-outflow untuk setiap saluran pengamatan dengan cara mengukur aliran yang masuk dan aliran yang keluar dari suatu penampang. Hasil penelitian menunjukan bawah efisiensi jaringan di daerah irigasi batu merah kanan pada saluran primer sebesar 58,33%, sekunder 50%, dan 50% kehilangan air di saluran primer, 0,10m^3/dtk tersier, tersier 0,10m^3/dtk, tersier 0,15m^3/dtk. Sedangkan efisiensi jaringan di daerah Irigasi Batu Merah Kiri pada jaringan primer sebesar 47,22%, sekunder 58,33%, tersier 33,33%, dan kehilangan air dijaringan primer 0,15m^3/dtk, sekunder, 0,10m^3/ dtk, tersier 0,20m^3/ dtk.