Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

2.728 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 402025: 602024: 212023: 3322022: 4032021: 10102020: 1712019: 32018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

ANALISIS KANDUNGAN PIGMEN PADA ALGA COKLAT PADINA SP DI PERAIRAN PANTAI BOLOK NUSA TENGGARA TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

REYNALD ADHITHYA KIA (14380076). Analisis Kandungan Pigmen Alga Coklat Padina Australis Di Perairan Pantai Bolok Nusa Tenggara Timur: Alfred G. O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Imanuel J. Emola, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program studi manajemen sumberdaya perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Padina australis merupakan spesies alga dari divisi Phaeyophyta (ganggang coklat) yang pada umumnya tersebar di perairan laut, mulai perairan laut dangkal hingga perairan dalam. Ganggang ini memiliki bentuk lembaran yang lebar berwarna coklat transparan. Ganggang ini berwarna coklat karena di dalam thalusnya terkandunga pigmen fikosantin dan xantofil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi pigmen yang diekstrak pada alga coklat P. australis yang diambil di perairan pantai Bolok. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium Biologi, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei, metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan metode Spektrofotometer. Berdasarkan hasil penelitian, jenis pigmen yang teridentifikasi pada alga coklat P. australis yaitu klorofil a, klorofil b, karotenoid (karoten dan xantofil) dan feofitin a. Melalui uji KLT di temukan delapan fraksi warna, yang dihitung nilai Rf-nya, (Retention faktor): fraksi pertama warna kuning dengan nilai Rf 0,98, fraksi kedua warna kelabu dengan nilai Rf 0,48, fraksi ketiga warna hijau kecoklatan dengan nilai Rf 0,4, fraksi keempat warna hijau kecoklatan dengan nilai Rf 0,32, fraksi kelima warna hijau dengan nilai Rf 0,26, fraksi keenam warna hijau dengan nilai Rf 0,24, fraksi ketujuh warna hijau dengan nilai Rf 0,2 dan fraksi kedelapan warna kuning-orange dengan nilai Rf 0,16. Hasil spektofotometer kedelapan fraksi bekisar pada 200-350 nm dan hasil spektrofotometer ekstrak total ada pada kisaran 270-500 nm. Kata kunci: Padina australis, Kromatografi Lapis Tipis, Spektrofotometer, Pigmen, Pantai Bolok.

SOLIDARITAS GEREJA Suatu Studi Teologi Sosial Mengenai Solidaritas Menurut Jon Sobrino Dan Implikasinya Bagi Gereja Masehi Injili Di Timor

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Korupsi adalah salah satu masalah sosial yang terjadi di hampir seluruh lapisan masyarakat.Hal ini membuat korupsi dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (Extraordinary Crime).Penyebarannya sistematis mulai dari pusat sampai ke daerah-daerah dan desa-desa bahkan melibatkan pilar utama kekuasaan bangsa yakni Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif. Di NTT sendiri tak perlu diulang-ulang karena hampir setiap hari kita membaca di surat kabar maupun secara online. Gereja khususnya GMIT terpanggil secara aktif untuk melibatkan diri dan memiliki kepekaan dalam usaha memberantas masalah-masalah ini terutama dalam realitas sosial. Penulis dalam mengkaji masalah ini menggunakan metode penelitian kualitatif khususnya studi pustaka. Jon Sobrino melihat bahwa gereja harus turut ambil bagian dalam mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat.Namun ketelibatan gereja bukan hanya keterlibatan humanis semata tetapi juga keterlibatan teologis.Ia berangkat dari konteks Amerika Latin khususnya El Salvador dan mengantarkannya untuk berbicara mengenai Yesus yang Solider.Penulis mengaitkan konsep ini dengan pemikiran J.B. Banawiratma mengenai proses Teologi Sosial untuk dianalisis melalui empat aspek teologi Sosial yaitu aspek sosial, kultural, historis dan personal. Analisis ini menghasilkan tiga pokok penting tentang solidaritas menurut Sobrino yaitu sumber dari solidaritas adalah realitas, solidaritas terbentuk dari iman komunitas dan bukan individu dan Yesus dari Nazaret menjadi titik tolak melakukan solidaritas. Penulis kemudian melakukan refleksi teologis dan mengaitkan dengan teks Lukas 4:16-21 yang merupakan bagian cerita tentang Yesus yang ditolak di Nazaret. Teks ini membuktikan bahwa Allah selalu melihat realitas. Ia mengutus anak-Nya untuk memberitakan kabar baik ke dalam realitas hidup manusia yang penuh ketidakadilan dan keputusasaan.Kabar baik adalah juga kehadiran untuk orang miskin, orang-orang tawanan, orang-orang buta dan yang tertindas. Artinya bukan hanya mengenai kabar baik lewat pemberitaan firman atau lewat perkataan tetapi aksi nyata yang kita lihat lewat pengajaran, penyembuhan dan mujizat yang dibuat Yesus.Namun gereja mesti juga menjaga sikap kritis atas realitas yang dihadapi. Gereja yang bercermin dari Yesus juga harus menyadari bahwa ia sama seperti Yesus berbeda dari dunia. Namun terlepas dari perbedaan itu, gereja lahir di dalam realitas dunia, maka gereja tidak dapat mengabaikan tugas panggilannya di dunia. Ini berarti khotbah atau pelayanan nyata yang diberikan gereja boleh sama tetapi punya nilai dorong yang berbeda.

Analisis Kandungan Pigmen Yang Di Ekstrak Dari Alga Hijau Caulerpa racemosa Di Perairan Bolok, Kabupaten Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alga termasuk salah satu sumber daya hayati yang sangat melimpah di perairan Indonesia. Alga dari kelas alga merah (Rhodophyceae) menempati urutan terbanyak dari jumlah jenis yang tumbuh di perairan laut Indonesia yaitu sekitar 452 jenis, setelah itu alga hijau (Chlorophyceae) sekitar 196 jenis dan alga coklat (Phaeophyceae) sekitar 134 jenis. Alga biasanya hidup di dasar yang dapat tertembus cahaya matahari seperti layaknya tanaman di darat pada umumnya, alga juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Warna inilah yang menggolongkan jenis alga. Alga termasuk dalam golongan tanaman tingkat rendah yang memiliki klorofil atau zat hijau daun dan memiliki manfaat untuk manusia seperti anti oksidan, anti kanker, anti obesitas, anti diabetes, anti inflamasi dan anti bakteri. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi pada bulan April 2021 dengan pengambilan sampel dari perairan Bolok. Dengan judul analisis kandungan pigmen yang diekstrak dari alga hijau Caulerpa racemosa, dengan Metode Survei, Metode Kromatografi Lapis Tipis, dan Metode Spektrofotometri serta pengambilan sampel Caulerpa racemosa dengan sampling secara acak. Hasil penelitian dengan proses ekstrak pigmen total berada pada panjang gelombang 200-800 nm,memiliki tiga nilai puncak serapan panjang gelombang 353, 361, dan 378 nm dan nilai absorban 4,61, 4,28, 4,64. Untuk analisis Kromatografi Lapis Tipis mendapatkan tujuh spot pigmen dengan pigmen klorofil b, klorofil a, klorofil b sedangkan pigmen berikutnya pigmen tipe feofitin a, tipe diatoxanthin, xantofil dan karoten. Dalam analisis spektrofotometer tujuh spot pigmen diisolasi lalu di spektro pada panjang gelombang 200-350 nm untuk menghasilkan spektrogram dengan nilai puncak dan nilai absorbannya berbeda.

Analisis Ekonomi Dan Rantai Pemasaran Nelayan Pancing Kerapu (Serranidae) Di Desa Mausambi Kecamatan Mauroleh Kabupaten Ende

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN ALFIANUS KONTERIUS DESI (16382733) Analisis Ekonomi Dan Rantai Pemasaran Nelayan Pancing Kerapu (Serranidae) Di Desa Mausambi Kecamatan Maurole Kabupaten Ende. Alferd G.O Kase, S.Pi., M.Si danRockie R.L Supit, S.P.i, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Ikan Kerapu atau Grouper adalah ikan dari Famili Serranidae dengan subfamili Ephinephelinae, dengan jumlah spesies 159 di dunia, 39 jenis dapat di temukan perairan di Indonesia, sementara di Asia Tengara ada 46 jenis. Ikan kerapu memiliki habitat di dasar perairan laut teropis dan subteropis. Sebagian besar spesies kerapu berasosiasi dengan terubu karang di daerah dangkal dan beberapa tingal di daerah estuari dan berbatu, berpasir dan berlumpur, meskipun juvenile ikan kerapu di temukan di daerah lamun. Beberapa spesies juga di temukan kedalaman 100-200 meter, kadang-kadang sampe pada kedalam 500 meter. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Metode deskriptif ini adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau mengambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi Nilai return of investmen (ROI) yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan kerapu dengan alat tangkap pancing adalah sebesar adalah 0,479. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap pancing kerapu di Desa Mausambi tidak layak atau rugi.

KARAKTERISTIK TUNA SE’I YANG DIPROSES DENGAN PENGASAPAN PANAS DARI LOIN PUNGGUNG DAN LOIN PERUT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produk pengasapan ikan di Kota Kupang lebih dikenal dengan sebutan se’i tuna, pada umumnya masih dilakukan secara tradisional yang diasap menggunakan bara api kayu kesambi. Pengasapan merupakan salah satu cara pengawetan ikan agar tidak terjadi pembusukan dan menjaga nilai gizinya. Pengasapan berfungsi menambah citarasa dan warna yang spesifik pada makanan serta bertindak sebagai antibakteri dan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai pH, susut berat, dan organoleptik (warna, aroma, rasa dan tekstur)pada produk tuna se’i.Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai bulan Juni 2020 dimana masa pendemi covid 19 sehingga penelitian ini dilaksanakan secara terbatas pada lingkup Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan perlakuan bagian jenis loin dari perlakuan ikan tuna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai pH dengan nilai 5,5-6,0, susut berat dengan nilai loin pungung 8,41–10,02 % dan loin perut 4,02-5,64% dan tingkat penerimaan panelis masih menyukai organoleptik produk tuna se’i.

STUDI PERTUMBUHAN ALGA MERAH (Kappaphycus alvarezii) VARIETAS BERBEDA YANG DIBUDIDAYAKAN DENGAN METODE LEPAS DASAR DI PERAIRAN GORANG FLORES TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN OCTODINATA WUNGU BULU (14380068), Studi pertumbuhan alga merah Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidayakan dengan metode lepas dasar diperairan Gorang, Kecamatan Solor Timur; Alfred G. O. Kase., S.Pi., M.Si.,Ph.D sebagai pembimbing I, Imanuel J. Emola. S.Pi., M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Alga merah Sacol dan tambalang merupakan rumput laut lokal yang sudah lama di budidayakan petani. Straintambalang paling dominan dikembangkan karena memberikan hasil yang baik serta respon pasar pula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan alga merah (Kappaphycusalvarezii) varietas berbeda yang dibudidayakan dengan metode lepas dasar di perairan Gorang, Kecamatan Solor Timur. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan Maret-April 2019 di perairanPantai Gorang, Kecamatan Solor Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Lepas Dasar. Metode ini dilakukan dengan cara mengikatkan bibit rumput laut pada tali dan di budidayakan di dasar perairan.Alga merah Kappaphycusalvarezii varietas SacolSulama dan Sacol Alor memiliki pertambahan berat yang bervariasi di setiap minggunya, sedangkan pada varietas lainnya mengalami kenaikan dan penurunan berat pada setiap minggunya. Hasil pengamatan dari kelima varietas, terlihat bahwa bibit alga merah varietas Sulamu Sacol memiliki pertumbuhan yang cukup baik jika dibandingkan dengan varietas lainnya. Hasil pengukuran pertumbuhan alga merah selama penelitian ini menunjukan bahwa pertumbuhan yang baik terdapat pada Sacol Sulamu. Kata Kunci : Kappaphycusalvarezii, metode lepas dasar, Varietas Pantai Gorang

Struktur komunitas mangrove di desa fahiluka kecamatan malaka tengah kabupaten malaka

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN WEDELTRUDIS UDUK (15380016). Struktur Komunitas Mangrove di Desa Fahiluka Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Donny M. Bessie, S.Pi,M.Si., Imanuel J. Emola, S.Pi, M.Si Sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem wilayah pesisir yang sangat potensial bagi kesejahteraan masyarakat baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan hidup, namun sejalan dengan pertambahan pemukiman di wilayah pesisir memberikan dampak terhadap ekosistem mangrove yakni berkurangnya luasan hutan karena mengalih fungsian kawasan ekosistem mangrove menjadi lahan pertambakan dan pemukiman. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Struktur Komunitas hutan mangrove di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, yaitu melakukan pengamatan secara langsung di lapangan, sedangkan pengambilan contoh menggunakan“metode petak contoh”, dimana unsur-unsur populasinya atau vegetasi mangrove digolongkan berdasarkan tingkat kerapatan atau ketebalan mangrove. Metode pengambilan contoh dilakukan mengikuti pendekatan petak contoh yang berada pada garis transek yang ditarik melewati wilayah ekosistem mangrove. Data yang di ambil jenis jenis mengrove antara pohon, anakan dan semai dengan substrat dan kondisi lingkungan. Data yang dianalisis menggunakan analisisi komunitas (kerapatan jenis, kerapatan relaif jenis, frekuensi jenis, frekuensi relatif jenis, penutupan jenis, penutupan relatif jenis dan indeks nilai penting). Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 4 jenis mangrove pada lokasi pengamatan yaitu Rhizopora mucronata, Sonaratia alba, Avecenia alba, Bruguiera cylindrica. Dari ke empat jenis tersebut jenis Rhizopora mucronata yang memiliki nilai tertinggi dari tingkat kerapatan jenis, kerapatan relaif jenis, frekuensi jenis, frekuensi relatif jenis, penutupan jenis, penutupan relatif jenis dan indeks nila penting.

ANALISIS STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS PADA VEGETASI MANGROVE DI PERAIRAN OESAPA BARAT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN NATALIA DEBYANTI MANO (16383325). Analisis Struktur Komunitas Makrzoobentos pada Vegetasi Mangrove di Perairan Oesapa Barat. WILSON L. TISERA, S.PI, M.SI, PH.D, M.Si sebagai Pembimbing I dan DONNY M. BESSIE, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Ekosistem hutan mangrove adalah suatu sistem yang terdiri dari oragisme ( vegetasi, satwa dan mikroorganisme) yang berinteraksi dengan sistem lingkungannya pada suatu habitat hutan mangrove. Makrozoobentos adalah hewan invertebrate yang hidup di dasar perairan. Oleh karena itu, komposisi dan struktur komunitas makrozoobentos yang hidup dalam perubahankualitas air. Makrozoobentos sering dipakai untuk menduga ketidak seimbangan lingkungan fisik, kimia, dan biologi perairan. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobentos yang meliputi kelimpahan dan keanekaragaman, keseragaman dan dominansi pada vegetasi mangrove di Perairan Oesapa Barat. Penelitian ini telah dilaksanakn pada bulan November 2020 bertempat di Pantai Paradiso dan Ekowisata Mangrove. Data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yaitu data primer dan sekunder. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel yang berdasrkan atas suatu pertimbangan tertentu seperti sifat-sifat populasi ataupun ciri-ciri yang sudah diketahui. Pengambilan sampel mangrove menggunakan metode Garis Transek dan Plot sedangkan pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan Garis Transek dan Kuadran pada 2 stasiun. Hasil penelitian menunjukkan komposisi mangrove pada Pantai Paradiso dengan jumlah tegakan 38 dan pada Ekowisata Mangrove dengan jumlah tegakan 48. Komposisi jenis makrozoobentos yang terdiri dari 96 spesies yang terbagi dalam 3 kelas yaitu, Gastropoda 73 spesies, 23 famili dan 43 genus dengan jumlah 68 individu, Bivalvia 11 spesies, 6 famili dan 6 genus dengan jumlah 6 individu sedangkan Crustacea 6 spesies, 7 famili dan 9 genus dengan jumlah 11 individu. Kelimpahan makrozoobentos dengan jumlah tertinggi adalah Gastropoda 2151 individu. Nilai Keanekaragaman yang diperoleh di Pantai Paradiso 0.45 dan Ekowisata Mangrove 0.47. Sesuai kriteria keanekaragaman makrozoobentos di Pantai Paradiso dan Ekowisata Mangrove tergolong keanekaragaman rendah. Kata Kunci : Mangrove, Makrozoobentos, Kelimpahan, Keanekaragaman, Oesapa Barat

STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DI EKOSISTEM MANGROVE PANTAI BAKAU TESABELA DESA TESABELA KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LEWIN RICARD BUAN (16381220). Struktur Komunitas Gastropoda Di Ekosistem Mangrove Pantai Bakau Tesabela Desa Tesabela Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Wilson L. Tisera, S.Pi,. M.Si,. Ph.D dan Donny M. Bessie, S.Pi,. M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ekosistem mangrove merupakan habitat dari berbagai jenis biota laut, termasuk biota penempel. Salah satu biota adalah gastropoda. Desa Tesabela mempunyai potensi hutan mangrove yang cukup baik untuk kehidupan gastropoda, karena keadaan substratnya yang berpasir dan berlumpur, sangat mendukung kehidupan gastropoda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur komunitas gastropoda meliputi Kerapatan, Kelimpahan, Indeks Keanekaragaman, dan Indeks Dominasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2020. Pengambilan data mangrove dilakukan dengan metode transek plot/petak dengan ukuran 10 m x 10 m. Pengambilan data gastropoda dilakukan dengan menempatkan plot 10 m × 10 m mangrove, dimana pada plot tersebut terdapat sub plot ukuran 1m×1m yang diletakkan untuk mengamati dan mengidentifikasi biota gastropoda. Pengukuran parameter secara langsung di lokasi. Parameter lingkungan yang diukur pada penelitian ini adalah suhu, salinitas, pH, DO dan substrat dilihat secara visual. Hasil penelitian menunjukan di daerah bakau 5 spesies mangrove yaitu Rhizophora mucronata, Soneratia alba, Rhizophora stylosa, Obsornia octodonta dan Scyphiphora hydrophyllaeae. Kerapatan jenis mangrove tertinggi adalah spesies Rhizophora mucronata dengan nilai kerapatan 0,11 ind/m² dan kerapatan jenis terendah adalah spesies Scyphiphora hydrophyllaeae dengan nilai 0.01 ind/m² sedangkan ditemukan 12 spesies gastropoda yaitu Nerita balteata,Nerita articulate, Terebralia palustris,Terebralia sulcata, Cerithium coralium, Clypeomorus pellucida, Nassarius olivaceus, Semiricinula muricoides, Monodonta sp, Nerita picea, Lataxiena blosvillei dan Littoraria scabra. Kelimpahan jenis tertinggi adalah spesies Terebralia sulcata dengan nilai kelimpahan sebesar 10.19 ind/m². Kelimpahan terendah adalah jenis Lataxiena blosvillei dan jenis Littoraria scabra dengan nilai kelimpahan sebesar 0.11 ind/m². kelimpahan relatif tertinggi adalah spesies Terebralia sulcata dengan nilai kelimpahan sebesar 35.85%. Kelimpahan terendah adalah jenis Lataxiena blosvillei dan jenis Littoraria scabra dengan nilai kelimpahan sebesar 0.39 %, Keanekaragaman Gastropoda tertinggi mencapai 0.7 pada transek I, keanekaragaman terendah 0.6 pada transek II dan transek II. Nilai indeks dominansi gastropoda mencapai 0,3 pada transek I dan II, serta sebesar 0.23 pada transek III. Nilai indeks dominansi termasuk dalam kategori yang rendah karena nilai mendekati kriteria 0 ( Nol ). Parameter kualitas perairan yang ukur yaitu suhu, DO, pH dan substrat

TINJAUAN TENTANG PERSIAPAN ATLET PON NTT CABANG OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI JARAK MENENGAH MENUJU PON XX TAHUN 2021 DI PAPUA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PERSIAPAN ATLET NTT CABANG OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI JARAK MENENGAH MENUJU PON XX TAHUN 2021 DI PAPUA Teodorus Hardinus Mbete1*, Andreas J. F. Lumba2, Christin P. M. Rajagukguk3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Istilah atletik berasal dari kata “athlon” (bahasa Yunani) yang berarti lomba atau perlombaan”. Atletik merupakan olahraga yang terdiri dari nomor lari, nomor lompat, dan nomor lempar. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana persiapan yang di lakukan oleh atlet dan juga pelatih atletik PON NTT. Metode penelitian: Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik tringulasi dengan teknik pengumpulan data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Langkah menganalisis data adalah dengan data reduction (reduksi data), data display dan verivication. Untuk menguji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini mengungkapkan delapan temuan yaitu: 1) Persiapan pelatih atletik pon lari jarak menengah, 2) Persiapan hingga lolos ke PON, 3) Dukungan gizi yang diberikan kepada alet dalam masa persiapan, 4) persiapan atlet pon lari jarak menengah, 5) Perbedaan pola latihan sebelum dan sesudah lolos PON, 6) Psikologi atlet, 7) Peran penting medis dalam masa persiapan, 8) kebutuhan dalam tahap persiapan baik atlet maupun pelatih. Simpulan: Pelatih yang di ambil untuk melatih atlet dalam masa persiapan ini merupakan para pelatih- pelatih yang senior dan berpengelaman, atlet- atlet yang sekarang ini sedang mengikuti latihan persiapan PON merupaka atlet yang sudah lolos pra PON. Latihan persiapan tersebutpun sudah berjalan selama 1 tahun lamamnya dan hingaa saat ini berjalan dengan aman dan lancar meskipun masih memiliki kekurangan dalam hal sarana dan perasarana tetapi itu semua tdak menjadi kendala dalam berlatih, begitupun dengan kondisi yang sedang terjadi saat ini yaitu covid 19, tidak menjadi halangan bagi mereka dalam berlatih. Kata kunci: Persiapan atlet PON atletik lari jarak menengah.

PROFIL MUTU RUMPUT LAUT KERING Kappaphycus alvarezii DI DESA LOBOHEDE, KECAMATAN HAWU MEHARA, KABUPATEN SABU RAIJUA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IRWAN RICTOSON LEDE (14390024). Profil Mutu Rumput Laut Kering Kappaphycus alvarezii di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Di bawah bimbingan : UMBU P.L. DAWA. S.Pi.M.Sc sebagai pembimbing I dan DEWI S. GADI. S.Pi.M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Desa Lobohede adalah Desa pesisir disisi barat daya pulau sabu yang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensial penghasilan rumput laut kering pada tahun 2019 yang cukup tinggi.Kabupaten Sabu Raijua yang telah digunakan masyarakat sebagai kawasan budidaya rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii diperairan Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara.Dalam upaya untuk mendapatkan hasil yang baik, perlunya penanganan pasca panen yang lebih baik, terutama mulai dari penyediaan bibit, perawatan selama pemeliharaan dan pemanenan. Rumput laut dapat dipanen bila usia pemeliharaan mencapai 45-60 hari (sekitar 2 bulan). Sebelum proses pemanenan perlu adanya sarana dan prasarana dalam upaya untuk memperlancar pemanenan seperti perahu untuk menyangkut rumput laut yang akan dipanen, serta waring dan kayu untuk penjemuran. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan teknik penanganan pascapanen rumput laut oleh petani rumput laut di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua dan untuk mengetahui nilai organoleptik (kenampakan dan tekstur) dan kimiawi (kadar air) rumput laut yang diproduksi di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian telah dilaksanakan pada bulanDesember 2020 di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua untuk pengamatan teknik penanganan dan pengambilan sampel, serta Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk pengujian organoleptik, sedangkandi Laboratorium Politani Negeri Kupang untuk pengujian kadar air.Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian rumput laut kering di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua untuk pengujian organoleptik parameter kenampakan metode waring yaitu 7,53 dan metode gantung 7,45, parameter tekstur metode waring yaitu 7,23 dan metode gantung 7,41 dan kadar air metode waring yaitu 41,93% dan metode gantung 39,31%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik penanganan rumput laut kering di Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua meliputi pemanenan, pengangkutan, penjemuran, pengemasan, penimbangan, penyimpanan dan distribusi dan pengujian rumput laut kering di Desa Lobohede metode penjemuran waring dan gantung untuk organoleptik parameter parameter kenampakan dengan deskripsi sedikit kurang bersih warna kurang cerah dan spesifik jenis dan parameter tekstur dengan deskripsi kering kurang merata dan tidak mudah dipatahkan, kadar air melebihi Standar Nasional Indonesia (SNI 2690-2015).

KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI WILAYAH PESISIR PANTAI BOLOK KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK DENI MANTOLAS (14380023). Keanekaragaman Gastropoda di Wilayah Pesisir Pantai Bolok Kabupaten Kupang (di bawah bimbingan Alfred G. O. Kase., S.Pi., M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Rockie R.L. Supit., S.Pi. M.Si sebagai pembimbing II. Program studi manajemen sumberdaya perairan, fakultas perikanan dan ilmu kelautan, universitas Kristen artha wacana-kupang. Salah satu zona intertidal di wilayah NTT yang diketahui memiliki berbagai macam ekosistem adalah Wilayah Pesisir Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman gastropoda di Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April – Mei 2020 di Pesisir Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Analisis yang digunakan adalah Kelimpahan jenis, Keanekaragaman dan Keseragaman. hasil penelitian yang telah di lakukan di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, terdapat 12 jenis Gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian. Nilai kelimpahan tertinggi adalah jenis Bulla vernicosa dan terendah adalah Tectus (Rochia) Fenestratus, Monetaria Annulus Circumpicta, sedangkan Nilai indeks keanekaragaman yang terdapat pada ketiga stasiun dikategorikan indeks keanekaragaman sedang karena nilai H’ yang diperoleh 1 H’ 3, dan Nilai indeks keseragaman tergolong seragam/stabil. Kisaran nilai parameter lingkungan diketahui masih tergolong normal dan baik untuk kelangsungan hidup gastropoda yakni suhu berkisar 28,33 - 29,00℃, salinitas berkisar 30,66 – 31,66 o/oo, dengan pH perairan 7,99 – 8,01. Kata kunci: Gastropoda, Keanekaragaman, Pantai Bolok.

Struktur komunitas mangrove dikelurahan kota ndora kecamatan borong kabupaten manggarai timur

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN GAUDENSIUS SARMAN (16382079). Struktur Komunitas Mangrove di Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur. DONNY M. BESSIE., S.Pi. M.Si dan IMANUEL J. EMOLA, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove atau hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis, yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur. Kelurahan Kota Ndora memiliki kawasan pesisir yang di tumbuhi hutan mangrove. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mangrove di Kelurahan Kota Ndora Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dan metode Purposive sampling, pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Pengamatan dan pengambilan data ekosistem mangrove di lakukan yaitu menggunakan garis transek. Jumlah transek sebanyak 3, masing-masing transek diletakkan 3 plot. Untuk kategori pohon ukuran 10×10 m2, untuk kategori anakan ukran 5×5 m2 dan untuk kategori semia ukuran 1×1 m2. Jarak antar transek adalah 300 meter dan jarak antar plot adalah 10 meter. Data yang di analisis meliputi kerapatan jenis, kerapatan relatif, frekuensi jenis, frekuensi relatif, keanekaragaman, penutupan jenis, penutupan relatif, dan indeks nilai penting. Hasil penelitian menunjukkan komposisi jenis mangrove yang ditemukan di terdiri dari tiga jenis yaitu Avicennia alba, Sonneratia alba dan Rhizophora stylosa. Kerapatan jenis dan relatif jenis mangrove tertinggi kategori pohon dan anakan Avicennia alba dan terendah Rhyzophora stylosa. Kategori semai tertinggi Rhyzophora stylosa dan terendah Sonneratia alba. Frekuensi jenis dan relatif jenis mangrove tertinggi kategori pohon dan anakan Avicennia alba dan terendah Rhyzophora stylosa. Kategori semai tertinggi Rhyzophora stylosa dan terendah Sonneratia alba. Keanekaragaman jenis mangrove tergolong rendah, Rendahnya nilai keanekaragaman disebabkan adanya tekanan lingkungan. Penutupan jenis dan relatif jenis mangrove tertinggi kategori pohon dan anakan Avicennia alba dan terendah Rhyzophora stylosa. Kategori semai tertinggi Rhyzophora stylosa dan terendah adalah Sonneratia alba. Indeks nilai penting tertinggi Avicennia alba dan terendah adalah Rhyzophora stylosa. Bentuk penggunaan ekosistem mangrove oleh masyarakat berupa daerah refresing/wisata , penangkapan ikan dan kerang. Kata kunci: Struktur komunitas, Mangrove, Kerapatan, Keanekaragaman Kelurahan Kota Ndora.

A STUDY ON CODE MIXING FOUND IN POS KUPANG NEWSPAPER

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT The title of this writing was ‘’ study on code mixing found in POS KUPANG newspaper’’. This research aims to know the kinds and dominant kind of code mixing used in pos Kupang newspaper. The data taken from 30 editions of a month, using descriptive qualitative method. The writer used documentary instrument to find out the kinds and dominant one of code mixing. The result of the data analysis shows that POS KUPANG newspaper had six kinds of code mixing and also one dominant kind of code mixing. The findings showed that there are 71 titles out of 113 code-mixing from whole five kinds of code mixing represented; word (jadi hari ini kita lakukan pra event keliling kota Labuan bajo), phrase (saat ini kita memprioritaskan kelompok dengan high risk dimana sasaran 60% dari kecamatan borong), hybrid ( karya anak lembata didunia perfilman telah resmi dilaunching), repetition (kalau ada yang mau belajar kita sharing-sharing aja dari komunitas), idiom ( ini fresh from the oven baru tadi malam ditemukan dua kasus) and clause (Kalau gulunga itu printing. Tapi, tenun is not only tenun as fashion, but is also art. Seni. Sehingga tidak bisa gulungan seperti itu.) However, the most dominant code mixing used in Pos Kupang newspaper indicates by word with the total number of 50 (44,25%), therefore word was dominant Because, the number of word was high than others. Key words: Dominant, code mixing, Pos kupang newspaper.

Analisa usaha perikanan tangkap bagan apung di desa magekapa kecamatan maukaro kabupaten ende

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINGKASAN Vinsensius De Paulo Sapo (1530097) “ Analisa Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende. Alfred G.O Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajamen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Artha Wacan Kupang. Usaha penangkapan merupakan satu unit ekonomi yang diperhatikan dalam pelaksanaan dengan memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan dan keuntungan yang diperoleh, khusunya usaha penangkapan bagan apung di Desa Magekapa agar dapat berjalan terus. Suatu usaha dikatakan layak apabila usaha tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha tersebut. Aspek finansial memiliki peran yang strategis dalam membuat keputusan penilaian kinerja sebuah unit usaha. Aspek finansial diperoleh melalui penelusuran jumlah biaya yang digunakan dan penerimaan yang dihasilkan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha tersebut. Dengan alasan ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisa Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende”. Sehingga dapat diketahui apakah perikanan tangkap bagan apung di Desa Magekapa dapat menghasilkan keuntungan baik bagi nelayan serta solusi yang tepat sehingga olahan dapat dikembangkan secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisa usaha perikanan tangkap bagan apung di Desa Magekapa Kabupaten Ende. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis revenue cost ratio (R/C). penelitian ini menggunakan metode survei dengan tenik wawancara (daftar pertanyaan) yang dibagikan ke 11 responden dan obsevasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer (data yang di peroleh dari hasil wawancara labgsung) dan data sekunder (data yang di peroleh dari instansi terkait). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai revenue cost ratio ( R/C) yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tagkap bagan apung pada musim puncak adalah sebesar 4,353, pada musim sedang sebesar 3,794 dan pada musim peceklik sebesar 1,071. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap bagan apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende dapat dijalankan karena hasilnya menguntungkan. Kata Kunci: Analisa usaha, Bagan apung, Desa Magekapa

ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN EKOSISTEM MANGROVE DI KELURAHAN WATUMBAKA KECAMATAN PANDAWAI KABUPATEN SUMBA TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Petrus Ndatang Karay (15380055). Analisis Tingkat Kerusakan Ekosistem Mangrove Di Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur dibawah bimbingan Alfred G. O. Kase, S. Pi, M. Si, Ph. D sebagai Pembimbing I sedangkan Rockie R. L. Supit, S. Pi, M. Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang. Perambahan dan pengalih fungsi kawasan mangrove dibeberapa daerah, termasuk di Kabupaten Sumba Timur khususnya Kecamatan Pandawai sudah sangat marak terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kerusakan mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, mengetahui parameter perairan lingkungan hutan mangrove di kawasaan pesisir Kelurahan Watumbaka, Kabupaten Sumba Timur. penentuan lokasi pengambilan contoh vegetasi mangrove berdasarkan karakteristik hutan mangrove yang rusak dan hutan mangrove masih baik. Stasiun pengamatan ditentukan sebanyak 2 stasiun yaitu stasiun I berada pada hutan mangrove kondisi baik (bagian Timur Kelurahan Watumbaka) dan stasiun II berada pada hutan mangrove kondisi rusak (bagian Barat Kelurahan Watumbaka). Masing-masing stasiun terdapat 3 transek, setiap transek terdapat 5 petak contoh/plot/kuadran. Perhitungan terhadap kerusakan hutan mangrove diperoleh kerapatan mangrove yang terdapat di lokasi peelitian dengan formula yang diajukan oleh Bengen (2001a) serta tingkat kerusakan menurut: Kepmen-LH No. 201 (2004). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stasiun I kerapatan pohon sebesar 0,186 ind/m2; sedangkan stasiun II kerapatan pohon sebesar 0,09333 ind/m2. Rhizopora mucronata merupakan spesies dengan frekuensi tertinggi baik pada stasiun I yaitu sebesar 0,0067 dan pada stasiun II sebesar 0,0093. Sedangkan spesies E. agalloca merupakan frekuensi terendah yaitu pada stasiun I sebesar 0,0013 dan stasiun II sebesar 0,0013. Penutupan jenis pada stasiun I sebesar 85% sedangkan stasiun II sebesar 59%. Nilai INP memperlihatkan pada stasiun I spesies A. alba dan R. mucronata lebih rendah dibandingkan pada stasiun II. Pada stasiun I tingkat kerapatannya sebesar 1873 pohon/ha dengan penutupannya sebesar 85% atau berada pada kriteria baik; pada stasiun II tingkat kerapatan pohon sebesar 739 pohon/ha atau berada pada kondisi rusak karena jumlah pohon 1000 pohon/ha.Suhu perairan di Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai pada saat pasang dan surut relatif stabil yaitu 30,50-32,00C. Salinitas perairan di Kelurahan Watumbaka Kecamatan Pandawai mengalami fluktuasi sangat tinggi pada stasiun I. Sebaran pH dari ke dua stasiun lokasi pengamatan berkisar antara 7,27-7,30.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI MEDIA KARDUS PADA SISWA SMP NEGERI 8 KUPANG TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MELALUI MEDIA KARDUS PADA SISWA SMP NEGERI 8 KUPANG TIMUR Desdiamond P. Umbu Retang1*, David Loba2, Fredik Edison Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Salah satu penyebab kurang lancarnya proses pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di sekolah-sekolah termasuk di dalamnya dalam materi lompat jauh adalah kurang memadainya sarana yang dimiliki sekolah yang diperlukan dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab itu satu pemikiran yang muncul adalah bahwa perlu adanya sebuah media alternatif untuk mengganti bak lompat yang memang berlum tersedia. Media alternatif yang digunakan juga harus bisa mewakili karakteristik aslinya sebagai media lompatan. Media yang digunakan adalah media kardus, yang sangat muda ditemukan dan aman dipakai. Tujuan penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui media kardus. Metode penelitian: Penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Menurut Kemmis dan McTaggart Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari tiga tahap pada satu siklus, apabila dalam tindakan kelas ini ditemukan kekurangan dan tidak terciptanya target yang telah ditentukan, maka ini ditemukan dan tidak tercapainya target yag telah ditentukan, maka diadakan perbaikan pada perencanaan dan pelaksanaan siklus berikutnya. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian siklus I Pada aspek ketrampilan yang tergolong kriteria baik sekali 0 %, baik 20 %, cukup 50 %, kurang 30 % dan kurang sekali 0%. Sementara pada siklus II aspek ketrampilan yang tergolong baik sekali 40%, baik 50 %, cukup 10 %, kurang 0 % dan kurang sekali 0%. Simpulan: Dari hasil analisis yang diperoleh selama penelitian terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus I sampai siklus II. Hasil ketrampilan pada siklus I (70%) siklua II (100)%). Hasil tes evaluasi pada siklus I (75,6) siklus II (89,5). Hasil presentase aktivitas siswa pada siklus I (67,5) siklus II 95%. Katakunci: hasil belajar; lompat jauh; media pembelajaran

Analisis Hubungan Strategi Diferensiasi, Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Jeans Gabrielle Pada PT. Ramayana Lestari Sentosa.Tbk Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis Hubungan Strategi Diferensiasi, Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Jeans Gabrielle Pada PT. Ramayana Lestari Sentosa, Tbk. konsep yang digunakan dalam penelitian ini ingin mengetahui gambaran umum tentang strategi diferensiasi, kualitas produk, dan harga terhadap keputusan pembelian Jeans Gabbrielle pada PT. Ramayana Lestari Sentosa, Tbk. Maka populasi dan sampel penelitian ini adalah dari tahun 2016 sampai dengan 2018. strategi diferensiasi, kualitas produk, dan harga terhadap keputusan pembelian Jeans Gabbrielle pada PT. Ramayana Lestari Sentosa, Tbk. tahun 2016 sampai pada tahun 2018 yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan penelitian langsung kelapangan atau lokasi. Dengan menyebarkan kuisioner kesetiap konsumen yang pernah melakukan pembelian terhadap Jeans Gabbrielle pada Ramayana Lestari Sentosa, Tbk. Berdasarkan hasil penelitian Variabel strategi differensiasi memiliki hubungan yang kuat dan signifikan dengan variabel keputusan pembelian. Hal ini ter;ihat dari koefisien korelasi (r ) antara kedua variabel sebesar 0,791, di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,791>0,198)., Variabel kualitas produk memiliki hubungan yang kuat dan signifikan dengan variabel keputusan pembelian. Hal ini ter;ihat dari koefisien korelasi (r ) antara kedua variabel sebesar 0,752, di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,752>0,198). Variabel harga memiliki hubungan yang kuat dan signifikan dengan variabel keputusan pembelian. Hal ini ter;ihat dari koefisien korelasi (r ) antara kedua variabel sebesar 0,848, di buktikan dengan nilai rhitung> rtabel (0,848>0,198).

PENGEMBANGAN HANDOUT TUMBUHAN LUMUT (Bryophyta) BERBASIS FLORA DENGAN CIRI KHAS NUSA TENGGARA TIMUR (NTT) PADA MATERI DUNIA BOTANI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bahan ajar merupakan seperangkat alat yang memuat atau mengandung materi yang biasa dijadikan pembelajaran di kelas.Bahan ajar menjadi hal yang perlu diperhatikan karena guru dan peserta didik cenderung sangat bergantung pada bahan ajar. Akan tetapi, bahan ajar yang digunakan guru adalah buku teks sehingga siswa merasa jenuh karena dalam proses pembelajaran lebih cenderung menunggu penjelasan dari guru. Salah satu bahan ajar yang dapat dikembangkan adalah handout. Handout adalah bahan ajar tertulis yang berisi konsep-konsep penting dari suatu materi pembelajaran. Bahan ajar ini berisi rangkuman konsep-konsep penting dari suatu materi sehingga dapat memudahkan pembaca menguasai,memahami dan mengingat konsep-konsep yang dipelajari. Salah satu bahan ajar dalam bentuk grafis yang dapat dikembangkan adalah handout berbasis flora. Penggunaan Handout flora sebagai bahan ajar mempunyai peranan yang sangat penting,yakni memiliki kemampuan dalam menciptakan minat belajar para siswa serta membantu siswa dalam mempermudah mengingat materi pelajaran yang dipelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Handout berbasis flora ciri khas NTT pada materi dunia botani lumut sebagai bahan ajar yang layak digunakan didalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Persentase Hasil penelitian yang diperoleh dariuji ahli materi 75% dengan kualifikasi baik, uji ahli desain 93%, uji ahli media 95%, uji kelompok kecil 100% dan uji kelompok besar 98%. Persentase penilaian menunjukkan adanya respon positif terhadap handout berbasis flora yang dikembangkan sehingga menunjukkan bahwa handout berbasis kflora yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar karena handout berbasis flora tersebut sesuai dengan tujuan pembelajaran, Hal ini dikarenakan handout berbasis flora ciri khas NTT yang dikembangkan memiliki kelebihan tersendiri, dimana karakter gambar yang terdapat pada handout di buat dengan desain yang menarik dan gambar yang ada di dalam handout dapat menarik perhatian siswa sehingga materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami siswa serta dapat membantu guru untuk mengajar materi sdunia botani lumut (Bryophyta)

TINJAUAN PEMBELAJARAN BOLA BASKET DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 8 KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT THE REVIEW OF BASKETBALL LEARNING AT SMP NEGERI 8 KUPANG Ardy Riyadi Taek*, Ramona M. Mae2, Jimmy Ch. Atty3 Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Name, Ardy Riyadi Taek, Reg.No: 16320792 under the titled: “The review of Basketball Learning at SMP Negri 8 Kupang” Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, 2021 Supervisors 1 (1) Ramona M. Mae, S.Pd., M,Or, Supervisors II): Jimmy Ch. Atty, S.Pd., M. Fis. This study aims to review basketball learning at SMP Negeri 8 Kupang City. This research was conducted at SMP Negeri 8 Kupang City. This research takes 1 (one) month. The method used in this research is descriptive qualitative. The instruments used in this study were observation, interviews, and documentation. Based on the results of the study, it was shown that the learning of physical education at SMP Negeri 8 Kupang City was running optimally in terms of 3 main processes, namely, planning, implementation and evaluation. All these stages are carried out in a directed manner so that basketball learning becomes more effective. The researcher's suggestion in this study is that the basketball game is applied in learning because it can train students to gain achievement, and can also improve student attitudes in other types of sports and for teachers to pay more attention and deepen the content of basketball game material so that learning at school becomes more efficient.