· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman tomat (Solanum lycopersicum) merupakan sayur-sayuran yang berperan penting pada usaha peningkatan produksi hasil pertanian dan pemenuhan gizi masyarakat. Tomat memiliki komposisi zat mikro yang cukup baik, mengandung protein, karbohidrat, lemak kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A dan vitamin C. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian pupuk Plant Growth Promoting Rhyzobacteria ( PGPR) dan kompos kotoran sapi pada tanaman tomat (Solanum lycopersicum). Penelitian untuk mengetahui konsentrasi atau perlakuan terbaik penggunaan pupuk PGPR dan kompos kotoran sapi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). A= kontrol tidak pakai pupuk PGPR dan kompos kotoran sapi B= menggunakan pupuk PGPR 15 g C= menggunakan pupuk kotoran sapi 20 g D= PGPR dan kompos kotoran sapi 25 g. Data yang di peroleh dianalisis dengan ANOVA dan kemudian di lanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf ( a = 0,05). Berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk Plant Growth Promoting Rhyzobacteria (PGPR) Dan Kompos Kotoran Sapi Terhadap Hasil Tanaman Tomat ( Solanum lycopersicum) terhadap parameter pengukuran, semua parameter pengukuran pada perlakuan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, bunga dan banyaknya buah. Pemberian pupuk pada 4 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 25 g memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman jumlah helaian daun, bunga dan jumlah buah dibandingkan perlakuan lainnya
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRUKTUR MODAL, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN LABA TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2021. NAMA : ADRIANUS NORMANCE KASA NIM : 18410001 Persaingan industri Telekomunikasi nasional saat ini ditandai dengan mulai menguatnya tiga tren utama, yaitu evolusi platform jejaring sosial, mulai berkembangnya telepon seluler dan menguatnya posisi tawar konsumen. Berdasarkan UU No. 36 Tahun 1999 pasal 10 ayat 1 tentang telekomunikasi pelaksanaan perdagangan telekomunikasi di Indonesia tidak lagi monopoli tetapi mengarah ke persaingan bebas. Peraturan tersebut membuat struktur telekomunikasi di Indonesia mulai mengalami perubahan yang sangat mendasar. Persaingan dagang sektor telekomunikasi secara langsung maupun tidak langsung akan berimbas pada penjualan perusahaan telekomunikasi. (Akhmad,2015) Dalam sebuah perusahaan laba merupakan hal yang sagat penting. Setiap perusahaan ingin memperoleh laba sebesar- besarnya karena menghasilkan laba merupakan tujuan didirikanya sebuah perusahaan. Besarnya laba yang dihasilkan oleh perusahaan akan menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja keuangan dan pengendalian internal suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Struktur Modal, Likuiditas, dan Pertumbuhan Laba Terhadap Kualitas Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berjumlah 19 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 perusahaan yaitu : PT. Smartfren Tbk (FREN), PT. XL Axiata Tbk (EXCL), PT. Indosat Tbk (ISAT), PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT. Bakrie Telkom Tbk (BETEL). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengelolaan data dan melakukan analisis mengenai pengaruh struktur modal, likuiditas, dan pertumbuhan laba terhadap kualitas laba dengan menggunakan data sekunder, maka hasil penelitiannya sebagai berikut : Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan DER sebesar 0.638>0,05, menunjukkan bahwa laverage berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 1 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian uji secara parsial diperoleh nilai signifikan sebesar CR 0,727 > 0,05, menunjukan bahwa current ratio berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hipotesis 2 tidak terbukti kebenaranya. Hasil pengujian secara parsial diperoleh nilai signifikan PL sebesar 0.004 0,05 menunjukan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba pada perusahaan manufaktur sektor telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Kesimpulan dari pengujian ini menunjukan bahwa hiptesis 3 terbukti kebenaranya. nilai F tabel sebesar 210. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (10,153>210). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen kualitas laba. Hasil adjusted R square sebesar 0,276, ini berarti bahwa naik turunnya variabel dependen dalam hal ini kualitas laba dapat dijelaskan oleh variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu struktur modal, likuiditas dan pertumbuhan laba sebesar 27,6% sementara untuk sisanya sebesar 72,4% dijelakan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Struktur Modal, Likuiditas, Pertumbuhan Laba Dan Kualitas Laba
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi penulis adalah : DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN PEMIDAAN OLEH JUDEX FACTI DAN PUTUSAN BEBAS OLEH JUDEX JURIS TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGELOLAAN LIMBAH B3 TANPA IZIN. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : apa alasan judex facti memutus pemidanaan sedangkan hakim judex juris memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana pengelolaan limbah B3 tanpan izin?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: Untuk mengetahui alasan judex facti memutus pemidanaan sedangkan judex juris memutus bebas terhadap pelaku tindak pidana pengelolaan limbah B3 tanpan izin. Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah : Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Jenis Penelitian adalah penelitian Normatif. Variabel peneltian yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang - undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu Deskripsi Tentang Putusan Bebas Oleh Judex Facti Dan Putusan Bebas Oleh Judex Juris Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pengelolaan Limbah B3 Tanpa Izin: 1. Pertimbangan hakim Judex facti dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa pengelolaan limbah B3 tanpa izin adalah sebagai berikut: a. Perbuatan terdakwa adalah perbuatan pidana. b. Perbuatan terdakwa telah terbukti memenuhi unsur tindak pidana pasal 102 UU No 32 Tahun 2009 yaitu : 1) Unsur setiap orang 2) Unsur melakukan pengelolaan limbah b3 tanpa izin 2. Pertimbangan hakim Judex juris dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa pengelolaan limbah B3 tanpa izin adalah sebagai berikut : a. Judex facti salah dalam menerapkan hukum. b. Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur tindak pidana pasal 102 Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2009 Jo Pasal 116 Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2009. yaitu unsur melakukan pengelolaan limbah B3 tanpa izin. Terkait permasalahan yang sedang diteliti, maka penulis memberikan saran sebagai berikut: Hakim dalam membuat putusan harus memperhatikan fakta dipersidangan dan penerapan hukum dalam menentukan terbukti atau tidaknya seorang terdakwa dan Hakim harus menilai bukti-bukti yang diajukan untuk dijadikan dasar pertimbangan dalam menjatuhkan putusan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA MIKRO KECIL DAN MENENGAH YANG BERADA PADA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang, dimana sebuah negara berkembang sangat fokus akan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kearah yang lebih baik. Salah satuyang membangun pertumbuhan ekonomi yaitu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kementrian Koperasi danUMKM, 2014).
Kontribusi tersebut akan baik apabila berbagai permasalahan yang masih dihadapi UMKM tersebut dapat diatasi dan salah satunya adalah permasalahan dalam memanfaatkan informasi akuntansi dalam berbagai pengambilan keputusan usahanya. Dibanyak penelitian, permasalahan ini diduga kuat bersumber dari kurangnya persepsi dan pemahaman pengelola dalam bidang akuntansi. Belkaoui (2000:35) dalam Kristian (2010), mendefinisikan informasi akuntansi sebagai informasi kuantitatif tentang entitas ekonomi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan ekonomi dalam menentukan pilihan-pilihan diantara alternatif-alternatif tindakan. Penggunaan informasi akuntansi itu untuk perencanaan strategis, pengawasan manajemen danpengawasa operasional. Informasi akuntansi merupakan bagian yang terpenting dari seluruh nformasi yang diperlukan manajemen terutama yang berhubungan dengan data keuangan suatu perusahaan(Baridwan, 2000: 1).
Menurut Puspitawati & Anggadini(2014), informasi akuntansi merupakan rangkaian aktivitas dalam pemrosesan data dari aktivitas bisnis pengolahan data keuangan perusahaan dengan menggunakan sistem informasi komputer yang terintegrasi secara harmonis. Holmes dan Nicholls 2008 juga berpendapat bahwa informasi akuntansi merupakan informasi kuantitatif tentang entitas ekonomi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan ekonomi dalam menetukan pilihan-pilihan diantara alternatif-alternatif tindakan,serta bermanfaat untuk perencanaan strategis, pengawasan manajemen operasional. Informasi yang dihasilkan mengenai bisnis perusahaan dapat mengetahui kondisi perusahaan di masa lalu, masa kini, dan juga untuk menentukan langkah perusahaan di masa depan untuk mencapai tujuan perusahaan khususnya dalam pengelolaan UMKM.
Pendidikan menggambarkan proses pemilik/manajer untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan teknis serta kemampuan organisasi (Budiyanto, 2014). Pendidikan yang pernah ditempuh oleh pemilik/manajer UMKM memengaruhi pemahaman mengenai usaha yang sedang dijalankan dan pentingnya penggunaan informasi akuntansi bagi usaha mereka. Pendidikan yang rendah akan membuat informasi akuntansi semakin jarang untuk digunakan karena kurangnya pemahaman.
Hidayat(2020), Skala usaha adalah kemampuan suatu perusahaan dalam mengelola usaha yang didasarkan atas banyaknya karyawan, dan jumlah pendapatan yang diperoleh dalam satu periode. Semakin besar skala usaha suatu perusahaan maka semakin tinggi penggunaan informasi akuntansi dalam perusahaan tersebut(Fitoriah,2019).
Disamping tingkat produksitifitas, perusahaan sangat tergantung pada jumlah tenaga kerja yang harus dipekerjakan, jadi semakin banyak jumlah tenaga kerja yang dikerjakan menunjukan bahwa tingkat produktifitas yang cukup tinggi dialami oleh perusahaan khususnya pada perusahaan kecil menengah, sehingga kebutuhan perusahaan terhadap informasi yang akan dibutukan juga akan semakin meningkat. (Holmes, Scott, 2011).
Tujuan dari penelitian iniuntuk mengetahui pengaruh jenjang pendidikan,skala usaha,pengaruh umur dan pelatihan akuntansi terhadap Penggunaan informasi akuntansi pada UMKM. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus Slovin. Metode pengujian data yang digunakan adalah uji regresi berganda dan uji nilai selisih multak. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenjang pendidikan berpengaru positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, skala usaha tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, umur perusahaan berpengaru positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM, pelatihan akuntansi berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM.
Menurut Solovida (2010), pelatihan akuntansi yang dimaksud adalah pelatihan akuntansi yang diselenggarakan oleh suatu lembaga pendidikan luar sekolah maupun lembaga pendidikan tinggi, atau balai pelatihan departemen atau dinas tertentu. Elemen penelitian ini adalah skala dikotomi.
Kata Kunci:UMKM, Usaha mikro Kecil Dan Menengah, Penggunaan Informasi Akuntansi, Jenjang Pendidikan, Skala Usaha, Umur perusahaan, Pelatihan Akuntansi.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN KETERAMPILAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET REMAJA PERISAI DIRI DI UNIT WALIKOTA KUPANG
Adrianus Steven Seran1*, Agustinus Jacob Nafie2, David Loba3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Keterampilan tendangan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang atlet dalam pertandingan silat, salah satunya yaitu keterampilan tendangan sabit. Keterampilan tendangan sabit sangat penting dimiliki oleh seorang atlet karena atlet yang terampil dalam melakukan tendangan akan membuat prestasi yang memuaskan dalam pertandingannya.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di tempat latihan Perisai Diri Unit Walikota Kupang. Subjek data dalam penelitian ini ialah pelatih dan atlet remaja dengan keseluruhan berjumlah 4 orang informan. Penelitian ini dilakukan pada saat kegiatan latihan berlangsung dengan waktu penelitian yang dibutuhkan sebanyak 1 bulan 12 hari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dengan model Miles and Huberman: tahap reduksi, display, dan verifikasi data.
Hasil dan pembahasan: Indikator keterampilan tendangan sabit yaitu kemampuan merencanakan dan kemampuan melakukan tendangan mulai dari rangkaian gerak awalan, gerakan inti hingga akhiran. Hasil penelitian berupa hasil analisis gerak keterampilam tendangan sabit atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang tergambar pada setiap gerakan sampel yang terdapat pada lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan tendangan sabit atlet remaja yang telah diteliti dan ditinjau oleh peneliti berdasarkan teori dan hasil observasi di lapangan telah efektif, baik dan benar sesuai teknik dasar yang ada.
Simpulan: Berdasarkan pembahasan hasil tinjauan mengenai keterampilan tendangan sabit pada atlet remaja Perisai Diri di Unit Walikota Kupang dapat disimpulkan bahwa dalam menggunakan teknik tendangan sabit ada beberapa faktor penentu keberhasilan atlet yakni intensitas latihan dan keseimbangan. Rangkaian gerak dasar teknik tendangan sabit meliputi awalan, gerakan inti dan akhiran. Kematangan dari tiga rangkaian gerakan ini juga berpengaruh pada keberhasilan setiap serangan yang diarahkan ke lawan dalam pertandingan.
Katakunci: Keterampilan; Tendangan Sabit; Atlet Remaja Perisai Diri.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Perusahaan yang sehat dapat dilihat dengan adanya perolehan laba dan arus kas. Semakin tinggi arus kas suatu perusahaan maka akan semakian baik perusahaan tersebut karena mampu dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Kemudian sama halnya dengan perputaran piutang dan perputaran persediaan perusahaan semakin tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan mampu memenuhi utang jangka pendeknya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui pengaruh Arus Kas Operasional terhadap Likuiditas, Untuk mengetahui pengaruh Perputaran Piutang terhadap Likuiditas dan Perputaran Persediaan terhadap Likuiditas. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor makanan olahan yang terdafta di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 - 2021. Penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda kemudian dilanjutkan dengan Uji Koefisien Determinsi (R) dan Uji Parsial (T).
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahan-perusahaan sektor makanan olahan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, periode 2019-2021. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 perusahaan, metode penariakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Purpossive Sampling) Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dalam hal ini yakni data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di BEI. Data di peroleh dengan cara mendonload melalui website www.idx.co.id.
Hasil penelitian Uji Koefisien Determinsi (R) bahwa Nilai R Sebesar 0,134 menunjukan bahwa korelasi atau keeratan hubungan antara arus kas operasi, perputaran piutang, perputaran persediaan dengan likuiditas mempunya hubungan yang rendah yaitu 13,4%. Nilai adjusted R Square (Aji R) atau koefisien determinasi R sebesar 0,018 mengidikasikan bahwa variasi arus kas operasi, perputaran piutang, perputaran persediaan hanya menjelaskan variasi likuiditas sebesar 1,8% sedangkan sisanya 98,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertama arus kas operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas. Hal ini dibuktikan dengan thitung lebih besar dari ttabel dimana nilai t-hitung 2,145 dan t-tabel 0,720 dapat ditulis (0,720 < 2,145) dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 atau (0,476 > 0,05) artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Kemudian variabel kedua hasil penelitian menunjukan bahwa Tidak berpengaruh signifikan perputaran piutang terhadap likuiditas artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (0,381 < 2,145). Selanjutnya variabel ketiga tidak berpengaruh perputaran persediaan terhadap likuiditas artinya hipotesis Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini dibuktikan dengan koifisien regresi Sebesar thitung lebih kecil dari ttabel (-0,426 < 2,145).
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH PERIKLANAN DAN CITRA MEREK TERHADAP MINAT BELI SHAMPOO PANTENE PADA MAHASISWA
(Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas ekonomi Ukaw Kupang)
Dalam dunia usaha pemasaran memegang peranan sangat penting. Keberhasilan suatu perusahaan ditentukan oleh keberhasilan pemasarannya. tuntustan ini mengharuskan para pelaku bisnis untuk melakukan kegiatan pemasaran yang salah satunya adalah kegiatan promosi. Setiap perusahaan berusaha keras mempromosikan keberadaan produk dan jasa yang mereka pasarkan. Pemasaran melalui peran komunikasinya harus dapat memperkenalkan dan membawa produknya agar sampai dan dikenal oleh pasar salah satunya melalui media periklanan.
Menurut Soraya (2018) periklanan adalah penggunaan media bayaran oleh seorang penjual untuk mengkomunikasikan informasi persuasif tentang produk (ide, barang, jasa) ataupun organisasi yang merupakan alat promosi yang kuat. Menurut Evita (2017) merek (brand) berfungsi untuk mengidentifikasi penjual atau perusahaan yang menghasilkan produk tertentu yang membedakannya dengan penjual atau perusahaan lainnya, brand itu sendiri dapat berupa nama,logo,tema atau gabungan dari keseluruhan lainnya. Menurut Pramono (2012) Minat Beli merupakan bagian dari komponen perilaku dalam sikap mengkonsumsi.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas tentang Analisis Pengaruh Periklanan dan Citra Merek Terhadap Minat Beli Shampoo Pantene Pada Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Ukaw Kupang). Dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 86 orang dari jumlah populasi sebanyak 633 orang.
Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu, data primer yang diperoleh secara langsung dengan melakukan survey lapangan yang mengunakan metode data original lewat pembagian kuesioner pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Ukaw Kupang Angkatan 2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 86 mahasiswa pada Fakultas Ekonomi Ukaw Kupang.
Berdasarkan hasil penelitian analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta sebesar 3.068. Hasil Uji T menunjukan bahwa thitung sebesar 9.896>ttabel sebesar 1.989 maka, H0 di tolak dan Ha diterima yaitu Periklanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli pada Mahasiswa. Dan nilai thitung sebesar 4.239>ttabel 1.989 maka, H0 ditolak dan Ha diterima yaitu Citra Merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Pada Mahasiswa.
Untuk hasil Uji F dapat diketahui bahwa Fhitung>Ftabel yaitu 26,633>3,11 maka, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka secara simultan Periklanan dan Citra Merek berpengaruh terhadap Minat Beli pada Mahasiswa.
Berdasarkan table hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,985 atau 98,5%. Hal ini berarti bahwa besarnya kontribusi Periklanan dan Citra Merek terhadap Minat Beli Mahasiswa adalah 98,4% sedangkan besaran 1,6% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainyang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata Kunci : Periklanan, Citra Merek, dan Minat Beli
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Kredit Adiguna Kota Kupang. Subyek dalam penelitian ini adalah pengurus koperasi dengan laporan keuangan tahunan sebagai obyek penelitian.
Penelitian ini bertujuan mengetahui Kinerja Keuangan Koperasi Kredit Adiguna Kota Kupang tahun 2018-2020 berdasarkan analisis rasio keuangan yang terdiri dari (1) rasio likuiditas, (2) rasio solvabilitas, (3) rasio rentabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan dan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Current ratio, Debt to Asset ratio, Debt to Equity ratio, Rentabilitas Modal Sendiri, Net profit Margin dan Return on Asset.
Rasio Likuiditas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Rasio ini membandingkan kewajiban jangka pendek dengan sumber daya jangka pendek (aktiva lancar) yang tersedia untuk memenuhi kewajiban jangka pendek tersebut.
Rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang apabila perusahaan dilikuidasi.
rentabilitas merupakan rasio unutuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Rasio ini juga memberikan ukuran tingkatan efektivitas manajemen suatu perusahaan. Hal ini ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan Koperasi Kredit Adiguna Kota Kupang berdasarkan (1) Rasio Likuiditas yang dihitung menggunakan rumus Current Ratio tahun 2018-2020 sebesar 214%, 205%, dan 198% dapat dikategorikan “Sangat Baik” dengan perolehan nilai sebesar 91,7. (2) Rasio Solvabilitas yang dihitung menggunakan rumus Debt to Asset Ratio tahun 2018-2020 sebesar 2,8%, 4,4%, 3,1% dan Debt to Equity Ratio sebesar 20%, 31%, 20% dapat dikategorikan “Sangat Baik” dengan perolehan nilai sebesar 100. (3) Rasio Rentabilitas tahun 2018-2020 yang dihitung menggunakan rumus Rentabilitas Modal Sendiri sebesar 10,7%, 9,4%, 10,2%, Net Profit Margin sebesar 12,6%, 11,8%, 13,9% dan Return on Asset sebesar 1,49%, 1,35%, 1,56% dapat dikategorikan “Cukup” dengan perolehan nilai sebesar 50.
Berdasarkan hasil analisis terhadap laporan keuangan Koperasi Kredit Adiguna Kota Kupang tahun 2018 nilai koperasi yang dihitung berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM Nomor: 06/Per/K.KUKM/V/2006 Tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/Koperasi Award memperoleh nilai sebesar 75 dengan kriteria “Baik”, pada tahun 2019 nilai koperasi sebesar 75 dengan kriteria “Baik”. Pada tahun 2020 nilai Koperasi Kredit Adiguna mengalami penurunan sebesar 4,16 poin yang membuat perolehan nilai Koperasi Kredit Adiguna sebesar 70, 84 dengan kriteria “Baik”
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menurut Mardiasmo ( 2009:1 ) pajak merupakan iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang – undang ( dapat dipaksakan ) serta tidak mendapat jasa timbal balik secara langsung dapat digunakan dalam pembiayaan pengeluaran umum. Penerimaan pajak merupakan salah satu pilar utama dalam APBN yang di gunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja Negara dalam rangka pembangunan.
Pemungutan pajak memang bukan sesuatu yang mudah, selain peran serta pegawai pajak kesadaran masyarakat juga di tuntut untuk membayar pajak. Pada umumnya masyarakat (wajib pajak) cenderung menghindari diri dari pembayaran pajak. Kecerderungan ini terjadi karena tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah dan kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap peraturan perpajakan. Dari tahun ke tahun pemerintah terus mengupayakan agar wajib pajak dapat dengan mudah untuk membayar pajak dan meringankan besar tarif pajak sehingga wajib pajak tidak merasa dirugikan dan pemerintah diuntungkan malainkan memiliki keadilan pada kedua belah pihak. Penelitian yang dilakukan oleh Sanasti Ayuningtyas (2019) dengan judul penelitian pengaruh faktor-faktor pelaksanaan pp no 23 tahun 2018 terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, menunjukkan bahwa tarif pajak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian kepatuhan wajib pajak juga dapat tercapai apabila ada penetapan tarif yang jelas, selain itu tarif pajak juga harus bersifat adil dalam menentukan subjek dan objek pajaknya,
Berdasakan latar belakang di atas, Masalah dalam penelitian ini adalah : “Persepsi dan Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Dan Menengah) setelah Terbitknya PP. No 23 Tahun 2018 Tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto di Kelurahan Oesapa”
Penelitian ini mengambil sampel sebayak 6 UMKM dengan identitas sebegai berikut
Identitas UMKMSampelPenelitian
Identitas UMKM
Nama UMKM Alamat Usaha Jenis Usaha Lama Usaha Ijin Usaha Jumlah Tenaga Kerja
Arif Jaya Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 7 Tahun SITU-SIUP 4 Orang
Sulfan mandu Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 6 Tahun SITU- SIUP 6 Orang
Girinatha Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 22 Tahun SITU-SIUP 3 Orang
Rizky Indah Jati Oesapa RT 023/ RW 008 Industri 18 Tahun SITU-SIUP 3 Orang
Toko Salwa Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 10 Tahun SITU-SIUP 4 Orang
Paman Armin Oesapa RT 023/ RW 008 Perdagangan 7 Tahun SITU-SIUP 4 Orang
Sumber : Hasil penelitian
Analisis atas persoalan penelitian tersebut, menunjukkan bahwa semua responden memiliki persepsi yang cenderung sama yakni mereka memahami dan mentaati pemberlakuan peraturan tersebut, baik dari sisi isi PP, kewajiban wajib pajak dan pembayaran bahkan pemotongan pajak.
Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kemudahan pembayaran pajak, menurut responden, sistem yang jelas dan mempermudah ewajib pajak dalam melakukan pembayaran, dari sisitanggapan responden atas keringanan pembayaran pajak dari PP sebelumnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenaan tarif pajak lebig rungan dari PP sebelumya dan bahkan sangat ringan.
Tanggapan responden atas kemudahan dan tarif pembayaran, hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden memberikan tanggapan positif, PP tersebut mempermudah dan memberikan ruang kepada masyarakat kecil untuk berkembang dalam dunia usaha
Hasil analisis menunjukkan bahwa 5 responden melaporkan SPT tepat waktu, hanya 1 responden yang terlambat melapor karena kesibukan dengan pekerjaan dan lupa melaporkan SPT, walau demikian, semua responden membayar tepat waktu sesuai dengan ketentuan yakni bulan Maret setiap tahunnya. Hal yang sama dengan waktu pengisian formulir Pajak, selalu tepat waktu bagi 6 responden.
Ada responden yang mengunakan jasa pihak ketiga untuk menghitung jumlah pajak, sedangkan ada responden yang menghitung sendiri jumlah pajak, walau menghitung sendiri tetapi selalu berkonsultasi dengan pijak perpajakan berkaitan dengan kebenaran perhtungan pajak.
Dari 6 responden, 3 responden pernah menunggak pajak, 3 responden lainnya tidak pernak menunggak pembayaran pajak, hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi responden yang menunggak, diakibatkan kesibukan dalam mengurus usaha, sehingga tidak sempat melakukan pembayaran pajak tersebut.
Berdasarkan hasil analisis dan bahasan maka beberaa saran pengembangan dimasa datang adalah sebagai berikut:
1. Perlu ditingkat sosialisasi pemberlakuka PP No. 23 Tahun 2018 dan peraturan lain kepada UMKM sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan dalam memberikan kewajiban kepada negara.
2. Persepsi wajib pajak atas PP tersebut sangat positif, situasi ini perlu dipertahankan dimasa datang serta tingkatkan kepatuhan wajib pajak atas pembayaran pajak
3. Bagi peneliti lanjutan, hasil penelitian ini menjadi bahan untuk dikembangkan, terutama berkaitan dengan jenis peraturan pajak yang diberlakukan bagi UMKM
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA Terpadu di SMPN 10 Kota Kupang dapat diatasi dengan pemilihan model pembelajaran yang aktif seperti model pembelajaran Structured Numbered Heads. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Structured Numbered Heads pada mata pelajaran IPA dengan materi sistem ekskresi pada manusia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 48 orang dan Sampel dalam penelitian yaitu VIII A dan VIII B dengan jumlah masing-masing kelas 25-23 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Data aktivitas belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 16.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 6,768 > 2.012 pada taraf signifikansi 5%. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh minat belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, Karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Structured Numbered Heads sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Structured Numbered heads memiliki kelebihan yaitu melatih tanggung jawab siswa, dapat meningkatkan presentasi belajar siswa, meningkatkan rasa percaya diri siswa, mampu memperdalam pemahaman siswa dan mengembangkan rasa saling memiliki dan kerja sama. Selain itu juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Structured Numbered Heads terhadap aktivitas belajar siswa.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN BINTANG LAUT (ASTEROIDEA)
DI PANTAI WELOLO
Lipiwata, Y.A)* Rupidara ,A. D. N)** Ngginak, J)**
Lokasi Pantai Welolo berada tepat di Desa Mausamang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. Lokasi yang memiliki substrat seperti pasir putih, terumbu karang, hutan mangrove dan lamun. Hasil wawancara sebelumnya bahwadi Pantai Welolo bahwa terdapat juga beberapa spesies yang biasa ditemukan seperti seperti spesies Archaster typicusdanProstoreaster nodosus. Selanjutnya, dijelaskan bahwa masyarakat Desa Mausamang juga memanfaatkan lendir dari Bintang Laut untuk mengobati luka pada tubuh dengan tujuan mengurangi keluarnya darah pada luka tersebut.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan Bintang Laut (Asteroidea) di Pantai Welolo. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 September sampai dengan 4 Desember 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek ploting sistematis yang menggunakan 3 transek dengan jarak masing-masing transek 70 m. Pada tiap transek dibuat 4 plot dengan ukuran5 x 5 m, dengan jarak antara plot 10 m. Pembagian transek ditentukan berdasarkan substrat yaitu transek 1 (substrat berpasir), transek 2 (substrat lamun) dan transek 3 (substrat berkarang). Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, penghitungan, pengukuran dan pengambilan sampel di lapangan. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, ditemukan tiga spesies Asteroidea yaitu spesies Protoreaster nodusus, Linckia laevigata dan Archaster typicus dengan jumlah total sebanyak 121 individu. Hasil perhitungan indeks keanekaragaman Shannon Wienner diperoleh nilai H’ pada T1 (0.81), T2 (0,70), T3, (0,36). Jumlah spesies yang diperoleh T1 (3), T2 (3), T3, (2). Sehingga berdasarkan kriteria indeks keanekaragaman maka hasil indeks keanekaragaman yang diperoleh di Pantai Welolo rendah. Hasil analisis kelimpahan diketahui Spesies Protoreaster nodusus lebih banyak ditemukan dengan nilai 2,44 ind/m2. Hal ini karena kondisi Pantai Welolo terdapat banyak substrat pasir dan lamun yang merupakan habitat yang cocok untuk kehidupan Protoreaster nodusus. Indeks dominasi dari ketiga spesies kurang dari 0,50, sehingga tidak ada spesies yang mendominasi. Hal ini Maka Perlu adanya pelaksaanaan beberapa tindakan pencegahan untuk membatasi aksesibilitas masyarakat terhadap sumber daya laut dengan tujuan melindungi persediaan keanekaragaman hayati khususnya Bintang Laut (Asteroidea), sehingga tetap terjaga kestabilan kehidupan dari Bintang Laut
Kata kunci : Keanekaragaman, Kelimpahan Bintang Laut (Asteroidea)
Keterangan * : Peneliti
** : Pembimbing
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Skripsi Penulis adalah Deskripsi Pembatalkan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Oleh Pengadilan Tata Usaha Negara. Permasalahan pokok dalam penelitian ini,penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan alasan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan hakim Pengadilan Tata Uasaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif, sedangkan Varibel bebas adalah variable yang mempengaruhi atau menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variable terikat,variable terika merupakan variable yang mepoengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variable bebas.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara membatalkan sertifikat hak milik atas tanah, adalah Tindakan Badan Pertanahan Nasional menerbitkan sertifikat obyek sengketa telah bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yaitu, Pasal 19 ayat (1) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Pokok-pokok Agraria Jo Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor24 Tahun1997 Tentang Pendaftaran Tanah, dan Tindakan Badan Pertanahan Nasional menerbitkan sertifikat obyek sengketa telah bertentangan dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik yaitu, Asas kecermatan dan Asas kepastian hukum. Oleh sebab itu penulis menyarankan, diharapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) lebih memperhatikan prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan sehingga tidak terjadinya overlepping/ tumpang tindah obyek sengketa tersebut dan diharapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) lebih memperhatikan prosedur yang lebih cermat sehingga tidak terjadinya overlepping/ tumpang tindah obyek sengketa tersebut dan memberikan kepastian hukum yang jelas pada keputusan penerbitan sertifikat tanah tersebut.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peneltian ini dilatar belakangi berdasarka keunikan mahasiswa program studi bahasa inggris dalam belajar. Penelitian ini bertujan untuk mendeskripsikan gaya belajar mahasiswa program studi bahasa inggris universitas kristen arta wacana kupang. Penelitian ini adalah penelitian gaya belajar visual, auditorial, kinestetik dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa bahasa inggris, dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Tema penelitian ini menganalisis gaya belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuisioner dan dokumentasi. Data dari penelitian ini diperoleh langsung dari siswa. Semua data tersebut dijadikan bahan untuk mendeskripsikan gaya belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar siswa program studi bahasa inggris universitas kristen arta wacana kupang didominasi ciri-ciri gaya belajar visual,auditorial, kinestetik dan faktor yang mempengaruhi gaya belajar. kesimpulan dari penelitian ini adalah gaya belajar yang paling dominan pada mahasiswa universitas kristen artha wacana kupang adalah gaya belajar auditorial da faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa yaitu kondisi fisik yang baik, lingkungan yang baik, strategi dan metode pembelajaran guru yang sesuai dengan gaya belajar mahasiswa, jeda waktu yang dimanfaatkan mahasiswa untuk memahami dan mengolah informasi materi dengan baik sehingga gaya belajar dapat dimaksimalkan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT This research aims to find out the types of idiomatic expressions and to find out the most used idiomatic expression found in Joker film script.This research employed a descriptive qualitative method. The data of this research were collected manually from the Joker film script. The result of this research showed that there were five types of idiomatic expression found in Joker film script they were phrasal verb for example: “Keeping up” means (Continue to do something) with percentage 48,51% and phrasal Compound for example: “Busy man” means (Having a lot to do) with percentage 17,91%. Which the others, slang with percentage 31,34%, allusion with the lowest percentage 0,75% and proverb with percentage 1,49%. Moreover, the dominant type of Idiomatic expression found in Joker film script was phrasal verb with 59%. It can be concluded that there were five types of Idiomatic expression found Joker film script namely phrasal verb, phrasal compound, slang, allusion and proverb. Wherefore, the dominant type presented by phrasal verb.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This thesis is entilited “A SYNTACTICAL STUDY ON PREPOSITIONAL PHRASE IN UAB METO LANGUAGE USE IN FATULEU REGENCY”.The problems are formed into two questions: What are the structure rules of prepositional phrase in UabMeto language?andHow are the prepositional phrase in uabmeto language used in sentence? The questions aim to find out the structure rules of prepositional phrase in UabMeto language and to describe the use prepositional phrase in uabmeto language used in sentence. The method used in this study was descriptive qualitatif. The data were gained from 3 native speakers that have fulfilled the criteria as informants by recording them telling some stories baesd on the given questions. According to the data, the writer found PP P (NP), PP P+N:( PP) There are 30 prepositional phrase in UabMeto and 30 sentence in the NP in UabMeto language
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA KUPANG. Sumber daya manusia adalah salah satu kunci pokok yang menentukan keberhasilan suatu organisasi dalam melaksanakan kegiatannya dan memiliki peranan yang sangat penting sebagai pelaku yang terlibat dalam menjalankan sebuah organisasi. Pegawai yang memiliki kinerja yang tinggi dan baik dapat menunjang tercapainya tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. selain itu, kinerja pegawai yang baik akan menghasilkan produk atau jasa dengan kuantitas dan kualitas yang baik sesuai dengan standar sehingga mendapat kepercayaan masyarakat. Untuk menghasilkan kinerja yang tinggi, organisasi membutuhkan tenaga kerja yang berkualitas dan mempunyai tenaga kerja yang memadai. Kinerja Pegawai sendiri merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dan Standar Operasional Prosedur Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Jenis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 37 orang dari jumlah populasi sebanyak 60 pegawai. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuesioner kepada seluruh pegawai. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 37 orang pegawai pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Nilai thitung 2,449>ttabel 2,032 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Sistem Informasi Manajemen (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). nilai thitung 4,323>ttabel 2.032 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Standar Operasional Prosedur (X2) yaitu pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y). Nilai Fhitung sebesar 51,458 dengan nilai Ftabel adalah 3,27 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 51,458>3,27 dan tingkat signifikan 0,0000,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel Sistem Informasi Manajemen (X1) dan Standar Operasional Prosedur (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Manajemen dan Standar Operasional Prosedur secara simultan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, dapat dilihat Nilai Adjusted R Square sebesar 0,737. Angka tersebut menunujukan bahwa sebesar 73,7%. Kinerja Pegawai (Variabel terikat) dapat dijelaskan oleh variabel Sistem Informasi Manajemen dan Standar Operasional Prosedur. Sisanya 26.3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DI KOTA KUPANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara apa yang diterima dengan harapan-harapannya. Rasa puas seseorang dalam bekerja merupakan salah satu hal terpenting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia tersebut agar dapat berperan aktif dalam kemajuan suatu organisasi atau perusahaan. Kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti pemberian upah atau kompensasi, pemimpin dengan cara dan sikap dalam memimpin, serta dukungan dari teman atau rekan kerja. Selain itu juga faktor kondisi lingkungan kerja, rasa nyaman dalam bekerja, dan hal lain seperti penyediaan fasilitas kerja adalah aspek yang cukup penting dalam kepuasan seseorang. Apabila dari setiap aspek ini karyawan mendapatkan kepuasan tersebut, karyawan cenderung akan bertahan pada perusahan, walaupun tidak semua aspek yang mempengaruhi kepuasan kerja terpenuhi. Dengan demikian, tingkat kepuasan seseorang dalam bekerja tergantung dari bagaimana pengelolaan sumber daya manusia tersebut oleh perusahaan atau organisasi. Penelitian ini melatar belakangi dari beban kerja yang bertambah akibat pandemik Covid-19 yang terjadi di Indonesia terkhususnya di Kota Kupang. Jika beban kerja ini bertambah maka akan mempengaruhi pada kualitas atau kinerja dari tenaga kesehatan ATLM tersebut. Disamping itu, beban kerja bukan hanya berbicara tentang penambahan pekerjaan, tetapi beban kerja ini dipengaruhi juga oleh resiko dari Covid-19 tersebut, yang nyatanya memiliki resiko yang besar sampai menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, jika instansi ingin mempertahankan kualitas atau kinerja dari tenaga kesehatan maka instansi kesehatan tersebut harus dapat mengelola SDM atau tenaga kesehatan ATLM dengan baik, salah satunya dengan cara mengetahui kepuasan dari tenaga kesehatan ATLM tersebut. Dengan demikian, untuk mengetahui kepuasan tersebut, maka perlu dilakukannya analisis indikator-indikator apa saja yang xvi mempengaruhi kepuasan kerja tersebut. Masalah dalam penelitian adalah bagaimana tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik pada masa pandemi Covid-19 di Kota Kupang. Populasi dari penelitian ini adalah tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang sebanyak 271 orang. Sampel dari penelitian ini diambil sebanyak 5% dari total populasi yaitu 13 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket atau kuesioner secara terbuka. Kuesioner terbuka adalah kuesioner penelitian yang memberi kesempatan kepada responden untuk menuliskan pendapat pribadinya atau jawaban sendiri terhadap daftar pertanyaan atau pernyataan yang diberikan, tanpa memberikan petunjuk jawaban kepada responder berupa jawaban ya, tidak dan lain sebagainya. Sarana dalam penyebaran kepada responden dengan menggunakan Google Form. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif, yang dari hasil pengolahan data kuesioner responden tersebut lalu dimasukkan ke dalam distribusi frekuensi untuk mempermudah proses menganalisis data atau mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada responden. Analisis lanjutan dalam penelitian ini adalah memberikan penjelasan satu persatu secara deskriptif dari setiap responden dengan jumlah pertanyaan sebanyak 3 butir yang berupa tanggapan-tanggapan terhadap indikator kepuasan kerja yang dialami responden dalam hal ini tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa setiap responden memiliki kepuasan yang berbeda-beda, ada yang mengalami kepuasan pada semua indikator yaitu indikator teman atau rekan kerja, upah atau kompensasi, fasilitas kerja, lingkungan kerja, dan pemimpin. Adapun yang mengalami kepuasan pada beberapa indikator saja seperti teman atau rekan kerja, fasilitas, lingkungan kerja dan pemimpin, tetapi tidak merasa puas dengan upah yang diterima dan pemimpin atau atasan. Adapun juga yang mengalami ketidakpuasan pada beberapa indikator seperti upah/kompensasi, dan pemimpin, namun responden masih mendapat xvii kepuasan pada indikator lainnya, namun ketidakpuasan yang dialami responden pada kedua indikator tersebut mempengaruhi perasaan puas responden terhadap indikator-indikator lainnya, yang pada akhirnya berdampak pada ketidakpuasan dan juga telah dibuktikan dari kesimpulan hasil dari pertanyaan yang diajukan. Hal ini menunjukkan bahwa pada tempat kerja atau instansi kesehatan tersebut tidak atau belum dapat memberikan kepuasan yang diharapkan oleh tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik pada aspek atau indikator upah dan pemimpin. Dengan demikian, bahwa tingkat kepuasan yang dialami responden tergantung pada instansi kesehatan mana yang mereka tempati dalam bekerja serta bagaimana instansi kesehatan mengelola atau menciptakan kepuasan tersebut kepada setiap tenaga kesehatan ahli teknologi laboratorium medik di Kota Kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
TINJAUAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BOLA VOLI PADA MASA COVID-19
Andriana Natalia Kuran1*, David Loba2, AlventurBaun3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pelaksanaan pembelajaran bola voli pada masa Covid-19 di SMA Negeri 4 Kota Kupang dilaksanakan secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Sedangkan teknik analkisis datanya berupa reduksi data, penyajian data setelah data direduksi dan penarikan kesimpulan.
Hasil dan pembahasan: Pembelajaran Bola Voli pada masa Pandemi Covid-19 disarankan pelaksanaannya dilakukan secara Daring, dikarenakan peraturan pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di SMA Negeri 4 Kota Kupang. Pembelajaran bola voli dilaksanakan secara Daring melalui aplikasi GCR (google classroom) baik itu pembelajaran teori maupun pembelajaran praktek. Pada pembelajaran praktek, video pembelajaran dikirim oleh guru penjas melalui WA group kelas kemudian siswa memperaktekkannya dan mengirimkan kembali kepada guru penjas untuk diberikan penilaian.
Simpulan: Guru penjasorkes dan siswa melaksanakan pembelajran bola voli berupa teori maupun praktek secara Daring sesuai dengan peraturan pemerintah berkaitan dengan protocol kesehatan.
Kata kunci: Pembelajaran Daring; offline; pendidikan jasmani
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT DI DESA MAKTIHAN KECAMATAN MALAKA BARAT Hoar, M,A.)* Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** Penelitian etnobotani tumbuhan obat di Desa Maktihan, Kecamatan malaka Barat, Kabupaten Malaka bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang di manfaatkan oleh masyarakat Desa Maktihan, Organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional, cara pengolahan tumbuhan, serta manfaat dari tumbuhan obat. Metode penelitian yang digunakana adalah motode penelitian deskripsi kualitatis dengan teknik porpusive sampling. Tahapan dalama penelitian ini adalah observasi, wawancara dengan 8 responden informan kunci, dokumentasi tumbuhan obat berdasarkan hasil wawancara, identifikasi tumbuhan obat dan analisis data.. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Maktihan terdapat 20 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional. Persentase organ tumbuhan yang digunakan adalah daun(11%), akar (1%), kulit(5%), Persentase cara pengolah tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional yaitu direbus (11%), dihaluskan(5%), di konsumsi secara langsung (7%). Manfaat tumbuhan obat di desa maktihan adalah untuk menyembuhkan penyakit seperti sistem pencernaan, mual, muntah, kembung, diare, sembelit, dan ganguan lambung. Kata Kunci:. Etnobotani, Tumbuhan Obat, pengolahan Tumbuhan Obat, pemanfaatan, Desa Maktihan Keterangan: *) Mahasiwa **) Dosen Pembimbing ABSTRACT Ethnobotany of medicinal plants used by the community in Maktihan Village, West Malaka District Hoar, M,A.) Ledo, M,E.S.)** Ngginak, J.)** This research is about the ethnobotany of medicinal plants in Maktihan Village, West Malaka Subdistrict, Malaka Regency. It aims to identify the types of plants utilized by the people of Maktihan Village, which plant organs are used as traditional medicine ingredients, and the benefits of these medicinal plants. This type of research is descriptive research using a purposive sampling technique. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Data from the research results were then analyzed using qualitative descriptive analysis in accordance with the research objectives, which will be presented in the form of tables, photos, or images. The results showed that there are 20 types of plants used by the community in Maktihan Village as traditional medicine ingredients. The plant organs used are leaves, roots, and bark. The ways to process these plants for traditional medicine are boiling, grinding, and eating them directly. The people of Maktihan Village more often use herbal preparations by boiling them and then drinking the infusion. The most commonly used part by the Keywords : Ethnobotany of medicinal plants processing and utilization of medicinal plants in Maktihan Village *) Researcher